Siang harinya, Lala datang bersama Arga dan Dokter El. Mereka sengaja datang untuk memeriksa kondisi Tirta dan Marchel setelah berbagai hal yang terjadi beberapa hari terakhir.
Kini mereka semua berada di kamar Tirta. Dokter El sedang memeriksa kondisi Marchel dengan beberapa alat yang dibawanya, sementara Tirta berdiri tidak jauh dari tempat tidur. Tatapannya mengikuti setiap pemeriksaan, ingin memastikan tidak ada sesuatu yang terlewat.
Namun, di tengah suasana serius itu, Lala justru memperhatikan wajah sahabatnya.
“Ta, bibirmu bengkak?”
Pertanyaan itu membuat Tirta refleks menyentuh bibirnya sendiri.
Semua orang yang berada di dalam kamar langsung menoleh.
Tirta mendadak salah tingkah. Ia melirik Marchel yang justru sedang tersenyum mengejek dari atas ranjang.
“Hmm... digigit semut.”
Jawaban yang bahkan tidak masuk akal untuk dipercaya.
Lala langsung memukul gemas pundaknya.
“Bodoh! Kamu pikir kita semua bodoh?”
Tirta semakin salah tingkah.
Marchel malah terkekeh kecil melihat istrinya kebingungan mencari alasan.
“Jangan tertawa!” Tirta menatapnya kesal.
Lala yang masih penasaran kemudian kembali bertanya,
“Jadi, bagaimana dengan kemarin? Kamu bertemu Jordan di sana?”
“Tidak. Aku di rumah.” Tirta bersandar pada dinding sambil melipat kedua tangannya di dada. “Malas harus bertemu dengannya lagi.”
“Oh... pantas saja.”
Lala mengangguk seolah baru memahami sesuatu.
“Dia sempat bertanya kepadaku. Katanya, kalau memungkinkan, dia ingin bertemu denganmu. Setidaknya sebagai teman.”
Tirta yang tadinya memperhatikan Dokter El langsung menoleh.
“Teman?”
“Ya.”
Tirta terdiam beberapa saat.
Berteman sebenarnya bukan sesuatu yang buruk. Namun, ia juga tahu betul bahwa hubungan seperti itu bisa menimbulkan masalah baru, terlebih setelah apa yang pernah terjadi di antara dirinya dan Jordan.
“Pertemanan antara wanita dan pria itu tidak ada,” ujar Marchel tiba-tiba.
Tatapannya tajam mengarah kepada Tirta.
“Kalaupun ada, biasanya akan ada salah satu yang terluka karena cinta sepiha…
The Light We Found
Chapter 78
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments