Gio dan Dika belum juga pulang sore harinya..
Kania sudah menggerutu kesal di depan pintu Mahadiningrat itu, kenapa suami dan anaknya belum juga pulang.
Tak lama menunggu akhirnya Suami dan anaknya pulang juga.
Kania berlari tak sabar mendekati Pintu Mobil setir itu, dia akan mengomeli Gio..
Gio Nyengir angkat tangan saat Kania menatapnya tajam.
"kau bawa Kabur kemana anakku hah..? " tanya Kania Tajam.
"Eitss... Baybe.. Dia juga anakku..! " Elak Gio dengan senyum polosnya.
Kania tidak mempan.
"Sayang kamu tidak apa-apa..? katakan pada mama.. kemana Papamu membawamu pergi..? " tanya Kania pada Putranya memutar tubuh anaknya itu Curiga.
Dika terkekeh Geli.
"Mam... Dika nggak berkelahi kok Mam.. dika cuma belajar Main Catur saja..! " Jawab Dika jujur sambil Tersenyum lebar.
Kania menghela nafas lega.
"baguslah.. istirahat sayang..! Kamu pasti belum makan kan..? " balas Kania khawatir.
"heii... baybe.. dia Anakku.. Aku tidak akan biarkan perutnya kosong.. aku membawanya makan tadi di restaurant..! " sahut Gio tidak terima.
Pasalnya istrinya ini seperti menganggap Dia menyiksa Anaknya sendiri, tentu saja dia tidak terima. Mana bisa Dia membiarkan anaknya tidak makan, biarlah Gio tidak makan asalkan anaknya makan..
Kania mendengus pada Gio.
Dika menyeringai Lucu saja. dia pun izin berlalu meninggalkan Mama dan papanya..
Kanza sudah berdiri di atas tangga sambil menyeringai lebar.
dika tersenyum sambil menggeleng-geleng saja melihat adiknya yang suka sekali mewawancarainya kala dia pulang sekolah, apapun pelajaran yang di pelajari Dika bakal di pelajari Kanza.
kanza juga ingin bebas seperti Dika, apalah daya umurnya belum cukup untuk di lepas Kedua orangtuanya..
Hanya Dika saja di usia nya 4 tahun sudah bebas. kanza mana tega melihat wajah memelas kania,,
"abang belajar apa aja tadi..? " tanya Kanza sumringah mengambil Tas Dika dengan semangat.
Dika tersenyum lebar berjalan masuk kekamarnya sedang Kanza sudah tidak sabar membuka resleting tas abangnya..
saat Dika masuk kamar mandi.. kanza sudah serius membaca buku Dika.. Karna Privat Elit di Rumahnya.. di usia nya yang 6 tahun Kanza sudah lancar membaca..
kanza begitu terobsesi akan apapun yang dilakukan abangnya itu di luar istana, itu sebabnya di Rumah dia selalu menunggu dika..
...
Zaika di kamarnya setiap hari bermain dengan Komputer. dia selalu mengasah kemampuan Meretasnya hanya itulah hobinya yang sangat di gilainya.
Dia belajar Privat Khusus juga jadi sudah bisa membaca..
di usianya yang masih 6 tahun. Ika sudah masuk peretas ternama 12 Besar di Dunia, ya walaupun masih peringkat terakhir.
ika membaca pesan inbox Komputernya.
"berapa usia mu Cantik..? " Tanya Pria yang tak dikenal.
ika terkekeh. dia memakan Kripik Kentang nya Dengan Kakinya terangkat di Atas meja melihat isi pesan inbox nya itu.
"kau Akan Gila kalau tau usiaku.. !" seru ika tertawa lucu.
Ika sengaja memalsukan identitasnya. Profil yang dia gunakan pun hanya mawar biru kesukaan Mamanya.
Ika mengetik untuk membalas pesan inboxnya.
"jangan tanya kan umur Ku.. Kau tidak akan percaya..! " Balas Ika tersenyum meledek.
begitulah hari-hari Ika di dalam kamarnya.
Dia meretas perusahaan mana saja yang menjadi tujuannya. hanya meretas bagian kecil saja, hal Positif juga..
misalnya Ada perusahaan yang keadaan Keuangan nya Kacau, ika akan mengeprintkan bukti kekacauan perusahaan itu, di pencetak Print atasan tertinggi perusahaan itu sendiri. jadi Perusahaan itu bisa bangkit karna bukti itu Hingga perusahaan itu bertanya-tanya siapa yang membantu Masalah perusahaannya.
siapa yang bakal mengira anak usia 6 tahun yang membantunya..
Kania begitu keras mendidik anak-anaknya untuk menolong sesama..
"perusahaan mana lagi ya..? " tanya Ika berpikir keras
dia memutar Kursi komputernya. berusaha memikirkan perusahaan mana lagi yang harus di retasnya..
"Apa aku coba perusahaan besar ya..? " Tanya Ika lagi Berpikir dengan serius.
"eh.. tidak-tidak.. nanti yang ada Hidupku tidak akan tenang.. nanti saja kalau ilmu retas ku sudah menjadi 1 besar dari 12 besar saat ini.. Aku akan menjadi yang pertama..! " lanjut Ika lagi tersenyum kecil.
ika punya cita-cita menjadi peretas terkenal dan paling di akui negaranya kini..
di usianya kini Akun nama Retasnya sudah di banjiri pengikut dan juga Fans banyak yang minta pendapat bocah mungil ini akan ilmu retasnya..
dan Ika menbalas pertanyaan fans dan pengikutnya dengan ramah dan bijak.
"wah... wah.. wah... makin banyak saja yang bertanya..! " Gumam ika tersenyum lebar.
dan Ika meregangkan jari jemarinya sebelum mengetik Pesannya dan Ika membalas seluruh pertanyaan Pengikutnya itu layaknya peretas yang lihai dan profesional.
....
"kenapa kau ajak anak kita bermain catur..? " tanya Kania Serius.
"supaya dia bisa mengatur strategi baybe.. " jawab Gio tersenyum manis.
Kania menghela nafas panjang.
"apa kau fikir hidup anak kita akan ada dalam bahaya..? kenapa Aku berfikir anakku dalam bahaya saat ini.. Aku selalu gelisah tiap malam.. tidak bisa tidur.. terkadang aku masuk ke kamar semua anak-anak kita.. untuk memastikan mereka masih baik-baik saja..! " balas Kania khawatir.
mengerikan sekali Firasat seorang ibu.. Bagaimana bisa Firasat seorang ibu seperti dukun.. Apa ini yang selalu di fikirkan mama sebelum kami di culik waktu itu.. Firasat seperti ini.. ucap Gio dalam hati menatap takjub pada Kania yang tau situasi anaknya saat ini.
Gio sengaja tidak memberi tau Kania, bisa bahaya kalau kania tau.. Yang ada Kania bakal memenjarakan dika di dalam rumahnya..
dan entah mengapa Anaknya itu bisa membela diri kala di hadapi orang-orang jahat. karna Gio sendiri tau kemampuan Dika dalam bertarung..
"baybe.. Anak Kita Baik-baik saja.. bukankah Kamu sudah menyuruhnya belajar beladiri dia menguasainya dalam waktu singkat. dan aku menyuruhnya belajar strategi supaya dia tidak gerogi saat berada di suatu hal yang sulit.. dia punya ilmu beladiri sayang.. percayalah padanya.. Kamu bantu doa saja.. semoga Firasatmu itu tidak benar..! " balas Gio lembut Membelai Rambut panjang Kania.
Kania mengangguk Pelan. Dia menyandarkan Kepalanya di Bahu Suaminya itu.
"iya semoga saja itu tidak benar..! " Sahut kania berusaha untuk tenang.
....
"bagaimana..? kapan Kita bergerak Boss...? " tanya Salah satu pembunuh bayaran itu.
"Tuan Itu menyuruh Kita membunuh Anak itu... jadi kalian ancam saja dia... kalau kalian akan bunuh ibunya jika dia tidak mau ikut dengan kalian.. aku rasa dia bukan anak yang bodoh..! " jawab Bossnya tersenyum mengejek.
"memang siapa sih Tuan yang menyuruh kita boss? Apa mereka membayar kita mahal..? " tanya anak buahnya yang lain.
"iya.. dia punya penyeludupan emas di suatu tempat yang hanya di ketahuinya saja.. bahkan istrinya yang dia cintai itu tidak tau akan hal itu..! " sahut Bossnya Menyeringai.
sebenarnya dia tidak hanya meminta uang ataupun emas pada Tuannya.. dia meminta bisa menikmati Tubuh Indah istri tuannya itu..
Karna Dendam tuannya begitu besar dia menyerahkan Istrinya itu pada Nya tanpa ragu..
dan saat berhasil membunuh Anak Gio. dia bisa kembali menikmati tubuh Indah itu lagi..
sungguh istri tuannya itu begitu memuaskannya di malam hari itu karna Istri tuannya itu juga menikmati Tubuh nya. siapa yang tidak mau bersetubuh dengan Pria muda yang lebih bagus dari Suami Tua bangkanya itu.
Bahkan Mereka melakukannya berkali-kali malam itu..
😊😊😊
**hari minggu author Libur jadi bisa Up di hari seninnya Banyak.. kalau hari biasa cuma bisa 2 episod
kalau 3 berarti Author sudah berusaha semaksimal mungkin ya..
Author sendiri memang maunya bisa Crazy up terus..
Apalah Daya... di dunia nyata Author juga punya kesibukan..
jadi Mohon pengertiannya ya.. Terimakasih banyak**...!!
...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 160 Episodes
Comments
Renireni Reni
adrian ya itu musuhnya gio?br kabur dr penjara udah punya anak buah byk
2022-02-07
1
Rafinsa
🚜👍
2021-10-22
1
Miftah Sae
ok Thor semangat
2020-11-30
4