Part 2

Setelah mengantar Daren kerumah sakit dan memastikannya baik-baik saja. Fany keluar dari ruang rawat Daren dan menunggu keluarga Daren di depan meja resepsionis. Fany memperhatikan wanita cantik dan anggun bersama dengan tiga orang pria menghampiri meja resepsionis.

Fany sayup-sayup mendegar wanita tersebut menanyakan pasien bernama Daren.

"Permisi, apa di rumah sakit ini ada pasien bernama Daren Danuwinarta?" tanya Elina menajer Daren. Elina datang bersama Deon dan dua orang pengawal.

Fany yang melihat perawat mengarahakn wanita itu menuju kamar perawatan Daren mengikutinya dari jauh. Fany belum yakin siapa wanita itu, karena memang manajer Daren tidak pernah terlihat oleh media.

"Kau jaga pintu depan rumah sakit! jangan sampai para reporter berhasil masuk dan mengambil gambar Daren!" perintah Elina pada dua pengawal yang di bawanya. Elina khawatir kecelakaan Daren ini akan menjadi topik panas besok pagi.

Kedua pengawal menganguk hormat dan melaksanakan perintah Elina.

"Dan kau Deon, urus konferensi pers yang tertunda!" perintah Elina pada Deon.

"Baik kak." Deon berlalu pergi dan segera melaksanakan perintah Elina.

Fany yang melihat satu persatu pria itu pergi dan menyisakan wanita cantik memasuki ruang perawatan Daren segera mengikutinya, namun langkahnya terhenti saat pintu ruang rawat tertutup rapat. Fany memutuskan berdiri di depan pintu menunggu wanita cantik itu keluar.

"Bangunlah! tidak ada orang lain disini, aku tahu kamu tidak terluka sama sekali." ucap Elina menutup tirai rumah ruang rawat Daren, takut paparazi mengambil gambar Daren.

Ya Elina tidak tahu bahwa Daren di bawa kerumah sakit karena pingsan. Yang Elina tahu Daren hanya pura-pura pingsan untuk menghindari masalah atas perintahnya.

Elina mendegus kesal karena Daren belum juga bangun. "Tidak ada siapa-siapa disini jangan ber akting lagi. Kau sungguh beruntung mendapatkan masalah hari ini, dengan begitu kita tidak perlu berbohong karena terlambat menghadiri konferensi pers." omel Elina duduk di kursi samping brankar Daren.

Elina mulai khawatir saat Daren belum juga bangun. "Hey apa kau benar-benar pingsan!" Elina menguncang tubuh Daren membuat sang empunya tubuh mengeliat dan memegangi kepalanya.

"Kau benar-benar terluka?" tanya Elina merapikan selimut Daren.

"Hanya kepalaku saja yang sakit." Daren bersandar di kepala brankar r di bantu Elina.

"Bagaimana dengan konferensi pers nya?" tanya Daren yang baru teringat dengan konferensi pers yang sempat tertunda karenanya.

"Konferensi pers tetap berjalan sebagaimana mestinya. Aku mengumumkan kau mengundurkan diri menjadi pemaran utama dalam drama frish love dengan alasan kau kecelakaan." ucap Elina santai.

Daren mendelik mendegar perkataan manajernya. "Kenapa kau mengumumkan bahwa aku mengundurkan diri dan butuh istirahat? kau tahu sendirikan ini adalah drama pertamaku, selama ini aku hanya menjadi bintang dengan menyanyi dan aku ingin merasakan rasanya ber akting." protes Daren. Daren sangat ingin memainkan perang utama drama frish love selain alurnya yang bagus, drama itu hampir sama dengan kisahnya.

"Diamlah! sudah beruntung aku menyelamatkan repotasimu di depan publik. Apa kau ingin namamu tercemar karena terlambat datang ke konferensi pers frish love? kamu tahu sendiri bagaimana kepribadian sutradara Radit. Dia mempunyai prinsip tersendiri dan tidak memandang kau aktor papan atas atau bukan. Dia akan menendangmu keluar hanya karena keterlambatanmu." jelas Elina membuat Daren diam seketika.

"Mengerti!" Elina memukul kepala Daren dengan buku.

"Apa kau mau membunuhku!" kesal Daren dan mengelus kepalanya yang terasa sakit.

"Ya maaf, aku tidak tahu bahwa kepalamu itu terluka." Elina mengelus kepala Daren karena merasa bersalah.

Daren yang tidak sengaja melihat tangan Elina terluka segera mengengamnya. "Kenapa tanganmu terluka? apa suamimu menyiksamu lagi?" Daren menatap Elina dengan tatapan menyelidik.

Elina menarik paksa tangannya dari gengaman Daren. "Aku terjatuh tadi." Elina menyembunyikan tangannya dan memgambil tas. "Aku masih ada urusan lain, Deon akan menemuimu sebentar lagi." Elina berjalan menuju pintu dan membukanya. Elina tersentak kaget melihat wanita berdiri di depan pintu.

Fany yang yang melihat Elina membuka pintu memperlihatkan senyumnya.

Tanpa banyak bicara, Elina menarik Fany masuk kedalam ruang rawat Daren. Daren yang melihat kedatangan Fany mendegus kesal dan membuang muka kearah lain. Daren sangat kesal pada Fany karena telah melemparya dengan batu dan merusak mobilnya.

"Apa saja yang kau dengar!"tanya Daren tanpa menatap lawan bicaranya.

"Saya mendegar semuanya." jujur Fany yang memang mendegar semua pembicaraan mereka.

"Kau salah satu paparazi kan? dan sengaja mengupin pembicaraan kami!" tuduh Daren.

"Daren diam lah!" bentak Elina yang mulai kesal dengan sikap Daren yang selalu seenaknya saja dan tidak menghargai orang lain.

"Saya memang mendengar pembicaraan kalian, tapi saya tidak bermaksud untuk menguping, saya datang kesini hanya untuk meminta uang ganti rugi. Kak Daren hampir menabrak saya dan mengakibatkan motor saya rusak, dan lutut saya terluka." ucap Faby the point.

"Kalian tenang saja, saya tidak akan membocorkan apa yang saya dengar hari ini, dan saya akan menganggap bahwa saya tidak pernah mendengarnya." lanjut Fany.

"Halah bilang saja kamu ingin di suap kan?" tuduh Daren.

"Jangan dengarkan Dia! berapa semua ganti rugi yang hari kami bayar?" tanya Elina sopan.

"Setelah saya hitung-hitung semuanya 800 rb sudah termasuk biaya rumah sakit." jawab Fany.

Elina mengeluarkan ponselnya. "Bisa saya minta kode QR nya." pinta Elina memperlihatkan ponselnya yang siap memindai untuk mentasfer uang.

Fany mengulurkan ponselnya, memperlihatkan kode QR nya pada Elina, dan dalam sekejap notif bukti transferan masuk kedalam ponsel Fany. Fany mengecek jumlah uang yang di transfer Elina pada akunnya. Fany membulatkan matanya melihat jumlah transferan dar Elina. "Dua juta? ini terlalu banyak." batin Fany.

Fany menganggap uang dua juta itu terlalu banyak, maklumlah Dia hanyalah anak kost yang tidak mempunyai orang itu.

"Sudah masuk kan?" tanya Elina memastikan.

"......" Fany mengangukkan kepalanya. "Ini terlalu banyak, saya akan mengembalikannya separuh." ucap Fany menyerahkan ponselnya bersiap memindai kode QR Elina.

"Tidak perlu." tolak Elina. Elina ikhlas memberikan uang itu pada Fany.

"Saya janji tidak akan membocorkan apa yang saya dengar hari ini." ucap Fany yang mengira uang yang di transfer Elina adalah uang untuk menutup mulutnya.

"Saya percaya itu, saya memberikanmu uang itu sebagai bentuk terimakasih saya karena telah membawa Daren kerumah sakit." jawab Elina yang mengerti maksud ucapan Fany.

"Kalau begitu saya akan memberikan anda uang ganti rugi untuk kak Daren." ucap Fany yang tidak ingin mendapatkan uang itu dengan cuma-cuma.

Elina menghela nafas melihat sikap keras kepala wanita di hadapannya. "Baiklah jika itu membuatmu nyaman." Fany memindai kode QR yang di perlihatkan Elina dan mentrasfer uang satu juta dua ratus.

"Saya sudah mentrasfernya, kalau begitu saya pamit dulu." Fany pamit undur diri.

"Tunggu," cegah Elina. "Ini kartu nama saya, jika kamu membutuhkan bantuan suatu hari nanti hubungi saya!" Elina memberikan kartu namanya pada Fany.

"Terimakasih kak." Fany mengambil kartu nama itu dan berlalu pergi.

-

-

-

-

-

TBC

Jangan lupa dukung Author dengan memberikan Like, komen, Vote, dan jangan lupa menambahkan sebagai cerita favorit kalian, agar mendapatkan notifikasi setiap up

Terpopuler

Comments

Yani

Yani

nyimaak

2022-02-02

0

Istri Sahnya eunwoo

Istri Sahnya eunwoo

lanjut

2021-08-13

0

maemunah

maemunah

kayaknya seru

2021-07-12

1

lihat semua
Episodes
1 Part 1
2 Part 2
3 Part 3
4 Part 4
5 Part 5
6 Part 6
7 Part 7
8 Part 8
9 Part 9
10 Part 10
11 Part 11
12 Part 12
13 Part 13
14 Part 14
15 Part 15
16 Part 16
17 Part 17
18 Part 18
19 Part 19
20 Part 20
21 Part 21
22 Part 22
23 Part 23
24 Part 24
25 Part 25
26 Part 26
27 Part 27
28 Part 28
29 Part 29
30 Part 30
31 Part 31
32 Part 32
33 Part 33
34 Part 34
35 Part 35
36 Part 36
37 Part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 52
53 Part 53
54 Part 54
55 Part 55
56 Part 56
57 Part 57
58 Part 58
59 Part 59
60 Part 60
61 Part 61
62 Part 62
63 Part 63
64 Part 64
65 Part 65
66 Part 66
67 Part 67
68 Part 68
69 Part 69
70 Part 70
71 Part 71
72 Part 72
73 Part 73
74 Part 74
75 Part 75
76 Part 76
77 Part 77
78 Part 78
79 Part 79
80 Part 80
81 Part 81
82 Part 82
83 Part 83
84 Part 84
85 Part 85
86 Part 86
87 Part 87
88 Part 88
89 Part 89
90 Part 90
91 Part 91
92 Part 92
93 Part 93
94 Part 94
95 Part 95
96 Part 96
97 Part 97
98 Part 98
99 Part 99
100 Part 100
101 Sekilas Info
102 Novel baru Author
103 Novel Baru Author
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Part 1
2
Part 2
3
Part 3
4
Part 4
5
Part 5
6
Part 6
7
Part 7
8
Part 8
9
Part 9
10
Part 10
11
Part 11
12
Part 12
13
Part 13
14
Part 14
15
Part 15
16
Part 16
17
Part 17
18
Part 18
19
Part 19
20
Part 20
21
Part 21
22
Part 22
23
Part 23
24
Part 24
25
Part 25
26
Part 26
27
Part 27
28
Part 28
29
Part 29
30
Part 30
31
Part 31
32
Part 32
33
Part 33
34
Part 34
35
Part 35
36
Part 36
37
Part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 52
53
Part 53
54
Part 54
55
Part 55
56
Part 56
57
Part 57
58
Part 58
59
Part 59
60
Part 60
61
Part 61
62
Part 62
63
Part 63
64
Part 64
65
Part 65
66
Part 66
67
Part 67
68
Part 68
69
Part 69
70
Part 70
71
Part 71
72
Part 72
73
Part 73
74
Part 74
75
Part 75
76
Part 76
77
Part 77
78
Part 78
79
Part 79
80
Part 80
81
Part 81
82
Part 82
83
Part 83
84
Part 84
85
Part 85
86
Part 86
87
Part 87
88
Part 88
89
Part 89
90
Part 90
91
Part 91
92
Part 92
93
Part 93
94
Part 94
95
Part 95
96
Part 96
97
Part 97
98
Part 98
99
Part 99
100
Part 100
101
Sekilas Info
102
Novel baru Author
103
Novel Baru Author

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!