Ch. 19 : Seperti Kucing yang Malang

Mayu dapat merasakan hembusan napas hangat Rai saat jarak antara bibir mereka semakin dekat. Rai memejamkan mata seiring bibirnya akan berlabuh di bibir Mayu. Namun, sebuah tangan yang lembut tiba-tiba menutup mulutnya. Rai membuka matanya, menatap heran ke arah Mayu yang tengah membekap mulutnya.

"Gomennasai, aku ... aku terlalu senang hingga merasa belum siap," ucap Mayu malu-malu.

Rai menarik tangan Mayu dari mulutnya, lalu mengecup lembut punggung tangan wanita itu. Cukup lama. Sehingga membuat aliran darah Mayu seakan terhenti.

"Tidak apa-apa. Aku akan mengulangnya." Rai kembali mengangkat dagu Mayu.

"Aku ... aku pernah melihat Haru memeluk dan menciummu," ucap Mayu secara tiba-tiba.

Rai tersentak. Ia mengusap wajahnya dengan kasar, menunjukkan mimik tak berdaya sambil berkata, "Haru memang menyukaiku, tapi aku tak bisa menerimanya karena bagiku kami sudah seperti keluarga."

"Tapi kau tidak terlihat menolak ciumannya." Mayu menunduk, menolak bertatapan langsung dengan Rai.

"Itu karena aku tak ingin membuatnya kecewa," jawab Rai spontan, "apa kau tidak ingin membalas perasaanku?" tanyanya dengan wajah memelas.

"Eh?" Mayu terbelalak. Ia terdiam seketika. Dengan nada suara yang sedikit gagap, dia berkata, "Rai, Daisuki desu (aku menyukaimu juga). Tapi, aku belum siap menjalin hubungan. Biarkan aku menyelesaikan misi dulu, lalu kembali padamu."

Rai tersenyum, mengelus rambut Mayu lalu mengecup keningnya. "Baiklah, aku akan tetap menunggumu. Jaga baik-baik dirimu!"

Di sisi lain, Chiba berbalik dengan pandangan mata berkeliling mencari keberadaan Mayu sambil berjalan ke arah yang baru saja mereka lewati. Saat melewati gang kecil, ia terkejut mendapati Mayu yang terduduk sambil memeluk lutut.

"Apa yang kau lakukan di situ?"

Mayu mengangkat kepalanya dengan pelan. Dia terlalu terkesiap dengan pernyataan cinta dari Rai yang mendadak, hingga lupa sedang bersama Chiba.

"Tiba-tiba ... aku merasa kakiku melemah dan sulit berdiri. Aku sudah mencobanya, tapi tetap gagal. Kaki ini seperti tidak bertulang," ucapnya lemah sambil mengingat kembali kalimat-kalimat yang Rai layangkan padanya beberapa saat lalu.

Chiba menyeringai. "Apa kau punya penyakit?"

"Eh?

"Ya ... semacam penyakit yang sering diderita orang tua renta."

"Entahlah! Tapi, saat ini aku benar-benar tidak sanggup berdi—" Ucapan Mayu tak terselesaikan. Pasalnya, pria itu tiba-tiba berjongkok dan memberikan punggungnya di hadapan Mayu.

"Naiklah!" pinta Chiba.

"Eh?" Mayu tersentak, "kau mau menggendongku?"

"Ini bukan yang pertama," balas pria itu sambil mengingat saat Mayu mabuk dan memaksa naik ke punggungnya. Melihat Mayu tak kunjung bergerak, Chiba kembali berkata, "jika kau tak mau naik, maka aku akan meninggalkanmu sendiri di sini. Lagi pula, kau sudah berada di luar apartemenku. Bukankah tidak apa-apa kalau aku meninggalkanmu?"

Mendengar hal itu, Mayu bergegas naik ke punggung Chiba dan melingkarkan tangannya di leher pria itu.

"Kau seperti kucing yang malang, kemudian aku datang untuk memungutnya," ujar Chiba sambil berdiri dan mulai berjalan.

"Kucing?" Mayu membuat suara yang terdengar imut.

"Hum." Chiba mengangguk, "dua tahun lalu aku menulis lagu yang berjudul Neko (kucing). Aku mengibaratkan seorang wanita yang datang seperti kucing di kehidupanku. Datang dengan wajah memelas, mengeong untuk meminta belas kasihan, lalu lari dan bersembunyi sesuka hati."

"Aku sering mendengar lagu itu dulunya di tempat kerjaku dulu," sambung Mayu.

"Apa kau mau kupanggil Neko-chan?" tanya Chiba sambil tertawa kecil.

"Tentu saja tidak! Aku mempunyai nama yang bagus!"

Mereka tertawa sejenak, kemudian saling menghening satu sama lain.

Kenapa tiba-tiba jantungku berdegup kencang? Apakah karena aku masih terlalu kaget dengan pernyataan cinta Rai? Atau karena aku menyesal karena tidak segera menerima pernyataan cinta Rai?

"Yamada-kun, bukankah aku harus menjaga jarak denganmu? Apakah ini sebuah pelanggaran?" tanya Mayu tiba-tiba sambil melonggarkan lingkaran tangannya di leher pria itu.

Chiba bergeming sesaat. "Itu untuk kemarin. Sepertinya sudah tidak perlu lagi untuk hari ini dan ... seterusnya."

"Dan seterusnya?"

"Maksudku sampai batas waktu kau tinggal di apartemenku, karena kau masih kubutuhkan untuk belajar memasak." Chiba memperjelas ucapannya. "Kita telah sampai!" ucap Chiba melangkah masuk ke supermarket.

"Kau boleh turunkan aku. Sepertinya kakiku sudah kembali normal."

"Wakatta." Chiba menurunkan Mayu dari punggungnya.

Keadaan supermarket masih sepi. Hanya ada beberapa anak sekolah yang berbelanja alat tulis. Untungnya, mereka yang berada di sana tak menyadari keberadaan Chiba Yamada. Pria itu mendorong troli belanja dan hanya mengekor Mayu yang sibuk memilih bahan-bahan makanan yang akan dimasak. Selepas berbelanja, mereka pun memutuskan kembali ke apartemen tepat saat matahari mulai terbit.

"Belanjaan kita banyak sekali, seperti mau pesta saja," ujar Mayu di dalam lift sambil melepas masker yang menutupi setengah wajahnya.

Tak menunggu lama, denting lift pun berbunyi, tanda mereka telah sampai di lantai apartemen Chiba. ketika pintu lift terbuka, suara jepretan kamera dan cahaya flash langsung menerpa Chiba dan Mayu. Keduanya terkepung wartawan tanpa bisa melarikan diri. Bahkan, para wartawan turut menyoroti barang belanjaan mereka.

"Yamada Chiba-san, apa dia kekasihmu?"

"Yamada Chiba-san, apa kalian telah tinggal bersama?"

"Yamada Chiba-san, tampaknya kekasih Anda bukan dari golongan artis atau idola. Bisakah berikan sedikit komentar atau penjelasan tentang hubungan kalian?"

Para wartawan langsung menyerbunya dengan beragam pertanyaan. Kilatan lampu kamera yang terus mengarah pada mereka berdua, membuat Mayu takut dan bersembunyi di belakang Chiba.

Bagaimana ini? Apa aku akan membuatnya berada dalam kesulitan?

"Singkirkan kamera kalian! Aku sedang tidak ingin diwawancarai," pinta Chiba menampakkan wajah serius.

Para wartawan itu berhenti bertanya, kemudian membiarkan Chiba dan Mayu berjalan masuk ke apartemennya. Namun, beberapa wartawan tetap mengambil gambar saat keduanya masuk ke apartemen.

"Tidak sia-sia kita menghubungi para wartawan sepagi ini. Pasti akan kembali menjadi berita heboh," bisik Yuta pada Rio. Ternyata mereka berada dalam kumpulan para wartawan itu.

"Rasanya sedikit tidak rela saat Mayu mengikuti Chiba dan masuk ke apartemennya!" dengus Rio sambil menatap pintu apartemen Chiba yang telah tertutup.

Junpei Kato melihat kembali wajah Mayu yang sempat tertangkap kameranya. "Kenapa aku merasa tidak asing dengan wanita ini, ya? Sepertinya aku pernah melihatnya!" ujar wartawan itu sembari mencoba menggali ingatannya lebih dalam.

Di dalam apartemen, Mayu melepaskan barang belanjaan seraya bernapas lega. Ia menoleh ke arah Chiba yang langsung memasang celemek dan mengikat rambut depannya membentuk pohon palem. Mayu heran, pria itu sama sekali tak menampilkan wajah gusar meskipun mereka tertangkap basah wartawan.

"Sampai kapan kau mau berdiri di situ?"

Teguran Chiba membuat Mayu tersentak. Ia bergegas menghampiri pria itu lalu mengeluarkan barang-barang belanjaan mereka.

Pelajaran memasak pun dimulai. Mayu menjelaskan bumbu-bumbu yang selalu ia pakai jika sedang memasak. Ia juga memperkenalkan sayuran yang sering ia gunakan untuk membuat sup.

Mayu memerhatikan Chiba yang tampak kesulitan mengupas bawang. Ternyata, itu karena dia mengupasnya dengan pisau yang terbalik.

"Bukan begitu cara mengupasnya! Pisaumu terbalik, kalau seperti itu kapan selesainya," ujar Mayu tertawa cekikikan sambil hendak mengajarinya.

Tersadar, Chiba segera memutar badannya membelakangi perempuan itu. Tentu saja karena ia merasa malu.

"Ini gaya mengupas model terbaru. Lagi pula seperti apa pun cara mengupasnya, yang penting tujuannya tetap sama!" elak pria itu sambil terus berusaha mengupas kulit bawang dengan pisau yang terbalik.

Mayu menahan tawa sambil menatap punggung Chiba. Namun, sedetik kemudian, pikirannya melayang. Di penglihatannya saat ini, pria itu adalah Rai. Ia juga teringat pernyataan cinta yang Rai lontarkan padanya. Sepertinya, Rai telah memenuhi pikirannya saat ini sehingga ia menjadi tak fokus.

Satu jam kemudian, makanan telah masak dan siap dihidangkan di meja makan. Chiba menatap menu yang tersaji. Ia mendekatkan hidungnya ke mangkok yang berisi sup salmon, lalu menghirup aroma kuah yang begitu menggugah selera.

Mayu menyodorkan sendok padanya. Chiba mulai mencicipi menu yang mereka buat bersama. Ia mengunyah makanan dengan pelan, merasakan setiap tekstur dan rasa.

"Sugoi! (Luar biasa)," ucapnya sambil mengangguk-angguk.

Mayu pun turut mencicipi masakan mereka. "Kurasa ini kurang asin."

"Begini saja sudah sangat enak," ucap Chiba sambil kembali menyendokkan makanan ke mulut.

Perputaran waktu sungguh cepat, hingga tak terasa malam telah datang. Tak butuh menyeberang hari, berita tentang Chiba Yamada yang telah memiliki kekasih dan tinggal seatap menjadi perbincangan netizen, setelah foto-foto mereka pagi ini kembali beredar di sejumlah media.

Chiba tampak sibuk menerima panggilan telepon dari manajer Thao dan kepala agensi. Pasalnya, sudah tiga hari pria itu tidak muncul di kantor agensi dan membatalkan seluruh jadwal kesibukannya selama sepekan.

Sebenarnya sudah bukan hal baru lagi pria itu bersikap sesuka hati sebagai seorang artis. Ia tak pernah takut jika reputasi dan karirnya akan meredup. Nyatanya, meskipun tergolong sebagai idola yang memiliki haters terbanyak, dan mendapat predikat idola yang tidak ramah, namanya tetap bersinar sebagai penyanyi papan atas.

Di sisi lain, Mayu baru saja keluar dari toilet setelah selesai mandi. Matanya terarah pada setelan piyama tidur yang telah disiapkan Chiba. Ia mengambil piyama itu, lalu membuka handuk yang melilit tubuhnya. Siapa sangka, pintu kamar terbuka bertepatan saat handuknya meluncur ke bawah.

"Aaaaaaaaaggghh!" Mayu berteriak kaget saat tubuh polosnya terpampang jelas di hadapan Chiba yang baru saja membuka pintu.

.

.

.

Terpopuler

Comments

Hearty💕💕

Hearty💕💕

Jatuh cinta sejuta rasanya..... Mayu.... Rai hanya main²

2024-09-25

0

Kҽι Aყαɳσ

Kҽι Aყαɳσ

Like me
dan tiba² ada yg memungutku😔

2024-08-16

1

sakura🇵🇸

sakura🇵🇸

ayo rai bermain api terus kau,lama2 terbakar sendiri secara tak sadar....


blm jd pasangan udah gemes sama mayu chiba😍

2023-02-22

1

lihat semua
Episodes
1 Ch. 1 : Chiba dan Masa Lalunya
2 Ch. 2 : Ditipu Kekasih
3 Ch. 3 : Kesialan Beruntun
4 Ch. 4 : The Confidence Man
5 Ch. 5 : Membahas Target
6 Ch. 6 : Rencana Awal
7 Ch. 7 : Fans Brutal
8 Ch. 8 : Rencana Kedua
9 Ch. 9 : Pangeran Berkuda Putih
10 Ch. 10 : Kekasih Tuan Yamada
11 Ch. 11 : Pindah Target?
12 Ch. 12 : Ramalan yang Seakan Nyata
13 Ch 13 : Masuk Perangkap
14 Ch 14 : Menawarkan Diri
15 Ch. 15 : Sejarah Terulang?
16 Ch. 16 : Tinggal Bersama Seatap
17 Ch. 17 : Pencarian di Hari Pertama
18 Ch. 18 : Mulai Dekat
19 Ch. 19 : Seperti Kucing yang Malang
20 Ch. 20 : Pria Kesepian
21 Ch. 21 : Bocah Super Nakal
22 Ch. 22 : Pembuktian
23 Ch. 23 : Salah Tingkah
24 Ch. 24 : Masih Tak Percaya
25 Ch. 25 : Bingung dengan Perubahannya
26 Ch. 26 : Wanita di Kehidupan Chiba
27 Ch. 27 : Konferensi pers
28 Ch. 28 : Berusaha Untuk Tidak Jatuh Hati
29 Ch. 29 : Kediaman Tuan Yamada
30 Ch. 30 : Ken Ryuu
31 Ch. 31 : Pura-pura Mabuk
32 Ch. 32 : Tidur Bersama?
33 Ch. 33 : Antara Rai, Mayu, dan Chiba
34 Ch. 34 : Bagaikan Pohon yang Berakar Kuat
35 Ch. 35 : Seranjang Bersama
36 Ch. 36 : Peringatan Dari Ken
37 Ch. 37 : Menyerah?
38 Ch. 38 : Tetap Lanjutkan Misi
39 Ch. 39 : Mantan Istri
40 Ch. 40 : Bertemu Saudara Tiri
41 Ch 41 : Pemotretan (part 1)
42 Ch 42 : Pemotretan (Part 2)
43 Ch 43 : Ketahuan?
44 Ch. 44 : Kita Berdua Menjadi Satu
45 Ch 45 : Kencan Pertama
46 Ch. 46 : Aku Ingin Melindungi, Bukan Dilindungi
47 Ch. 47 : Bahagia Itu ....
48 Ch. 48 : Comeback Chiba Yamada
49 Ch. 49 : Tipu Muslihat
50 Ch. 50 : Reaksi Chiba
51 CH. 51 : Strawberry dan Cokelat
52 Ch. 52 : Berkonflik dengan Diri Sendiri
53 Ch. 53 : Aksi Rai dan Kawan-kawan
54 Ch. 54 : Menampik Perasaan
55 Ch. 55 : Jangan Menggodaku!
56 Ch. 56 : Perasaan yang Tidak Semestinya
57 Ch. 57 : Impian yang Langsung Dipatahkan
58 Ch. 58 : Sebagai Kenangan
59 Ch. 59 : Hubungan yang Mengalir Apa Adanya
60 Ch. 60 : Kau Adalah Jatuh Cinta Terbaikku
61 Ch. 61 : Terjebak di antara Dua Pria
62 Ch. 62 : Tak Bisa Menjawab
63 Ch. 63 : Pelampiasan Rai
64 Ch. 64 : Dia yang Terlalu Bersinar
65 Ch. 65 : Cinta Sepaket dengan Luka
66 Ch. 66 : Tujuan Rai
67 Ch. 67 : Restoran Milik Yamada Chiba
68 Ch. 68 : Membawanya Pergi
69 Ch. 69 : Di Ketinggian 583 M
70 Ch. 70 : Hontou ni Aishiteru
71 Ch. 71 : Rai, Gomennasai ....
72 Ch. 72 : Surat Perintah Kepolisian
73 Ch 73 : Tak Akan Sama Lagi Seperti Dulu
74 Ch. 74 : Bagaimana Bisa Berhenti Mencintainya?
75 Ch. 75 : Aku Akan Menikahimu
76 Ch. 76 : Red Diamond Diberikan Pada Rinko?
77 Ch. 77 : Sebuah Skenario, Berhasilkah?
78 Ch. 78 : Keadaan Tak Berpihak
79 Ch. 79 : Chiba vs Rai
80 Ch. 80 : Reaksi Rio
81 Ch. 81 : Misteri Red Diamond
82 Ch. 82 : Ada Apa dengan Chiba? Ada Apa dengan Rai?
83 Ch. 83 : Bisakah Berkata Jujur?
84 Ch. 84 : Persiapan Pesta Pertunangan
85 Ch. 85 : Berakhirnya Misi
86 Ch. 86 : Apa yang Akan Terjadi?
87 Ch. 87 : Penyamaran yang Terbongkar
88 Ch. 88 : Merunut Kejadian
89 Ch. 89 : After Mission
90 Ch. 90 : Hanya Tinggal 3 Hari
91 Ch. 91 : Untuk yang Terakhir Kalinya
92 Ch. 92 : Konser Spektakuler, Sukseskah?
93 Ch. 93 : Ikenaide
94 Ch. 94 : Koibito Shikkaku
95 Ch. 95 : Sayonara, Yamada-kun!
96 Ch. 96 : Daejoubu
97 Ch. 97 : Tak Bosan Menipu
98 Ch. 98 : Mengungkap Skenario Sebenarnya
99 Ch. 99 : Pemuda Bergitar
100 Ch. 100 : Jalan Hidup
101 Ch. 101 : Dikhianati Semua Orang
102 Ch. 102 : Di Bawah Teduhan Payung
103 Ch. 103 : Sepenggal Kisah Penyesalan
104 Ch. 104 : Izinkan Kami Membentuk Keluarga
105 Ch. 105 : Menipu, Ditipu, Tertipu.
106 Ch. 106 : Berjumpa dengan Mantan Istri
107 Ch. 107 : Ketulusan Akan Saling Berbalas
108 Ch. 108 : Aku, Wanitaku dan Penjaganya
109 Ch. 109 : Kaulah Red Diamond Sesungguhnya
110 Novel Baru Telah Rilis
111 Wedding Diary: Menggoda Suami
112 Wedding Diary : Apa Sebabnya?
113 Wedding Diary : Kucing Malang Berubah Menjadi Singa Buas
114 Wedding Diary : Malam yang Indah
115 Wedding Diary : Menjadi Orangtua yang Berkualitas
116 Wedding Diary : Malaikat Kecil Tanpa Sayap
Episodes

