Chapter 14

Tak ada yang pas dengan lidah Yi Feng, semua menu yang disediakan tak cocok dengan keinginannya. Hanya olahan ikan saja yang dihabiskan oleh pemuda tampan itu.

Selesai makan, Yi Feng dan Yu Chen pergi dari restoran tersebut setelah selesai membayar. Mereka berkeliling disekitar pasar hingga larut malam, dan Yi Feng tak pernah sedikitpun berhenti membeli beberapa jajanan yang terlihat enak baginya. Salah satunya adalah tanghulu, tentu saja karena jajanan ini sangat disukai anak-anak di Zaman modern juga.

"Ayo pulang, aku sudah lelah." ajak Yi Feng, tentu saja pelayannya itu dengan segera menuruti keinginan sang pangeran. Mereka menunggangi kuda dan kembali ke istana, kediaman Bulan sang pangeran.

Setelah tiba, Yi Feng mengganti pakaiannya dengan lebih santai.

Sedangkan Yu Chen sendiri telah beristirahat di rumah para pelayan, jangan lupa jika mereka tak bisa berada disatu atap dengan sang majikan dimalam hari.

para pelayan memiliki tempat istirahat mereka masing-masing

...........

Pagi kembali menyapa, diluar sana langit sudah terang. Sang mentari juga telah menampakkan dirinya, namun tidak dengan pemuda tampan yang masih terlelap.

Yi Feng masih memeluk guling, dengan selimut yang tersingkap. Wajah polosnya membuat siapapun yang melihat akan terpana, wajah tampan dan cantik yang berada pada orang yang sama. Atau bisa dibilang, pria cantik yang sangat mempesona.

Diluar sana, seorang pemuda tampan sedang berjalan mendekati kediaman tersebut, dengan pengawal pribadinya yang selalu saja terus membuntutinya.

Beberapa pelayan yang melihat kedatangan prianitu segera memberikan salam hormat,

"Salam Yang Mulia, semoga langit terus memberkati." ujar mereka secara bersamaan.

"Bangunlah," ujar Yi Fang. Semua yang berada disana segera kembali berdiri tegak, namun kepala mereka terus menunduk.

"Dimana Feng'er?" tanya Yi Fang yang tak melihat Adiknya itu.

"Menjawab, Yang Mulia. Pangeran Yi Feng belum bangun sedari tadi," balas Yu Chen yang juga berada disana.

"Belum bangun?" ulang Yi Fang, ia segera memasuki kediaman itu dan berjalan kearah kamar sang adik.

"Bagaimana bisa, dia belum bangun padahal sudah pagi? Apa dia akan melewatkan sarapan nya?" ujar Yi Fang sambil terus melangkah.

"Menjawab, Yang Mulia. Semalam, pangeran dan hamba pergi ke pasar malam hingga larut. Itulah mengapa Pangeran Yi Feng belum bangun karena kelelahan," jawab Yu Chen.

Langkah kaki Yi Fang terhenti, ia memutar tubuhnya dan menatap Yu Chen yang berada dibelakangnya.

"Pasar malam? apa yang dia lakukan disana?" tanyanya.

"Pangeran berkeliling dan mencoba beberapa jenis makanan dan jajanan, namun tak banyak yang disukai oleh Pangeran." balas Yu Chen.

"Apa dia tak melakukan sesuatu selain itu?" tentu saja Yi Fang terheran, bagaimana bisa Adiknya berinisiatif untuk keluar dari sangkar emas nya dengan sendiri?

"Pangeran mengomentari makanan yang disediakan di restoran Wu Xianjing. Katanya, makanan disana tak ada yang enak, pangeran hanya menghabiskan nasi dan olahan ikan yang tersedia disana," ujar Yu Chen

Semua yang mendengar hal itu tentu saja terkejut, pasalnya Restoran itu adalah salah satu restoran terbaik di ibukota kekaisaran. Pemiliknya adalah pensiunan koki istana.

"Bagaimana bisa? Itu adalah restoran kesukaanku. makanan disana sangatlah enak."

"Aku menyukai makanan di sana."

"Aku setuju, disana adalah surga nya makanan enak."

Banyak komentar yang keluar dari mulut pengawal dan pelayan disana, namun mereka terdiam saat tatapan tajam dari Yi Fang tertuju pada mereka.

Bahkan hanya dengan tatapan saja, mereka sudah tahu apa yang harus mereka lakukan.

Malah Yi Fang merasa, itu bagus. Karena Adiknya mau keluar dan tak mengurung diri terus-menerus, ingin rasanya ia merayakan hal ini.

Pintu didorong, Yi Fang memasuki kamar adiknya dan melihat pemuda tampan yang baru saja bangun dari tidur tampannya.

Yi Feng yang merasa jika didalam kamarnya ada seseorang segera mengalihkan pandangan dan melihat siapa itu.

Ahh.. ternyata sang kakak yang sedang menatapnya.

Pemuda itu mengenakan pakaian berwarna hitam, dan menatapnya saat ini.

"Sudah bangun?" ujar Yi Fang.

Yi Feng mengangguk polos, "Kakak disini?"

Yi Fang melihat wajah Adiknya yang bisa menghipnotis seseorang itu. Aiss... mengapa wajah Adiknya sangat cantik?

"Ya, aku mau mengundang mu untuk sarapan bersama." balas Yi Fang.

"Baiklah... Aku bersihkan tubuhku dulu." ucap Yi Feng dan memasuki bilik mandinya.

Adiknya telah menghilang dibalik tirai, Yi Fang memperhatikan kasur yang digunakan oleh adiknya untuk tiduran.

Saat duduk disana, terasa sangat empuk. Ia coba membaringkan tubuhnya, dan yang ia rasakan adalah kenyamanan.

Kasur Adiknya sangatlah empuk, berbeda dengan miliknya yang sedikit keras.

Tentu saja berbeda, pangeran yang sekarang adalah Azka, dari Zaman modern. Hidup dalam kemewahan, popularitas tinggi, dan pengaruh yang sangat mendukung.

Tidur dan makan sangatlah enak dan nyaman, bagaimana bisa ia tidur di kasur yang tipis dan keras?

Tentunya sebagai Azka, ia mengeluarkan kasur dari dalam ruang dimensi lalu mengganti nya agar ia tidur dengan nyaman. Bantal nya juga empuk, selimut hangat, dan guling yang ia peluk ketika tidur

Ketika asik rebahan, ia dikagetkan dengan suara Yi Feng yang ternyata sudah selesai mandi.

Bahkan, dari jarak yang sedikit jauh itu ia bisa mencium aroma menyegarkan keluar dari tubuh adiknya.

Pemuda dengan kulit putih bersih dan bersinar itu adalah kembarannya.

"Kenakan topeng mu. Kau bisa membuat banyak binatang buas tak bisa menahan diri," ujar Yi Fang pada adiknya.

Yi Feng menurut, ia mengenakan topengnya dan menyusul sang kakak yang telah lebih dulu keluar dari kamarnya.

Terpopuler

Comments

Nor Azlin

Nor Azlin

walau pun kembar tapi Yi feng lebih tampan mengalahkan kakak kembarnya deh ...kerana dia mempunyai rupa cantik yang seakan perempuan cantik alami tapi tampan tetap lelaki begitu lah gambaran nya ...walau pun kembar berwajah sama tetap tampan lagi adik nya kerana muka nya serupa muka perempuan halus kulitnya lebih halus lagi kulit si Yi feng dari kakak nya ..oleh kerana itu kakak nya menyuruh adik nya memakai topeng ...kerana ke tempahan nya mengalah kan wanita yang sedia ada begitu juga dengan para pria lain nya ...semoga misi nya Azka cepat di jalani deh agar bisa membantu kakak nya menghukum orang2 yang berhati jahat pada kerajan ke kaisaran...lanjutkan thor

2024-06-26

0

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

ha..ha..ha...

2024-06-23

0

Buke Chika

Buke Chika

paham deh knp si Yi feng pakai topeng g mungkin putra mahkota ada 2 dalam 1kerajaan

2024-05-31

0

lihat semua
Episodes
1 Awal
2 Bertemu Louis
3 Dimulai
4 Makan malam
5 Menyembuhkan Putra Mahkota
6 Sarapan
7 Prajurit elite rahasia
8 Puding
9 Puding 2
10 Chapter 10
11 Ajakan keluar kediaman
12 Buah Cokelat?
13 Pasar malam- I
14 Chapter 14
15 Nasi Goreng
16 Berburu
17 Anak malang
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Mulai Update lagi
25 Membuat takjub dengan rasa baru [1]
26 Membuat takjub dengan rasa baru [2]
27 Pie Rose Apple
28 Ledakan amarah Yi-Feng [1]
29 Ledakan amarah Yi-Feng [2]
30 Yi Feng-Azka
31 Bangun Di dunia lain
32 Dua orang asing, keluarga?
33 Tiba di Desa Lin
34 Perkara kentang goreng
35 Produk Apel
36 Chapter 36
37 Melihat hantu Bandara
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Perkara ponsel
41 Ni De Da An
42 Pembukaan Cafe
43 Desa Lin, akhir
44 Ada hantu di rumah
45 Azka Indigo?
46 Hantu menyebalkan!
47 Bermalas-malasan
48 Alergi [1]
49 Alergi [2]
50 Alergi [Akhir]
51 Obat sirup
52 Membuat Cokelat
53 Foodie
54 Membuat Cokelat [2]
55 Membuat Cokelat [Akhir]
56 Chapter 56
57 Hantu [Reza]
58 Chapter 58
59 Siaran langsung
60 Dilarang keluar
61 Khawatir
62 Chapter 62
63 Es-krim dicuri!
64 Tawaran drama baru
65 Beradu akting
66 Membantu memecahkan kasus [1]
67 Membantu memecahkan kasus [2]
68 Otopsi?
69 Note kecil----
70 Otopsi [2]
71 Kejelasan kasus
72 Serigala yang aneh
73 Chapter 72
74 Swalayan?
75 Pertengkaran wanita
76 Sekilas sama
77 Penangkapan pelaku
78 Sudah direncanakan
79 Akting lagi
80 Membantu Reza
81 Membantu Reza [2]
82 Azka memiliki kekuatan?
83 Membuat curiga
84 Makan malam dengan Kru
85 Familiar?
86 Pergi piknik
87 Chapter 85
88 Chapter 88
89 Sisi timur dermaga
90 Sisi timur dermaga [2]
91 Menyelam
92 Menyelam [2]
93 Menyelam [3]
94 Bertemu paus Orca
95 Bertemu Paus Orca [2]
96 Paus orca [End]
97 Chapter 96
98 Pesta Seafood
99 Pesta Seafood [2]
100 Chapter 99
101 Chapter 100
102 Berburu
103 Berburu [2]
104 Berburu [End]
105 Chapter 103
106 Chapter 104
107 Makan daging
108 Beruang
109 Beruang [2]
110 Chapter 109
111 Chapter 110
112 Menjadi lebih rumit
113 Menjadi lebih rumit [2]
114 Hukuman yang pantas
115 Chapter 114
116 Kecemburuan
117 Tunangan?
118 Chapter 117
119 Telah tiba
120 Dj Daddy
121 Supermarket
122 Tindakan Joan
123 Namaku Cai Ni
124 124
125 Chapter 124
126 Chapter
127 Membuat Es Buah
128 Gara-gara Es Buah
129 Ada yang salah
130 Chapter 129
131 Perkembangan desa Lin
132 Tomat tidak ada? Peluang bisnis!
133 Membeli kedai teh. Memulai bisnis!
134 Chapter 132
135 Menemukan hal menarik
136 Diary Nenek Buyut Kekaisaran
137 Burger
138 Chapter 136
139 Chapter 137
140 Chapter 138
141 Perkara Tang Jingmi
142 Chapter 140
143 Chapter 141
144 Chapter 142
145 Melatih training
146 Kepulangan Reyna
147 Bosan
148 Belajar hukum
149 Mike merepon
150 Chapter 148
Episodes

Updated 150 Episodes

1
Awal
2
Bertemu Louis
3
Dimulai
4
Makan malam
5
Menyembuhkan Putra Mahkota
6
Sarapan
7
Prajurit elite rahasia
8
Puding
9
Puding 2
10
Chapter 10
11
Ajakan keluar kediaman
12
Buah Cokelat?
13
Pasar malam- I
14
Chapter 14
15
Nasi Goreng
16
Berburu
17
Anak malang
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Mulai Update lagi
25
Membuat takjub dengan rasa baru [1]
26
Membuat takjub dengan rasa baru [2]
27
Pie Rose Apple
28
Ledakan amarah Yi-Feng [1]
29
Ledakan amarah Yi-Feng [2]
30
Yi Feng-Azka
31
Bangun Di dunia lain
32
Dua orang asing, keluarga?
33
Tiba di Desa Lin
34
Perkara kentang goreng
35
Produk Apel
36
Chapter 36
37
Melihat hantu Bandara
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Perkara ponsel
41
Ni De Da An
42
Pembukaan Cafe
43
Desa Lin, akhir
44
Ada hantu di rumah
45
Azka Indigo?
46
Hantu menyebalkan!
47
Bermalas-malasan
48
Alergi [1]
49
Alergi [2]
50
Alergi [Akhir]
51
Obat sirup
52
Membuat Cokelat
53
Foodie
54
Membuat Cokelat [2]
55
Membuat Cokelat [Akhir]
56
Chapter 56
57
Hantu [Reza]
58
Chapter 58
59
Siaran langsung
60
Dilarang keluar
61
Khawatir
62
Chapter 62
63
Es-krim dicuri!
64
Tawaran drama baru
65
Beradu akting
66
Membantu memecahkan kasus [1]
67
Membantu memecahkan kasus [2]
68
Otopsi?
69
Note kecil----
70
Otopsi [2]
71
Kejelasan kasus
72
Serigala yang aneh
73
Chapter 72
74
Swalayan?
75
Pertengkaran wanita
76
Sekilas sama
77
Penangkapan pelaku
78
Sudah direncanakan
79
Akting lagi
80
Membantu Reza
81
Membantu Reza [2]
82
Azka memiliki kekuatan?
83
Membuat curiga
84
Makan malam dengan Kru
85
Familiar?
86
Pergi piknik
87
Chapter 85
88
Chapter 88
89
Sisi timur dermaga
90
Sisi timur dermaga [2]
91
Menyelam
92
Menyelam [2]
93
Menyelam [3]
94
Bertemu paus Orca
95
Bertemu Paus Orca [2]
96
Paus orca [End]
97
Chapter 96
98
Pesta Seafood
99
Pesta Seafood [2]
100
Chapter 99
101
Chapter 100
102
Berburu
103
Berburu [2]
104
Berburu [End]
105
Chapter 103
106
Chapter 104
107
Makan daging
108
Beruang
109
Beruang [2]
110
Chapter 109
111
Chapter 110
112
Menjadi lebih rumit
113
Menjadi lebih rumit [2]
114
Hukuman yang pantas
115
Chapter 114
116
Kecemburuan
117
Tunangan?
118
Chapter 117
119
Telah tiba
120
Dj Daddy
121
Supermarket
122
Tindakan Joan
123
Namaku Cai Ni
124
124
125
Chapter 124
126
Chapter
127
Membuat Es Buah
128
Gara-gara Es Buah
129
Ada yang salah
130
Chapter 129
131
Perkembangan desa Lin
132
Tomat tidak ada? Peluang bisnis!
133
Membeli kedai teh. Memulai bisnis!
134
Chapter 132
135
Menemukan hal menarik
136
Diary Nenek Buyut Kekaisaran
137
Burger
138
Chapter 136
139
Chapter 137
140
Chapter 138
141
Perkara Tang Jingmi
142
Chapter 140
143
Chapter 141
144
Chapter 142
145
Melatih training
146
Kepulangan Reyna
147
Bosan
148
Belajar hukum
149
Mike merepon
150
Chapter 148

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!