Seorang gadis tengah duduk dengan camilan di tangannya. Matanya masih mencuri-curi pandang ke arah kamar yang letaknya cukup jauh dari tempatnya duduk. Kini dirinya berada di ruang tengah dengan televisi yang menyala.
Kepalanya sesekali menoleh ke arah ujung ruangan, tempat kedua pria tadi membawa Marchel masuk ke dalam kamarnya. Mereka pergi setelah dirinya selesai makan malam bersama Marchel. Bahkan, tidak ada sepatah kata pun yang dia dengar mengenai pemeriksaan pria itu.
Rasa penasaran membuatnya bertahan duduk di ruang tengah selama hampir satu setengah jam. Dia ingin tahu penyakit apa lagi yang diderita pria lumpuh itu. Rasanya pria tersebut dipenuhi begitu banyak rasa sakit.
Saat matanya hampir terpejam, terdengar suara langkah kaki yang mendekat. Gadis itu segera mengangkat kepalanya dan melihat kedua pria yang berjalan ke arahnya. Dokter tadi hanya melemparkan senyum tipis kepadanya sebelum akhirnya pergi tanpa menyapa.
Setelah melihat kepergian sang dokter, kini tatapannya beralih kepada Arga yang berdiri tak jauh darinya. Keduanya saling melempar pandang sebelum Arga menghampiri dan duduk di sofa panjang di sebelah Tirta.
“Apa ada hal buruk yang terjadi pada pria itu?” tanya Tirta saat Arga hanya mengembuskan napas panjang.
“Tidak ada yang buruk. Hanya saja, dia pasti akan demam tinggi setelah ini. Setiap bulan dia menjalani pemeriksaan oleh dokter kepercayaan kami. Setelah diberi obat, tubuhnya akan bereaksi dengan demam, bahkan terkadang dia harus berbaring di tempat tidur hingga dua minggu ke depan.” jelasnya dengan wajah sendu.
Tirta menatap pria itu dengan ekspresi iba.
“Kakak bisa tinggal di sini untuk menjaganya.” sahutnya memberi saran. Menurutnya, jika Arga memang mengkhawatirkan sepupunya, itu adalah pilihan terbaik.
“Masalahnya aku harus meninggalkannya sendirian. Aku dan keluargaku akan pergi ke luar negeri untuk menghadiri pernikahan saudara Papa. Aku tidak bisa meninggalkannya begitu saja, tapi aku juga tidak mungkin mengajaknya.” ucap Arga…
The Light We Found
Chapter 28
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments