Pertemuan Ketiga

Evan sudah menyelesaikan sarapannya dan hendak beranjak dari duduknya, sebelum kemudian Sonya menahan tangan Evan dan memintanya untuk duduk kembali.

Evan menurut dan melihat ke arah Sonya dengan raut wajah penuh tanda tanya.

"Ada Apa, Ma?" tanya Evan saat melihat Sonya yang tampak kesulitan mengucapkan kata-katanya.

"Maafkan Mama dan Papa ...." Akhirnya Sonya berbicara juga setelah terdiam cukup lama.

Evan tampak menautkan kedua alisnya.

"Maaf untuk apa?" tanya Evan.

Sonya tak langsung menjawab, justru ia menoleh ke arah Zacky, seakan sedang meminta suaminya itu untuk membantunya bicara.

"Ada apa, Pa?" tanya Evan kemudian pada Zacky.

Zacky tampak menghela nafasnya sejenak.

"Kami hampir saja membuatmu menikah dengan gadis yang kurang baik. Maafkan kami," ujar Zacky akhirnya.

Evan melihat kedua orang tuanya itu secara bergantian.

"Aku sangat mengerti dengan maksud Mama dan Papa mengatur perjodohan ini untukku. Apa yang kalian lakukan semuanya adalah untuk kebaikanku. Jadi Mama dan Papa tidak perlu merasa bersalah seperti ini," sahut Evan pada keduanya.

Evan tersenyum untuk menunjukkan jika dia baik-baik saja.

"Mama dan Papa tidak usah khawatir. Suatu hari aku pasti akan menikah. Aku hanya belum menemukan gadis yang tepat saja," tambahnya lagi.

Sonya dan Zacky pun bisa bernafas lega karena melihat Evan yang nampak tak begitu terpengaruh dengan gagalnya perjodohan kali ini.

"Oh, ya, Ma. Mengenai orang tua Tania, akan lebih baik jika Mama tetap membantu mereka. Tampaknya keadaan mereka saat ini benar-benar buruk, sangat membutuhkan bantuan," ujar Evan sekali lagi.

Sonya mengangguk.

"Tentu saja. Biar bagaimana pun kami sudah berteman sejak lama. Mama pasti akan membantu mereka meskipun peejodohan kalian di batalkan," sahut Sonya.

Evan mengangguk menanggapi, lalu beranjak dari duduknya dan bersiap untuk berangkat ke rumah sakit.

"Aku berangkat ke rumah sakit dulu," pamit Evan pada keduanya.

Evan pergi memulai rutinitasnya di rumah sakit. Sedangkan Zacky sendiri juga berangkat untuk mengurus bisnisnya yang lain.

Zacky memang berasal dari keluarga yang sebagian besar berprofesi sebagai dokter. Mendiang kakeknya dan kedua orang tuanya adalah seorang dokter. Kedua orang tuanya juga yang membangun sebuah rumah sakit yang saat ini diwariskan kepada Zacky. Tapi Zacky sendiri lebih tertarik pada dunia bisnis ketimbang dunia medis.

Alih-alih masuk ke sekolah kedokteran seperti yang diharapkan kedua orang tuanya, Zacky malah lebih memilih untuk merintis usahanya yang kini telah menjadi sebuah perusahaan yang cukup besar. Dan saat dia mengadopsi Evan yang sangat ingin menjadi seorang dokter, Zacky seperti mendapatkan seorang penyelamat yang bisa menggantikannya mengurus rumah sakit.

Alhasil, kini Evanlah yang memegang tanggung jawab mengurus rumah sakit peninggalan orang tua Zacky. Evan kini menjabat sebagai Direktur di rumah sakit tersebut sekaligus Dokter Spesialis Jantung di sana. Dan hal itu membuat Evan menjadi cukup sibuk sehingga bisa sedikit mengurangi rasa sedih karena patah hatinya.

Hari ini, setelah sampai di rumah sakit, Evan langsung mendapatkan seorang pasien jantung yang harus ditanganinya. Setelah membaca rekam medis sang pasien yang diberikan perawat padanya, Evan bersama seorang perawat langsung mendatangi ruangan di mana pasien itu dirawat.

Tapi saat tiba di depan pintu ruang perawatan pasien yang akan diperiksanya, Evan malah melihat pemandangan yang agak mengejutkan.

Dua orang perempuan yang kemungkinan keluarga pasien tampak sedang bersitegang. Lalu secara tak terduga ....

Plakk!!!

Perempuan yang usianya jauh lebih tua melayangkan sebuah tamparan ke wajah perempuan muda yang tampak adalah putrinya.

Sontak Evan menghentikan langkahnya dan membeku di depan pintu.

☆☆☆

"Apa sekarang kamu puas, Carissa? Jika Papamu sudah seperti ini, kamu puas?" Alya, Mama Carissa terlihat sangat murka dengan putrinya saat ini.

Arga Nugraha, Papa Carissa terkena serangan jantung setelah Carissa kabur dari acara pertunangannya semalam. Lelaki paruh baya tersebut terpaksa harus menjalani operasi jantung secara mendadak untuk menyelamatkan nyawanya. Dan beruntung sekarang kondisinya sudah stabil. Tapi itu tidak membuat Alya bernafas lega, karena sampai saat ini suaminya masih belum sadarkan diri. Dan siapa lagi yang akan menjadi sasaran amarahnya kalau bukan Carissa, si biang keladi yang menyebabkan semuanya jadi seperti ini.

Gadis itu membatalkan pertunangannya secara sepihak di depan kedua keluarga dan pergi begitu saja hingga membuat Arga hampir tak bernafas lagi karena terkena serangan jantung.

Beruntung Arga langsung mendapatkan pertolongan di rumah sakit dan menjalani operasi malam itu juga hingga nyawanya masih bisa diselamatkan. Dan pihak rumah sakit juga telah merekomendasikan Dokter Spesialis Jantung terbaik yang akan menangani Arga selama menjalani perawatan.

Tapi bukan itu inti permasalannya sekarang. Gadis yang kini berada di hadapan Alya lah sumber masalah yang harus diselesaikan. Entah sudah berapa kali Carissa menolak untuk menikah karena cinta sepihaknya pada teman masa kecilnya, Aaron. Dan sekarang saat Aaron sudah berkeluarga pun bisa-bisanya dia masih menolak untuk menikah dan membatalkan pertunangannya tanpa membicarakannya pada pihak keluarga terlebih dahulu. Alya benar-benar geram dibuatnya.

"Maaf, Ma. Aku tidak menyangka jika Papa akan menjadi sakit karena apa yang aku lakukan semalam," ujar Carissa lirih sembari menundukkan wajahnya.

Alya menghela nafasnya untuk meredam emosi yang saat ini sedang menguasainya.

"Bahkan meski pun tidak terjadi apa-apa dengan Papamu, tidak semestinya kamu mempermalukan keluarga kita seperti ini, Carissa. Perjodohan ini sudah diatur jauh-jauh hari, tapi kenapa saat malam pertunangan kamu membatalkannya begitu saja? Apa kamu ingin Mama dan Papamu mati berdiri karena kelakuanmu itu, hah? Itu maumu?" Alya tampak berusaha setengah mati untuk tidak berteriak saat ini.

Carissa hanya terdiam. Dia ingin membela diri, tapi melihat Papanya yang saat ini terbaring dengan mata terpejam, Carissa jadi merasa sangat bersalah dan tak bisa berkata apa-apa.

"Jangan pernah memikirkan Aaron lagi, Carissa. Dia sudah bahagia bersama istri dan anak-anaknya. Apa kamu pikir dia masih ingat denganmu? Sadarlah dan buka matamu. Berhentilah membandingkan semua lelaki dengannya," tegas Alya lagi dengan tajam. Kali ini dia benar-benar geram dengan perbuatan Carissa yang dianggapnya sudah sangat keterlaluan.

Carissa mengangkat wajahnya dan terlihat tidak terima.

"Ini tidak ada hubungannya dengan Aaron, Ma. Aku membatalkan pertunangan bukan karena aku tidak bisa melupakan Aaron. Lelaki yang Mama dan Papa jodohkan padaku adalah seorang berengsek yang suka main perempuan. Bagaimana bisa aku menerima lelaki seperti itu untuk jadi suamiku," sahut Carissa membela diri.

Alya mengerutkan keningnya.

"Lelaki berengsek katamu? Dia itu pewaris perusahaan real estate terbesar di Eropa. Kamu bilang lelaki berengsek? Memangnya kamu mau lelaki yang bagaimana?" Alya tampak mulai tidak bisa membendung kemarahannya.

"Dan satu hal yang harus kamu ingat, Carissa. Sudah bukan rahasia lagi jika lelaki itu seringkali tidak cukup dengan satu perempuan saja. Semakin sukses seorang lelaki, maka akan semakin banyak simpanannya. Tapi tentu saja tempat dia kembali adalah istri sahnya," tambah Alya lagi.

"Bahkan Papamu pun seperti itu ...." Alya kembali bergumam, tapi kali ini dengan nada lirih dan sedikit sendu.

Carissa menatap sang mama sedih sambil menggelengkan kepalanya.

"Tidak, Ma. Jika memang semua lelaki seperti itu, aku lebih memilih untuk tidak menikah seumur hidupku," ujar Carissa tak terima.

"Hanya perempuan bodoh yang mau menjalani hidup dengan lelaki berengsek," tambahnya lagi dengan tegas.

Alya mengangkat wajahnya dan menatap Carissa nyalang. Lalu tangannya terangkat tanpa disadarinya.

Plakk!!

Alya menampar Carissa bertepatan dengan kedatangan dokter yang direkomendasikan pihak rumah sakit untuk menangani Arga.

Bersambung ....

Jangan lelah buat nungguin kelanjutannya.

Happy reading❤❤❤

Terpopuler

Comments

Junfa Jundi faaz

Junfa Jundi faaz

plak plakkk muluk.....di kira nyamuk kali yak

2021-08-11

0

Junfa Jundi faaz

Junfa Jundi faaz

plak plak muluk....

2021-07-13

1

moemoe

moemoe

enteng bgt emaknya ya nganggap tiap laki2 gk cukup 1 perempuan...
emaknya tipe² perempuan yg menganut paham " wlwpun isinya tumpah kmn2 yg penting pulang botol" kali ya? 😅🤣

2021-05-09

1

lihat semua
Episodes
1 Hari Yang Tak terlupakan (Prolog)
2 Gadis Kecil Bermata Jernih
3 Sosok Pelipur Lara
4 Berpisah
5 On Your Wedding Day
6 Pertemuan Pertama
7 Rencana Perjodohan
8 Tuan Patah Hati?
9 Tertawa Bersama
10 Pertemuan Ketiga
11 Kita Jodoh
12 Pemeriksaan Jantung
13 Kesalahpahaman
14 Terjebak
15 Mungkin Ini Takdir
16 Teman Hidup
17 Kesalahpahaman (Lagi)
18 Meyakinkan Hati
19 Pernikahan
20 Drama Malam Pertama
21 Step By Step
22 Evan, stop! Sakit!!
23 Menuntaskan Dengan Cara Lain
24 First Day To Be Wife
25 Korban Eksperimen
26 Sepertinya Aku Telah Jatuh Cinta Padamu
27 Yang Disebut Rumah
28 Aku Ingin Kita Segera Punya Anak
29 Milik Evan seutuhnya
30 Berbagi Rahasia
31 Jangan Pernah Ada Orang Ketiga
32 Saling Mengungkapkan Perasaan
33 Kenapa Aku Masih Belum Hamil?
34 Pemeriksaan Kandungan
35 Rahim Pengganti?
36 Mungkinkah Ini Karma?
37 Murka
38 Aku kecewa...
39 Lampiaskan Saja
40 Pagi Yang Lebih Baik
41 Memulai Perjuangan
42 Hukuman Untuk Sonya
43 Mengakhiri Drama
44 Bulan Madu Yang Tertunda
45 I Love Maldives...
46 The Vow
47 Kabar Yang mengejutkan
48 Sisi Lain dari Seorang Arga Nugraha
49 Pengakuan Dosa
50 Namanya Evan
51 Kepergian Arga
52 Dilema
53 Memberi Ruang
54 Mencoba Menerima
55 Pelangi Di Tengah Badai
56 Permintaan Evan
57 Tak Bisa Memilih
58 Berusaha Melapangkan Hati
59 Berharap Kembali Bahagia
60 Berpisah Sementara
61 Resah
62 Rindu
63 Ada Yang Berbeda
64 Mulai Mencari Tahu
65 Evan, Sebenarnya Kamu Kenapa?
66 Masih Ingin Menutupi
67 He Is Dying
68 Terjawab Sudah
69 Bimbang
70 Malam Terakhirku Bersamamu
71 Mengingkari Janji
72 Dia Pergi
73 Kamu Harus Sembuh!
74 Berusaha Hidup Tanpamu
75 Kembali Mengepakkan Sayap
76 Merindukanmu
77 Tunggu Aku...
78 Bertahan
79 Memandang Dari Jauh
80 Teman Lama
81 Sebuah Hutang
82 Sosok Yang Dirindukan
83 Hanya Dengan Memeluk
84 Pulanglah...
85 Melepas Rindu
86 Ritual Mandi Pagi
87 Harta Dan Cinta Pertama
88 Jalan-Jalan
89 Ayah Paling Penyayang Sedunia
90 Tawaran Kesepakatan
91 Wrong Partner
92 Pertemuan Tak Terduga
93 Triple Date?
94 Nostalgia (Nasehat Aaron)
95 Memandang Dengan Perasaan Yang Hancur
96 Maksud Tersembunyi
97 Panggilan Sayang
98 Shocking Kiss
99 Malam Terkutuk
100 Ketertarikan Yang Beralih
101 Meminta Penjelasan
102 Pulang
103 Kondisi Evan
104 Bunga Lili
105 Menanti Kelahiranmu
106 Kontraksi Palsu
107 Oh, akhirnya...
108 Putri Kita Sudah Lahir
109 Lily Bramasta
110 Kembali Bahagia
111 Orang Tua Posesif
112 Surat Cinta Dari Author
113 Tamu Istimewa
114 Membuang Perasaan
115 Calon Menantu Sempurna
116 Tak Akan Menggunakan 'Cara Lain' Lagi
117 Kejutan Dari Geraldyn
118 Menyaksikan Pertunjukan
119 Tuluskah Perasaannya?
120 Modus
121 Alasan Yang Disembunyikan
122 Sembuh
123 Jadilah Bersinar Sekali lagi
124 Rumah Baru
125 Meminta Bantuan
126 Bertemu Calon Mertua?
127 Alergi Pada Orang Kaya
128 Sebuah Permintaan
129 Janji Jonathan
130 Kamu Seorang Ibu!
131 Goyah
132 Belajar Untuk Saling Memahami
133 Sebuah Solusi
134 Pilihan Untuk Geraldyn
135 Aku Pasti Kembali
136 Because My Destiny Is With You (End)
137 Melepaskan Beban Terakhir (Extra Part 1)
138 Kembali (Extra Part 2)
139 Jari Keramat (Extra Part 3)
140 Albern & Lily (Extra Part 4-Epilog)
141 Karya Baru
142 Sudah Rilis
143 Promo Karya Terbaru
144 Pengumuman
145 PENGUMUMAN
146 Karya Baru Again
147 Pengumuman Karya Terbaru
