10 Januari 2320, pukul 12.22 WIB
**
Sekarang merupakan sehari setelah penyerangan balasan.
50 km di dekat spiral ungu yang berada di Selat Karimata, 20 kapal perang dan 1 kapal induk TNI AL belum melanjutkan pergerakan.
Serangan hari kemarin memang cukup mengejutkan. Bahkan penyerangan waktu itu cukup untuk menunjukkan fakta jika yang menyerang adalah bangsa dunia lain dari balik spiral ungu.
**
Di sebuah ruangan dalam kapal induk yang diberi nama 01.
Seorang yang berpangkat paling tinggi di kapal ini melihat rekaman dari layar komputer pribadinya.
Rekaman tersebut berasal dari kamera yang terpasang pada pesawat tanpa awak untuk merekam jalannya pertempuran laut kemarin.
Pesawat tanpa awak tersebut memang dalam kondisi rusak berat karena terkena serangan kemarin. Namun kamera yang merekam dan menyimpan rekaman masih bisa diselamatkan meski butuh perjuangan untuk mencarinya.
Sambil memperhatikan rekaman di depannya dia berkata, “Sebenarnya makhluk apa itu?”
Komandan salah satu kapal induk yang dimiliki Indonesia, sebut saja nama panggilannya yaitu Ferry terus mengulang rekaman yang menunjukkan sebuah hewan besar terbang dan kemudian merusak pesawat tanpa awak yang sedang merekam.
Hewan tersebut berukuran cukup besar karena dapat mengangkut satu prajurit dari dunia lain. Hewan tersebut juga dapat terbang dengan sayap yang lebar.
Jika dihadapkan dengan jet tempur, tentu saja hewan tersebut masih cukup kuat. Karena di seluruh tubuhnya tertutup sisik yang tebal berwarna perak.
Jika terkena peluru meriam yang terpasang pada jet tempur, hewan itu hanya mengalami sisik yang terlepas dan sedikit terluka.
“Hewan itu mirip komodo, tapi kenapa bisa terbang?” tanya Ferry terhadap dirinya sendiri.
Tidak ada kelanjutan setelah rekaman yang menunjukkan rupa hewan itu. Karena kadal terbang tersebut merusak pesawat tanpa awak.
Beberapa pesawat tanpa awak yang lain lebih dulu rusak dan hancur akibat serangan pertama.
**
Di seluruh dunia, tepatnya tempat munculnya spiral ungu.
Tentara yang negaranya di serang pasukan dunia lain masih melakukan pertempuran.
Pertempuran tersebut jelas berat sebelah, dan pasukan dunia lain kalah dalam hal persenjataan.
Terutama di Russia. Di negara ini pertempuran hanya terjadi dalam beberapa jam saja.
Karena negara ini selalu dalam kondisi siap perang mengingat situasi Russia saat ini yang terancam dengan Amerika Serikat.
Kebetulan juga tempat munculnya spiral ungu cukup dekat dengan pangkalan militer Russia. Tidak butuh mengerahkan seluruh tentara di pangkalan itu, hanya dalam waktu 5 jam pasukan dunia lain dapat dipukul mundur.
**
Sementara itu di tempat munculnya spiral ungu di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada.
Pasukan Amerika Serikat ‘terpaksa’ bekerja sama dengan pasukan Kanada.
Amerika Serikat selain melakukan ancaman terhadap Russia, negara ini juga sedang bermusuhan dengan Kanada.
Waktu di negara ini adalah ‘hari kemarin nya di Indonesia’.
Bahkan saat tengah malam, pasukan gabungan kedua negara masih bertempur dengan pasukan dunia lain.
Hasilnya dapat dibayangkan. Korban di pihak Amerika serikat lebih banyak dari Indonesia.
Perkiraan negara ini kehilangan sekitar 300 tentaranya. Sedangkan di pihak Kanada pihak militer mereka hanya kehilangan 85 tentara dan 1 jet tempur.
**
Di Semenanjung Asia Tenggara.
Spiral ungu muncul di perbatasan Myanmar dan Thailand. Pertempuran saat ini masih berlangsung.
Negara yang berperang bukan hanya kedua negara itu. India mengirimkan sebagian tentara mereka yang tidak ikut berperang di Samudera Hindia.
Laos dan Vietnam tidak mengirimkan tentara mereka. Bukan berarti kedua negara itu tidak akan membantu, mereka harus mempersiapkan semuanya karena militer kedua negara itu saat ini sedang dalam kondisi lemah.
Sementara itu saat pertempuran terjadi.
Komandan pasukan dunia lain belum memerintahkan pasukannya untuk mundur.
“Tidak, sebelum kita menghancurkan tentara mereka kita tidak akan mundur,” kata orang yang memakai baju besi yang paling gagah.
Karena itu, saat pasukan gabungan Myanmar, Thailand dan India dapat mendekati spiral ungu pasukan dunia lain mundur.
Tempat keluarnya pasukan dunia lain dapat dikuasai militer ketiga negara itu.
Saat ini ketiga negara itu sedang melakukan pemeriksaan terhadap apa yang ada didalam spiral ungu.
Tentu saja yang terlibat dalam pekerjaan ini adalah ilmuan.
Belum tahu fenomena apa semacam spiral ungu ini, itu sebabnya semua ilmuan di semua bidang dilibatkan.
**
Belum ada pergerakan dari kapal perang yang keluar di spiral ungu yang berada di Samudera Hindia meski terompet perintah penyerangan sudah dibunyikan
Negara di sekitar Samudera Hindia masih terus bersiaga.
Negara Asia Tengah yang berada di sekitar Danau Laut Kaspia juga berhasil memukul mundur pasukan ke tempat asal mereka keluar
Begitu juga negara tempat munculnya spiral ungu.
Setidaknya untuk sekarang dunia ini dapat mempersiapkan pertempuran selanjutnya.
Namun dunia lain juga memiliki senjata rahasia mereka.
**
Di tenda Nio dan Arunika memakan sarapan bersama penghuni lain. Jatah sarapan hari ini adalah sebungkus nasi dengan lauk ayam goreng dan segelas air mineral kemasan.
“Untukmu saja kak,” kata Nio sambil memberikan paha ayam goreng yang masih utuh pada kakaknya.
“Kenapa?” tanya Arunika.
“Aku sudah kenyang,” jawab Nio sambil meremas kertas nasi yang masih ada sedikit nasinya.
Arunika dengan senang hati menerima ayam goreng dari Nio.
Sementara itu Lisa sudah sadarkan diri pagi ini dan Rika yang menjaganya. Sedangkan Nike memintakan jatah sarapan untuknya dan Rika serta Lisa.
**
Nio keluar dengan membawa plastik hitam berisi sampah bungkus sarapannya dan Arunika.
Dia membuang sampah ke tong besar yang terdapat di luar tenda.
Sedangkan Arunika mengurus sesuatu dengan Dinas Pencatatan Sipil.
Lapangan sekolah berubah menjadi salah satu tempat pengungsian di Kota Karanganyar. Tentu saja tenda pengungsian berada ditengah-tengah bangunan sekolah yang hancur.
Dan tidak ada yang merasa terganggu dengan itu.
Selama ada tempat berlindung dan makanan keadaan sekitar yang hancur tidak dipedulikan.
**
Nio berjalan sendiri berkeliling di sekitar area pengungsian. Dia berniat ingin terbiasa berjalan dengan tongkat hingga kakinya benar-benar sembuh.
Dia melihat banyak orang yang meminta jatah sarapan pada pengurus dapur umum yang bertugas membagikan sarapan.
Di antara orang-orang itu terdapat Nike yang terlihat kebingungan. Dia berada di kerumunan paling belakang dan terus didesak oleh orang yang baru datang.
“Kenapa dia tidak menerobos saja?” gumam Nio.
Ada 2 orang yang satu tenda dengan Nio yang menunggu Nike kembali meminta jatah sarapan.
Nike terus didesak orang yang baru datang, dan dia hanya pasrah begitu saja karena terlalu malu untuk menegur.
“Butuh bantuan?” tanya Nio yang mengejutkan Nike.
“A-aku belum dapat jatah sarapan,” kata Nike dengan nada gugup seperti biasanya.
“Itu karena kamu nggak bicara dan membiarkan orang lain mendahuluimu,” kata Nio.
Nio kemudian mencoba memecah kerumunan dan memaksa masuk diantara kerumunan yang sesak.
Meski dengan badan yang terhimpit dan masih harus melindungi kakinya agar tidak terkena sesuatu yang membuat kakinya terluka lagi Nio dapat mengambil 3 bungkus nasi tanpa sepengetahuan pengurus dapur umum.
Karena itu cara yang sama ia lakukan untuk mendapatkan sarapannya dan Arunika.
Nio kemudian memberikan 3 bungkus nasi itu kepada Nike.
“Anu, lain kali bisa kamu biarkan aku melakukannya sendiri?” ucap Nike. Kali ini dia terlihat sungguh-sungguh dan membuat Nio membalas, “Oke.”
Mereka berdua berjalan bersama kembali ke tenda.
Namun Nio dan Nike berpapasan dengan Rio yang kembali dari bertanya soal daftar korban kepada tim SAR.
“Apa-apaan kejadian romantis di pagi ini?” ucap Rio dengan wajah kesalnya.
“Hah!” gertak Nio.
“Nggak lah, aku Cuma bercanda,” balas Rio.
Saat Nio menatap kembali Nike tiba-tiba dia segera memalingkan wajahnya. Entah apa yang membuatnya seperti itu. Tapi yang pasti itu ada hubungannya dengan ucapan Rio itu.
**
Di tempatnya, Nio melihat Rika, Nike dan Lisa makan bersama dengan lahapnya. Terutama Lisa karena dua hari ini dia belum mengkonsumsi apapun.
Sesaat kemudian Arunika kembali dari urusannya. Mengetahui Lisa sudah sadar dia segera menghampiri teman kuliahnya itu.
Menyadari hal itu Lisa meletakkan sarapannya dan berdiri kemudian berjalan mendekati Arunika.
Dia menghentikan Arunika dengan mencengkram wajahnya.
“Mau apa kau hah?, mau peluk?” kata Lisa dengan nada kesal.
“Aku hanya mau memelukmu saja, apa itu pelanggaran?” jawab Arunika sambil mengerucutkan bibirnya.
“Ya,” ucap kesal Lisa.
Nio hanya bisa melihat dari tempatnya pemandangan langka itu dan dia melihat sesuatu hal baru baginya. Yaitu kakaknya yang bisa takluk dengan Lisa.
Namun bukan berarti mereka berdua memiliki suatu hubungan khusus. Arunika dan Lisa hanya teman saat kuliah dengan jurusan yang sama.
Cengkraman Lisa tak begitu kuat karena dia baru tersadar pagi ini. Terlihat Rika yang tidak begitu kesakitan.
Setelah melepaskan cengkeramannya, Lisa beralih kearah Nio.
Wajah Lisa menunjukkan ekspresi bahagia saat melihat Nio masih bisa duduk dan membalas senyumnya.
Nio merupakan kebanggan Lisa dalam pelajaran sejarah. Sejarah merupakan salah satu dari semua pelajaran yang Nio kuasai, kecuali pelajaran yang berhubungan dengan hitung-hitungan.
Lisa kembali ketempat nya dengan wajah yang masih menunjukkan kebahagiaan.
**
Hari sudah sore, kamar mandi umum yang disediakan sudah banyak orang yang mengantri dengan tertib.
Nio berbaris bersama Rio dan Jo yang sudah terbangun dari tidur siangnya yang cukup lama.
Beberapa orang yang mengantri mulai tidak sabar karena ada seorang yang sudah 15 menit didalam kamar mandi.
“Pasti yang didalam kamar mandi Cewek,” celetuk Jo.
“Kenapa?” tanya Nio.
“Karena cewek biasanya mandinya lama,” tebak Rio.
Mereka bertiga tertawa kecil yang setelah itu orang yang mereka bicarakan keluar.
“Ternyata kakak toh?” ucap Nio dengan wajah masamnya.
Dia merasa menyesal karena sudah mentertawakan kakaknya.
Setelah Arunika merupakan giliran Rika. Namun sebelum Rika melangkah satu langkah dari tempatnya terdengar suara yang tidak ingin siapapun yang di tempat ini dengar.
Ada suara gemuruh yang semakin lama semakin jelas. Suara itu seperti akan segera mendekat dan menggetarkan hati.
Sesaat kemudian terdengar suara pekikan yang cukup keras dari atas.
Beberapa hewan terbang terlihat dan suara pekikan semakin keras.
Semua orang berlari seakan tahu jika semua hal itu adalah bahaya.
Tentu saja Nio juga tahu jika itu merupakan hal yang akan menjadi bahaya baginya.
Suara gemuruh semakin jelas terdengar. Kali ini suara itu seperti langkah kaki manusia dalam jumlah banyak.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 277 Episodes
Comments
Bima Andh10
wah anda jujur sekali kak 😅
2023-09-18
0
Bima Andh10
wihh akhirnya TNI punya kapal induk cuyyy, Pasti engga ada korupsi disana 😌
2023-09-18
0
Dhanu Von Manstein
Nike cowok atau cewek njirt
2023-05-25
0