Penolong Leona

Meksiko

Jam sudah menunjukkan pukul lima sore. Leona dan Kwan berjalan-jalan di kota Meksiko. Mereka berbelanja beberapa baju yang akan mereka kenakan selama tinggal di Meksiko. Leona dan Kwan terlihat sangat kompak. Mereka memang pantas menjadi adik kakak. Hanya ada tawa yang terdengar di sepanjang jalan. Kwan merangkul pundak Leona dengan satu tangan membawa belanjaan Leona. Sedangkan Leona sibuk dengan permen lollipop yang baru saja ia beli.

“Kau harus berterima kasih padaku. Wanita-wanita itu tidak berani mendekatimu karena ada aku di sampingmu,” ucap Leona sambil memakan permen lollipop yang ada di tangannya.

“Wajahmu sangat galak. Wanita-wanita cantik itu tidak berani mendekatiku, karena berpikir kalau kau adalah bodyguardku,” ledek Kwan dengan tawa kecil.

Leona mencubit perut Kwan dengan gigi menggertak, “Beraninya kau mengataiku sebagai bodyguard. Mana ada bodyguard secantik aku.” Leona menyingkirkan tangan Kwan dari pundaknya. Wanita itu berjalan lebih dulu dengan langkah kaki yang cepat.

“Kak, kau mudah sekali tersinggung,” ucap Kwan sebelum mengejar langkah kaki Leona.

Leona duduk di kursi besi yang ada di pinggiran jalan. Wanita itu menikmati pemandangan indah di tengah kota. Ada banyak pengunjung yang berlalu lalang di hadapanya. Bibirnya tersenyum indah.

“Setelah ini aku akan mengajak Kak Aleo untuk berkeliling dunia,” ucap Leona dengan suara pelan.

“Kenapa tidak mengajakku saja?” sambung Kwan yang tiba-tiba saja sudah duduk di samping Leona.

Leona memiringkan kepalanya untuk memandang Kwan, “Mengajakmu tidak akan bisa berpergian dengan tenang. Kau akan terus-terusan di kejar-kejar para investor. Belum lagi Paman Kenzo dan Tante Shabira yang akan terus-terusan menghubungimu.” Leona membuang lolipopnya yang sudah tidak enak lagi ke tong sampah. Wanita itu bersandar untuk menatap langit biru yang indah.

Kwan menghela napas. Semua yang dikatakan Leona benar. Kwan tidak bisa memiliki kebebasan yang sama dengan Aleo. Pria itu hanya dengan menggunakan ponsel saja sudah bisa menyelesaikan masalah. Sedangkan dirinya, sudah berjuang keras hingga mengadakan pertemuan di restoran mewah tapi tetap saja tidak berhasil.

“Kak, apa kau tidak pernah memiliki keinginan untuk memiliki kekasih?” Kwan menatap wajah Leona dengan seksama. Sudah cukup lama ia berada di samping Leona. Tapi, belum pernah sekalipun ia melihat Leona dekat dengan pria. Kalau dilihat dari sikap Daniel dan Serena serta Aleo, mereka tidak pernah melarang Leona memiliki kekasih.

“Aku takut,” jawab Leona sambil memejamkan mata. Hembusan angin yang sangat kencang membuat matanya terasa berat dan ingin terpejam.

Kwan mengeryitkan dahi, “Kenapa harus takut? Kau seorang model, Kak. Kau juga putri kesayangan dari pengusaha terkenal. Di tambah lagi, kau adik kesayangan seorang pria yang kini sedang naik daun. Tidak sulit bagimu untuk mendapatkan pria yang sempurna.”

Leona mengukir senyuman, “Hidupku sudah pusing menghadapi dua pria seperti kau dan kak Aleo. Aku tidak ingin tambah pusing dengan bertambah satu pria lagi,” jawab Leona asal saja.

Kwan tertawa kecil. Pria itu ikut bersandar dan memandang langit yang sangat indah. Tiba-tiba saja ia ingat akan sesuatu yang belum ia beli. Pria itu duduk sambil menatap wajah Leona, “Kak, ada sesuatu yang ingin aku beli. Apa kau mau menungguku di sini?”

Leona mengangguk pelan masih dengan mata terpejam. Wanita itu tidak mau mengucapkan satu katapun. Kwan tersenyum. Pria itu memandang wajah beberapa pengawal S.G. Group yang sejak tadi mengawasinya dari kejauhan.

“Kak Aleo benar-benar pria yang siaga. Dalam waktu singkat, kota ini sudah dipenuhi pengawal S.G. Group,” gumam Kwan di dalam hati. Pria itu beranjak dari kursi tersebut dan pergi meninggalkan Leona sendiri di tempat itu.

Leona membuka matanya saat Kwan telah menjauh. Wanita itu mengukir senyuman kecil, “Aku akan mengerjaimu Kwan. Ayo kita bermain petak umpet.” Leona beranjak dari duduknya. Wanita itu menatap beberapa paper bag yang berisi barang belanjaannya. Ia mendengus kesal dengan wajah tidak bersemangat, “Bagimana bisa aku pergi dan meninggalkan barang-barang ini?” ucap Leona pelan. Ia belum tahu kalau sudah banyak pengawal S.G.Group di dekatnya. Wanita itu mengambil ponselnya dari dalam tas. Tapi, ia tidak menemukan ponsel miliknya. Ia kembali berpikir dengan wajah melamun.

Leona mundur beberapa langkah. High heelsnya menginjak batu kerikil hingga membuat keseimbangannya hilang begitu saja. Dari kejauhan, ada seorang pria mengendarai sepeda dengan laju yang sangat cepat. Tubuh Leona terjatuh ke belakang. Wajah wanita itu sangat panik. Ia melirik sepeda yang sudah sangat dekat dengan tubuhnya. Kejadian itu terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Leona tidak lagi bisa mencegah tubuhnya agar tidak terjatuh.

Tiba-tiba saja tangan kekar memegang pinggangnya. Leona merasa tubuhnya di tarik hingga akhirnya ia terhindar dari tabrakan sepeda yang sedang melaju cepat itu. Namun, tidak seindah yang ia bayangkan. Pria yang menarik tubuh Leona juga kehilangan keseimbangannya. Pria itu justru jatuh dan menind*ih tubuh Leona. Dengan sangat pas dan seperti di sengaja, bibir pria itu mendaratkan bibirnya di bibir merah Leona.

Leona melebarkan kedua matanya sambil menatap dua mata pria yang baru saja mencuri ciuman pertamanya. Kedua mata Leona mengerjap. Satu tangannya berada di dada bidang pria itu. Leona mematung saat merasakan bibir lembut dan asing yang kini menyentuhnya.

Tiba-tiba saja pria itu menjauh dari tubuh Leona. Kwan berdiri di sana. Ia menarik kaos pria itu dengan wajah memerah. Tangannya terkepal kuat. Kwan membuat pria itu berdiri tegab di hadapannya sebelum melayangkan pukulan ke wajah pria tersebut. Tepat di rahang kanannya. Dengan pukulan keras dan sangat menyakitkan.

Leona masih tergeletak di jalanan berbatu dengan wajah mematung. Ia syok dan tidak menyangka dengan kejadian yang baru saja menimpahnya. Hanya ada langit biru yang kini memenuhi pandangan matanya. Satu tangannya terangkat ke atas dan menyentuh bibir miliknya dengan lembut.

Kwan tetap asyik menghajar pria yang sudah berbuat kurang ajar terhadap Kakak tersayangnya. Wajah pria itu memerah, “Rasakan ini pria breng*sek!” teriak Kwan dengan suara lantang.

Leona tersadar dari lamunannya saat mendengar teriakan Kwan. Wanita itu beranjak dari posisinya tergeletak. Ia membersihkan debu yang mengotori seluruh tubuhnya lalu memandang wajah pria yang menolongnya kini sudah babak belur. Leona segera berdiri dan berusaha menolong pria itu. Pukulan Kwan sangat kuat dan dipenuhi dendam. Leona tidak ingin Kwan sampai membunuh pria yang sudah menolongnya.

