5. Suara gemuruh

10 Januari 2320, pukul 12.22 WIB

**

Sekarang merupakan sehari setelah penyerangan balasan.

50 km di dekat spiral ungu yang berada di Selat Karimata, 20 kapal perang dan 1 kapal induk TNI AL belum melanjutkan pergerakan.

Serangan hari kemarin memang cukup mengejutkan. Bahkan penyerangan waktu itu cukup untuk menunjukkan fakta jika yang menyerang adalah bangsa dunia lain dari balik spiral ungu.

**

Di sebuah ruangan dalam kapal induk yang diberi nama 01.

Seorang yang berpangkat paling tinggi di kapal ini melihat rekaman dari layar komputer pribadinya.

Rekaman tersebut berasal dari kamera yang terpasang pada pesawat tanpa awak untuk merekam jalannya pertempuran laut kemarin.

Pesawat tanpa awak tersebut memang dalam kondisi rusak berat karena terkena serangan kemarin. Namun kamera yang merekam dan menyimpan rekaman masih bisa diselamatkan meski butuh perjuangan untuk mencarinya.

Sambil memperhatikan rekaman di depannya dia berkata, “Sebenarnya makhluk apa itu?”

Komandan salah satu kapal induk yang dimiliki Indonesia, sebut saja nama panggilannya yaitu Ferry terus mengulang rekaman yang menunjukkan sebuah hewan besar terbang dan kemudian merusak pesawat tanpa awak yang sedang merekam.

Hewan tersebut berukuran cukup besar karena dapat mengangkut satu prajurit dari dunia lain. Hewan tersebut juga dapat terbang dengan sayap yang lebar.

Jika dihadapkan dengan jet tempur, tentu saja hewan tersebut masih cukup kuat. Karena di seluruh tubuhnya tertutup sisik yang tebal berwarna perak.

Jika terkena peluru meriam yang terpasang pada jet tempur, hewan itu hanya mengalami sisik yang terlepas dan sedikit terluka.

“Hewan itu mirip komodo, tapi kenapa bisa terbang?” tanya Ferry terhadap dirinya sendiri.

Tidak ada kelanjutan setelah rekaman yang menunjukkan rupa hewan itu. Karena kadal terbang tersebut merusak pesawat tanpa awak.

Beberapa pesawat tanpa awak yang lain lebih dulu rusak dan hancur akibat serangan pertama.

**

Di seluruh dunia, tepatnya tempat munculnya spiral ungu.

Tentara yang negaranya di serang pasukan dunia lain masih melakukan pertempuran.

Pertempuran tersebut jelas berat sebelah, dan pasukan dunia lain kalah dalam hal persenjataan.

Terutama di Russia. Di negara ini pertempuran hanya terjadi dalam beberapa jam saja.

Karena negara ini selalu dalam kondisi siap perang mengingat situasi Russia saat ini yang terancam dengan Amerika Serikat.

Kebetulan juga tempat munculnya spiral ungu cukup dekat dengan pangkalan militer Russia. Tidak butuh mengerahkan seluruh tentara di pangkalan itu, hanya dalam waktu 5 jam pasukan dunia lain dapat dipukul mundur.

**

Sementara itu di tempat munculnya spiral ungu di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada.

Pasukan Amerika Serikat ‘terpaksa’ bekerja sama dengan pasukan Kanada.

Amerika Serikat selain melakukan ancaman terhadap Russia, negara ini juga sedang bermusuhan dengan Kanada.

Waktu di negara ini adalah ‘hari kemarin nya di Indonesia’.

Bahkan saat tengah malam, pasukan gabungan kedua negara masih bertempur dengan pasukan dunia lain.

Hasilnya dapat dibayangkan. Korban di pihak Amerika serikat lebih banyak dari Indonesia.

Perkiraan negara ini kehilangan sekitar 300 tentaranya. Sedangkan di pihak Kanada pihak militer mereka hanya kehilangan 85 tentara dan 1 jet tempur.

**

Di Semenanjung Asia Tenggara.

Spiral ungu muncul di perbatasan Myanmar dan Thailand. Pertempuran saat ini masih berlangsung.

Negara yang berperang bukan hanya kedua negara itu. India mengirimkan sebagian tentara mereka yang tidak ikut berperang di Samudera Hindia.

Laos dan Vietnam tidak mengirimkan tentara mereka. Bukan berarti kedua negara itu tidak akan membantu, mereka harus mempersiapkan semuanya karena militer kedua negara itu saat ini sedang dalam kondisi lemah.

Sementara itu saat pertempuran terjadi.

Komandan pasukan dunia lain belum memerintahkan pasukannya untuk mundur.

“Tidak, sebelum kita menghancurkan tentara mereka kita tidak akan mundur,” kata orang yang memakai baju besi yang paling gagah.

Karena itu, saat pasukan gabungan Myanmar, Thailand dan India dapat mendekati spiral ungu pasukan dunia lain mundur.

Tempat keluarnya pasukan dunia lain dapat dikuasai militer ketiga negara itu.

Saat ini ketiga negara itu sedang melakukan pemeriksaan terhadap apa yang ada didalam spiral ungu.

Tentu saja yang terlibat dalam pekerjaan ini adalah ilmuan.

Belum tahu fenomena apa semacam spiral ungu ini, itu sebabnya semua ilmuan di semua bidang dilibatkan.

**

Belum ada pergerakan dari kapal perang yang keluar di spiral ungu yang berada di Samudera Hindia meski terompet perintah penyerangan sudah dibunyikan

Negara di sekitar Samudera Hindia masih terus bersiaga.

Negara Asia Tengah yang berada di sekitar Danau Laut Kaspia juga berhasil memukul mundur pasukan ke tempat asal mereka keluar

Begitu juga negara tempat munculnya spiral ungu.

Setidaknya untuk sekarang dunia ini dapat mempersiapkan pertempuran selanjutnya.

Namun dunia lain juga memiliki senjata rahasia mereka.

**

Di tenda Nio dan Arunika memakan sarapan bersama penghuni lain. Jatah sarapan hari ini adalah sebungkus nasi dengan lauk ayam goreng dan segelas air mineral kemasan.

“Untukmu saja kak,” kata Nio sambil memberikan paha ayam goreng yang masih utuh pada kakaknya.

“Kenapa?” tanya Arunika.

“Aku sudah kenyang,” jawab Nio sambil meremas kertas nasi yang masih ada sedikit nasinya.

Arunika dengan senang hati menerima ayam goreng dari Nio.

Sementara itu Lisa sudah sadarkan diri pagi ini dan Rika yang menjaganya. Sedangkan Nike memintakan jatah sarapan untuknya dan Rika serta Lisa.

**

Nio keluar dengan membawa plastik hitam berisi sampah bungkus sarapannya dan Arunika.

Dia membuang sampah ke tong besar yang terdapat di luar tenda.

Sedangkan Arunika mengurus sesuatu dengan Dinas Pencatatan Sipil.

Lapangan sekolah berubah menjadi salah satu tempat pengungsian di Kota Karanganyar. Tentu saja tenda pengungsian berada ditengah-tengah bangunan sekolah yang hancur.

Dan tidak ada yang merasa terganggu dengan itu.

Selama ada tempat berlindung dan makanan keadaan sekitar yang hancur tidak dipedulikan.

**

Nio berjalan sendiri berkeliling di sekitar area pengungsian. Dia berniat ingin terbiasa berjalan dengan tongkat hingga kakinya benar-benar sembuh.

Dia melihat banyak orang yang meminta jatah sarapan pada pengurus dapur umum yang bertugas membagikan sarapan.

Di antara orang-orang itu terdapat Nike yang terlihat kebingungan. Dia berada di kerumunan paling belakang dan terus didesak oleh orang yang baru datang.

“Kenapa dia tidak menerobos saja?” gumam Nio.

Ada 2 orang yang satu tenda dengan Nio yang menunggu Nike kembali meminta jatah sarapan.

Nike terus didesak orang yang baru datang, dan dia hanya pasrah begitu saja karena terlalu malu untuk menegur.

“Butuh bantuan?” tanya Nio yang mengejutkan Nike.

“A-aku belum dapat jatah sarapan,” kata Nike dengan nada gugup seperti biasanya.

“Itu karena kamu nggak bicara dan membiarkan orang lain mendahuluimu,” kata Nio.

Nio kemudian mencoba memecah kerumunan dan memaksa masuk diantara kerumunan yang sesak.

Meski dengan badan yang terhimpit dan masih harus melindungi kakinya agar tidak terkena sesuatu yang membuat kakinya terluka lagi Nio dapat mengambil 3 bungkus nasi tanpa sepengetahuan pengurus dapur umum.

Karena itu cara yang sama ia lakukan untuk mendapatkan sarapannya dan Arunika.

Nio kemudian memberikan 3 bungkus nasi itu kepada Nike.

“Anu, lain kali bisa kamu biarkan aku melakukannya sendiri?” ucap Nike. Kali ini dia terlihat sungguh-sungguh dan membuat Nio membalas, “Oke.”

Mereka berdua berjalan bersama kembali ke tenda.

Namun Nio dan Nike berpapasan dengan Rio yang kembali dari bertanya soal daftar korban kepada tim SAR.

“Apa-apaan kejadian romantis di pagi ini?” ucap Rio dengan wajah kesalnya.

“Hah!” gertak Nio.

“Nggak lah, aku Cuma bercanda,” balas Rio.

Saat Nio menatap kembali Nike tiba-tiba dia segera memalingkan wajahnya. Entah apa yang membuatnya seperti itu. Tapi yang pasti itu ada hubungannya dengan ucapan Rio itu.

**

Di tempatnya, Nio melihat Rika, Nike dan Lisa makan bersama dengan lahapnya. Terutama Lisa karena dua hari ini dia belum mengkonsumsi apapun.

Sesaat kemudian Arunika kembali dari urusannya. Mengetahui Lisa sudah sadar dia segera menghampiri teman kuliahnya itu.

Menyadari hal itu Lisa meletakkan sarapannya dan berdiri kemudian berjalan mendekati Arunika.

Dia menghentikan Arunika dengan mencengkram wajahnya.

“Mau apa kau hah?, mau peluk?” kata Lisa dengan nada kesal.

“Aku hanya mau memelukmu saja, apa itu pelanggaran?” jawab Arunika sambil mengerucutkan bibirnya.

“Ya,” ucap kesal Lisa.

Nio hanya bisa melihat dari tempatnya pemandangan langka itu dan dia melihat sesuatu hal baru baginya. Yaitu kakaknya yang bisa takluk dengan Lisa.

Namun bukan berarti mereka berdua memiliki suatu hubungan khusus. Arunika dan Lisa hanya teman saat kuliah dengan jurusan yang sama.

Cengkraman Lisa tak begitu kuat karena dia baru tersadar pagi ini. Terlihat Rika yang tidak begitu kesakitan.

Setelah melepaskan cengkeramannya, Lisa beralih kearah Nio.

Wajah Lisa menunjukkan ekspresi bahagia saat melihat Nio masih bisa duduk dan membalas senyumnya.

Nio merupakan kebanggan Lisa dalam pelajaran sejarah. Sejarah merupakan salah satu dari semua pelajaran yang Nio kuasai, kecuali pelajaran yang berhubungan dengan hitung-hitungan.

Lisa kembali ketempat nya dengan wajah yang masih menunjukkan kebahagiaan.

**

Hari sudah sore, kamar mandi umum yang disediakan sudah banyak orang yang mengantri dengan tertib.

Nio berbaris bersama Rio dan Jo yang sudah terbangun dari tidur siangnya yang cukup lama.

Beberapa orang yang mengantri mulai tidak sabar karena ada seorang yang sudah 15 menit didalam kamar mandi.

“Pasti yang didalam kamar mandi Cewek,” celetuk Jo.

“Kenapa?” tanya Nio.

“Karena cewek biasanya mandinya lama,” tebak Rio.

Mereka bertiga tertawa kecil yang setelah itu orang yang mereka bicarakan keluar.

“Ternyata kakak toh?” ucap Nio dengan wajah masamnya.

Dia merasa menyesal karena sudah mentertawakan kakaknya.

Setelah Arunika merupakan giliran Rika. Namun sebelum Rika melangkah satu langkah dari tempatnya terdengar suara yang tidak ingin siapapun yang di tempat ini dengar.

Ada suara gemuruh yang semakin lama semakin jelas. Suara itu seperti akan segera mendekat dan menggetarkan hati.

Sesaat kemudian terdengar suara pekikan yang cukup keras dari atas.

Beberapa hewan terbang terlihat dan suara pekikan semakin keras.

Semua orang berlari seakan tahu jika semua hal itu adalah bahaya.

Tentu saja Nio juga tahu jika itu merupakan hal yang akan menjadi bahaya baginya.

Suara gemuruh semakin jelas terdengar. Kali ini suara itu seperti langkah kaki manusia dalam jumlah banyak.

Terpopuler

Comments

Bima Andh10

Bima Andh10

wah anda jujur sekali kak 😅

2023-09-18

0

Bima Andh10

Bima Andh10

wihh akhirnya TNI punya kapal induk cuyyy, Pasti engga ada korupsi disana 😌

2023-09-18

0

Dhanu Von Manstein

Dhanu Von Manstein

Nike cowok atau cewek njirt

2023-05-25

0

lihat semua
Episodes
1 1. Tahun ajaran baru 1
2 2. Tahun ajaran baru 2
3 3. Penjajahan (hari pertama)
4 4. Penjajahan (hari selanjutnya)
5 5. Suara gemuruh
6 6. Yang berharga
7 7. Harus jujur
8 8. Yang diinginkan
9 9. Kemenangan pertama
10 10. Mencari
11 11. Penyambutan dan pertemuan kembali
12 12. Pasukan itu
13 13. Alarm peringatan
14 14. Pertempuran di tengah kota 1
15 15. Pertempuran di tengah kota 2
16 16. Pertempuran di tengah kota 3
17 17. Daging naga
18 18. Daftar nama 1
19 19. Daftar nama 2
20 20. Aneh?
21 21. Pelatihan yang berat, dimulai !
22 22. 2 meter
23 23. Matematika
24 24. Tes kedua
25 25. Kuntilanak: mimpi basah
26 26. Kuntilanak: bertemu lagi
27 27. Kuntilanak: mi instan
28 28. Kuntilanak: ilmu fantasi.
29 29. Monyet lepas
30 30. Menangkap monyet lepas
31 31. Menangkap monyet lepas 2
32 32. Menangkap monyet lepas, sukses...!
33 33. Terlihat sangat kegirangan
34 34. Mendadak terkenal
35 35. Mi instan yang hancur
36 36. Es buah dan kelabang
37 37. Pelatihan yang hampir berakhir
38 38. Lulus...!!!
39 39. Penghargaan dan kenaikan pangkat
40 40. Pertemuan 6 pemimpin
41 41. Ratu Sigiz ingin bertemu
42 42. Ratu Sigiz akan pergi ke dunia lain
43 43. Persiapan operasi
44 44. Pelaksanaan misi
45 45. Serangan untuk menyelamatkan kehormatan
46 46. Hari terakhir misi dan rasa kesal Ivy
47 47. Berita buruk
48 48. Senjata baru
49 49. Mantan
50 50. Keberangkatan 2 pasukan
51 51. Suara jangkrik setelah pertempuran
52 52. Kapal perang terkuat
53 53. Pertemuan
54 54. Pertempuran laut
55 55. Pembersihan telah selesai
56 56. Nasi rendang dan hubungan baik
57 57. Sebuah rencana
58 58. Dia kakak 'ku
59 59. Persiapan parade kemenangan
60 60. Gerbang yang terbuka sempurna
61 61. Perang yang sebenarnya baru saja dimulai
62 62. Hadiah ulangtahun
63 63. Chapter spesial: Pemilik TNI
64 64. Chapter spesial: Hanya kebanggaan(selesai)
65 65. Wanita milik Nio
66 66. Menuju dunia lain 1: pernyataan perang
67 67. Menuju dunia lain 2: perasaan sang kakak
68 68. Menuju dunia lain 3: salam pembuka TNI untuk dunia lain
69 69. Terpesona untuk sesaat
70 70. Melawan bandit
71 71. Sisi baik pasukan brutal
72 72. Melawan penyihir 1
73 73. Melawan penyihir 2: menerima tantangan perang
74 74. Meminta ijin
75 75. Kekuatan kuli
76 76. Kesempatan yang didapatkan Sigiz
77 77. Curhat
78 78. Melawan si Pedang Gila
79 79. Pertempuran kecil yang mudah 1
80 80. Pertempuran kecil yang mudah 2
81 81. Pertempuran kecil yang mudah 3
82 82. Pertempuran kecil yang mudah 4
83 83. Pertarungan dua komandan
84 84. Mengunjungi Kerajaan Arevelk 1
85 85. Mengunjungi Kerajaan Arevelk 2
86 86. Mengunjungi Kerajaan Arevelk 3: bertarung melawan raja naga api
87 87. Chapter spesial: kata-kata dari penulis
88 88. Ukuran terbesar adalah milik Nio
89 89. Perjanjian perdamaian dengan bangsa Arevelk
90 90. Rencana kotor
91 91. Aliansi Hrabro dan Luan
92 92. Budet farsh1
93 93. Budet farsh2
94 94. Budet farsh3
95 95. Budet farsh4
96 96. Misi tanpa ampun
97 97. Anak yang menarik
98 98. Luka baru
99 99. Tugas baru
100 100. Perang dunia 1
101 101. Serangan malam
102 102. Nasib kelanjutan perang
103 103. Pulang 1
104 104. Pulang 2
105 105. Hari terakhir di 'dunia lain'
106 106. Meresahkan
107 107. Masih bisa lebih besar lagi
108 108. Potongan tangan
109 109. Adik masa depan
110 110. Bukan orang abadi
111 111. Masa lalu sang Gembel
112 112. Chapter spesial: Kedamaian
113 113. Ternyata cuma kertas
114 114. Buronan sudah ditemukan
115 115. Terbentuknya aliansi
116 116. Chapter spesial: pengumuman arc selanjutnya
117 117. Keseharian prajurit remaja di sini
118 118. Kembang api, patah hati, dan rencana licik
119 119. Kebetulan macam apa ini...!?
120 120. Barang bukti
121 121. Bendera kematian
122 122. Omong kosong
123 123. Saudara
124 124. Pelarian 1
125 125. Pelarian 2: mata kanan
126 126. Pelarian 3: itulah perang
127 127. Pelarian 4: mimpi buruk
128 128. Keagungan raja naga angin
129 129. Mereka, para pahlawan telah tiba
130 130. Senjata pemusnah massal itu disebut dengan pahlawan
131 131. Perintah penarikan, Gerbang telah menghilang...!
132 132. Harapan 1
133 133. Harapan 2: malam pertemuan
134 134. Harapan 3: bantuan tak terduga
135 135. Kehormatan yang harus mereka buktikan
136 136. Mungkin dia pakai pelet
137 137. Bisakah kamu bertarung selama 24 jam?
138 138. Pasukan tawanan perang
139 139. Singkong rebus, apakah bantuan akan datang?
140 140. Serangan besar-besaran !
141 141. Ayo traktir mereka sebotol vodka !
142 142. Gunakan nyawa sebagai bayarannya
143 143. Mata dibayar mata
144 144. Chapter spesial: rahasia
145 145. Bebas dari tanggung jawab
146 146. Apa ini lelucon?
147 Tidak ada pengganti untuk kemenangan
148 Maju kena mundur kena
149 Mengambil kesempatan
150 Maafkan aku, rudal ku
151 Memilih jalur netral
152 Lahirnya Persekutuan
153 Kukira hanya aku saja
154 Ranjau yang jauh lebih berbahaya
155 Panci sudah berlubang
156 Sayap indah malaikat kematian
157 Akhir pembantaian gadis cantik itu
158 Persiapan keberangkatan Pasukan Perdamaian
159 Wahyu yang mengguncang bumi
160 Tim Ke-12 Korps Pengintaian dan Pertempuran
161 Membandingkan kualitas kuli
162 Tugas pertama di garis depan
163 Hanya masalah kecil
164 Balas semua perbuatan mereka terhadapmu!
165 Lagipula rasanya memang ‘menantang’
166 Si Pelahap Jiwa
167 Apa nama itu kurang layak?
168 Taktik yang biasa
169 Hujan pedang
170 Tetap saja terpesona
171 Simfoni pembunuh bujangan
172 Beristirahat dengan tenang
173 Patah hati seorang prajurit
174 Seseorang yang akan menjadi hadiahnya
175 Aku jadi kasihan sama kancingnya
176 Mengocehlah sesukamu
177 Presiden pergi ke dunia lain
178 Tamu utama
179 Musuh memiliki senapan?
180 Nama rudalnya
181 Satu-satunya cara untuk menang melawan Nio
182 Keputusasaan Pahlawan Amarah
183 Sensasi nyaman dan belum puas
184 Chapter spesial: enak-enak
185 Apa kamu menginginkan diriku?
186 Es serut
187 Misi penyusupan dan pengintaian
188 Ketidaktahuan
189 Bantuan dari musuh
190 Kabut goblin 1
191 Kabut goblin 2: bukan dukun
192 Alam para Dewa
193 Orang yang diramalkan
194 Apa boleh buat
195 Penjemputan 1
196 Penjemputan 2
197 Tatanan dunia
198 Mustahil
199 Rokok keduanya
200 Kembali
201 Agen ganda
202 Serangan artileri
203 Sasaran tembak
204 Cerita detail
205 Prediksi, rencana, dan tindakan
206 Tidak lebih dari tontonan
207 Chapter spesial: selingan
208 Apa dia sudah menambah cewek lagi di sana?
209 Melepas rindu
210 Letnan bodoh
211 Mirip gembel
212 Panjang banget
213 Dasar merepotkan
214 Babi hijau dan anti-Persekutuan
215 Merana
216 Mengeluarkan seluruh kekuatan dan potensi
217 Pertempuran di bukit
218 Jenderal Tamu
219 Romantisme
220 Menikah
221 Pernikahan 2
222 Prajurit Langit
223 Taktik 'makan'
224 Kehilangan momentum
225 Pahlawan Harapan yang dijanjikan
226 Dia pasti akan memutuskanku
227 Putus dan terpanggang
228 Mimpi sebuah negara
229 Berbagai macam luka
230 Ambil alih lagi
231 Kesetiaan sialan
232 Tawuran, namun jauh lebih sadis
233 Tawuran, namun jauh lebih sadis 2
234 Ketinggalan!
235 Target 1
236 Target 2
237 Target 3: Senyum yang dipenuhi air mata
238 Target 4: tawaran
239 Ini perpisahan, sahabatku
240 Bendera yang bisa dibeli di pinggir jalan membuat prajurit gentar
241 Dewa Surga
242 Perjuangan tanpa hasil (?)
243 Pertempuran bayangan
244 Ulat ajaib
245 Menebak isi kepala Presiden
246 Ketenangan yang buruk
247 Penyerangan pertama 1
248 Penyerangan pertama 2
249 Penyerangan pertama 3
250 Bertempur sambil mentaati peraturan
251 Hidangan yang indah
252 Prajurit istimewa
253 Pekerjaan ekstra
254 Informasi palsu
255 Sanksi disiplin dan kambing hitam
256 Bisnis dan sumber kekecewaan
257 Cari yang baru
258 Perang batin: peluru hidup
259 Perang batin: suara yang familiar
260 Perang batin: berubah
261 Chapter selingan: tamat
262 Perang batin: kepastian
263 Perang batin: Obat Kuat
264 Perang batin: Dendam yang tumbuh
265 Perang batin: uji iman
266 Perang batin: mengalahkan semuanya
267 Perang batin: pembicaraan dengan Presiden
268 Perang batin: waktu liburan tambahan
269 Perang batin: ditusuk dari belakang
270 Perang batin: malam yang panas
271 Perang batin: diskon
272 Perang batin: trik sulap
273 Perang batin: mengobrol dengan dokter 1
274 Perang batin: Kecurigaan
275 Perang batin: memburu
276 Selamat menempuh kehidupan baru
277 Kita masih di neraka
Episodes

Updated 277 Episodes

1
1. Tahun ajaran baru 1
2
2. Tahun ajaran baru 2
3
3. Penjajahan (hari pertama)
4
4. Penjajahan (hari selanjutnya)
5
5. Suara gemuruh
6
6. Yang berharga
7
7. Harus jujur
8
8. Yang diinginkan
9
9. Kemenangan pertama
10
10. Mencari
11
11. Penyambutan dan pertemuan kembali
12
12. Pasukan itu
13
13. Alarm peringatan
14
14. Pertempuran di tengah kota 1
15
15. Pertempuran di tengah kota 2
16
16. Pertempuran di tengah kota 3
17
17. Daging naga
18
18. Daftar nama 1
19
19. Daftar nama 2
20
20. Aneh?
21
21. Pelatihan yang berat, dimulai !
22
22. 2 meter
23
23. Matematika
24
24. Tes kedua
25
25. Kuntilanak: mimpi basah
26
26. Kuntilanak: bertemu lagi
27
27. Kuntilanak: mi instan
28
28. Kuntilanak: ilmu fantasi.
29
29. Monyet lepas
30
30. Menangkap monyet lepas
31
31. Menangkap monyet lepas 2
32
32. Menangkap monyet lepas, sukses...!
33
33. Terlihat sangat kegirangan
34
34. Mendadak terkenal
35
35. Mi instan yang hancur
36
36. Es buah dan kelabang
37
37. Pelatihan yang hampir berakhir
38
38. Lulus...!!!
39
39. Penghargaan dan kenaikan pangkat
40
40. Pertemuan 6 pemimpin
41
41. Ratu Sigiz ingin bertemu
42
42. Ratu Sigiz akan pergi ke dunia lain
43
43. Persiapan operasi
44
44. Pelaksanaan misi
45
45. Serangan untuk menyelamatkan kehormatan
46
46. Hari terakhir misi dan rasa kesal Ivy
47
47. Berita buruk
48
48. Senjata baru
49
49. Mantan
50
50. Keberangkatan 2 pasukan
51
51. Suara jangkrik setelah pertempuran
52
52. Kapal perang terkuat
53
53. Pertemuan
54
54. Pertempuran laut
55
55. Pembersihan telah selesai
56
56. Nasi rendang dan hubungan baik
57
57. Sebuah rencana
58
58. Dia kakak 'ku
59
59. Persiapan parade kemenangan
60
60. Gerbang yang terbuka sempurna
61
61. Perang yang sebenarnya baru saja dimulai
62
62. Hadiah ulangtahun
63
63. Chapter spesial: Pemilik TNI
64
64. Chapter spesial: Hanya kebanggaan(selesai)
65
65. Wanita milik Nio
66
66. Menuju dunia lain 1: pernyataan perang
67
67. Menuju dunia lain 2: perasaan sang kakak
68
68. Menuju dunia lain 3: salam pembuka TNI untuk dunia lain
69
69. Terpesona untuk sesaat
70
70. Melawan bandit
71
71. Sisi baik pasukan brutal
72
72. Melawan penyihir 1
73
73. Melawan penyihir 2: menerima tantangan perang
74
74. Meminta ijin
75
75. Kekuatan kuli
76
76. Kesempatan yang didapatkan Sigiz
77
77. Curhat
78
78. Melawan si Pedang Gila
79
79. Pertempuran kecil yang mudah 1
80
80. Pertempuran kecil yang mudah 2
81
81. Pertempuran kecil yang mudah 3
82
82. Pertempuran kecil yang mudah 4
83
83. Pertarungan dua komandan
84
84. Mengunjungi Kerajaan Arevelk 1
85
85. Mengunjungi Kerajaan Arevelk 2
86
86. Mengunjungi Kerajaan Arevelk 3: bertarung melawan raja naga api
87
87. Chapter spesial: kata-kata dari penulis
88
88. Ukuran terbesar adalah milik Nio
89
89. Perjanjian perdamaian dengan bangsa Arevelk
90
90. Rencana kotor
91
91. Aliansi Hrabro dan Luan
92
92. Budet farsh1
93
93. Budet farsh2
94
94. Budet farsh3
95
95. Budet farsh4
96
96. Misi tanpa ampun
97
97. Anak yang menarik
98
98. Luka baru
99
99. Tugas baru
100
100. Perang dunia 1
101
101. Serangan malam
102
102. Nasib kelanjutan perang
103
103. Pulang 1
104
104. Pulang 2
105
105. Hari terakhir di 'dunia lain'
106
106. Meresahkan
107
107. Masih bisa lebih besar lagi
108
108. Potongan tangan
109
109. Adik masa depan
110
110. Bukan orang abadi
111
111. Masa lalu sang Gembel
112
112. Chapter spesial: Kedamaian
113
113. Ternyata cuma kertas
114
114. Buronan sudah ditemukan
115
115. Terbentuknya aliansi
116
116. Chapter spesial: pengumuman arc selanjutnya
117
117. Keseharian prajurit remaja di sini
118
118. Kembang api, patah hati, dan rencana licik
119
119. Kebetulan macam apa ini...!?
120
120. Barang bukti
121
121. Bendera kematian
122
122. Omong kosong
123
123. Saudara
124
124. Pelarian 1
125
125. Pelarian 2: mata kanan
126
126. Pelarian 3: itulah perang
127
127. Pelarian 4: mimpi buruk
128
128. Keagungan raja naga angin
129
129. Mereka, para pahlawan telah tiba
130
130. Senjata pemusnah massal itu disebut dengan pahlawan
131
131. Perintah penarikan, Gerbang telah menghilang...!
132
132. Harapan 1
133
133. Harapan 2: malam pertemuan
134
134. Harapan 3: bantuan tak terduga
