Heartbeat

*

*

Vira memperhatikan gerak gerik pegawai baru yang hari ini pertama kali bekerja. Seorang gadis bertubuh mungil dengan rambut hitam sebahu.

Maharani.

Dirinya hanya mengajari gadis itu sekali dalam memilih barang mana saja yang harus dipisahkan sesuai jenis dan manfaatnya. Tanpa harus mengulang hingga dua kali Maharani langsung mengerti dengan pekerjaannya di gudang.

Gadis itu mencatat barang yang masuk, menyesuaikan dengan keterangan yang dia terima, memeriksa keadaan barang lalu membereskannya sesuai dengan tempatnya. Dia sangat cekatan.

Kebiasaannya yang irit bicara menjadi nilai plus bagi Maharani yang segera mendapat perhatian lebih dari sang pemilik usaha.

Swalayan itu memiliki dua karyawan utama. Dua duanya perempuan dengan area kerja yang berbeda. Satu orang sebagai kasir, dan Maharani mendapatkan tugas digudang. Seperti keinginannya agar tak perlu bertemu dengan banyak orang.

Minggu percobaan ini Maharani mendapatkan shift pagi. Gadis itu harus bekerja dari mulai pukul 7 pagi hingga pukul 3 sore.

Maharani melahap makan siang yang dibuat ibunya pagi tadi sebelum berangkat. Walau sambil mengomel karena putri semata wayangnya tersebut bersikukuh mengambil cuti kuliah dan memutuskan untuk bekerja demi mengumpulkan uang. Namun perempuan paruh baya itu tetap membekali putrinya tersebut dengan sekotak nasi beserta ayam serundeng kesukaannya. Dia tak mau anak gadis kesayangannya itu kelaparan seharian.

Gadis itu duduk di kursi yang terletak di teras swalayan, menikmati makan siangnya dalam diam. Tanpa berlama-lama dia segera menghabiskan bekal makan siangnya, lalu segera kembali mengerjakan tugasnya digudang.

Mencatat, memilih, lalu membereskan barang yang baru saja dikirim dari distributor. Hingga pekerjaannya selesai tepat pada pukul 3 sore.

*

*

*

"Minggu depan gue magang, Ga." Fikka pada saat mereka tiba di apartemen miliknya, setelah berjalan-jalan sebentar disebuah mall.

"Terus?"

"Kita bakal jarang ketemu." ucap gadis itu.

"Lah, emang kita jarang ketemu, kan?" Angga dengan cuek nya. Dia duduk bersandar pada sofa.

"Gue pasti bakal kangen sama lu." Fikka menatap wajah tampan adik kelasnya itu.

Angga balas menatap sebentar, kemudian tertawa. "Lu aneh. Melow banget. Lagi pms ya?" godanya, membuat gadis didepannya bersemu.

"Asli, Ga."

Angga tertawa lagi.

"Lu nggak pernah kangen gitu sama gue?" Fikka kini seolah berharap.

"Kangen? kadang-kadang." jawab Angga, asal. Sambil memainkan ponselnya, membalas beberapa chat yang masuk.

"Lu sekarang kangen nggak sama gue?" Fikka tersenyum.

"Lu kan ada di depan gue. Masa iya gue kangen?"

"Soalnya gue lagi kangen sama lu."

"Ih, ... lu aneh." Angga tergelak.

Fikka menghampiri, merebut ponsel ditangan Angga.

"Eh, gue lagi bales chat!" Angga berusaha merebut ponsel dari tangan Fikka. Gadis itu duduk di pangkuannya.

"Lu sibuk sekarang. nggak kayak dulu." Fikka terus mencoba menjauhkan ponsel dari pemiliknya.

"Gue ada kerjaan tau." Angga masih menggapai-gapai benda pipih dari tangan gadis yang kini berada diatas pangkuannya itu. "Balikin Fik,"

"Kerjaan apa sih?"

"Ada lah."

"Misterius lu?"

"Serah gue lah." mencoba merebut kembali ponselnya. "Sini balikin!"

"Bilang kangen dulu, nanti gue balikin!" Fikka menyeringai.

"Ah, lu makin aneh." keluh Angga.

Fikka tersenyum, "Bilang kangen dulu!" pintanya. "Bohong juga nggak apa-apa."

"CK!" Angga berdecak. "Lu suka banget dikibulin?"

"Nggak apa-apa, yang penting gue bahagia." jawab gadis itu, yang kini terdiam.

"Bahagianya bohong."

"Tapi gue suka."

"CK!" Angga berdecak lagi.

"Bilang kangen sama gue, Ga!"

"Lu ..."

"Kangen ..." Fikka berbisik ditelinga Angga, membuat tubuh pemuda itu meremang.

Angga terdiam. Manik coklatnya menatap wajah cantik didepannya.

"Iya, gue kangen. ?" akhirnya kata itu lolos dari mulut Angga.

Fikka tersenyum, perlahan tapi pasti mendekatkan wajahnya, membuat bibir mereka bertemu. Lalu saling memagut.

"Fik, ..." Angga menjeda cumbuanya dan mendorong tubuh gadis itu, namun yang terjadi adalah Fikka malah merangkul pundaknya dengan posesif. Merapatkan tubuh mereka dengan erat.

"Lu nggak biasanya kayak gini? lu lagi ada masalah ya?" Angga menahan tubuh gadis itu yang semakin merapatkan dadanya.

Fikka menggeleng pelan, lalu kembali menautkan bibir mereka berdua.

Keduanya membiarkan diri terhanyut dalam suasana syahdu pada hampir sore itu. Menenggelamkan diri mereka dalam cumbuan lembut. Saling menyentuh seperti biasanya. Membiarkan hasrat menggelora menguasai tubuh mereka berdua. Hingga pada saat Angga menindih tubuh indah itu di sofa dalam keadaan mereka yang hampir telanjang, dan hampir menenggelamkan miliknya pada Fikka, tiba-tiba bayangan wajah seorang gadis berkelebat dikepalanya.

Wajah lugu dengan pipi merona yang tengah menatapnya dalam diam.

Angga mengerutkan dahi. Menatap wajah dibawahnya yang penuh harap. Yang tangan lembutnya tengah merayap ditubuhnya. Mencoba menarik nya agar kembali meneruskan hal yang tertunda.

Kembali saling mencumbu dan menyentuh. Berusaha menghadirkan perasaan indah yang biasanya hadir dalam aktifitas mereka yang seperti itu.

Namun lagi-lagi bayangan wajah itu berkelebat dalam benak Angga. Membuatnya kembali menarik wajahnya yang tengah menelusuri lekuk tubuh gadis dibawahnya.

Tawa renyah yang sempat dia dengar ketika mereka duduk di trotoar usai membagikan brosur, lalu suara lembutnya saat mereka mengobrol beberapa saat terngiang ditelinga. Seperti deja vu.

"Rani?" kata itu lolos dari mulut Angga. Membuat gadis dibawahnya mengerutkan dahi.

Angga tercenung.

"Shit!!" hasratnya surut begitu saja. Alat tempurnya bahkan tiba-tiba seperti tak berfungsi. Angga melepaskan diri.

"Ga!" Fikka menahan tubuh kekar diatasnya yang hampir bangkit.

Angga menggeleng pelan.

"Sorry, gue ..." Angga menelan ludahnya kasar. " ... gue nggak bisa." katanya, lalu bangkit. Turun dari sofa kemudian memunguti pakaiannya yang berserakan dilantai.

"Ga!" Fikka memanggil lagi.

Angga mengenakan pakaiannya dengan cepat.

"Sorry, ..." ucap pemuda itu yang langsung menghambur keluar dari apartemen milik kakak kelas seksinya itu.

Fikka membeku dengan napas yang masih memburu menahan hasrat yang tak tersekesaikan.

*

*

*

*

Angga memacu motor besarnya membelah jalanan kota sore itu. Entah mengapa pikirannya terasa begitu kacau. Tak biasanya dia terpengaruh pada sesuatu yang selama ini bahkan tak pernah ada dalam bayangannya.

Maharani.

Mengapa gadis itu tiba-tiba hadir dalam pikirannya? Mengacaukan apa yang selama ini biasa dilakukannya bahkan tanpa perasaan. Hanya mengikuti naluri alaminya sebagai laki-laki. Memuaskan hasrat pada siapa saja yang menurutnya menarik untuk ditiduri.

"Sialan!" Angga kembali mengumpat, lalu menginjak rem pada motornya dengan tiba-tiba. Hingga benda itu berhenti dengan bunyi berdecit.

Secara kebetulan dirinya berhenti di depan sebuah toko swalayan yang kemudian dia kenali sebagai tempat usaha milik Vira.

"Astaga!" gumamnya dalam hati. Lalu pandangannya terkunci pada satu sosok yang baru saja keluar dari dalam tempat itu.

Seorang gadis bertubuh mungil yang berjalan pelan keluar dari area itu.

Maharani.

Angga menyentuh dada kirinya yang berdegup lebih kencang dari biasanya.

Apa ini? masa iya gue suka sama dia? Duh, jangan sinting begini dong!

*

*

*

*

Bersambung ...

Nah lu, kenapa itu bisa begitu? kan biasanya Dede Angga suka sama teteh-teteh atau tante-tante? hmm ... aneh.

klik like komentar sama vote nya dong buat Dede Angga. Biar dia nggak galau.

Terpopuler

Comments

Tami Andriani

Tami Andriani

nah looo

2024-01-14

0

Dewi Tarra

Dewi Tarra

ha..ha..ha...kasian angga lagi mau ena" malah yg muncul wajah ny rani 😅😅

2023-01-28

1

𝐀⃝🥀🏘⃝Aⁿᵘ🍾⃝ᴄͩнᷞıͧᴄᷠнͣı📴

𝐀⃝🥀🏘⃝Aⁿᵘ🍾⃝ᴄͩнᷞıͧᴄᷠнͣı📴

Bakalan insya gara² 1 nama cewe yg dianggap aneh tapi cukup menarik perhatian dan hatinya nich....
Cieela.... bener² falling in love with Maharani nich 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
udah mentok ya, Ga... gak bisa aneh² lagi sama yg lain 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

2022-01-30

2

lihat semua
Episodes
1 Pergi
2 Deal!!
3 Bebas
4 Play
5 Kedatangan Sagara
6 Easy
7 Maharani
8 Meet
9 Mimpi Buruk
10 Save
11 Sign
12 Rasa
13 Care
14 Tell
15 Hati Angga
16 Berbuat Baik
17 Heartbeat
18 Menyangkal
19 Perasaan Andra
20 Her
21 Bestfriend
22 Wound
23 Weak
24 Be Mine!
25 Fikka
26 Opened
27 Curiga
28 Sebuah Ide
29 Beast
30 Fall
31 Fight
32 Sadar?
33 Aku Sayang Kamu
34 Lies
35 Down
36 Hit!
37 Heal
38 The Thing
39 Romantis
40 Curhat
41 Sesuatu
42 Tentang Seseorang
43 Hal Menjengkelkan
44 Obrolan Pagi
45 Tugas
46 Hurt
47 The Cure
48 A Gift
49 Mengajari
50 Jadi Therapist Kamu?
51 Salah Faham
52 Salah Faham#2
53 Mengerti
54 Pulang
55 Seperti Anak Kecil
56 Memory
57 Kembali
58 Hugg
59 Tertangkap Basah
60 Baju
61 Curhat #2
62 Ngojek?
63 Rumah
64 Let
65 Orang Asing
66 Kabur
67 Taking
68 Meminta
69 Let Her Go
70 Menikah?
71 Pulang Ke Rumah
72 Malam Pertama
73 Fitting
74 Perempuan
75 Barchelor Party
76 Biar Kamu Terbiasa
77 Pernikahan Sagara
78 Jealoussy
79 Terjebak Hujan
80 Kekhawatiran Ayah
81 Tausiyah
82 Buku Harian Sagara
83 Di Suatu Pagi
84 Keluarga
85 Belajar Romantis
86 Belanja
87 Makan
88 Magang
89 Kecemburuan Angga
90 Kamu Bisa?
91 Obrolan Pagi#2
92 Bercanda
93 Punya Anak?
94 Hal Menjengkelkan #2
95 Sibuk
96 Elang
97 Hal kecil
98 Jadi Aneh
99 Pegang Aja?
100 Bekerja
101 Hal Konyol
102 Kangen
103 Tidak Pantas
104 Ingin Nonton Konser
105 Hanya Masa Lalu
106 Tentang Sebuah Rasa
107 Balas Dendam?
108 Baby nya Kangen!
109 Kamu Nakal!
110 Gerah
111 Konser Dan Mancing
112 Ibu
113 Kehilangan
114 Capcai Kenangan dan Kegagalan
115 Check Up
116 Check Up Lagi?
117 Kunjungan Andra
118 Belajar Dan Modus
119 Mandi Lagi?
120 Kangen #2
121 Cuma Cari Perhatian
122 Serius
123 Crash
124 Luka
125 Aku Membutuhkanmu!
126 Buta?
127 Aku Baik-baik Saja
128 Terungkap
129 Tidak Usah Di Bahas
130 Keras Kepala
131 Kabar Baik
132 50 persen
133 Mata Biru
134 Rasa
135 Bayinya Ngambek
136 Buku Harian Maria
137 Rasa Takut
138 Agony
139 Baby!
140 Hari Baru
141 Rania Khaira Yudistira
142 Ekstrapart#1
143 Ekstrapart#2
144 Ekstrapart#3
145 Ekstrapart#4
Episodes

Updated 145 Episodes

1
Pergi
2
Deal!!
3
Bebas
4
Play
5
Kedatangan Sagara
6
Easy
7
Maharani
8
Meet
9
Mimpi Buruk
10
Save
11
Sign
12
Rasa
13
Care
14
Tell
15
Hati Angga
16
Berbuat Baik
17
Heartbeat
18
Menyangkal
19
Perasaan Andra
20
Her
21
Bestfriend
22
Wound
23
Weak
24
Be Mine!
25
Fikka
26
Opened
27
Curiga
28
Sebuah Ide
29
Beast
30
Fall
31
Fight
32
Sadar?
33
Aku Sayang Kamu
34
Lies
35
Down
36
Hit!
37
Heal
38
The Thing
39
Romantis
40
Curhat
41
Sesuatu
42
Tentang Seseorang
43
Hal Menjengkelkan
44
Obrolan Pagi
45
Tugas
46
Hurt
47
The Cure
48
A Gift
49
Mengajari
50
Jadi Therapist Kamu?
51
Salah Faham
52
Salah Faham#2
53
Mengerti
54
Pulang
55
Seperti Anak Kecil
56
Memory
57
Kembali
58
Hugg
59
Tertangkap Basah
60
Baju
61
Curhat #2
62
Ngojek?
63
Rumah
64
Let
65
Orang Asing
66
Kabur
67
Taking
68
Meminta
69
Let Her Go
70
Menikah?
71
Pulang Ke Rumah
72
Malam Pertama
73
Fitting
74
Perempuan
75
Barchelor Party
76
Biar Kamu Terbiasa
77
Pernikahan Sagara
78
Jealoussy
79
Terjebak Hujan
80
Kekhawatiran Ayah
81
Tausiyah
82
Buku Harian Sagara
83
Di Suatu Pagi
84
Keluarga
85
Belajar Romantis
86
Belanja
87
Makan
88
Magang
89
Kecemburuan Angga
90
Kamu Bisa?
91
Obrolan Pagi#2
92
Bercanda
93
Punya Anak?
94
Hal Menjengkelkan #2
95
Sibuk
96
Elang
97
Hal kecil
98
Jadi Aneh
99
Pegang Aja?
100
Bekerja
101
Hal Konyol
102
Kangen
103
Tidak Pantas
104
Ingin Nonton Konser
105
Hanya Masa Lalu
106
Tentang Sebuah Rasa
107
Balas Dendam?
108
Baby nya Kangen!
109
Kamu Nakal!
110
Gerah
111
Konser Dan Mancing
112
Ibu
113
Kehilangan
114
Capcai Kenangan dan Kegagalan
115
Check Up
116
Check Up Lagi?
117
Kunjungan Andra
118
Belajar Dan Modus
119
Mandi Lagi?
120
Kangen #2
121
Cuma Cari Perhatian
122
Serius
123
Crash
124
Luka
125
Aku Membutuhkanmu!
126
Buta?
127
Aku Baik-baik Saja
128
Terungkap
129
Tidak Usah Di Bahas
130
Keras Kepala
131
Kabar Baik
132
50 persen
133
Mata Biru
134
Rasa
135
Bayinya Ngambek
136
Buku Harian Maria
137
Rasa Takut
138
Agony
139
Baby!
140
Hari Baru
141
Rania Khaira Yudistira
142
Ekstrapart#1
143
Ekstrapart#2
144
Ekstrapart#3
145
Ekstrapart#4

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!