“Jika kamu tidak bisa menjaganya, lepaskan dia! Aku bisa menjaganya! Aku bukan orang sebrengsek dirimu!”
Awalnya, kalimat itu hanya terdengar seperti seseorang yang sedang mengeluarkan isi pikirannya. Namun, tanpa dia sadari, ucapan itu justru berubah menjadi luapan isi hatinya sendiri. Hal tersebut membuat semua orang yang ada di sana terkejut sekaligus bingung harus bereaksi seperti apa.
Marchel yang awalnya hanya diam kini perlahan menoleh. Tatapan matanya berubah tajam, menusuk, bahkan aura mengintimidasi yang begitu kuat kembali terpancar dari pria itu.
“Ekhem! Kalau itu... aku hanya bercanda. Sudahlah, sekarang semuanya tunggu di luar saja. Biarkan Marchel istirahat. Aku harus mengganti infusnya dulu.”
Dokter El buru-buru menunduk sambil mengambil tangan pria itu untuk membenahi jarum infusnya. Bahkan tangannya terlihat gemetar.
Keberanian yang tadi sempat muncul seolah menghilang begitu saja, terlebih sejak pengakuan cintanya yang keluar di waktu yang sedikit tidak tepat.
Satu per satu orang akhirnya keluar dari ruangan.
Di luar sudah tersedia ruangan khusus yang cukup luas untuk menampung banyak orang yang ingin menemani keluarga pasien. Ruangan pasien sendiri masih berada di area yang sama, hanya dipisahkan oleh sekat dan sebuah pintu.
“Sekarang dia sudah tenang. Kakak juga harus istirahat agar nanti bisa menjaganya.” Ucap ibu Arga sembari menuntun kakak iparnya untuk duduk di sofa.
Rachel juga masih berada di sana dan duduk tepat di sebelah wanita paruh baya itu.
“Tidak. Aku harus menyelesaikan semuanya hari ini, Rachel.... Maafkan tante. Sepertinya tante tidak bisa menepati janji itu.”
Viona menggenggam tangan wanita yang duduk di sebelahnya tersebut dengan tatapan penuh rasa bersalah.
“Tante sudah berjanji untuk mengusahakan semuanya agar aku menikah dengan Marchel. Lalu sekarang kenapa malah begini?”
Raut sedih Rachel membuat beberapa orang di sana tidak tega. Dia menggenggam erat tangan wanita paruh baya tersebut dengan nada memelas.
“Tante, Marchel ke…
The Light We Found
Chapter 69
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments
Muhammad Zidan
keluarga konglomerat bisa di tipu bertahun tahun masa 🤭
2026-09-01
0