“Baiklah, kalau begitu jelaskan kondisimu.”
“Masih belum bangun, baru setengah saja...” Jawab Marchel sembari menatap Tirta yang hanya bisa diam membeku.
“Masih bisa dilanjutkan?” Tanya Dokter El memastikan.
“Hmmm....” Tirta yang mendengar itu tanpa bertanya lagi membuka tali yang berada di sebelah kiri. Jika dilepas, pakaian tersebut akan jatuh ke lantai begitu saja.
“Kemarilah...” Panggil pria itu yang berusaha untuk duduk di atas ranjang.
Tirta segera mendekat dan membantu Marchel bangun. Dia tidak jadi membuka tali yang berada di sebelah kiri karena kini perhatiannya tertuju pada pria tersebut.
Setelah Marchel berhasil duduk, Tirta juga diminta duduk di hadapannya.
“Tidak hanya membuka pakaianmu yang bisa membuatku bergairah, tapi juga ini.”
Tangan besar itu menyentuh bibir yang menjadi favoritnya. Tanpa banyak bicara, Marchel langsung mengecup bibir kekasihnya dengan penuh rasa rindu.
Tirta ikut terbuai dalam ciuman tersebut. Tangannya perlahan melingkar di tubuh Marchel hingga akhirnya ciuman itu terlepas.
“Akhh!!! Berdiri sempurna!”
Ucap Marchel sembari menyandarkan kepalanya ke dada Tirta. Gadis itu juga melirik ke arah yang dimaksud.
“Jadi..... Kamu ingin melakukannya sendiri?”
“Ya!” Jawaban singkat yang sudah sangat bisa dipahami oleh Dokter El.
“Cup kecil ada di nakas! Masukkan sampelnya, aku keluar.” Setelah mengucapkan itu, terdengar pintu terbuka dan kemudian tertutup kembali. Kini hanya tersisa kedua orang tersebut di dalam ruangan.
“Keluar kalau kamu takut.” Ucapan dan tindakannya benar-benar berbeda. Nyatanya, tangan kekar itu justru merangkul Tirta erat, membuat jarak di antara mereka hampir tidak ada.
Tirta tidak menjawab. Dia malah mengambil cup yang dimaksud, kemudian memberikannya kepada Marchel sembari tersenyum.
“Nakal!” Ucap Marchel sebelum kembali meraup bibir kekasihnya. Tirta kemudian berada di atas tubuhnya ketika pria itu kembali berbaring terlentang.
Mereka hanya berciuman, sementara Marchel berusaha menyelesaikan apa yang harus dilaku…
The Light We Found
Chapter 61
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments