“RUANG magis? Apa itu?” tanyanya semakin tidak mengerti.
Hyou menunjuk pada cincin batu giok hijau yang tersemat di jari manis tangan kiri Qing Mao.
“Itu adalah cincin batu giok magis yang memilih pemiliknya berdasarkan kualitas tubuh dan psikologis. Kamu telah dipilih, maka semua hal yang ada di sini adalah milikmu.”
“....”
Itu berarti bahwa apa yang dia maksud, cincin ini ajaib dan ada ruang di dalamnya. Ia menjadi pemilik tempat ini dan bebas melakukan apapun.
Tapi yang membuatnya tidak habis pikir, bisakah kata-kata ‘kualitas tubuh dan psikologis’ itu diganti? Ia merasa menjadi kelinci percobaan yang memenangkan lotre untuk bertahan hidup.
Hyou mengajaknya berkeliling. Ruang ini memiliki luas hampir lima ratus meter persegi. Ada sebuah rumah bergaya mansion modern tiga tingkat. Serta dilengkapi dengan paviliun di samping kiri dan kanan.
Halaman depan dipenuhi dengan tanaman bunga-bunga yang sedang mekar, sebuah kolam air mancur tiga tingkat. Pancurannya berbentuk dua angsa yang romantis.
Melihat halaman belakang, ada jembatan melengkung yang di bawahnya terdapat kolam ikan koi.
Pohon bunga persik dan bunga sakura juga menjadi peneduh. Mansion ini dipagari oleh tembok kokoh setinggi dua meter. Jadi, sulit bagi orang lain untuk menyelinap.
“Bukankah ini rumah modern?” tanya Qing Mao.
“Ya. Karena pemiliknya adalah penghuni zaman modern, maka sesuatu yang ada di dalamnya akan menyesuaikan.”
Lalu laki-laki itu mengajaknya ke dalam mansion. Rupanya, rumah ini juga dilengkapi oleh banyak pelayan berpakaian Cina kuno.
Mereka terlihat begitu muda, rambut diikat dua dengan bentuk yang rapi serta memiliki mimik wajah terlatih.
Mereka akan menjadi pelayan di rumah ini nantinya. Hyou sudah memiliki pengaturan. Kepatuhan mereka tak perlu dipertanyakan lagi.
Tak berbeda jauh dari perabotan zaman modern, Qing Mao tidak memiliki banyak kejutan. Ia hanya kurang memahami sistem pindah dunia ini.
Hyou pun tak pelit memberinya informasi lain. Karena dia sudah berpindah dimensi, maka Qing Mao yang ada di zaman modern telah terhapuskan. Tak akan ada yang mengingatnya lagi.
Qing Mao bukanlah wanita baik di kehidupan modern. Secara alami saat tubuhnya menyusut menjadi seorang gadis remaja, ia juga tidak sungkan untuk menjadi kasar.
Semua informasi yang diberikan Hyou padanya segera dipelajari oleh Qing Mao. Laki-laki itu akan menjadi kepala pelayan pribadinya.
Selama beberapa hari, keduanya tinggal di dalam ruang cincin batu giok. Qing Mao sudah banyak memahami dunia kuno dan sistem negara yang dipimpin seorang kaisar.
Lalu juga mengenal bagaimana kehidupan para gadis di zaman ini. Mereka yang berusia tujuh belas sudah matang untuk menikah. Dan pria bisa layak mendapatkan seorang istri ketika usianya dua puluh.
Sama seperti cerita novel atau drama televisi yang pernah dilihat Qing Mao, seorang pria bisa memiliki tiga istri dan empat selir.
Seorang pangeran bisa memiliki banyak selir di halaman belakang. Intrik politik dan pertumpahan darah secara terbuka juga hal biasa. Hukuman rumah juga berat bagi seorang gadis.
Para wanita dilarang berkecimpung mengurus politik. Mereka hanya bisa patuh dan mengurus rumah tangga serta anak-anak. Lalu mengurus keuangan keluarga, atau mengatur perjamuan khusus.
Hyou sudah memilih tempat yang bagus untuk menempatkan rumah di luar ruang cincin. Ada lahan yang bagus di pinggir ibukota.
Hyou bisa memutar waktu untuk memastikan bahwa rumah itu sudah ada di sana sejak lama.
Dan Qing Mao akan memiliki status sebagai anak terakhir keluarga Qing yang masih hidup.
Penjelasan singkatnya cukup menarik. Qing Mao awalnya hidup di zaman modern. Tapi karena bertransmigrasi ke zaman kuno, maka kehidupan di zaman modernya sudah hilang.
Dengan kata lain, Qing Mao seperti tidak pernah lahir di zaman modern. Dia pun tak ada dalam daftar resimen bayaran kuno.
“Jadi, bagaimana aku mengawal kisahku di tempat yang aneh ini?”
“Jangan khawatir. Karena kisah hidupmu di tempat modern telah dihapuskan, maka cincin batu giok ini telah mengatur ulang kehidupan. Memorinya akan ditanam ke dalam pikiranmu."
Hyou segera menyerahkan segelas air berwarna kebiruan, sedikit menguarkan aroma yang manis.
“Minumlah ini dan kamu akan melihat semua kenangan dari lahir hingga usia lima belas saat ini,” imbuhnya.
"..." Adakah hal seperti itu? Jika dia bisa memilih hidup di dunia lain, tolong bawalah dia ke dunia Wonderland.
Qing Mao tidak banyak berpikir dan meminum air itu, agak pahit sedikit. Lalu kepalanya menjadi sedikit sakit.
Tak berapa lama, gambaran seperti film muncul dalam pikirannya. Seperti yang dikatakan Hyou, ada dirinya dari usia lahir hingga saat ini. Semuanya cukup beragam.
Dalam pikirannya, Qing Mao terlihat masih berusia sepuluh tahun. Dan dia tampak menyukai anak laki-laki untuk pertama kalinya.
Saat itu, dia sudah kehilangan seluruh anggota keluarganya akibat hukuman besar Kaisar. Ia bisa selamat dari hukuman mati seluruh anggota keluarga karena kakeknya pernah mengorbankan hidup untuk menyelamatkan negara.
Sebagai rahmat penyelamatan seluruh rakyat, kakeknya meminta token bebas kematian dari Kaisar. Itu langsung dikabulkan.
Saat ini, Qing Mao memiliki perasaan yang cukup aneh. Walaupun ini hanya pengganti riwayat hidupnya, namun ada sedikit perasaan sesak. Rasanya seperti ditinggalkan semua orang yang ia cintai.
Keluarga Qing tergolong makmur, memiliki banyak toko dan bisnis. Kini menjadi warisan bagi Qing Mao.
Mau tidak mau, Hyou hanya bisa pasrah tentang ini. Dia tidak bisa mengatur banyak hal di belakang. Riwayat hidup Qing Mao sudah digariskan oleh cincin batu giok hijau.
Namun dia adalah Qing Mao, seorang anggota resimen bayaran kuno. Riwayat hidup barunya tidak membuat dia menjadi memikirkan sesuatu yang lain.
Jadi, setelah selesai melihat keseluruhan riwayat hidup, dia menatap Hyou.
“Apa kamu tahu sejarah tentang cincin batu giok hijau ini?” tanyanya.
“Aku tidak tahu. Tapi satu hal yang pasti, cincin batu giok hijau ini berpasangan dengan cincin batu giok merah.”Laki-laki itu mengerutkan kening seraya mengingat-ingat.
“Berati itu ada di jaman ini?”
“Seharusnya. Tapi aku tidak tahu siapa yang memiliki cincin itu sekarang.”
“Apakah itu juga memiliki ruang seperti ini?”
Hyou menggelengkan kepalanya.
“Tidak. Hanya menjadi cincin biasa. Tapi nilainya tinggi. Cincin batu giok hijau yang kamu pakai saja bisa membeli setengah dari negara ini. Apalagi jika itu pasangannya, cincin batu giok merah. Tapi jangan khawatir, cincin tidak bisa dilepas oleh orang lain selain pemakainya sendiri.”
“Senang mengetahuinya.”
“Apa kamu sudah siap?” Tiba-tiba Hyou bertanya.
“Untuk apa?” Qing Mao mengerutkan kening.
“Tentu saja untuk pindah ke luar. Kamu tidak mungkin terus berada di dalam ruang cincin.”
“Oh ... Yah, baiklah. Apa prosesnya begitu rumit?”
“Tidak. Kamu menunggu.”
Hyou hanya melambaikan tangan kanannya seakan-akan sedang melakukan sulap. Lalu Qing Mao merasakan tubuhnya hampir tidak berpijak.
Hanya berkedip sebentar, lingkungan sudah berubah lagi. Dia mungkin masih berpijak di lantai ruang utama mansion. Namun, udara sedikit lebih dingin.
Ia keluar untuk mengecek. Dan ini ternyata malam hari dengan salju yang tengah turun. Bagaimana bisa menjadi musim dingin?
“Perbedaan ruang dan waktu. Tidak perlu aneh,” ucap Hyou datar.
Di zaman modern, saat itu masih musim gugur. Sekarang, mansion berdiri di pinggiran ibu kota, sedikit ke dalam dan cukup jauh dari orang-orang. Walaupun begitu, pemandangan kota masih bisa terlihat jelas dari lantai tiga.
Mulai besok, Qing Mao memiliki rutinitas yang baru, dia juga harus mencari seseorang yang cocok untuk menjadi penjaga gelap atau bawahannya. Hyou tahu harus membawa gadis itu ke mana.
Besok, ia akan membantunya mencari orang-orang yang cocok sebagai penjaga gelap. Dengan kemampuan gadis ini sebagai mantan anggota resimen, tidak sulit untuk melatih mereka.
Mungkin, beberapa hal di negara ini akan berubah ....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 126 Episodes
Comments
Erni Andi Arifuddin
ok
2025-03-09
0
Erni Nofiyanti
cerita KK risa ngga ngebosenin,aku baca ulang lagi.
tp tetep istri cerdas raja perang paling aku favorit
2023-10-22
4
_cloetffny
Hallooo saya datang lagii hhi<
2023-05-14
0