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Hari Yang Tak terlupakan (Prolog)
2
Gadis Kecil Bermata Jernih
3
Sosok Pelipur Lara
4
Berpisah
5
On Your Wedding Day
6
Pertemuan Pertama
7
Rencana Perjodohan
8
Tuan Patah Hati?
9
Tertawa Bersama
10
Pertemuan Ketiga
11
Kita Jodoh
12
Pemeriksaan Jantung
13
Kesalahpahaman
14
Terjebak
15
Mungkin Ini Takdir
16
Teman Hidup
17
Kesalahpahaman (Lagi)
18
Meyakinkan Hati
19
Pernikahan
20
Drama Malam Pertama
21
Step By Step
22
Evan, stop! Sakit!!
23
Menuntaskan Dengan Cara Lain
24
First Day To Be Wife
25
Korban Eksperimen
26
Sepertinya Aku Telah Jatuh Cinta Padamu
27
Yang Disebut Rumah
28
Aku Ingin Kita Segera Punya Anak
29
Milik Evan seutuhnya
30
Berbagi Rahasia
31
Jangan Pernah Ada Orang Ketiga
32
Saling Mengungkapkan Perasaan
33
Kenapa Aku Masih Belum Hamil?
34
Pemeriksaan Kandungan
35
Rahim Pengganti?
36
Mungkinkah Ini Karma?
37
Murka
38
Aku kecewa...
39
Lampiaskan Saja
40
Pagi Yang Lebih Baik
41
Memulai Perjuangan
42
Hukuman Untuk Sonya
43
Mengakhiri Drama
44
Bulan Madu Yang Tertunda
45
I Love Maldives...
46
The Vow
47
Kabar Yang mengejutkan
48
Sisi Lain dari Seorang Arga Nugraha
49
Pengakuan Dosa
50
Namanya Evan
51
Kepergian Arga
52
Dilema
53
Memberi Ruang
54
Mencoba Menerima
55
Pelangi Di Tengah Badai
56
Permintaan Evan
57
Tak Bisa Memilih
58
Berusaha Melapangkan Hati
59
Berharap Kembali Bahagia
60
Berpisah Sementara
61
Resah
62
Rindu
63
Ada Yang Berbeda
64
Mulai Mencari Tahu
65
Evan, Sebenarnya Kamu Kenapa?
66
Masih Ingin Menutupi
67
He Is Dying
68
Terjawab Sudah
69
Bimbang
70
Malam Terakhirku Bersamamu
71
Mengingkari Janji
72
Dia Pergi
73
Kamu Harus Sembuh!
74
Berusaha Hidup Tanpamu
75
Kembali Mengepakkan Sayap
76
Merindukanmu
77
Tunggu Aku...
78
Bertahan
79
Memandang Dari Jauh
80
Teman Lama
81
Sebuah Hutang
82
Sosok Yang Dirindukan
83
Hanya Dengan Memeluk
84
Pulanglah...
85
Melepas Rindu
86
Ritual Mandi Pagi
87
Harta Dan Cinta Pertama
88
Jalan-Jalan
89
Ayah Paling Penyayang Sedunia
90
Tawaran Kesepakatan
91
Wrong Partner
92
Pertemuan Tak Terduga
93
Triple Date?
94
Nostalgia (Nasehat Aaron)
95
Memandang Dengan Perasaan Yang Hancur
96
Maksud Tersembunyi
97
Panggilan Sayang
98
Shocking Kiss
99
Malam Terkutuk
100
Ketertarikan Yang Beralih
101
Meminta Penjelasan
102
Pulang
103
Kondisi Evan
104
Bunga Lili
105
Menanti Kelahiranmu
106
Kontraksi Palsu
107
Oh, akhirnya...
108
Putri Kita Sudah Lahir
109
Lily Bramasta
110
Kembali Bahagia
111
Orang Tua Posesif
112
Surat Cinta Dari Author
113
Tamu Istimewa
114
Membuang Perasaan
115
Calon Menantu Sempurna
116
Tak Akan Menggunakan 'Cara Lain' Lagi
117
Kejutan Dari Geraldyn
118
Menyaksikan Pertunjukan
119
Tuluskah Perasaannya?
120
Modus
121
Alasan Yang Disembunyikan
122
Sembuh
123
Jadilah Bersinar Sekali lagi
124
Rumah Baru
125
Meminta Bantuan
126
Bertemu Calon Mertua?
127
Alergi Pada Orang Kaya
128
Sebuah Permintaan
129
Janji Jonathan
130
Kamu Seorang Ibu!
131
Goyah
132
Belajar Untuk Saling Memahami
133
Sebuah Solusi
134
Pilihan Untuk Geraldyn
135
Aku Pasti Kembali
136
Because My Destiny Is With You (End)
137
Melepaskan Beban Terakhir (Extra Part 1)
138
Kembali (Extra Part 2)
139
Jari Keramat (Extra Part 3)
140
Albern & Lily (Extra Part 4-Epilog)
141
Karya Baru
142
Sudah Rilis
143
Promo Karya Terbaru
144
Pengumuman
145
PENGUMUMAN
146
Karya Baru Again
147
Pengumuman Karya Terbaru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!