Evan terkejut bukan main mendengarkan gemuruh di dada Carissa. Jantung gadis itu berdetak di luar batas kewajaran, seolah ada yang memacu adrenalinnya.
Buru-buru Evan menarik tangannya yang memegang ujung stetoskop, bersamaan dengan Carissa yang juga melonjak panik karena melihat ekspresi Evan.
Carissa bangkit secara tiba-tiba hingga tak sengaja menubruk tubuh lelaki itu.
Brakk!!!
"Aarghh.."
Tubuh Evan terjungkal ke lantai dengan menyentuh beberapa barang di dekatnya, hingga barang-barang itu juga ikut berjatuhan. Sedangkan Carissa sendiri ikut tersungkur dan menindih tubuh Evan.
Keduanya meringis kesakitan. Lalu ketika mereka tersadar dengan posisi mereka saat ini, mereka sama-sama membeku dengan mata yang saling menatap satu sama lain.
Bersamaan dengan itu, pintu ruang kerja Evan terbuka.
Zacky, Papa Evan masuk ke ruangan itu bersama dengan beberapa dokter bawahan Evan, serta beberapa perawat juga.
Lelaki paruh baya itu terkejut bukan main dengan pemandangan yang saat ini di lihatnya. Tampak Evan sedang berbaring di lantai dengan seorang gadis berada di atas tubuhnya. Dan yang lebih membuat syok adalah pakaian gadis tersebut telah terbuka di beberapa kancing bagian atasnya.
"Evan!" Sergah Zacky marah. Emosi Zacky seketika langsung naik meyaksikan adegan tak senonoh yang di lakukan Evan saat ini.
Evan dan Carissa sama-sama terkejut mendengar suara bentakan Zacky. Mereka membelalakkan mata saat melihat saat ini ada banyak orang di ruangan itu.
Buru-buru keduanya bangkit dan merapikan diri masing-masing.
Carissa membenahi pakaiannya sambil tak henti merutuki dirinya sendiri. Bagaimana bisa dia melakukan hal bodoh yang berujung pada insiden memalukan ini. Habislah dia, jika sampai hal ini terdengar ke telinga kedua orang tuanya, entah apa yang akan terjadi nanti.
"Papa..." Evan mendekat kearah Zacky yang terlihat sangat marah.
Mata Zacky melotot. Sedangkan para dokter dan beberapa perawat yang ikut datang bersama Zacky tampak salah tingkah. Mereka tidak menyangka akan menjadi saksi dari sebuah berita besar yang bisa menggemparkan seluruh staf rumah sakit.
Direktur mereka yang selama ini tidak menyukai setiap perempuan yang mendekatinya, sekarang malah kedapatan sedang bermesraan dengan agak sedikit vulgar di ruang kerjanya. Apakah itu artinya sebentar lagi Direktur mereka ini akan segera melepas masa lajangnya?
"Ini tidak seperti kelihatannya, Pa. Tadi itu hanya kecelakaan." Ujar Evan berusaha menjelaskan.
"Kecelakaan?" Zacky menatap Evan semakin tajam.
"Dia ini kenalanku. Tadi aku sedang melakukan pemeriksaan terhadap fisik jantungnya. Tapi kemudian kami sama-sama terjatuh hingga posisi kami jadi seperti yang Papa lihat tadi." Evan kembali menjelaskan.
"Sejak kapan kamu suka berbohong seperti ini, Evan?" Sergah Zacky lagi.
Evan terlihat sedikit bingung. Dia sungguh tidak mengerti dengan kalimat terakhir yang di ucapkan Zacky tadi. Bagian mana dari ucapannya yang bohong? Rasa-rasanya dia tidak berbohong sama sekali. Lalu kenapa Zacky tidak mempercayai ucapannya?
"Ini adalah ruang kerja Direktur Rumah Sakit, bukan ruang praktek Dokter. Bukan tempat Dokter memeriksa pasiennya. Lagipula sejak kapan kamu begitu peduli dengan seorang kenalan hingga memberikan pemeriksaan yang begitu eksklusif padanya. Sampai-sampai dia tidak harus mengantri seperti pasien lain?" Tanya Zacky dengan tajam.
Evan terdiam. Apa yang di katakan Zacky benar. Evan tidak pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya, terutama terhadap seorang gadis yang baru di kenalnya.
"Pa, aku..." Evan ingin menjelaskan kembali, tapi dia tak mampu mengatakan apa-apa.
"Papa kecewa padamu, Evan. Kamu menjalin hubungan dengan seorang gadis secara diam-diam, dan melakukan hal tidak senonoh di tempat kerjamu. Kalau kamu benar-benar menyukainya, seharusnya kamu menikahinya, Evan. Bukan hanya bermain-main seperti ini."
Zacky tampak menghela nafasnya dengan panjang. Sedangkan Evan terlihat agak terkejut mendengar penuturan Zacky tadi. Bagaimana bisa Papanya itu menjadi salah paham seperti ini.
