18. KARMA

*SELAMAT YA... KAMU UDAH JADI ORANG SUKSES SEKARANG* isi pesan yang masuk ke ponsel pribadinya.

*makasih om Ray! Support kalian,doa kalian dan inpirasi dari kalian juga. Jangan bosen bosen doain aku dan nasehatin aku ya!*

*terutama Devan ya...*

*gak dong... Tetap om Salman paling the best*

*hahahaha... Iya iya om Salman mu itu memang paling the best! Nanti tunangan om berarti ambil seluruh komsumsi dari kau ya! Dari yang berat sampai yang paling ringan*

Gia terpaku membaca pesan itu,pesan yang memang tidak pernah dia sangka akan keluar dari salah satu sahabat om nya,yang dari awal bertemu sudah singgah di hati nya.

'Tuhan... Kenapa begini??? Perasaan apa ini Tuhan? Aku mohon Tuhan jika ini hanya sebuah lelucon,aku mohon enyahkan lah!'!! Aku takut Tuhan,aku takut perasaan ini salah dan aku juga tidak ingin mereka tahu...." tanpa Gia sadari dia menangis.

*****

Kesuksessan Gia terdengar bahkan sampai di kampung halaman sang ibunda tercinta,namun mereka hanya tahu sebatas kesuksesan nya tanpa tahu usaha apa sebenarnya yang di di geluti Gia,kabar itu pun sampai kedua sepupunya yang semenjak kepergian sang ayah hanya bisa melihat ibunya berteriak di dalam rumah sakit jiwa.

"ka... Aku mau balas dendam!"

"pasti... Kalau bukan karena dia mungkin kamu bisa lanjut kuliah kamu waktu itu!" balas kakak nya dengan sorot mata menerawan pada kejadian beberapa tahun yang lalu,yang memang sebenarnya tidak sepenuhnya kesalahan Gia.

Kedua saudara itu datang berkunjung ketempat dimana ibunya dirawat,mereka membawa makanan seadanya kesana,melihat ibu nya di sana.

"ma..." anak lelakinya memanggil sang ibu yang sudah ada di depannya,ibunya tidak menanggapi hanya diam sambil memeluk sebuah baju yang dia belikan untuk suaminya.

Sang adik yang tidak tega melihat sang bunda seperti itu,langsung menangis dia tidak tahan diri setiap kali menghampiri sang bunda. Dia langsung pergi tanpa menoleh lagi,dia tahu ibu nya tiak akan ada peubahan,dia tahu ibunya pun tak menantikan kehadirannya.

"de... Intan...." panggil kakak nya,namun adik nya tak menoleh sama sekali,dia berusaha mengejar sang adik,namun dia menemukan adiknya.

Intan pergi tanpa arah dan tanpa dia sadari dia sudah terlalu jauh dari tempat dimana sang ibu di rehabilitasi, "pasti kakak nyari aku!" ucap Intan lalu membuka tas nya untuk mengambil ponsel, "astaga hp ku di kakak lagi!"

Sementara itu Dendi yang tak menemukan sang adik dimanapun akhirnya memutuskan menelpon,namun ponsel itu berbunyi di kantong celananya. "yaelah... Di taro di gua ya tadi!" ucapnya sambil kembali mengantongi ponselnya sendiri.

tibalah saat Intan melintas tempat yang sangat sepi dia merasa ada orang yang mengikutinya,semakin cepat dia berjalan,semakin cepat juga orang itu bergerak.

semenjak kepergian sang ayah dan ibunya yang mengalami gangguan jiwa,kedua kakak beradik itu menjadi sangat akrab dan saling menjaga,kepahitan itu membuat mereka menjadi lebih dekat. Seperti yang orang orang bilang, KADANG... KEHILANGAN MEMBUAT KITA SALING MENGHARGAI ORANG DI SEKITAR KITA

malam itu Dendi tak menemukan adiknya hingga malam berganti menjadi pagi,jangan bilang kenapa Dendi tidak melaporkannya ke polisi tapi ini adalah dunia nyata bukan disinetron,Dendi sudah mencoba membuat laporan,namun di tolah karena belum 2 x 24 jam apalagi adiknya bukan di bawah 17 tahun.

semetara itu di tempat lain Intan sedang menahan nyeri di badannya karena pukulan beberapa orang pria yang berusaha memperkosanya,bukan... Bukan berusaha tapi telah memperkosanya.

jadi malam itu Intan sudah berusaha lari sekencang mungkin namun dia malah bertemu jalan buntu dia berusaha menjaga dirinya,namun tentu saja kekuatannya beda,pria itu membawa serta 2 orang emannya untuk mengilir Intan.

Intan memang bukan seorang perawan lagi,namun dia tidak pernah melakukan dengan paksaan,dia pernah melakukannya dengan sang kekasih,tapi itu atas kemauan mereka tanpa ada paksaan dan kekasihnya melakukan dengan lembut.

