Lu Sun tidak bisa membawa Lu Ping bersama nya menemui Si Ma Yi.
Mereka pun berpisah di depan Istana.
Lu Ping menganggap ini kesempatan dirinya menyelidiki tentang gadis bernama Ceng Ceng.
Setelah berpisah dari Lu Sun, Lu Ping langsung mencari informasi tentang kediaman Pangeran ke 4.
Lu Ping menggunakan ilmu warisan ibunya Cou Sang Fei ( berjalan di udara) dengan mudah dia berkeliaran di lingkungan Istana Pangeran ke 4 tanpa ada yang mengetahuinya.
Di suatu taman yang sangat luas dan indah, Lu Ping mendengar percakapan seorang pelayan dan seorang Putri yang berdiri memunggungi dirinya.
"Permaisuri Ceng anda hari ini dari pagi belum makan, saya sudah menyiapkan makanan untuk anda ."
"Mau di antar ke sini atau saya antar ke kamar?"
Terdengar suara yang merdu dan halus menjawab,
"Tidak perlu saya belum lapar."
Tapi Permaisuri Ceng, bila anda tidak makan apalagi sampai jatuh sakit, kami akan mendapatkan marah dari pangeran ke 4.
Sambil menghela nafas panjang, akhirnya Putr itu berkata,
"Baiklah, taruh saja di kamarku sebentar lagi saya akan kembali kekamar untuk makan."
Dengan perasaan girang pelayan tersebut menjawab,
"Baik Permaisuri Ceng terima kasih, saya akan segera meletakkan semua makanan di kamar anda."
Putr itu memberi kode dengan tangan nya agar pelayanan tersebut meninggal kan dirinya .
Pelayan tersebut mundur teratur dan pergi menjalankan tugas nya.
Setelah pelayan pergi terlihat Putri itu menengadah menatap langit sambil berkata,
"Song Ke ke bagaimana keadaan mu kini? baik-baikah keadaan mu sekarang.?"
"Tahu kah kamu betapa aku sangat merindukanmu..?"
"Maafkan aku Song ke ke, aku terpaksa meninggalkan mu, aku lakukan semua ini agar mereka tidak melukai dirimu lagi."
"Kini kita hanya bisa bertemu di dalam mimpi saja."
"Mengapa cinta kita harus seperti ini, saling mencintai tapi tidak bisa bersama."
Setelah menghela nafas panjang dengan wajah berurai air mata, Putri itu membalikan badannya.
Lu Ping yang diam-diam sedang mengamati wajah gadis itu hampir menjerit, tapi dia cepat menutup mulutnya sendiri.
Wajah gadis itu sangat mirip dengannya, Mata hidung bibir.
Hanya bentuk muka gadis itu lebih bulat sedangkan dia lebih lancip.
Sisanya semua mirip, kini Lu Ping mengerti kenapa Wu Song bisa begitu cepat melupakan dirinya, dan langsung dekat bahkan menikahi gadis ini.
Tanpa sadar airmata jatuh membasahi wajahnya, ketika teringat wajah Wu Song yang sedang menatap dirinya dulu.
Ketika Lu Ping sedang larut dalam pikiran nya sendiri, Ceng Ceng dengan wajah sedih sudah berjalan kembali ke kamarnya.
Sementara Lu Sun saat ini berada di kamar Si Ma Yi, Si Ma Yi tersenyum menatap Lu Sun sambil berkata,
"Apa kabar Jendral Lu yang perkasa?"
Si Ma Yi terlihat tenang dan dia tidak terkejut sama sekali melihat kehadiran Lu Sun, yang tiba-tiba berada di kamarnya.
Dia justru terlihat sedang menanti-nanti kedatangan Lu Sun.
Lu Sun tidak mau banyak berbasa-basi dengan manusia-manusia seperti Cu Ke Liang, Si Ma Yi , Guo Jia, CAO CAO.
Sambil menatap tajam Lu Sun berkata,
Aku ingin menuntut keadilan buat Wu Song murid ku, yang istrinya di rebut paksa dan di buang ke jurang oleh cucu ke 4 mu Si Ma Ong.
Si Ma Yi kini baru terkejut, ternyata karena hal ini.
Pasukan Naga Hitam sampai keluar dari sarangnya dan kini mengepung LUO YANG.
Di dalam hatinya dia akan memarahi habis-habisan Si Ma Hui, dan akan memberikan hukuman berat pada cucunya.
Yang tidak mengenal tingginya langit tebalnya bumi, berani membuat masalah membangkitkan Naga yang sedang tidur ini.
Tapi sebagai orang cerdik, tentu keterkejutan nya tidak terlihat sama sekali.
Dia hanya tersenyum dan menawarkan Lu Sun untuk duduk sambil menuangkan segelas teh sebagai permintaan maaf.
"Jendral Lu minumlah dulu teh ini, sebagai permintaan maaf ku."
"Aku sudah tua dan jarang aktip sehingga tidak tahu, ada kejadian seperti ini."
"Tapi aku janji akan segera menindak tegas pelakunya tidak perduli bila itu adalah Kaisar sekalipun aku akan menghukum nya."
"Tulang Tua ini masih memiliki sedikit wewenang jadi percayalah.
Dalam 3 hari aku akan memberikan mu jawaban yang seadil-adilnya."
Bagaimana Jendral Lu, atau anda ingin menghukumnya sendiri baru puas, bila itu yang kamu inginkan.
Silahkan saja anda bertindak, aku tidak akan ikut campur, tapi anda harus ingat kedepannya hubungan Pasukan Naga Hitam dan pemerintah akan berkembang menjadi apa? ini tergantung keputusan mu hari ini.
Si Ma Yi yang cerdik tentu tidak akan mengalah begitu saja.
Karena ini menyangkut wibawa pemerintah, Kalaupun kedua pihak sampai terjadi perselisihan.
Kedua pihak tetap akan mengalami kerugian yang tidak sedikit.
Tiba-tiba di kamar Si Ma Yi kini muncul 8 biksu Tibet, seorang kakek cebol berjanggut panjang, seorang pria yang selalu mengendong sebatang pedang sambil melipat sepasang tangannya di depan dada, dan yang terakhir entah sejak kapan dia muncul, tahu-tahu sudah ada di ranjang tidur Si Ma Yi , seorang kakek aneh berpakaian seorang pendeta Tao yang dekil juga tidak memakai alas kaki.
Tapi aura lembut yang dipancarkan tubuhnya sangat tidak biasa.
Menurut perkiraan Lu Sun orang ini akan menjadi lawan yang sulit.
Lu Sun tersenyum dingin sambil minum teh di depannya dan berkata,
"Aku percaya padamu, aku akan menunggu keadilan apa yang akan kamu berikan."
Setelah berucap Lu Sun pun berdiri, berjalan dengan santai meninggalkan ruangan tersebut.
Memanggil Jin Tou Yun, yang langsung membawanya meninggalkan lingkungan Istana CHANG AN.
Setelah Lu Sun pergi Si Ma Yi berterimakasih pada beberapa tamu undangan yang menjadi pelindung nya.
Menunggu sampai tamu undangan nya kembali kekamar masing-masing.
Si Ma Yi meminta Kasim Lau Kasim kepercayaan nya menyelidiki dan melaporkan secara lengkap dalam 2 hari.
Kasim Lau bergerak cepat mengumpulkan informasi.
Pada Hari ketiga Si Ma Yi memberikan wewenang kepada Kasim Lau untuk mengawasi dan membawa surat perintah dari nya.
Si Ma Yi memberikan hukuman cambuk 3 kali pada Kaisar Si Ma Hui yang tidak bisa mengawasi tingkah laku putra putrinya di luar.
Menjatuhkan hukuman kurung 3 tahun pada Si Ma Ong mencabut gelar dan kekuasaannya.
Serta membatalkan nya dari kandidat pangeran mahkota.
Membatalkan pertunangan antara Si Ma Ong dan Putri Si Ma Ceng.
Wajib mengembalikan Putri Ceng Ceng kepada kakek nya Si Ma Jian, serta memulihkan kembali jabatan perdana menterinya.
Si Ma Su di angkat menjadi menteri perpustakaan.
Sebenarnya ini adalah penurunan jabatan mirip di buang ke posisi paling tidak penting.
Memberikan gelar Sarjana Nasional terbaik sepanjang masa kepada Wu Song, santunan nya setiap bulan akan diberikan kepada Putri Ceng Ceng istri nya.
Begitu Dekrit dari Si Ma Yi keluar dan Kasim Lau bertindak sebagai pengawasnya.
Tidak ada yang berani membantah, keputusan tersebut dan langsung menjalankannya.
Ceng Ceng di satu sisi sangat gembira, tapi di sisi lain dia sangat bersedih, karena dia tidak akan pernah bisa bertemu dengan Wu Song lagi.
Wu Song telah pergi meninggalkan nya untuk selama-lamanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 400 Episodes
Comments
Ajo jatah
ah di capter ini saya kecewa sama guru wu song harus nya di para²kan dulu istana nya itu biar lebih greket dan nntik biar wu song yang menghadirkan kekaisaran itu
2023-12-18
0
John Singgih
sayangnya wu song tidak tahu
2023-09-22
0
Sudar Manto
😁😁😁🤣🤣🤣
2022-09-22
1