"Tuan Zacky, sepertinya kita harus menunda pembahasan kita tentang rencana perluasan rumah sakit. Anda dan Direktur tampaknya punya urusan keluarga yang harus di selesaikan." Seorang Dokter senior yang usianya paling tua tampak pamit undur diri. Dia pun membungkuk hormat pada Zacky dan Evan sebelum akhirnya pergi dari ruangan itu, di ikuti oleh Dokter yang lain dan beberapa perawat yang juga ada di sana.
Berganti Evan yang menghela nafasnya. Tampaknya kesalahpahaman ini menjadi agak rumit karena ikut melibatkan staf pengurus rumah sakit yang lain. Tidak lama lagi rumor miring tentang Evan pasti akan menyebar di seantero rumah sakit.
"Tuan, maaf sebelumnya. Saya ingin meluruskan kesalahpahaman ini. Kami memang hanya kenalan saja. Dan apa yang Anda lihat tadi sungguh memang sebuah kecelakaan yang tidak di sengaja. Evan mengatakan yang sebenarnya pada Anda." Carissa berusaha untuk ikut memberi penjelasan pada Zacky.
Pandangan Zacky beralih pada Carissa. Lelaki paruh baya ini tampak sedang menilai gadis itu dari ujung kaki sampai ujung kepala, hingga membuat Carissa agak sedikit gugup dan salah tingkah. Entah kenapa rasanya Carissa seperti seorang murid yang berhadapan dengan Guru BP karena melanggar peraturan sekolah.
Tapi siapa sangka sebenarnya Zacky diam-diam tersenyum dalam hati. Dia sebenarnya senang karena beranggapan Evan telah menjalin hubungan dengan seorang perempuan, meskipun yang di lihatnya tadi bukanlah hal yang patut di banggakan. Tapi setidaknya, Evan sudah bisa melupakan luka hatinya.
Hanya saja, Zacky geram melihat kedua sejoli yang kedapatan sedang bermesraan ini justru menyangkal hubungan mereka. Sepertinya Zacky harus mengeluarkan sedikit gertakan agar mereka mau mengakui hubungan mereka dan segera menikah.
Zacky mendekati Carissa hingga membuat Carissa menjadi semakin salah tingkah.
"Apa kamu tahu, Nona. Semua orang yang bekerja di rumah sakit ini memanggil putraku dengan panggilan Direktur. Sedangkan kenalannya memanggil dia dengan panggilan Dokter Evan. Hanya orang-orang terdekatnya saja yang memanggilnya dengan panggilan Evan. Dan Nona masih mengatakan jika kalian tidak mempunyai hubungan?" Ujar Zacky pada Carissa.
Carissa tertegun dan tak bisa menjawab apa-apa. Dia sendiri sebenarnya tidak mengerti kenapa bisa begitu akrab pada Evan meski mereka hanya beberapa kali bertemu. Mereka bahkan sudah memanggil nama masing-masing tanpa sungkan, seolah sudah saling mengenal sejak lama.
"Aku sungguh tidak keberatan jika kalian memang sedang menjalin hubungan. Tapi apa yang kalian lakukan tadi sungguh tidak sehat untuk pasangan yang belum menikah. Bagaimana jika orang tua Nona tahu apa yang dilakukan putrinya saat ini, mereka pasti akan merasa sangat kecewa."
Carissa membulatkan matanya saat mendengar Zacky menyinggung tentang orang tuanya. Dia sungguh tidak ingin jika kesalahpahaman ini sampai ke telinga Mama Papanya. Carissa takut kondisi Papanya akan jadi semakin buruk. Jika hal itu terjadi, Mamanya pasti akan benar-benar membunuhnya kali ini.
"Tuan, tolong jangan libatkan kedua orang tua saya. Ini sungguh hanya sebuah kesalahpahaman saja." Pintanya dengan agak memohon.
"Beberapa staf rumah sakit bahkan ikut melihat kelakuan kalian tadi. Dan kalian tetap mau menyangkal sampai akhir? Apa kalian sadar jika setelah ini rumor tentang kalian pasti akan segera menyebar." Zacky tampak mulai terlihat geram dengan kegigihan Evan dan Carissa.
Kali ini Zacky beralih melihat kearah Evan.
"Jika kamu tidak mau sampai keluarga kita malu, kamu harus segera menikahi kekasihmu ini, Evan." Ujar Zacky pada Evan dengan nada tak ingin di bantah.
Evan dan Carissa terkejut. Mereka berdua saling pandang dengan mata sama-sama melebar.
"Tapi, Pa.."
"Tapi apa? Apa kamu ingin sampai kekasihmu ini hamil dulu baru mau menikahinya?" Zacky menatap ke arah Evan dengan nyalang.
'Hamil?'
Bersambung...
Tetep like, koment dan vote ya
Happy reading❤❤❤
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 147 Episodes
Comments
Sunsf128
papa zacky pura pura marah liat evan (terlihat) maksiat, padahal mah berharap anaknya nikah hahaha
2021-07-26
2
N I A 🌺🌻🌹
aihhh si papa aji mumpung biar cepat mantu😂😂
2021-07-18
1
Byla
Gaass pap zacky!!
2021-07-16
0