Samar-samar mulai terdengar suara adzan shubuh, dan masjid yang dekat dengan rumah mulai mengumandangkan adzan. Nia yang mendengar suara adzan, membuka mata perlahan-lahan dan melihat ke sekeliling.
"Ya allah, baru sadar kalau semalam, tidur kaya korban bencana"
Mereka tidur tidak tentu arah. Para laki-laki tidur di karpet bulu yang ada di bawa meja sofa sedangkan Nia dan Ririn, tidur di sofa. Nia segera membangunkan Ririn yang ada di sampingnya.
"Rin, Ririn...ayo bangun"
Perlahan-lahan Ririn mulai membuka matanya, ia terkejut melihat Rendi, Ferdi dan Nevan masih berada di rumahnya. Nia juga membangunkan mereka bertiga untuk sholat shubuh. Sementara yang lain masih mengantuk, Nia dan Ririn memakai kamar mandi lebih dulu. Nevan melihat ke arah laptop Ririn yang masih menyala meskipun ditutup, Nevan ingat semalam tidak mematikan penuh laptopnya. Ia segera membuka laptop Ririn dan melihat tugas yang ia tulis. Ternyata sudah selesai, Nevan segera menutup filenya dan mematikan laptopnya.
"Udah selesai, Van?" Tanya Rendi.
"Iya, udah selesai. Kita ketiduran di sini"
"Iya, untung ini bukan kos-kosan jadi, nggak kena marah deh" Kata Ferdi.
Setelah Ririn dan Nia keluar dari kamar mandi, mereka segera menyuruh mereka bertiga untuk ke kamar mandi mengambil wudhu dan segera melaksanakan sholat shubuh. Tidak lama, Linda dan Yuli keluar dari kamar.
"Lah, mereka masih di sini?" Tanya Yuli.
"Iya, semalam kita semua ketiduran, yang masih ngerjakin tugas itu Nevan. Dan semalam ada yang datang..." Kata Ririn.
"Ada yang datang? Siapa?" Tanya Linda.
"Lin, tadi malam...paling jam 11 an, kamu keluar kamar nggak?" Tanya Ririn.
"Nggak, aku nggak keluar kamar. Ke kamar mandi aja nggak" Jawab Linda.
"Ya benar kalau begitu, yang semalam bukan kamu"
"Hah? Ada yang datang?"
"Ada. Dan dia godain Nevan, pakai wujudmu. Untung aku dengar jadi, Nevan tak suruh tidur biar hantu itu nggak datang lagi"
"Hii...hantu itu, wujudnya apa sih? Kok pakai bentuk manusia terus?" Kata Yuli.
"Ssstt...udah, ke kamar mandi sana. Mereka bertiga udah keluar" Kata Nia.
Setelah mereka bertigas keluar, Linda dan Yuli masuk ke dalam kamar mandi. Mereka melaksanakan sholat shubuh berjamaah dan kali ini yang memasak sarapan adalah Nia. Setelah selesai sholat, Linda berjalan mendekati Nevan.
"Nevan..."
"Iya, ada apa Lin?"
"Yang semalam itu, jangan dipikirin. Itu bukan aku"
"Hah? Ka...kata Ririn semalam, i..itu memang...bukan kamu"
"Ngomongin apa sih? Nggak ngerti aku" Kata Ferdi.
"Semalam, ada hantu pakai wujud Linda"
"Hah? Beneran? Nggak bohong?"
"Nggak. Cara ngomong Linda kaya gitu tapi, semalam...dia goda-godain aku, suruh ke kamarnya"
"Yang aku dengar, hantu katanya gitu. Suka centil" Kata Rendi.
Karena masih mengantuk, Linda, Yuli dan Ririn masuk ke dalam kamar. Nia membawa mie bihun dari kosan nya jadi, ia akan membuat bihun untuk sarapan. Ia tidak memperbolehkan mereka bertiga pulang dulu. Jika masih mengantuk, Nia menyuruh mereka untuk tidur di sofa atau di karpetnya. Sementara itu, Nia berada di dapur sedang menyiapkan bahan-bahan. Sedang memasak tiba-tiba, ada yang menepuk bahu Nia dengan sangat keras. Perlahan-lahan Nia melihat ke belakang dan ternyata Rendi. Nia ingin memastikan jika itu adalah Rendi yang asli. Nia melihat ke arah sofa, Rendi tidak ada di sana. Untuk menyakinkan dirinya, Nia menepuk wajah Rendi berkali-kali.
"Aduh, ngapain sih, Ni? Kok aku ditampar?" Tanya Rendi.
"Aku nggak nampar, aku cuma penasaran. Ini kamu apa hantu?"
"Iya, ini aku beneran lah! Masa ada hantu pagi-pagi gini. Eh, di sini ada kopi nggak?"
"Ada. Tuh, di dalam lemari, ambil aja terus air panasnya masak sendiri"
"Iya, beres. Kamu lagi buat sarapan?"
"Iya. Sarapan buat kalian semua"
"Asyik! Aku tunggu masakanmu. Awas kalau nggak enak"
"Heem...ngancam ya"
Rendi dan Nia tertawa bersama, dengan suara yang cukup kecil agar, yang lain tidak terbangun.
***
Tidak lama kemudian, masakan Nia sudah selesai. Ia meletakkan wajan yang berisi masakan di atas meja makan. Karena di rumah tidak ada piring besar jadi, Nia tetap meletakkan masakannya di dalam wajan.
"Teman-teman, sarapan sudah jadi" Teriak Nia.
Mereka semua terbangun, mengusap-usap matanya yang masih mengantuk. Para laki-laki bangun dari sofa sedangkan yang lain, keluar dari kamar mereka. Nia juga menyiapkan teh hangat untuk mereka kecuali, Rendi yang sudah membuat kopi sendiri. Mereka segera sarapan untuk pergi kuliah. Para laki-laki akan pulang ke tempat kos mereka sedangkan Nia dan Ririn juga bersiap-siap untuk kuliah pagi. Linda dan Yuli ada jadwal kuliah pukul 10.00 jadi, mereka bisa istirahat sebentar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments
🔻⭐™❌-hugo bless⭐🔹
serem2 penasaran ceritanya 😊
2022-03-12
1
윤승아
Kaka lanjut 🥺🥺 seru tau 🤩
2021-03-08
2