*****

dua hari kemudian saat Dendi akan kembali melaporkan adiknya yang tak kunjung di temukan,Dendi melihat adiknya itu dengan penampilan yang sangat berantakan,tidak jauh dari rumah mereka,dari kontrakan mereka lebih tepatnya karena harta peninggalan ibunda Gia tidak boleh di tempati mereka jika tidak ada Gia disana seperti yang sudah kedua orang tua nya tanda tangani.

"Intan..." Dendi langsung menghampiri adiknya dan sang adi yang menyadari kalau di depannya adalah sang kakak,dia langsung memeluk dan menumpahkan semua air matanya. "kamu kenapa de?? Kamu kemana aja?? Kenapa kamu berantakan gini?"

Adik nya tak menjawab,namun sang kakak buru buru membawa adiknya kembali ke kontrakan mereka,dia meminta Intan membersihkan diri namun dia diam saja,akhirnya Dendi memasak air untuk membuatkan air hangat agar adiknya sedikit lebih tenang,dia datang membawa handuk dan sebuah lap kecil untuk membasuh tubuh adiknya.

Saat membantu sang adik membersihkan diri dia langsung tahu jika terjadi sesuatu pada adiknya,dengan tenang dia membersihkan adiknya walaupun beberapa kali tak kuasa airmatanya terjatuh,namun dia harus kuat agar adiknya tidak menjadi lemah.

"kamu ingat siapa yang melakukan ini?" tanya Dendi dengan tenang saat selesai memakaikan baju pada Intan dan adiknya hanya mengeleng. "de... Denger aku.... aku tinggal punya kamu aja sekarang dan aku gak mau kamu kenapa napa,jadi aku minta sama kamu saat ini,aku mohon kamu jangan diam aja,kamu boleh teriak,kmu boleh marah,kamu boleh nangis tapi jangan diam!" ucap Dendi dan kali ini dia sama sekali tak menutupi rasa sedih dan air matanya yang turun.

Intan langsung memukuli kakak nya, "karma ka... Karma... Ini karma buat aku!aku selalu diam aja saat kalian melecehkan perempuan,mulai dari mba yang bantu bantu sampai sepupu kita sendiri dan sekarang aku mendapat karma itu ka!" Intan terus mengamuk dan Dendi diam saja,apa yang di katakan adiknya ada benarnya juga.

Kesokkan harinya Dendi membawa adiknya untuk melaporkan kejadian yang menimpa adik nya itu ke pihak yang berwajib,di sana Intan mengatakan semuanya yang terjadi dan itu membuat Dendi kembali menangis. 'jika benar ini karma dari apa yang aku dan papa lakukan,tolong beri karma itu ke kami saja,jangan ke Intan' ucap Dendi lirih dalam hatinya.

*****

Sebulan setelah kejadian itu para pelaku di tangkap dan langsung di masukan ke sel dengan bukti bukti yang ada,Dendi tersenyum puas saat di hubungi jika para pelaku sudah tertangkap.

"ka...kita gak usah balas dendam ya... Cukup ka,udah cukup sampai sini saja!" ucap Intan saat sedang menyiapkan makan malam.

"terserah kamu aja! Kakak ikut kamu"

"kita hidup layaknya orang lain aja! Jangan ganggu orang supaya kita gak di ganggu"

"siap boss!"

Akhirnya kakak beradik itu memutuskan tidak membalaskan dendamnya,walau sebenarnya memang tidak seharusnya mereka balas dendam karena merekalah sebenarnya yang bersalah.