Updated 116 Episodes

1
Ch. 1 : Chiba dan Masa Lalunya
2
Ch. 2 : Ditipu Kekasih
3
Ch. 3 : Kesialan Beruntun
4
Ch. 4 : The Confidence Man
5
Ch. 5 : Membahas Target
6
Ch. 6 : Rencana Awal
7
Ch. 7 : Fans Brutal
8
Ch. 8 : Rencana Kedua
9
Ch. 9 : Pangeran Berkuda Putih
10
Ch. 10 : Kekasih Tuan Yamada
11
Ch. 11 : Pindah Target?
12
Ch. 12 : Ramalan yang Seakan Nyata
13
Ch 13 : Masuk Perangkap
14
Ch 14 : Menawarkan Diri
15
Ch. 15 : Sejarah Terulang?
16
Ch. 16 : Tinggal Bersama Seatap
17
Ch. 17 : Pencarian di Hari Pertama
18
Ch. 18 : Mulai Dekat
19
Ch. 19 : Seperti Kucing yang Malang
20
Ch. 20 : Pria Kesepian
21
Ch. 21 : Bocah Super Nakal
22
Ch. 22 : Pembuktian
23
Ch. 23 : Salah Tingkah
24
Ch. 24 : Masih Tak Percaya
25
Ch. 25 : Bingung dengan Perubahannya
26
Ch. 26 : Wanita di Kehidupan Chiba
27
Ch. 27 : Konferensi pers
28
Ch. 28 : Berusaha Untuk Tidak Jatuh Hati
29
Ch. 29 : Kediaman Tuan Yamada
30
Ch. 30 : Ken Ryuu
31
Ch. 31 : Pura-pura Mabuk
32
Ch. 32 : Tidur Bersama?
33
Ch. 33 : Antara Rai, Mayu, dan Chiba
34
Ch. 34 : Bagaikan Pohon yang Berakar Kuat
35
Ch. 35 : Seranjang Bersama
36
Ch. 36 : Peringatan Dari Ken
37
Ch. 37 : Menyerah?
38
Ch. 38 : Tetap Lanjutkan Misi
39
Ch. 39 : Mantan Istri
40
Ch. 40 : Bertemu Saudara Tiri
41
Ch 41 : Pemotretan (part 1)
42
Ch 42 : Pemotretan (Part 2)
43
Ch 43 : Ketahuan?
44
Ch. 44 : Kita Berdua Menjadi Satu
45
Ch 45 : Kencan Pertama
46
Ch. 46 : Aku Ingin Melindungi, Bukan Dilindungi
47
Ch. 47 : Bahagia Itu ....
48
Ch. 48 : Comeback Chiba Yamada
49
Ch. 49 : Tipu Muslihat
50
Ch. 50 : Reaksi Chiba
51
CH. 51 : Strawberry dan Cokelat
52
Ch. 52 : Berkonflik dengan Diri Sendiri
53
Ch. 53 : Aksi Rai dan Kawan-kawan
54
Ch. 54 : Menampik Perasaan
55
Ch. 55 : Jangan Menggodaku!
56
Ch. 56 : Perasaan yang Tidak Semestinya
57
Ch. 57 : Impian yang Langsung Dipatahkan
58
Ch. 58 : Sebagai Kenangan
59
Ch. 59 : Hubungan yang Mengalir Apa Adanya
60
Ch. 60 : Kau Adalah Jatuh Cinta Terbaikku
61
Ch. 61 : Terjebak di antara Dua Pria
62
Ch. 62 : Tak Bisa Menjawab
63
Ch. 63 : Pelampiasan Rai
64
Ch. 64 : Dia yang Terlalu Bersinar
65
Ch. 65 : Cinta Sepaket dengan Luka
66
Ch. 66 : Tujuan Rai
67
Ch. 67 : Restoran Milik Yamada Chiba
68
Ch. 68 : Membawanya Pergi
69
Ch. 69 : Di Ketinggian 583 M
70
Ch. 70 : Hontou ni Aishiteru
71
Ch. 71 : Rai, Gomennasai ....
72
Ch. 72 : Surat Perintah Kepolisian
73
Ch 73 : Tak Akan Sama Lagi Seperti Dulu
74
Ch. 74 : Bagaimana Bisa Berhenti Mencintainya?
75
Ch. 75 : Aku Akan Menikahimu
76
Ch. 76 : Red Diamond Diberikan Pada Rinko?
77
Ch. 77 : Sebuah Skenario, Berhasilkah?
78
Ch. 78 : Keadaan Tak Berpihak
79
Ch. 79 : Chiba vs Rai
80
Ch. 80 : Reaksi Rio
81
Ch. 81 : Misteri Red Diamond
82
Ch. 82 : Ada Apa dengan Chiba? Ada Apa dengan Rai?
83
Ch. 83 : Bisakah Berkata Jujur?
84
Ch. 84 : Persiapan Pesta Pertunangan
85
Ch. 85 : Berakhirnya Misi
86
Ch. 86 : Apa yang Akan Terjadi?
87
Ch. 87 : Penyamaran yang Terbongkar
88
Ch. 88 : Merunut Kejadian
89
Ch. 89 : After Mission
90
Ch. 90 : Hanya Tinggal 3 Hari
91
Ch. 91 : Untuk yang Terakhir Kalinya
92
Ch. 92 : Konser Spektakuler, Sukseskah?
93
Ch. 93 : Ikenaide
94
Ch. 94 : Koibito Shikkaku
95
Ch. 95 : Sayonara, Yamada-kun!
96
Ch. 96 : Daejoubu
97
Ch. 97 : Tak Bosan Menipu
98
Ch. 98 : Mengungkap Skenario Sebenarnya
99
Ch. 99 : Pemuda Bergitar
100
Ch. 100 : Jalan Hidup
101
Ch. 101 : Dikhianati Semua Orang
102
Ch. 102 : Di Bawah Teduhan Payung
103
Ch. 103 : Sepenggal Kisah Penyesalan
104
Ch. 104 : Izinkan Kami Membentuk Keluarga
105
Ch. 105 : Menipu, Ditipu, Tertipu.
106
Ch. 106 : Berjumpa dengan Mantan Istri
107
Ch. 107 : Ketulusan Akan Saling Berbalas
108
Ch. 108 : Aku, Wanitaku dan Penjaganya
109
Ch. 109 : Kaulah Red Diamond Sesungguhnya
110
Novel Baru Telah Rilis
111
Wedding Diary: Menggoda Suami
112
Wedding Diary : Apa Sebabnya?
113
Wedding Diary : Kucing Malang Berubah Menjadi Singa Buas
114
Wedding Diary : Malam yang Indah
115
Wedding Diary : Menjadi Orangtua yang Berkualitas
116
Wedding Diary : Malaikat Kecil Tanpa Sayap

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!