"Kwan, hentikan!" teriak Leona dengan wajah panik. Ia memandang wajah pria itu dengan seksama.

Sudah banyak darah dan luka di wajah pria itu. Tapi Kwan tidak juga mau menghentikan aksinya. Baginya itu belum cukup setimpal dengan perbuatan pria itu yang sudah berani mencium bibir Leona.

Leona terlihat bingung. Kini semua orang yang berdiri di pinggiran jalan telah memperhatikannya. Wanita itu menarik tangan Kwan dengan wajah takut. "Aku mohon, hentikan!" ucap Leona dengan wajah memelas.

Tapi rasanya percuma saja. Kwan masih tidak memperdulikan jeritan Leona. Baginya, Leona seperti berlian yang sangat berharga. Tidak ada yang boleh menyentuh Leona sembarangan.

Leona mengatur napasnya. Hanya ada satu cara untuk membuat Kwan menghentikan aksinya. Dengan mata terpejam, Leona membuat tubuhnya tidak bertenaga. Wanita itu ingin pura-pura pingsan saja.

Kwan menatap wajah Leona sekilas. Pria itu membulatkan kedua bola matanya saat melihat Leona memejamkan mata dengan tangan di atas kepala. Kwan menghempaskan tubuh pria itu ke jalanan sebelum menangkap tubuh Leona.

“Kak,” ucap Kwan dengan wajah panik. Pria itu menepuk pelan pipi Leona agar wanita itu mau membuka mata.

Leona membuka mata saat merasakan kedua tangan Kwan sudah ada di tubuhnya. Wanita itu menatap wajah pria itu dengan seksama, “Apa yang kau lakukan!” teriak Leona. Wanita itu berdiri lalu memandang pria yang menolongnya. Hatinya sedih ketika melihat pria itu kini sudah tergeletak dengan penuh luka.

Leona maju beberapa langkah. Namun, gerakannya terhenti saat Kwan menahan tangannya. Pria itu menggeleng pelan dan melarang Leona untuk mendekat. Tapi, Leona keras kepala. Wanita itu ingin mendekati pria yang telah menolongnya.

Kwan menghela napas. Ia mengangkat tubuh Leona lalu membawanya pergi. Pria itu meletakkan tubuh Leona yang ringan di atas pundaknya. Kwan menatap beberapa pasukan S.G. Group untuk mengurus pria itu dan barang belanjaan bawaannya.

“Kwan, lepaskan aku,” teriak Leona dengan tubuh berontak. Wanita itu tidak lagi bisa melihat dengan jelas karena kini kepalanya berada di posisi terbalik, “KWAN!”

Kwan hanya tersenyum kecil. Ia tahu kalau pria itu yang menyelamatkan Leona dari bahaya. Tapi di depan matanya sendiri, pria itu sengaja mendorong tubuh Leona hingga berhasil mencium bibirnya, “Hari ini aku tidak menghabisi nyawamu karena kau sudah memiliki jasa melindungi Kak Leona dari bahaya,” gumam Kwan di dalam hati. Ia tidak lagi peduli. Pria itu memutuskan untuk membawa Leona ke mobil dan kembali ke hotel.

Terpopuler

Comments

Widya ayu🤗

Widya ayu🤗

Lagi baca ulang ni... siapa yg malam ni lagi baca novel ni ☺️..like komenku... 🤣🤣🤣🤣

2021-08-10

2

Riani El fian

Riani El fian

hahaaaaaaa si KWAN ya,,,,

bener2 tu jagain berlian 🤭

2021-07-28

0

Marlyne Lia Lyne

Marlyne Lia Lyne

gara gara di cium syok sampai linglung gk sadar yg nolong i nya di pukuli kwan. masa sih gk bisa teriak untuk menghentikannya.. apa saat itu dia msh bdoh ya belom jd bos mafia