Episodes
1 AWAL KISAH KU
2 PERUBAHAN DI HIDUP
3 KEPERGIAN
4 BAB 4 KEPERGIAN #2
5 BAB 5 PERGI UNTUK SEMENTARA
6 JANJIKU
7 BAB 7 DAN TERJADI...
8 BAB 8 HANCUR
9 BERSEMBUNYI
10 MEMULAI HAL BARU
11 DUKUNGAN PARA CAHAYA
12 BERUSAHA -> PENGUSAHA
13 BERUSAHA -> PENGUSAHA #2
14 JUJUR
15 MENUJU KEBERHASILAN
16 AWAL KEBERHASILAN
17 KEBERHASILAN
18 18. KARMA
19 19. KEMBALI BERTEMU
20 20. BERTEMU KEMBALI #2
21 21. BELAJAR IKHLAS
22 22. BELAJAR IKHLAS #2
23 23. MAAF....TAPI,BUKAN KAMU
24 MAAF AKU BARU MULAI DAN BARU BELAJAR
25 25.BERSAMAMU LAGI #1
26 26. BERSAMA MU LAGI #2
27 27. IJIN DAN RESTU
28 28.MENYATAKAN #1 (diterima)
29 29.MENYATAKAN #2 (happy birthday)
30 30. PASANGAN MEREKA.
31 31.LAMARAN
32 32. THE WEDDING
33 33. DEVAN
34 34. DEVAN DAN CIA
35 35. TERTANGKAP BASAH
36 36. TERTANGKAP BASAH #2
37 kisah masa lalu #3 (END)
38 Mengejarmu (Rian)
39 Mendapatkan mu
40 Caraku Menemukanmu
41 KAMU (Rian&Gia)
42 Langkah Awal
43 Langkah kedua
44 RINDU
45 RINDU 2
46 Awal yang baik
47 awal yang baik #2
48 apakah aku jatuh cinta? #1 (Rian)
49 apakah aku jatuh cinta #2 (Gia)
50 menemani mu #1
51 menemanimu #2
52 bab 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83 THE DAY
84 84 THE DAY part 2
85 85. pertengkaran part 1
86 86. pertengkaran part 2
87 87. kembali pada rutinitas
88 88. kecemburuan
89 90. SAKIT
90 91. HAMPIR TERJADI!!
91 92. pergi bulan madu
92 93. Dinner dan bulan madu sungguhan.
93 94. bisa kau melakukannya lagi??
94 95. semakin mencintai
95 96. ayo kembali
96 97. rutinitas baru
97 98. RAHASIA sang kakak (BAGUS)
98 99. tetap bersama ku
99 100. Hamil (LAGI!?!!)
100 101 Gangguan 1
101 102. Ganguan 2
102 103. masih gangguan
103 104. maaf... aku akan membagi cintaku
104 105. Aku akan menjaga kalian
105 106. kabar gembira untuk kita semua
106 107. mencari jodoh untuk Awan
107 108.masih mencari jodoh Awan
Episodes

Updated 107 Episodes

1
AWAL KISAH KU
2
PERUBAHAN DI HIDUP
3
KEPERGIAN
4
BAB 4 KEPERGIAN #2
5
BAB 5 PERGI UNTUK SEMENTARA
6
JANJIKU
7
BAB 7 DAN TERJADI...
8
BAB 8 HANCUR
9
BERSEMBUNYI
10
MEMULAI HAL BARU
11
DUKUNGAN PARA CAHAYA
12
BERUSAHA -> PENGUSAHA
13
BERUSAHA -> PENGUSAHA #2
14
JUJUR
15
MENUJU KEBERHASILAN
16
AWAL KEBERHASILAN
17
KEBERHASILAN
18
18. KARMA
19
19. KEMBALI BERTEMU
20
20. BERTEMU KEMBALI #2
21
21. BELAJAR IKHLAS
22
22. BELAJAR IKHLAS #2
23
23. MAAF....TAPI,BUKAN KAMU
24
MAAF AKU BARU MULAI DAN BARU BELAJAR
25
25.BERSAMAMU LAGI #1
26
26. BERSAMA MU LAGI #2
27
27. IJIN DAN RESTU
28
28.MENYATAKAN #1 (diterima)
29
29.MENYATAKAN #2 (happy birthday)
30
30. PASANGAN MEREKA.
31
31.LAMARAN
32
32. THE WEDDING
33
33. DEVAN
34
34. DEVAN DAN CIA
35
35. TERTANGKAP BASAH
36
36. TERTANGKAP BASAH #2
37
kisah masa lalu #3 (END)
38
Mengejarmu (Rian)
39
Mendapatkan mu
40
Caraku Menemukanmu
41
KAMU (Rian&Gia)
42
Langkah Awal
43
Langkah kedua
44
RINDU
45
RINDU 2
46
Awal yang baik
47
awal yang baik #2
48
apakah aku jatuh cinta? #1 (Rian)
49
apakah aku jatuh cinta #2 (Gia)
50
menemani mu #1
51
menemanimu #2
52
bab 52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83 THE DAY
84
84 THE DAY part 2
85
85. pertengkaran part 1
86
86. pertengkaran part 2
87
87. kembali pada rutinitas
88
88. kecemburuan
89
90. SAKIT
90
91. HAMPIR TERJADI!!
91
92. pergi bulan madu
92
93. Dinner dan bulan madu sungguhan.
93
94. bisa kau melakukannya lagi??
94
95. semakin mencintai
95
96. ayo kembali
96
97. rutinitas baru
97
98. RAHASIA sang kakak (BAGUS)
98
99. tetap bersama ku
99
100. Hamil (LAGI!?!!)
100
101 Gangguan 1
101
102. Ganguan 2
102
103. masih gangguan
103
104. maaf... aku akan membagi cintaku
104
105. Aku akan menjaga kalian
105
106. kabar gembira untuk kita semua
106
107. mencari jodoh untuk Awan
107
108.masih mencari jodoh Awan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!