135
135. Kehormatan yang harus mereka buktikan
136
136. Mungkin dia pakai pelet
137
137. Bisakah kamu bertarung selama 24 jam?
138
138. Pasukan tawanan perang
139
139. Singkong rebus, apakah bantuan akan datang?
140
140. Serangan besar-besaran !
141
141. Ayo traktir mereka sebotol vodka !
142
142. Gunakan nyawa sebagai bayarannya
143
143. Mata dibayar mata
144
144. Chapter spesial: rahasia
145
145. Bebas dari tanggung jawab
146
146. Apa ini lelucon?
147
Tidak ada pengganti untuk kemenangan
148
Maju kena mundur kena
149
Mengambil kesempatan
150
Maafkan aku, rudal ku
151
Memilih jalur netral
152
Lahirnya Persekutuan
153
Kukira hanya aku saja
154
Ranjau yang jauh lebih berbahaya
155
Panci sudah berlubang
156
Sayap indah malaikat kematian
157
Akhir pembantaian gadis cantik itu
158
Persiapan keberangkatan Pasukan Perdamaian
159
Wahyu yang mengguncang bumi
160
Tim Ke-12 Korps Pengintaian dan Pertempuran
161
Membandingkan kualitas kuli
162
Tugas pertama di garis depan
163
Hanya masalah kecil
164
Balas semua perbuatan mereka terhadapmu!
165
Lagipula rasanya memang ‘menantang’
166
Si Pelahap Jiwa
167
Apa nama itu kurang layak?
168
Taktik yang biasa
169
Hujan pedang
170
Tetap saja terpesona
171
Simfoni pembunuh bujangan
172
Beristirahat dengan tenang
173
Patah hati seorang prajurit
174
Seseorang yang akan menjadi hadiahnya
175
Aku jadi kasihan sama kancingnya
176
Mengocehlah sesukamu
177
Presiden pergi ke dunia lain
178
Tamu utama
179
Musuh memiliki senapan?
180
Nama rudalnya
181
Satu-satunya cara untuk menang melawan Nio
182
Keputusasaan Pahlawan Amarah
183
Sensasi nyaman dan belum puas
184
Chapter spesial: enak-enak
185
Apa kamu menginginkan diriku?
186
Es serut
187
Misi penyusupan dan pengintaian
188
Ketidaktahuan
189
Bantuan dari musuh
190
Kabut goblin 1
191
Kabut goblin 2: bukan dukun
192
Alam para Dewa
193
Orang yang diramalkan
194
Apa boleh buat
195
Penjemputan 1
196
Penjemputan 2
197
Tatanan dunia
198
Mustahil
199
Rokok keduanya
200
Kembali
201
Agen ganda
202
Serangan artileri
203
Sasaran tembak
204
Cerita detail
205
Prediksi, rencana, dan tindakan
206
Tidak lebih dari tontonan
207
Chapter spesial: selingan
208
Apa dia sudah menambah cewek lagi di sana?
209
Melepas rindu
210
Letnan bodoh
211
Mirip gembel
212
Panjang banget
213
Dasar merepotkan
214
Babi hijau dan anti-Persekutuan
215
Merana
216
Mengeluarkan seluruh kekuatan dan potensi
217
Pertempuran di bukit
218
Jenderal Tamu
219
Romantisme
220
Menikah
221
Pernikahan 2
222
Prajurit Langit
223
Taktik 'makan'
224
Kehilangan momentum
225
Pahlawan Harapan yang dijanjikan
226
Dia pasti akan memutuskanku
227
Putus dan terpanggang
228
Mimpi sebuah negara
229
Berbagai macam luka
230
Ambil alih lagi
231
Kesetiaan sialan
232
Tawuran, namun jauh lebih sadis
233
Tawuran, namun jauh lebih sadis 2
234
Ketinggalan!
235
Target 1
236
Target 2
237
Target 3: Senyum yang dipenuhi air mata
238
Target 4: tawaran
239
Ini perpisahan, sahabatku
240
Bendera yang bisa dibeli di pinggir jalan membuat prajurit gentar
241
Dewa Surga
242
Perjuangan tanpa hasil (?)
243
Pertempuran bayangan
244
Ulat ajaib
245
Menebak isi kepala Presiden
246
Ketenangan yang buruk
247
Penyerangan pertama 1
248
Penyerangan pertama 2
249
Penyerangan pertama 3
250
Bertempur sambil mentaati peraturan
251
Hidangan yang indah
252
Prajurit istimewa
253
Pekerjaan ekstra
254
Informasi palsu
255
Sanksi disiplin dan kambing hitam
256
Bisnis dan sumber kekecewaan
257
Cari yang baru
258
Perang batin: peluru hidup
259
Perang batin: suara yang familiar
260
Perang batin: berubah
261
Chapter selingan: tamat
262
Perang batin: kepastian
263
Perang batin: Obat Kuat
264
Perang batin: Dendam yang tumbuh
265
Perang batin: uji iman
266
Perang batin: mengalahkan semuanya
267
Perang batin: pembicaraan dengan Presiden
268
Perang batin: waktu liburan tambahan
269
Perang batin: ditusuk dari belakang
270
Perang batin: malam yang panas
271
Perang batin: diskon
272
Perang batin: trik sulap
273
Perang batin: mengobrol dengan dokter 1
274
Perang batin: Kecurigaan
275
Perang batin: memburu
276
Selamat menempuh kehidupan baru
277
Kita masih di neraka

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!