2021-07-22

1

lihat semua
Episodes
1 A Mafia Lady
2 Birthday
3 Kaburnya Leona
4 Kekhawatiran
5 Penolong Leona
6 Rasa Kesal
7 Kangen Mama
8 Gangster Payah
9 Penyerang Misterius
10 Pertemuan
11 Keadaan Zean
12 Jebakan
13 Bersama Aleo
14 Wanita Misterius
15 Bujukan Leona
16 Pertarungan Pertama
17 Hilangnya Leona
18 Tidak Pergi
19 Pertolongan Biao
20 Rumah Zean
21 Alana
22 Tertarik
23 Pelukan Mama
24 Jatuh Cinta
25 Pertemuan
26 Apartemen
27 Brazil
28 Maaf Leona
29 Firasat Buruk
30 Jebakan Zean
31 Terluka Parah
32 Terlambat
33 Pengagum Queen Star
34 Letty
35 Curiga
36 Pengakuan Kwan
37 Rahasia Mama
38 Terbongkar
39 Pelukan Mama
40 Latihan Menembak
41 Kunjungan Alana
42 Jemput Alana
43 Jalan-jalan
44 Niat Jahat
45 Kwan dan Alana
46 Bertemu Zean
47 Perjodohan Dadakan
48 Cinta Kwan
49 Ajakan Letty
50 Pria Bertopeng
51 Pesan Author
52 Jordan Zein
53 Gagal Kenalan
54 Bertemu Lagi
55 Hukuman Zean
56 Hadiah Kedua
57 Jordan Lagi
58 Rumah Jordan
59 Makan Malam
60 Penyelidikan Jordan
61 Dendam Zean
62 Berapa Lama Lagi?
63 Pendekatan
64 Kaburnya Leona
65 Cemburu Jordan
66 Rahasia Leona
67 Kedipan Mata
68 Penyelidikan Jordan
69 Kasmaran
70 Dendam dan Cinta
71 Bertemu Alana
72 Oliver
73 Perjalanan Pertama
74 Harapan Jordan
75 Adik Kesayangan
76 Dendam Letty
77 Rahasia
78 Terbongkar
79 Diam Membisu
80 Terburu-buru
81 Markas Zean
82 Siap Bertarung
83 Balapan Jalanan
84 Malam Sunyi
85 Masa Bodoh
86 Sentuhan Cinta
87 Dijodohkan
88 Sifat Ibu
89 Tamu Papa
90 Penolakan
91 Rasa Bersalah
92 Hanya Masa Lalu
93 Sambutan Sapporo
94 Tidak Percaya
95 Semakin Menjadi
96 Sepupu Rahasia
97 Aku Mendukungmu!
98 Memaafkan?
99 Tamu tak diundang
100 Ungkapan Cinta
101 Ajakan Jordan
102 Kecewa
103 Terjebak
104 Dilema
105 Kabur Lagi
106 Curi Pandang
107 Strategi Awal
108 Tak Termaafkan
109 Penyerangan
110 Selamat Tinggal
111 Musuh Terselubung
112 Luka Leona
113 Pengakuan Letty
114 Masa lalu Zean
115 Khawatir
116 Kristal
117 Tidak Terima
118 Dokter Cantik
119 Tamara?
120 Visual Lady Of Mafia
121 Kabar Buruk
122 Hilangnya Putri Cambridge
123 Usaha Terakhir
124 Biarkan Aku Masuk
125 Jangan Pergi
126 Miller
127 Firasat Buruk
128 Bersamamu
129 Kehancuran Cambridge
130 Musuh tidak Terlihat
131 Tetes Air Mata
132 Misi Penyelamatan
133 Kakak Kedua
134 Kau Bisa Menjaganya
135 Isabel
136 Genggaman Tangan
137 Biola Cinta
138 Jangan Selamatkan dia!
139 Meminta Tolong
140 Jangan Tolong Dia
141 Kau Sama Dengannya
142 Kita Saudara
143 Kunjungan Sonia
144 I Miss You
145 Demi Tamara
146 Cerita Alana
147 Rencana Tamara
148 Maafkan Aku
149 Bergeraklah Lebih Cepat!
150 Kristal?
151 Kau Kembali?
152 Aku Bahagia
153 Mantanmu?
154 Sekarang Bagaimana?
155 Siapa Mereka
156 Bingung
157 Puerto Rico
158 Keputusan Zeroun
159 Tidak Membantu
160 Pasangan Kekasih
161 Rencana Zean
162 Kabar Letty
163 Kunjungan Isabel
164 Kasih Sayang Ibu
165 Rencana Ayah
166 Kiriman Alana
167 Jaap Eden
168 Cemburu
169 Apa Kau mencintaiku?
170 Salah Sangka
171 Pria Es
172 Telah Sampai
173 Jebakan Isabel
174 Bertemu
175 Penyerangan 1
176 Bertemu Raja
177 Rencana Orang Tua
178 Perlindungan Zean
179 Penyerangan 2
180 Akhir Penyerangan
181 Terperangkap Perasaan
182 Aku Akan Pergi
183 Kau Bisa Tertawa?
184 Kembali Pulang
185 Karena Dirimu
186 Katakan Kalau Kau Mencintaiku
187 Amarah Sonia
188 Berhasil
189 Bujukan Adik
190 Kau Adikku
191 Ledekan Kecil
192 Undangan
193 Telepon
194 Aku Harus Menikah
195 Dia Hanya Koki
196 Terpaksa
197 Rencana Terakhir
198 Kenapa dia Pergi?
199 Kejutan Pagi
200 Hukuman untuk Leona
201 Dia Jahat
202 Will You Merry Me?
203 Tidak Semua Bahagia
204 Hadiah Jordan
205 Gaun Pilihan
206 Pesan Author.
207 Permintaan Aleo
208 Pertunangan
209 Kau Mencintainya?
210 Berlibur
211 Apa Yang Terjadi
212 Jangan Mendekat
213 Nevada
214 Kembali Ingat
215 Terima Kasih Oliver
216 Tidak Terduga
217 Hadiah Unik
218 Rindu Mama
219 Penyusup Kecil
220 Ada apa Mom?
221 Aku Merindukanmu
222 Kekesalan Aleo
223 Pangeran Es
224 Dia Wanita Pilihan
225 Merah atau Hitam
226 Sebelum Menikah
227 Hari Bahagia
228 Malam Indah
229 Drama Malam Pertama
230 Kejutan Menjelang Pagi
231 Pelukan Suami
232 Hadiah Zean
233 Akhir Season 1
234 S2 Bab 1
235 S2 Bab 2
236 S2 Bab 3
237 S2 Bab 4
238 S2 Bab 5
239 S2 Bab 6
240 S2 Bab 7
241 S2 Bab 8
242 S2 Bab 9
243 S2 Bab 10
244 S2 Bab 11
245 S2 Bab 12
246 S2 Bab 13
247 S2 Bab 14
248 S2 Bab 15
249 S2 Bab 16
250 S2 Bab 17
251 S2 Bab 18
252 S2 Bab 19
253 S2 Bab 20
254 S2 Bab 21
255 S2 Bab 22
256 S2 Bab 23
257 S2 Bab 24
258 S2 Bab 25
259 S2 Bab 26
260 S2 Bab 27
261 S2 Bab 28
262 S2 Bab 29
263 S2 Bab 30
264 S2 Bab 31
265 S2 Bab 32
266 S2 Bab 33
267 S2 Bab 34
268 S2 Bab 35
269 S2 Bab 36
270 S2 Bab 37
271 S2 Bab 38
272 S2 Bab 39
273 S2 Bab 40
274 S2 Bab 41
275 S2 Bab 42
276 S2 Bab 43
277 S2 Bab 44
278 S2 Bab 45
279 S2 Bab 46
280 S2 Bab 47
281 S2 Bab 48
282 S2 Bab 49
283 S2 Bab 50
284 S2 Bab 51
285 S2 Bab 52
286 S2 Bab 53
287 S2 Bab 54
288 S2 Bab 55
289 S2 Bab 56
290 S2 Bab 57
291 S2 Bab 58
292 S2 Bab 59
293 S2 Bab 60
294 S2 Bab 61
295 S2 Bab 62
296 S2 Bab 63
297 S2 Bab 64
298 S2 Bab 65
299 S2 Bab 66
300 S2 Bab 67
301 S2 Bab 68
302 S2 Bab 69
303 S2 Bab 70
304 S2 Bab 71
305 S2 Bab 72
306 S2 Bab 73
307 S2 Bab 74
308 S2 Bab 75
309 S2 Bab 76
310 S2 Bab 77
311 S2 Bab 78
312 S2 Bab 79
313 S2 Bab 80
314 S2 Bab 81
315 S2 Bab 82
316 S2 Bab 83
317 S2 Bab 84
318 S2 Bab 85
319 S2 Bab 86
320 S2 Bab 87
321 S2 Bab 88
322 S2 Bab 89
323 S2 Bab 90
324 S2 Bab 91
325 S2 Bab 92
326 S2 Bab 93
327 S2 Bab 94
328 S2 Bab 95
329 S2 Bab 96
330 S2 Bab 97
331 S2 Bab 98
332 S2 Bab 99
333 S2 Bab 100
334 S2 Bab 101
335 S2 Bab 102
336 S2 Bab 103
337 S2 Bab 104
338 S2 Bab 105
339 S2 Bab 106
340 S2 Bab 107
341 S2 Bab 108
342 S2 Bab 109
343 S2 Bab 110
344 S2 Bab 111
345 S2 Bab 112
346 S2 Bab 113
347 S2 Bab 114
348 S2 Bab 115
349 S2 Bab 116
350 S2 Bab 117
351 S2 Bab 118
352 S2 Bab 119
353 S2 Bab 120
354 S2 Bab 121
355 S2 Bab 122
356 S2 Bab 123
357 S2 Bab 124
358 S2 Bab 125
359 S2 Bab 126
360 S2 Bab 127
361 S2 Bab 128
362 Catatan Author
363 Cerita sedikit
364 Novel ke 7
365 Novel Teman Author
366 Novel Anak Jordan dan Leona
367 Novel Dark Romance
Episodes

Updated 367 Episodes

1
A Mafia Lady
2
Birthday
3
Kaburnya Leona
4
Kekhawatiran
5
Penolong Leona
6
Rasa Kesal
7
Kangen Mama
8
Gangster Payah
9
Penyerang Misterius
10
Pertemuan
11
Keadaan Zean
12
Jebakan
13
Bersama Aleo
14
Wanita Misterius
15
Bujukan Leona
16
Pertarungan Pertama
17
Hilangnya Leona
18
Tidak Pergi
19
Pertolongan Biao
20
Rumah Zean
21
Alana
22
Tertarik
23
Pelukan Mama
24
Jatuh Cinta
25
Pertemuan
26
Apartemen
27
Brazil
28
Maaf Leona
29
Firasat Buruk
30
Jebakan Zean
31
Terluka Parah
32
Terlambat
33
Pengagum Queen Star
34
Letty
35
Curiga
36
Pengakuan Kwan
37
Rahasia Mama
38
Terbongkar
39
Pelukan Mama
40
Latihan Menembak
41
Kunjungan Alana
42
Jemput Alana
43
Jalan-jalan
44
Niat Jahat
45
Kwan dan Alana
46
Bertemu Zean
47
Perjodohan Dadakan
48
Cinta Kwan
49
Ajakan Letty
50
Pria Bertopeng
51
Pesan Author
52
Jordan Zein
53
Gagal Kenalan
54
Bertemu Lagi
55
Hukuman Zean
56
Hadiah Kedua
57
Jordan Lagi
58
Rumah Jordan
59
Makan Malam
60
Penyelidikan Jordan
61
Dendam Zean
62
Berapa Lama Lagi?
63
Pendekatan
64
Kaburnya Leona
65
Cemburu Jordan
66
Rahasia Leona
67
Kedipan Mata
68
Penyelidikan Jordan
69
Kasmaran
70
Dendam dan Cinta
71
Bertemu Alana
72
Oliver
73
Perjalanan Pertama
74
Harapan Jordan
75
Adik Kesayangan
76
Dendam Letty
77
Rahasia
78
Terbongkar
79
Diam Membisu
80
Terburu-buru
81
Markas Zean
82
Siap Bertarung
83
Balapan Jalanan
84
Malam Sunyi
85
Masa Bodoh
86
Sentuhan Cinta
87
Dijodohkan
88
Sifat Ibu
89
Tamu Papa
90
Penolakan
91
Rasa Bersalah
92
Hanya Masa Lalu
93
Sambutan Sapporo
94
Tidak Percaya
95
Semakin Menjadi
96
Sepupu Rahasia
97
Aku Mendukungmu!
98
Memaafkan?
99
Tamu tak diundang
100
Ungkapan Cinta
101
Ajakan Jordan
102
Kecewa
103
Terjebak
104
Dilema
105
Kabur Lagi
106
Curi Pandang
107
Strategi Awal
108
Tak Termaafkan
109
Penyerangan
110
Selamat Tinggal
111
Musuh Terselubung
112
Luka Leona
113
Pengakuan Letty
114
Masa lalu Zean
115
Khawatir
116
Kristal
117
Tidak Terima
118
Dokter Cantik
119
Tamara?
120
Visual Lady Of Mafia
121
Kabar Buruk
122
Hilangnya Putri Cambridge
123
Usaha Terakhir
124
Biarkan Aku Masuk
125
Jangan Pergi
126
Miller
127
Firasat Buruk
128
Bersamamu
129
Kehancuran Cambridge
130
Musuh tidak Terlihat
131
Tetes Air Mata
132
Misi Penyelamatan
133
Kakak Kedua
134
Kau Bisa Menjaganya
135
Isabel
136
Genggaman Tangan
137
Biola Cinta
138
Jangan Selamatkan dia!
139
Meminta Tolong
140
Jangan Tolong Dia
141
Kau Sama Dengannya
142
Kita Saudara
143
Kunjungan Sonia
144
I Miss You
145
Demi Tamara
146
Cerita Alana
147
Rencana Tamara
148
Maafkan Aku
149
Bergeraklah Lebih Cepat!
150
Kristal?
151
Kau Kembali?
152
Aku Bahagia
153
Mantanmu?
154
Sekarang Bagaimana?
155
Siapa Mereka
156
Bingung
157
Puerto Rico
158
Keputusan Zeroun
159
Tidak Membantu
160
Pasangan Kekasih
161
Rencana Zean
162
Kabar Letty
163
Kunjungan Isabel
164
Kasih Sayang Ibu
165
Rencana Ayah
166
Kiriman Alana
167
Jaap Eden
168
Cemburu
169
Apa Kau mencintaiku?
170
Salah Sangka
171
Pria Es
172
Telah Sampai
173
Jebakan Isabel
174
Bertemu
175
Penyerangan 1
176
Bertemu Raja
177
Rencana Orang Tua
178
Perlindungan Zean
179
Penyerangan 2
180
Akhir Penyerangan
181
Terperangkap Perasaan
182
Aku Akan Pergi
183
Kau Bisa Tertawa?
184
Kembali Pulang
185
Karena Dirimu
186
Katakan Kalau Kau Mencintaiku
187
Amarah Sonia
188
Berhasil
189
Bujukan Adik
190
Kau Adikku
191
Ledekan Kecil
192
Undangan
193
Telepon
194
Aku Harus Menikah
195
Dia Hanya Koki
196
Terpaksa
197
Rencana Terakhir
198
Kenapa dia Pergi?
199
Kejutan Pagi
200
Hukuman untuk Leona
201
Dia Jahat
202
Will You Merry Me?
203
Tidak Semua Bahagia
204
Hadiah Jordan
205
Gaun Pilihan
206
Pesan Author.
207
Permintaan Aleo
208
Pertunangan
209
Kau Mencintainya?
210
Berlibur
211
Apa Yang Terjadi
212
Jangan Mendekat
213
Nevada
214
Kembali Ingat
215
Terima Kasih Oliver
216
Tidak Terduga
217
Hadiah Unik
218
Rindu Mama
219
Penyusup Kecil
220
Ada apa Mom?
221
Aku Merindukanmu
222
Kekesalan Aleo
223
Pangeran Es
224
Dia Wanita Pilihan
225
Merah atau Hitam
226
Sebelum Menikah
227
Hari Bahagia
228
Malam Indah
229
Drama Malam Pertama
230
Kejutan Menjelang Pagi
231
Pelukan Suami
232
Hadiah Zean
233
Akhir Season 1
234
S2 Bab 1
235
S2 Bab 2
236
S2 Bab 3
237
S2 Bab 4
238
S2 Bab 5
239
S2 Bab 6
240
S2 Bab 7
241
S2 Bab 8
242
S2 Bab 9
243
S2 Bab 10
244
S2 Bab 11
245
S2 Bab 12
246
S2 Bab 13
247
S2 Bab 14
248
S2 Bab 15
249
S2 Bab 16
250
S2 Bab 17
251
S2 Bab 18
252
S2 Bab 19
253
S2 Bab 20
254
S2 Bab 21
255
S2 Bab 22
256
S2 Bab 23
257
S2 Bab 24
258
S2 Bab 25
259
S2 Bab 26
260
S2 Bab 27
261
S2 Bab 28
262
S2 Bab 29
263
S2 Bab 30
264
S2 Bab 31
265
S2 Bab 32
266
S2 Bab 33
267
S2 Bab 34
268
S2 Bab 35
269
S2 Bab 36
270
S2 Bab 37
271
S2 Bab 38
272
S2 Bab 39
273
S2 Bab 40
274
S2 Bab 41
275
S2 Bab 42
276
S2 Bab 43
277
S2 Bab 44
278
S2 Bab 45
279
S2 Bab 46
280
S2 Bab 47
281
S2 Bab 48
282
S2 Bab 49
283
S2 Bab 50
284
S2 Bab 51
285
S2 Bab 52
286
S2 Bab 53
287
S2 Bab 54
288
S2 Bab 55
289
S2 Bab 56
290
S2 Bab 57
291
S2 Bab 58
292
S2 Bab 59
293
S2 Bab 60
294
S2 Bab 61
295
S2 Bab 62
296
S2 Bab 63
297
S2 Bab 64
298
S2 Bab 65
299
S2 Bab 66
300
S2 Bab 67
301
S2 Bab 68
302
S2 Bab 69
303
S2 Bab 70
304
S2 Bab 71
305
S2 Bab 72
306
S2 Bab 73
307
S2 Bab 74
308
S2 Bab 75
309
S2 Bab 76
310
S2 Bab 77
311
S2 Bab 78
312
S2 Bab 79
313
S2 Bab 80
314
S2 Bab 81
315
S2 Bab 82
316
S2 Bab 83
317
S2 Bab 84
318
S2 Bab 85
319
S2 Bab 86
320
S2 Bab 87
321
S2 Bab 88
322
S2 Bab 89
323
S2 Bab 90
324
S2 Bab 91
325
S2 Bab 92
326
S2 Bab 93
327
S2 Bab 94
328
S2 Bab 95
329
S2 Bab 96
330
S2 Bab 97
331
S2 Bab 98
332
S2 Bab 99
333
S2 Bab 100
334
S2 Bab 101
335
S2 Bab 102
336
S2 Bab 103
337
S2 Bab 104
338
S2 Bab 105
339
S2 Bab 106
340
S2 Bab 107
341
S2 Bab 108
342
S2 Bab 109
343
S2 Bab 110
344
S2 Bab 111
345
S2 Bab 112
346
S2 Bab 113
347
S2 Bab 114
348
S2 Bab 115
349
S2 Bab 116
350
S2 Bab 117
351
S2 Bab 118
352
S2 Bab 119
353
S2 Bab 120
354
S2 Bab 121
355
S2 Bab 122
356
S2 Bab 123
357
S2 Bab 124
358
S2 Bab 125
359
S2 Bab 126
360
S2 Bab 127
361
S2 Bab 128
362
Catatan Author
363
Cerita sedikit
364
Novel ke 7
365
Novel Teman Author
366
Novel Anak Jordan dan Leona
367
Novel Dark Romance

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!