Jam tujuh malam, Tirta baru saja sampai di sebuah rumah sakit besar yang sangat terkenal di kalangan elit. Langkahnya perlahan memasuki ruangan yang dimaksud oleh Arga tadi sore. Dia baru bisa datang sekarang karena harus lembur setelah cutinya yang cukup panjang.
“Kenapa dengan wajah kalian?” Tanyanya pada kedua pria yang menatap ruangan dengan wajah frustasi. Bahkan, keduanya tampak sangat lelah dan takut secara bersamaan.
“Syukurlah kamu sudah datang. Lihat kelakuan kekasihmu yang kekanak-kanakan.”
Arga menunjuk ke arah seorang wanita yang sedang menangis diam-diam di pojokan. Tidak hanya satu, ada sekitar tujuh wanita cantik dan seksi yang berada di dalam ruangan tersebut.
“Apa yang terjadi?” Tanya Tirta bingung. Dia melihat hampir seluruh wanita itu menutup wajah mereka, sementara mata mereka sudah sembab karena menangis.
“Jelaskan, Arga. Aku harus masuk dulu untuk wanita yang terakhir.”
Dokter El memberikan tugas itu kepada pria yang tampak lebih tenang darinya, lalu berjalan masuk ke dalam ruangan.
“Jadi begini. Mulai dari wanita yang sedang berdiri di ujung kiri sampai wanita yang duduk sesegukan di sebelah kanan itu, semuanya sudah masuk ke dalam ruangan untuk menggoda dan mencoba membangunkan milik Marchel. Dan semuanya memiliki ukuran yang berbeda, seperti yang kamu lihat.”
Jelas Arga sembari berhenti sejenak untuk menghela napas.
Tirta mengangguk. Memang dia akui semuanya memiliki bentuk tubuh yang berbeda. Dari yang terkecil hingga yang terlihat sangat menggoda, semuanya ada di ruangan itu.
Lalu apa yang membuat mereka menangis?
Apa yang sebenarnya dikatakan Marchel kepada mereka?
Atau jangan-jangan bentuk tubuh Marchel membuat mereka ketakutan?
Mendengar isi pikirannya sendiri, Tirta malah ikut merasa takut.
“Dan yang membuat mereka menangis adalah—”
Pintu ruangan terbuka. Seorang wanita yang sangat cantik dan seksi keluar sembari menahan air matanya agar tidak jatuh. Langkahnya tergesa-gesa seolah ingin segera meninggalkan tempat itu.
“Dia kenapa?” Ta…
The Light We Found
Chapter 60
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments