Prajurit elite rahasia

"Ini belum semuanya, Ayah Kaisar.

Kita belum mengetahui siapa yang memerintahkan mereka." potong Yi Feng, matanya menatap pada Selir Agung Lu dengan penuh kebencian.

Suhu udara didalam sana tiba-tiba saja menurun, terasa sangat dingin. Tatapan Yi Feng terlihat sangat dingin.

"Apa yang dikatakan oleh pangeran Yi Feng memang benar. Kita belum menemukan pelakunya yang sebenarnya." ujar Kaisar terdahulu.

Namun bukan hal itu yang membuat Kaisar Xian menjadi salah fokus, namun tatapan serta suhu udara didalam aula lah yang menjadi perhatiannya. Tatapan yang sama persis dengan wanita yang sangat ia sayangi dan cintai.

"Mei'er?" lirih Kaisar Xian.

"Pangeran kedua, bukankah kita telah menemukan pelakunya?

Ini sudah cukup." ujar seorang Kasim.

"Sudah cukup kau bilang?" ulang Yi Feng, "Dan kemudian membiarkan pelaku sebenarnya berkeliaran diluar sana, begitu maumu?" ujarnya pedas.

"Kakek Kaisar." panggil Yi Feng.

"Ada apa, pangeran kedua?" balas Kaisar terdahulu.

"Bukankah, bibi mempunyai tentara elite yang berada dibawah perintahnya? Dan tak ada yang berani memerintah bahkan jika itu adalah Ayah maupun Kakek?" ujarnya, matanya menatap Kaisar terdahulu.

"Dari mana kau mengetahuinya?" balas Kaisar terdahulu dengan mata yang menajam.

"Aku harap kakek juga tahu, jika anggota keluarga kerajaan dilindungi oleh mereka secara diam-diam. Apakah yang kukatakan ini benar?" ujar Yi Feng.

"Dari mana kau mengetahuinya?!" bentak Kaisar terdahulu.

"Bibi adalah panutan ku, jadi aku hanya menebaknya saja," balas Yi Feng santai namun terkesan dingin.

"Prajurit elite rahasia milik Bibi yang selalu bersembunyi dan mengawasi serta menjaga anggota keluarga kerajaan, lebih hebat dari penjaga bayangan kerajaan dalam segi manapun itu.

Aku harap salah satu dari kalian sekarang juga memberikan tanda jika kalian berada disini. Aku tahu itu." Tatapan Yi Feng tiba-tiba menajam dan lebih dingin lagi, matanya menutup.

Tiba-tiba saja Kasim yang tadi angkat bicara terjatuh dengan tiba-tiba, membuat semua orang terkejut termasuk Kaisar Xian.

"A-apa?"

Yi Feng tersenyum simpul, "Bagus. Terima kasih kerja samanya. Bibiku pasti sangat bangga dengan kerja kalian." ujar Yi Feng, "Pergilah." sambungnya lagi.

Tiba-tiba saja mereka merasa angin yang menerpa aula, meskipun tak kencang namun sedikit terasa.

Prajurit bayangan yang berada disekitar sana mencoba untuk mengejar orang yang melarikan diri namun tak dapat menyusulnya.

"Apa ? maksudnya ini?!" tanya Kaisar Xian penuh keterkejutan.

Takkkk...!

Sebuah buku terjatuh dari langit-langit aula, tak ada siapapun disana.

Yi Feng memungutnya karena dia yang paling dekat dengan buku itu, ia membukanya dan melihat apa yang tertulis didalam sama

"Ini adalah bukti kejahatan Kasim rendahan ini.

Dia juga yang memerintahkan kedua pelayan itu untuk meracuni kakak Putra Mahkota." ujar Yi Feng.

ia menyerahkan buku itu pada Kasim setia milik Kaisar Xian.

"Urusanku disini telah selesai, aku akan kembali dulu.

Dan juga, kakak Putra Mahkota. Kau masih dalam masa pemulihan, aku harap kau tak terlalu lelah karena hal ini dan membiarkan Ayah Kaisar yang mengurusnya." ujar Yi Feng, ia memberikan hormat lalu pergi dari sana tanpa persetujuan dari Kaisar sendiri.

Namun sikap Yi Feng ini malah membuat Kaisar Xian membeku ditempatnya.

Ini juga merupakan sikap dari adik nya yang tak pernah mau mendengarkan ayah mereka dulu, ia akan pergi setelah memberikan hormat.

"Cambuk dan eksekusi mereka Sekarang juga!"

Yi Feng pergi dari sana, ia tak mempedulikan lagi ia memang masih mendengar suara lantang milik Kaisar Xian, namun tak peduli bahkan jika ia dihukum karena tak sopan pada ayahnya pun ia tak peduli lagi.

"Setidaknya prajurit rahasia milik Noona bisa bekerja sama. Aku tak menyangka jika mereka benar-benar ada dan terus mengawasi dari kegelapan yang tak diketahui.

Noona benar-benar sangat luar biasa." gumam Yi Feng, ia meninggalkan tempat itu dan kembali ke kediamannya tanpa dikawal oleh kasim ataupun prajurit.

Yi Feng tak menyangka jika mereka terus ada, ia pikir prajurit rahasia itu telah menghilang dan tak mengawasi anggota keluarga kerajaan seperti perintah Noona nya.

Sementara di aula pertemuan.

Keadaan menjadi menegang, semua orang diusir keluar dan meninggalkan kedua ayah dan anak tersebut, yaitu Kaisar Xian dan Kaisar terdahulu.

"Ayah, bisa kau jelaskan ucapan pangeran Yi Feng tadi?" tanya Kaisar Xian.

"Apa yang dikatakan oleh pangeran Yi Feng itu memang benar. Bahkan kontribusi yang diterima oleh mereka lebih besar dari prajurit biasa.

Selama ini mereka yang melindungi anggota keluarga kerajaan dengan diam-diam, bahkan membantu pekerjaan kita selama ini. Mereka tak menerima perintah dari siapapun termasuk aku, tak ada yang bisa memerintah jika Stempel mereka tak dipegang oleh orang tersebut.

Hanya mendiang adikmu lah yang bisa memerintah mereka, meskipun tak ada stempel itu." jelas Kaisar terdahulu.

"Lalu, bagaimana Feng'er bisa mengetahui tentang mereka?" tanya Kaisar Xian.

"Itulah yang tak aku mengerti." balas ayahnya.

"Aku melihat tatapan Mei'er didalam dirinya." ujarnya dengan sendu.

"Mei'er?" ulang kaisar terdahulu.

"Kau benar, Ayah. Bahkan saat dia menyuruh mereka untuk memberikan tanda. Dia terlihat seperti Mei'er.

Apakah ayah mengingat sikap Mei'er padanya tadi? Saat ia pergi dari sini." ujar Kaisar Xian.

"Kau benar. Sikapnya sama seperti Mei'er." balas Kaisar terdahulu, "Aku merindukan nya. Kita seperti sekarang ini karena jasanya pada kita." sambungnya lagi.

"Beberapa saat lagi peringatan kematian Mei'er yang ke 23 tahun. Kita akan melakukannya seperti tahun-tahun sebelumnya." ujar Kaisar Xian.

Sementara ditempat Selir Agung Lu.

Kamar wanita itu sudah porak-poranda seperti kapal pecah.

"Sial! Dasar baj!ngan! Rencanaku berantakan karenanya!" ia terus mengamuk, salah seorang yang bekerja untuknya dieksekusi karena hal ini.

...---------...

...Note.........

Hai hai semuanya.....

Maaf yah baru update lagi.

Sebenarnya ini adalah novel persiapan yang bakal update tiap hari setelah novel pertamanya tamat, yaitu Perjalanan Waktu Putri Mahkota.

Namun sepertinya akan author usahakan biar bisa update meskipun nggak tiap hari.

Maaf yah,... semoga masih betah baca novel ini.

Gomawo 🥰

Zero^-^

Terpopuler

Comments

Dewi Sulistiyani

Dewi Sulistiyani

kan mmg si buat author seperti itu... jd nikmati laaahhh..... semangaaaat thor....

2024-05-03

2

Gatot Suharyono

Gatot Suharyono

aneh. . .ada pasukan bayangan, Ada pasukan elite rahasia yang mengawasi & melindungi keluarga kerajaan, apa gak bisa mengawasi kegiatan para penghianat itu !?

2023-01-29

0

A.0122

A.0122

mei'er itu axila kah

2022-06-05

0

lihat semua
Episodes
1 Awal
2 Bertemu Louis
3 Dimulai
4 Makan malam
5 Menyembuhkan Putra Mahkota
6 Sarapan
7 Prajurit elite rahasia
8 Puding
9 Puding 2
10 Chapter 10
11 Ajakan keluar kediaman
12 Buah Cokelat?
13 Pasar malam- I
14 Chapter 14
15 Nasi Goreng
16 Berburu
17 Anak malang
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Mulai Update lagi
25 Membuat takjub dengan rasa baru [1]
26 Membuat takjub dengan rasa baru [2]
27 Pie Rose Apple
28 Ledakan amarah Yi-Feng [1]
29 Ledakan amarah Yi-Feng [2]
30 Yi Feng-Azka
31 Bangun Di dunia lain
32 Dua orang asing, keluarga?
33 Tiba di Desa Lin
34 Perkara kentang goreng
35 Produk Apel
36 Chapter 36
37 Melihat hantu Bandara
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Perkara ponsel
41 Ni De Da An
42 Pembukaan Cafe
43 Desa Lin, akhir
44 Ada hantu di rumah
45 Azka Indigo?
46 Hantu menyebalkan!
47 Bermalas-malasan
48 Alergi [1]
49 Alergi [2]
50 Alergi [Akhir]
51 Obat sirup
52 Membuat Cokelat
53 Foodie
54 Membuat Cokelat [2]
55 Membuat Cokelat [Akhir]
56 Chapter 56
57 Hantu [Reza]
58 Chapter 58
59 Siaran langsung
60 Dilarang keluar
61 Khawatir
62 Chapter 62
63 Es-krim dicuri!
64 Tawaran drama baru
65 Beradu akting
66 Membantu memecahkan kasus [1]
67 Membantu memecahkan kasus [2]
68 Otopsi?
69 Note kecil----
70 Otopsi [2]
71 Kejelasan kasus
72 Serigala yang aneh
73 Chapter 72
74 Swalayan?
75 Pertengkaran wanita
76 Sekilas sama
77 Penangkapan pelaku
78 Sudah direncanakan
79 Akting lagi
80 Membantu Reza
81 Membantu Reza [2]
82 Azka memiliki kekuatan?
83 Membuat curiga
84 Makan malam dengan Kru
85 Familiar?
86 Pergi piknik
87 Chapter 85
88 Chapter 88
89 Sisi timur dermaga
90 Sisi timur dermaga [2]
91 Menyelam
92 Menyelam [2]
93 Menyelam [3]
94 Bertemu paus Orca
95 Bertemu Paus Orca [2]
96 Paus orca [End]
97 Chapter 96
98 Pesta Seafood
99 Pesta Seafood [2]
100 Chapter 99
101 Chapter 100
102 Berburu
103 Berburu [2]
104 Berburu [End]
105 Chapter 103
106 Chapter 104
107 Makan daging
108 Beruang
109 Beruang [2]
110 Chapter 109
111 Chapter 110
112 Menjadi lebih rumit
113 Menjadi lebih rumit [2]
114 Hukuman yang pantas
115 Chapter 114
116 Kecemburuan
117 Tunangan?
118 Chapter 117
119 Telah tiba
120 Dj Daddy
121 Supermarket
122 Tindakan Joan
123 Namaku Cai Ni
124 124
125 Chapter 124
126 Chapter
127 Membuat Es Buah
128 Gara-gara Es Buah
129 Ada yang salah
130 Chapter 129
131 Perkembangan desa Lin
132 Tomat tidak ada? Peluang bisnis!
133 Membeli kedai teh. Memulai bisnis!
134 Chapter 132
135 Menemukan hal menarik
136 Diary Nenek Buyut Kekaisaran
137 Burger
138 Chapter 136
139 Chapter 137
140 Chapter 138
141 Perkara Tang Jingmi
142 Chapter 140
143 Chapter 141
144 Chapter 142
145 Melatih training
146 Kepulangan Reyna
147 Bosan
148 Belajar hukum
149 Mike merepon
150 Chapter 148
Episodes

Updated 150 Episodes

1
Awal
2
Bertemu Louis
3
Dimulai
4
Makan malam
5
Menyembuhkan Putra Mahkota
6
Sarapan
7
Prajurit elite rahasia
8
Puding
9
Puding 2
10
Chapter 10
11
Ajakan keluar kediaman
12
Buah Cokelat?
13
Pasar malam- I
14
Chapter 14
15
Nasi Goreng
16
Berburu
17
Anak malang
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Mulai Update lagi
25
Membuat takjub dengan rasa baru [1]
26
Membuat takjub dengan rasa baru [2]
27
Pie Rose Apple
28
Ledakan amarah Yi-Feng [1]
29
Ledakan amarah Yi-Feng [2]
30
Yi Feng-Azka
31
Bangun Di dunia lain
32
Dua orang asing, keluarga?
33
Tiba di Desa Lin
34
Perkara kentang goreng
35
Produk Apel
36
Chapter 36
37
Melihat hantu Bandara
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Perkara ponsel
41
Ni De Da An
42
Pembukaan Cafe
43
Desa Lin, akhir
44
Ada hantu di rumah
45
Azka Indigo?
46
Hantu menyebalkan!
47
Bermalas-malasan
48
Alergi [1]
49
Alergi [2]
50
Alergi [Akhir]
51
Obat sirup
52
Membuat Cokelat
53
Foodie
54
Membuat Cokelat [2]
55
Membuat Cokelat [Akhir]
56
Chapter 56
57
Hantu [Reza]
58
Chapter 58
59
Siaran langsung
60
Dilarang keluar
61
Khawatir
62
Chapter 62
63
Es-krim dicuri!
64
Tawaran drama baru
65
Beradu akting
66
Membantu memecahkan kasus [1]
67
Membantu memecahkan kasus [2]
68
Otopsi?
69
Note kecil----
70
Otopsi [2]
71
Kejelasan kasus
72
Serigala yang aneh
73
Chapter 72
74
Swalayan?
75
Pertengkaran wanita
76
Sekilas sama
77
Penangkapan pelaku
78
Sudah direncanakan
79
Akting lagi
80
Membantu Reza
81
Membantu Reza [2]
82
Azka memiliki kekuatan?
83
Membuat curiga
84
Makan malam dengan Kru
85
Familiar?
86
Pergi piknik
87
Chapter 85
88
Chapter 88
89
Sisi timur dermaga
90
Sisi timur dermaga [2]
91
Menyelam
92
Menyelam [2]
93
Menyelam [3]
94
Bertemu paus Orca
95
Bertemu Paus Orca [2]
96
Paus orca [End]
97
Chapter 96
98
Pesta Seafood
99
Pesta Seafood [2]
100
Chapter 99
101
Chapter 100
102
Berburu
103
Berburu [2]
104
Berburu [End]
105
Chapter 103
106
Chapter 104
107
Makan daging
108
Beruang
109
Beruang [2]
110
Chapter 109
111
Chapter 110
112
Menjadi lebih rumit
113
Menjadi lebih rumit [2]
114
Hukuman yang pantas
115
Chapter 114
116
Kecemburuan
117
Tunangan?
118
Chapter 117
119
Telah tiba
120
Dj Daddy
121
Supermarket
122
Tindakan Joan
123
Namaku Cai Ni
124
124
125
Chapter 124
126
Chapter
127
Membuat Es Buah
128
Gara-gara Es Buah
129
Ada yang salah
130
Chapter 129
131
Perkembangan desa Lin
132
Tomat tidak ada? Peluang bisnis!
133
Membeli kedai teh. Memulai bisnis!
134
Chapter 132
135
Menemukan hal menarik
136
Diary Nenek Buyut Kekaisaran
137
Burger
138
Chapter 136
139
Chapter 137
140
Chapter 138
141
Perkara Tang Jingmi
142
Chapter 140
143
Chapter 141
144
Chapter 142
145
Melatih training
146
Kepulangan Reyna
147
Bosan
148
Belajar hukum
149
Mike merepon
150
Chapter 148

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!