15. markas 2

Hazri turun dari moto. Aroma tajam minuman keras menyambut kedatangannya. ‘Cakra Buana’ diperiksa, aman. Dia mengikuti Romi masuk ke dalam rumah itu. Pemuda-pemuda berandalan yang ada disana terkejut melihat kedatangan mereka. Sontak mereka berdiri dan mengangguk takzim. “Bang...,” sapa pemuda-pemuda itu hampir bersamaan. Hazri pun spontan mengangguk tanpa menjawab sapaan mereka.

“Kesini, Bang.”

Romi dan Hazri masuk ke sebuah ruangan. Gelap. Udara di dalam ruangan itu terasa begitu panas dan pengap. Lampu dinyalakan, betapa kagetnya Hazri...

Empat pemuda tergeletak di lantai beralasan kasur lantai penuh dengan bercak darah. Wajah mereka pucat pasih, mata mereka terpejam, bekas-bekas darah mengering di sekitar mulut dan bawah hidung mereka. Tidak terdengar suara, masih ada gerak napas yang nampak melemah. Tersendat-sendat tanpa irama. Romi tidak berbohong, mereka semua sekarat...

Romi memandang Hazri, “Bagaimana, Bang?”

Hazri menghela napas lalu memeriksa satu persatu para pemuda korban dari ajian ‘Rogo Kumitir’ ini.  “Masih ada harapan, namun....” Hazri terdiam. “Itu sangat tipis sekali..”

Romi menghela napas, bayangannya menerawang kalau dia akan kehilangan anak buahnya lagi.

“Buka semua jendela, hidupkan kipas angin itu kalau bisa. Setel yang paling kencang.” perintah Hazri kemudian.

Romi mengangguk. Seorang anak buah yang tadi sempat ikut masuk ke dalam ruangan segera membuka semua jendela yang ada seperti perintah Hazri. Romi pun bergegas menyalakan kipas angin, dua sekaligus dalam setelan paling kencang.

“Aku kira mereka kedinginan karena selalu menggigil. Makanya jendela aku suruh tutup dan kipas angin dimatikan,” kata Romi tanpa ada yang bertanya.

Hazri mengangguk-angguk. “Luarnya memang dingin, tapi dalamnya panas membakar. Sekarang, tolong ambilkan aku air putih sebotol dan gelas. Sekalian suruh perempuan-perempuan di kamar belakang itu untuk pergi. Kesambar ilmuku baru tahu rasa mereka kalau tetap disana..” kata Hazri tegas.

Hazri hanya menggertak. ‘Rogo Swara’ dari awal sudah melapor perihal ini sejak dia datang tadi. Kesal saja Hazri. Padahal ada yang lagi sekarat disini, mereka malah asyik cekikikan. Romi kaget, bagaimana Hazri tahu tentang mereka? Padahal, ruangan bekas gudang itu terpisah jauh dari markas utama, nyempil di sudut halaman belakang. Dia saja tidak tahu tentang apa yang sedang terjadi disana.

“Baik, Bang.” kata Romi cepat. “Simon, carikan apa yang dibutuhkan Bang Hazri dan bawa ke sini secepatnya. Aku mau ngurus mereka yang ada di gudang belakang sana...,” perintah Romi kepada seorang pemuda yang ikut masuk tadi. Namanya Simon, tangan kanan Romi selama ini. Dia juga yang ngasih kabar ke Romi waktu di kampus putih tadi.

Simon mengangguk dan segera secepat mungkin dia pergi mencarikan semua yang diminta Hazri.

Romi melangkah cepat ke ruang belakang itu. Brak! Pintu ditendang keras. Lalu terdengar maki-makiannya... “Jalang! Pergi kalian semua!” bentak Romi. Perempuan-perempuan itu berteriak-teriak sambil kabur tunggang-langgang. Romi membentak dan menempelengi anak buahnya yang ketangkap basah. “Kurang ajar kalian!...teman lagi sekarat malah...” lalu Plak Bluk Plak Bluk....tamparan dan tendangan mendarat tanpa ampun.

Sementara itu, Hazri memeriksa kembali kondisi para pemuda yang tergeletak itu. Dia menggelengkan kepala, mengeluh dalam hati. Semoga saja belum terlambat...

“Ini, Bang.”

Simon masuk membawa sebotol air minum besar dan gelas. Sesaat kemudian Romi masuk juga. Hazri meletakkan botol air dan gelas itu di dekatnya, dan geleng-geleng kepala. “Ini parah. Mereka kena langsung seperti kamu waktu itu.” katanya pelan kepada Romi. “Aku akan mencobanya. Tapi, aku hanya bisa berusaha. Masalah takdir bukan aku yang pegang.” katanya kembali sambil melihat para korban itu.

“Sekarang kalian keluarlah dari ruangan ini. Dan usahakan menjauh. Jangan ada yang masuk sampai aku selesai, mengerti?” Hazri menegaskan.

“Baik, Bang.” jawab Romi. Dia, Simon, dan semua anak buahnya termasuk yang kena pukul tadi keluar. Duduk menunggu di bawah pohon depan ruangan. Hening, tidak ada yang berani bicara.

Hazri menutup pintu ruangan, duduk merenung sejenak. Dia tahu, ini akan sangat melelahkan bagi dirinya, karena ini akan menguras tenaga dalam yang sangat banyak untuk menyembuhkan ke empat pemuda ini. Kalau saat Hazri dalam kondisi lemah diserang oleh Romi maka dia pasti tumbang. Tapi, kalau bukan dia, siapa lagi yang bisa mencabut energi ‘Rogo Kumitir’ yang bersemayam di tubuh mereka ini? Jika dibiarkan, paling lama mereka akan bertahan hanya dalam waktu lima hari kedepan.

Tidak! Aku tidak mau menjadi seorang pembunuh. “Ya Allah, mohon perlindungan-Mu...,”  kata Hazri dalam hati.

Kalau digambarkan. Di dalam tubuh keempat pemuda korban ‘Rogo Kumitir’ itu ada semacam gumpalan energi supranatural yang berasal dari tenaga dalam Hazri. Energi itu terus memantul-mantul liar kesana-kemari tanpa terkontrol membentur organ-organ dalam tubuh inangnya. Seperti bola karet yang memantul-mantul dalam wadah tertutup, tapi tidak bisa berhenti. Terus memantul dan menghancurkan.

Saat Romi terkena pukulan yang serupa waktu itu, Hazri langsung menariknya keluar gumpalan energi itu dengan tenaga dalamnya. Karena baru terkena maka tubuh Romi masih mampu menahan guncangan energi yang tidak stabil itu. Lain dengan kasus empat pemuda ini, kondisi tubuhnya sangat lemah. Bagaimana tidak, selama empat hari organ-organ dalamnya dihajar terus-menerus oleh bola energi itu. Hazri tidak mungkin mendorongnya secara langsung, bisa jebol sekalian organ dalam mereka kalau dipaksa. Apa boleh buat, dia harus menariknya secara perlahan, sedikit demi sedikit.

Hazri membuka baju, menarik napas dalam-dalam beberapa kali dan mulai konsentrasi. Saat ini tenaga dalamnya telah aktif seperempat, dia tinggal menggenjotnya sampai penuh. Sesaat kemudian pemuda ini telah mengumpulkan energi alam murni yang ada disekitarnya. Tenaga dalamnya pun naik perlahan-lahan.

Hazri pun kini telah siap. Luapan energi alam murni yang dibungkus dengan tenaga dalamnya itu membuat mahasiswa semester awal ini bercucuran keringat ditengah hembusan kipas angin. Dia menuangkan air ke dalam gelas lalu memegangnya dengan tangan kiri. Telapak tangan kanan diletakkan di atas permukaan gelas berisi air itu. Hazri sedang mengalirkan energi alam murni. Tampak kemudian air dalam gelas itu bergejolak seperti mendidih. Tapi dingin, bukan panas. Itulah energi dingin alam murni. Seperti juga saat merasakan hembusan angin yang menyejukkan itulah salah satu bentuk energi alam murni.

Hazri meminumkan air yang terdapat energi alam murni itu ke setiap korban. Hanya dua orang yang masih bisa minum sedikit, dua yang lainnya buka mulut saja susah. Maka kedua korban yang tidak bisa membuka mulut itu, Hazri mengusapkan air itu ke sekujur tubuhnya terutama bagian dada sambil ditekannya. Seketika, perlahan-lahan keduanya mulai bisa membuka mulut. Air energi alam murni itu dibagi-bagi, diminumkan sedikit demi sedikit kepada semua korban sampai habis. Sekarang sudah mulai terdengar suara erangan-erangan mereka.

Romi dan teman-temannya yang menunggu di depan ruangan sayup-sayup mendengar erangan-erangan itu. Mereka nampak gelisah. Kaki Romi terus bergerak sambil tangannya memainkan rokok. Entah sudah berapa bungkus yang dia hisap, terus sambung-menyambung. Walaupun terus batuk dia tidak peduli.

Di dalam ruangan, Hazri menutup ajian ‘Cakra Buana’. Dia lebih memfokuskan tenaga dalamnya pada ajian ‘Rogo Sukmo’. Konsentrasi. Perlahan-lahan kedua tangannya mulai berwarna keperakan dan terus keperakan. Akhirnya ajian ‘Rogo Sukmo’ sudah siap dalam tingkat tenaga dalam penuh. Sejak di Jogja, inilah pertama kalinya Hazri mengatifkan penuh tenaga dalamnya. Tubuh pemuda itu terselimuti asap tipis terutama kedua tangannya.

Secuil kopi

Dibangun oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1755, Tugu Jogja menggambarkan Manunggaling Kawula Gusti yang merupakan semangat persatuan rakyat serta penguasa untuk melawan penjajah pada masa itu. Semangat persatuan yang disebut golong gilig ini tergambar pada bangunan tugu yang berbentuk silinder (gilig) pada tiang dan bentuk bulat (golong). Oleh karena itu, tugu ini juga dinamakan Tugu Golong Gilig.

Beragam mitos juga turut menyelimuti Tugu Pal Putih, seperti yang beredar di kalangan wisatawan juga mahasiswa. Banyak wisatawan yang percaya suatu saat akan kembali mengunjungi Yogyakarta jika berfoto di depan tugu. Mitos lainnya adalah dapat mempercepat waktu menyelesaikan kuliah jika mahasiswa dapat memeluk bagian tugu.

Terpopuler

Comments

silviaanugrah

silviaanugrah

hai thor, aku datang bawa 15like.
smngt up & smg ceritanya sukses yah, aku slalu tunggu feedback-nya. saling support. ☺✨

2021-03-13

1

lihat semua
Episodes
1 1. kontrakan
2 2. rumah
3 3. kamar
4 4. kos
5 5. rs sardjito
6 6. warkop
7 7. KA logawa
8 8. warung makan
9 9. pohon manggis
10 10. emas batangan
11 11. villa kayu
12 12. parkir pertokoan
13 13. angkringan
14 14. markas 1
15 15. markas 2
16 16. markas 3
17 17. dus makanan
18 18. ruang rapat
19 19. pistol
20 20. baret
21 21. rottweiler
22 22. celurit
23 23. Tidar
24 24. pedesaan
25 25. truk
26 26. isuzu panther
27 27. mandau
28 28. perburuan 1
29 29. perburuan 2
30 30. esekusi 1
31 31. esekusi 2
32 32. berita televisi
33 33. bareskrim polda
34 34. ambarrukmo plaza
35 35. bakso malang
36 36. sebuah paket FedEx
37 37. penjelasan bekas gudang semen 1
38 38. penjelasan bekas gudang semen 2
39 39. penjelasan bekas gudang semen 3
40 40. si kenyut dan si kuyi
41 41. penyergapan sang tiger
42 42. terungkapnya sang tiger
43 43. kenangan pohon kelapa
44 44. keputusan kopra
45 45. pertimbangan sabut kelapa
46 46. raungan sang tiger
47 47. rencana dan kegagalan
48 48. sepasang mata berlian
49 49. pandangan itu
50 50. gundah
51 51. kerikil kenangan
52 52. pesan sang tiger
53 53. nego tiger
54 54. siapa dan siapa
55 55. sampai kapan
56 56. ketemu
57 57. pesta penyambutan
58 58. sampai jumpa bung
59 59. bertemu kembali
60 60. pelarian selanjutnya
61 61. lelah dan berserah
62 62. dimana?
63 63. rasa yang pernah ada
64 64. dimana-mana tapi tidak dimana-mana
65 65. biji kauka
66 66. sudah berapa?
67 67. kuda sumbawa ngamuk
68 68. uenak sekali
69 69. sang tiger kembali
70 70. masih sama
71 71. bukan kebetulan
72 72. sama mentoknya
73 73. mega proyek sang tiger
74 74. cv marno sugeng
75 75. ada apa gerangan
76 76. dua hari sejak kembali dari progo
77 77. belajar ajian tauhid mutlakah 1
78 78. belajar ajian tauhid mutlakah 2
79 79. belajar ajian tauhid mutlakah 3
80 80. kitab tanpa halaman
81 81. itulah awalnya
82 82. binatang melata
83 83. ronggeng monyet
84 84. kangen juga
85 85.apa sih bagian kita di dunia?
86 86. kode gila illahi
87 87. ternyata
88 88. barisan patah hati
89 89. sah
90 90. cepatnya sang waktu
91 91. ada apa?
92 92. tantangan dari hohoho
93 93. hohoho vs hihihi
94 94. kesadaran hohoho
95 95. nggak sembarangan
96 96. reuni haji
97 97. ka'bah sejati
98 98. sudah kenal?
99 99. apa kabar?
100 100. ketemu sangat jenderal
101 101. cuma wayang
102 102. masih ada ternyata
103 103. boneka pertunjukan
104 104.sarang lama tiger
105 105. tiger tua
106 106. keluar dan kembali
107 107. apa masalahnya?
108 108. siap siap dan siap sajalah
109 109. kejutan
110 110.kisah untuk keluarga
111 111. menjelang jatuh cinta
112 112. kisah yang sama
113 113. usai sudah
114 Secuil Kopi
115 00. Jalan Pergi Menuju Jalan Pulang
116 000. selamat jalan
Episodes

Updated 116 Episodes

1
1. kontrakan
2
2. rumah
3
3. kamar
4
4. kos
5
5. rs sardjito
6
6. warkop
7
7. KA logawa
8
8. warung makan
9
9. pohon manggis
10
10. emas batangan
11
11. villa kayu
12
12. parkir pertokoan
13
13. angkringan
14
14. markas 1
15
15. markas 2
16
16. markas 3
17
17. dus makanan
18
18. ruang rapat
19
19. pistol
20
20. baret
21
21. rottweiler
22
22. celurit
23
23. Tidar
24
24. pedesaan
25
25. truk
26
26. isuzu panther
27
27. mandau
28
28. perburuan 1
29
29. perburuan 2
30
30. esekusi 1
31
31. esekusi 2
32
32. berita televisi
33
33. bareskrim polda
34
34. ambarrukmo plaza
35
35. bakso malang
36
36. sebuah paket FedEx
37
37. penjelasan bekas gudang semen 1
38
38. penjelasan bekas gudang semen 2
39
39. penjelasan bekas gudang semen 3
40
40. si kenyut dan si kuyi
41
41. penyergapan sang tiger
42
42. terungkapnya sang tiger
43
43. kenangan pohon kelapa
44
44. keputusan kopra
45
45. pertimbangan sabut kelapa
46
46. raungan sang tiger
47
47. rencana dan kegagalan
48
48. sepasang mata berlian
49
49. pandangan itu
50
50. gundah
51
51. kerikil kenangan
52
52. pesan sang tiger
53
53. nego tiger
54
54. siapa dan siapa
55
55. sampai kapan
56
56. ketemu
57
57. pesta penyambutan
58
58. sampai jumpa bung
59
59. bertemu kembali
60
60. pelarian selanjutnya
61
61. lelah dan berserah
62
62. dimana?
63
63. rasa yang pernah ada
64
64. dimana-mana tapi tidak dimana-mana
65
65. biji kauka
66
66. sudah berapa?
67
67. kuda sumbawa ngamuk
68
68. uenak sekali
69
69. sang tiger kembali
70
70. masih sama
71
71. bukan kebetulan
72
72. sama mentoknya
73
73. mega proyek sang tiger
74
74. cv marno sugeng
75
75. ada apa gerangan
76
76. dua hari sejak kembali dari progo
77
77. belajar ajian tauhid mutlakah 1
78
78. belajar ajian tauhid mutlakah 2
79
79. belajar ajian tauhid mutlakah 3
80
80. kitab tanpa halaman
81
81. itulah awalnya
82
82. binatang melata
83
83. ronggeng monyet
84
84. kangen juga
85
85.apa sih bagian kita di dunia?
86
86. kode gila illahi
87
87. ternyata
88
88. barisan patah hati
89
89. sah
90
90. cepatnya sang waktu
91
91. ada apa?
92
92. tantangan dari hohoho
93
93. hohoho vs hihihi
94
94. kesadaran hohoho
95
95. nggak sembarangan
96
96. reuni haji
97
97. ka'bah sejati
98
98. sudah kenal?
99
99. apa kabar?
100
100. ketemu sangat jenderal
101
101. cuma wayang
102
102. masih ada ternyata
103
103. boneka pertunjukan
104
104.sarang lama tiger
105
105. tiger tua
106
106. keluar dan kembali
107
107. apa masalahnya?
108
108. siap siap dan siap sajalah
109
109. kejutan
110
110.kisah untuk keluarga
111
111. menjelang jatuh cinta
112
112. kisah yang sama
113
113. usai sudah
114
Secuil Kopi
115
00. Jalan Pergi Menuju Jalan Pulang
116
000. selamat jalan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!