"Aku berpikir cuma perampok gunung biasa, makanya hanya mengirim 5000 pasukan, di bawah Pimpinan Dian Sin Lan yang katanya Setelah penertiban, dia dan anaknya mau jalan-jalan naik kapal menyusuri sungai Yangtze." ucap Song Chin.
Lu Sun menghela nafas panjang dan berkata,
"Ini bukan perampok ini adalah sebuah jebakan yang di atur untuk menghabisi pasukan Naga Hitam."
"Kalau di lihat dari seragam dan bendera yang mereka bawa ini adalah pasukan pemberontak eks Pasukan Negeri WU yang sudah di tahlukkan Si Ma Hui dari Dinasti Jin."
"Jumlah mereka tidaklah sedikit, menurutku pasukan yang mereka siapkan tidak kurang dari 1000.000. orang."
"Ini adalah armada yang tidak main-main, aku memperkirakan sebelum pasukan Naga Hitam gugur, mereka paling kurang menghabisi setengah dari kekuatan yang mengepung mereka."
"Hal ini harus kamu selidiki secara berhati-hati, bila tidak kejadian yang lebih besar dan gawat bisa terjadi pada pasukan mu."
"Kamu harus hati-hati, terhadap gubernur SHOUCHUN LU JIANG dan RU NAN, aku curiga diantara mereka ada yang terlibat."
"Masalah ini harus di laporkan pada Si Ma Hui dan Si Ma Yi untuk dirundingkan dengan hati-hati."
"Kamu sudah melibatkan diri dalam politik suatu Negara, ini adalah konsekwensinya."
"Aku tidak terlalu suka dengan politik, makanya dulu aku memilih membubarkan Pasukan Naga Hitam."
"Sekarang semua keputusan ada di tangan mu, aku hanya berharap jangan ada terjadi apa-apa lagi dengan saudara-saudara kita yang lainnya."
"Kamu mengerti kan maksudku?"
Song Chin terlihat duduk termenung, hatinya juga sangat sedih kehilangan seorang Jendral kepercayaan nya dan 5000 saudara yang telah lama berjuang sehidup semati dengannya.
"Tuan aku berjanji akan menyelidiki masalah ini secepatnya, bila ada yang berani mencurangi kita."
"Aku pasti akan menyerang dan membasminya tanpa sisa."
"Sebaiknya jaga emosi mu harus selalu tenang dalam mengambil berbagai keputusan, agar tidak terjebak atau dimanfaatkan oleh orang lain."
"Baik Tuan aku akan mengingatnya, Ooh Ya Tuan bagaimana dengan putra Dian Sin Lan yang ikut dengannya?"
"Anak itu cukup beruntung, dia selamat sekarang sudah berada dirumahnya bersama Alok."
"Mengenai anak itu kamu tidak perlu khawatir, aku akan membantu Alok mendidiknya."
"Lebih baik kamu konsentrasi mengurus masalah pemberontak misterius ini."
"Aku permisi dulu, kalau memerlukan bantuan ku kamu tahukan kemana harus mencari ku?"
Tahu Tuan, jangan khawatir aku akan menyelidiki dan mengurus masalah ini dengan sebaik-baiknya.
"Song Chin jaga dirimu aku pergi dulu," setelah berkata, Lu Sun langsung lenyap dari hadapan Song Chin.
Lu Sun kembali ke penginapan Bunga Mas, melihat keadaan Alok dan Wu Song.
Alok karena kesedihan mendalam, tiga hari setelah kematian istrinya, Alok pun menyusul Dian Sin Lan istrinya.
Kini Wu Song menjadi yatim-piatu, Lu Sun membawa Wu Song ikut dengannya kembali ke Lembah Alam Penebus Dosa Dewa Buangan.
Sedangkan urusan Penginapan dan restoran Lu Sun menitipkan pada Sui San untuk mengurusnya.
Kepulangan Lu Sun kembali ke lembah dan membawa Wu Song disambut gembira oleh Lu Ping, yang merasa kini dia jadi memiliki teman bermain.
Lu Ping berusia lebih tua 2 tahun di bandingkan Wu Song.
Lu Ping anak yang cerdas dan periang, dia sudah menguasai hampir 40 persen kemampuan Xue Yen.
Sedangkan Lu Sun tidak bisa mengajarinya, karena Ilmu silat Lu Sun tidak cocok dilatih anak perempuan.
Xue Yen tetap terlihat sangat cantik, tidak ada perubahan sama sekali dengan ketika masih Gadis dulu.
Sedangkan Siau Ching kini tengah berbadan dua, kandungan Siau Ching sudah masuk bulan ke 8.
Dia mulai kurang leluasa bergerak, karena perutnya yang besar.
Untungnya ada Xue Yen yang sering membantu dan menjaganya.
Hubungan keduanya sangat akur, mereka seperti kakak adik kandung.
Wu Song sangat pendiam, tapi dia anak yang sangat rajin dan penurut.
Meski baru berusia 3 tahun tapi dia memiliki bakat dan kekutan fisik yang sangat bagus.
Dia setiap hari membantu Lu Sun mengumpulkan kayu bakar, mengisi Tong air minum, yang di pikulnya dari sungai.
Menyapu halaman rumah dan belajar memasak dari Xue Yen.
Tapi ada satu hal yang membuat Lu Sun kehabisan akal.
Wu Song dengan keras hati menolak mempelajari ilmu silat.
Dia hanya berminat dengan latihan alat musik membaca menulis, dan membantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan dapur.
Akhirnya Lu Sun hanya mengajari tehnik 9 matahari dan cara mengumpulkan Chi alam.
Karena Lu Sun menjelaskan pada Wu Song kedua macam ilmu ini, hanya bertujuan menjaga kesehatan badan.
Wu Song pun tidak menolaknya, dia bahkan setiap hari di antar Naga Hitam pergi menyerap Chi di bawah pohon bodhi.
Yang terletak di sebuah puncak tebing yang sangat tinggi.
Dalam Tenaga Sakti Wu Song jauh lebih unggul dari Lu Ping, hanya saja dalam ilmu ringan tubuh dan ilmu silat, Wu Song jauh berada di bawah Lu Ping.
Wu Song sangat suka bermain seruling, Lu Sun membuatkan sebatang seruling bambu untuknya.
Sedangkan untuk tehnik meniup seruling, Wu Song belajar dari Siau Ching.
Dari Lu Sun, Wu Song mempelajari seni membaca dan menulis, dia juga mempelajari berbagai macam formasi dan pemecahannya.
Wu Song tumbuh menjadi seorang pemuda tampan berpenampilan sederhana, tapi dia memiliki tubuh yang tegap, karena rajin mengerjakan segala pekerjaan yang menggunakan tenaga fisik.
Xue Yen dan Lu Sun sangat menyukai sifat Wu Song, mereka berniat menjodohkan Lu Ping dengan Wu Song.
Wu Song tidak menolak karena pada dasarnya dia sejak kecil sangat suka dan mengagumi kecantikan Lu Ping.
Semakin mereka tumbuh dewasa kecantikan Lu Ping semakin memikat dan menarik perhatian Wu Song.
Meski Lu Ping lebih tua dua tahun di banding Wu Song tapi setelah mereka beranjak dewasa semua itu tidak terlihat lagi.
Karena Wu Song memiliki tubuh yang tegap dan kuat sehingga menutupi usianya yang lebih muda, dari penampilan nya.
Dia jadi terlihat lebih dewasa dari usia sebenarnya.
Tapi Lu Ping menolak keras perjodohan ini, dia tidak punya perasaan apapun terhadap Wu Song, dia hanya menganggap Wu Song seperti adiknya sendiri.
Dia hanya mempunyai perasaan kakak beradik saja lain tidak.
Lu Ping yang emosi, karena bujukan orang tuanya, agar dia bersedia menerima Wu Song menjadi suaminya.
Dia langsung pergi mencari Wu Song untuk memberi penjelasan langsung pada Wu Song, mengenai posisi hubungan mereka.
Wu Song yang sedang menebang kayu dengan bertelanjang dada, terlihat otot-otot ditubuhnya tumbuh dengan sangat sempurna.
Didekatnya Wu Song juga terlihat seorang pemuda yang usianya lebih muda dari Wu Song dapat terlihat dari wajahnya yang masih kanak-kanak.
Tapi dia memiliki tubuh yang jauh lebih tinggi dan tegap dari Wu Song otot-otot ditubuh nya bahkan lebih besar dan sempurna dari Wu Song.
Dia bernama Lu Fan dia adalah anak tunggal laki-laki dari Siau Ching dan Lu Sun, usianya lebih muda 4 tahun di banding Wu Song.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 400 Episodes
Comments
John Singgih
kayaknya bakal ada romancenya nih
2023-09-22
0
Totok Suparno
ceritanya mirip suling mas... kho ping hoo
2023-02-10
0
Sudar Manto
ayoh
2022-09-22
1