Esok paginya, Ririn dan Linda kuliah di waktunya yang sama tapi kelas mereka berbeda. Kelas Linda berada di lantai tiga sedangkan, kelas Ririn berada di lantai dua. Gara-gara kejadian tadi malam, Linda baru mengerjakan tugasnya selesai sholat shubuh. Linda benar-benar takut untuk tidur sendiri jadi, ia tidur bersama Ririn. Saat keluar kamar, Linda meminta Ririn untuk menemaninya. Yang membuat Linda takut adalah, saat ia melihat Ririn tapi ternyata itu bukan Ririn. Dan Linda terus teringat dengan wajah Ririn yang menakutkan saat ia berada di dapur. Linda mencoba melupakan wajah itu, ia terus memukul-mukul kepalanya.
"Eh, kenapa?" Tanya Yuli berbisik.
"Nanti aja aku ceritain" Jawab Linda berbisik.
Karena mereka sedang di dalam kelas mengikuti pelajaran jadi, mereka tidak bisa berbicara terlalu keras. Takut mengganggu jalannya pembelajaran.
Sedangkan di kelas Ririn, dosen tidak kunjung datang. Para mahasiswa bisa bersantai sebentar sambil memainkan ponsel, ada yang tertidur. Tapi, Ririn terus memikirkan kejadian yang dialami oleh Linda. Nia merasa ada yang berbeda dengan Ririn, ia segera menepuk bahu Ririn untuk menanyakan sesuatu.
"Kamu kenapa? Kaya orang lagi mikir? Mikiran apa? Ada tugas?" Tanya Nia.
"Bukan. Semalam itu ada kejadian aneh"
"Kejadian aneh apaan?"
"Semalam, tak pikir Linda motong bawang, mau masak. Ya, aku diam aja nggak keluar kamar. Terus, aku dengar suara Linda kaya teriak tapi nggak keras. Aku keluar kamar, dia kaget pas aku keluar kamar"
"Lah, kenapa kaget?"
"Katanya Linda, yang motong bawang itu aku"
"Loh, loh...maksudnya?"
"Ada yang menyerupai aku. Ih, masa kamu nggak paham?"
"Ma..maksudnya, hantu?"
"Heem, bisa jadi. Siapa lagi kalau bukan hantu?"
Tiba-tiba, ketua kelas memberitahu bahwa, dosen tidak bisa hadir jadi, kelasnya dibubarkan. Karena Nia masih penasaran dengan cerita Ririn, ia mengajak Ririn untuk pergi ke kantin dan melanjutkan ceritanya.
***
Linda dan Yuli masih berada di dalam kelas, pelajaran masih berlanjut. Tiba-tiba, ponselnya bergetar tanda telepon masuk dari Ririn. Karena masih pelajaran, Linda tidak mengangkat teleponnya, ia segera mematikannya. Setelah mematikan telepon, Linda melihat Ririn yang berdiri di depan jendela kelas sambil tersenyum dengan wajah pucat dan seluruh matanya berwarna hitam.
"Ya allah...itu bukan Ririn. Itu orang yang aku lihat semalam" Batin Linda.
Sosok yang menyerupai Ririn tiba-tiba, masuk ke dalam kelas dan sepertinya, hanya Linda yang bisa melihatnya. Sosok itu semakin dekat dengan Linda. Karena takut, ia menutupi wajahnya dengan buku yang ia pegang. Linda terus berdo'a agar sosok itu segera pergi menjauh darinya.
"Ya sudah, kita akhiri pelajarannya di sini. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu"
Linda sedikit legah karena dosen mengakhiri pembelajarannya. Linda mencoba menurunkan buku yang menutupi wajahnya, dan sosok tersebut sudah menghilang.
"Alhamdulillah..."
"Kamu kenapa, Lin? Kok tiba-tiba nutupin muka?" Tanya Yuli.
"Tadi, ada Ririn..eh, bukan. Ada itu lagi"
"Itu lagi apa?"
"Itu, yang semalam tak lihat di dalam rumah"
"Kamu lihat apa sih, di dalam rumah?"
"Aku lihat hantu..."
"Eh?! Hantu?! Beneran?"
"Udah, kita keluar dulu. Aku lapar"
Linda segera menarik tangan Yuli keluar kelas.
Sedangkan, Ririn dan Nia makan di kantin sambil bercerita tentang kejadian semalam. Bukannya takut, Nia malah penasaran dan ingin menginap di rumah Ririn dan Linda.
"Kamu nggak takut?" Tanya Ririn.
"Aku malah penasaran. Kamu juga nggak lihatkan? Yang lihat cuma Linda" Kata Nia.
"Iya sih, aku cuma dengar aja suara yang motong bawang tapi, aku nggak lihat"
"Ya udah, aku mau nginap buat mastiin itu"
"Kalau ketemu, jangan ngerengek minta pulang"
"Ah, iya ya..."
Linda dan Yuli datang, mereka gabung di meja Ririn dan Nia. Mereka berbincang-bincang masalah hantu yang dilihat oleh Linda. Ririn mencoba menenangkan Linda yang ketakutan, seperti tadi malam. Mengetahui Nia akan menginap di rumah mereka, Yuli juga ingin menginap di rumah mereka.
"Kalian yakin, nih?" Tanya Linda.
"Yakin" Jawab Yuli dan Nia.
"Kalau ngelihat, jangan nangis ya"
Yuli dan Nia hanya mengangguk.
***
Setelah pulang kuliah, Linda dan Ririn pulang ke rumah. Mereka merapikan dua kamar yang akan di tempati Yuli dan Nia. Mengganti sprai yang diberikan oleh Bu Susi, menyemprotkan pengharum ruangan dan segera menutup pintu kamar. Mereka tinggal menunggu Yuli dan Nia datang. Dan mereka datang tepat saat pukul 17.00, mendekati magrib. Melihat rumah Linda dan Ririn di malam hari, rasanya berbeda dengan di siang hari. Yuli dan Nia mulai merasa ada hal yang aneh dari rumah sewa tersebut. Mereka berdo'a terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam rumah Linda dan Ririn.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments
Sumiati
aku ga berani bca mlam mknya bcanya pagi hehe serem thor
2021-06-26
3
Hiatus
Semangat kakak
2021-05-11
1