BAB 8 HANCUR

GIa benar benar terheran dengan apa yang di lakukan sepupunya itu,apalagi kalimat yang dia ucapkan yang terkesan cukup sering bermain dengan kedua orang itu.

"kenapa wajahmu seperti itu? Terkejut? Kami bahkan bisa melakukannya setiap hari! Tapi kali ini sepertinya aku ada target baru untuk melakukannya setiap hari!" ucapnya lalu meremas dada Gia dengan tangan yang satu sementara tangan yang lain memegang kedua tangan Gia.

Tubuhnya yang imut membuat dia selalu tidak bisa berkutik karena sepupu sepupu nya mengikuti gen ayahnya yang berpostur tinggi besar,Gia terus berusaha melepaskan diri dari sepupunya,apalagi saat sang sepupu memainkan mulutnya di sana,seakan jijik pada diri sendiri,Gia terus berusaha melepaskan diri.

sementara itu di Jakarta Salman dan Devan mengalami hal yang sama,Salman menjatuhkan foto nya bersama sang keponakan saat kelulusan dan Devan menjatuhkan foto Gia yang dia ambil secara diam diam saat menjaganya ketika sakit.

Keduanya pun langsung mencoba menghubungi ponsel Gia namun tak ada jawaban,membuat semakin khawatir,namun Salman ingat jika hari ini jadwal keponakannya kursus komputer,jadi dia berusaha berfikir positif untuk hal itu,walau perasaannya semakin tidak enak.

'om... Om Salman benar om... Aku salah,sesuatu yang buruk terjadi padaku... Aku mohon datanglah Cahaya hidupku' ucap Gia dalam hatinya.

Salman yang semakin tak tenang akhirnya meminta salah satu sahabatnya yang bekerja di salah satu maskapai untuk menyediakan tiket untuknya ke Malang. "dimana loe? Bisa bantu gua sediakan tiket?"

"mau kemana loe?"

"Malang"

"apa ada yeng terjadi?kenapa mendadak?"

"gak tahu perasaan gua gak enak sama Gianna"

"sudah hubungi dia?"

"kalau belum gua gak akan minta loe sediakan tiket"

"oke oke... Sabar... Loe itu kenapa kalau urusan dia selalu gak bisa di ajak bercanda kaya gitu sih"

"Rayen! Loe bisa cepat atau gua ambil maskapai lain?"

"iya.. Iya...ini lagi gua cek!"

"jangan bilang Devan!"

"dapet satu setengah jam lagi... Apa lu sudah ready?"

"jangan bilang Devan!" Salman tahu karakter para sahabatnya,jadi dia tahu kalau Rayen sengaja tidak menjawabnya dan dia tahu betul kalau Devan menyukai keponakan nya.

"sudahlah...cepat berangkat sebelum ketinggalan pesawat" balas Rayen tanpa menjawab hal lain.

"setidaknya jangan kasih tahu sekarang biar gua pastikan kenapa... Setelah itu gak masalah kalau lu mau kasih tahu dia kabar itu." ucap Salman menyerah,karena dia tahu sahabatnya sedang pegang pekerjaan yang cukup besar.

"oke" jawab sahabatnya itu dengan cepat.

*****

sesampai di Malang,Salman langsung menuju rumah sang kakak untuk mencari keponakannya,betapa terkejutnya dia saat dia melihat rumah yang berantakan dan darah yang berceceran.

Dia langsung menerobos masuk ke kamar keponakannya,dia mencari dengan membabi buta,bahkan dia langsung membuka pintu tanpa mengetuk pintu nya terlebih dahulu.

"Gia...dimana kamu? Gianna..." teriak Salman menggelegar.

Bukan Gianna yang muncul,tapi ART di sana... "mba Gia pergi mas... Bibi mohon mas,cari mba Gia! Kasian dia pergi hanya memakai baju seadanya."

"apa yang terjadi bi?"

"bibi kurang tahu pastinya mas,bibi diminta ke pasar sama bapak tapi pas bibi pulang mba Intan marah marah karena bapak dan aden memperkosa mba Gianna"

"APA???" Salman tak dapat menahan rasa sakit hatinya sehingga dia menangis.

"maafin bibi mas... Bibi gak tahu kalau bapak balik lagi ke rumah tadi bibi sudah liat bapak pergi makanya bibi berani tinggal"

"Gia sekarang kemana bi?"

"bibi gak tahu mas... Bibi datang mba Gia sudah gak ada bibi cuma sempet denger kata kata itu dari mba intan."

Salman bahkan tidak sanggup mengangkat badannya,dia hanya bisa terduduk sambil menangis.

Persahabatan Rayen,Salman dan Devan yang begitu kuat membuat dua sahabat yang berada di Ibu Kota merasakan sesuatu yang lain dan membuat mereka memutuskan menyusul,bahkan 2 jam setelah sahabatnya terbang,mereka menyusul ke sana.

Rayen menelpon Salman namun tak ada respon,hinga ketujuh kalinya barulah ada yang mengangkatnya.

*Bray... Jemputlah... Gua di bandara nih!*

*eemmm mas ini bibi*

*lho mana Salman bi?*

*den Salman gak bisa di ajak bicara mas*

*hah? Kenapa dia?*

*mas Rayen dan mas Devan kesini saja! Bibi gak bisa jelasinnya.*

*yaudah bi.... Saya ke sana*

sesampainya di sana mereka tercengan dengan kondisi rumah yang jauh dari kata rapi,bahkan banyak darah disana,tiba-tiba mereka mendengar suara teriakkan,mereka langsung berlari ke asal suara. Sampai di kamar itu mereka dibuat semakin bingung,bagimana tidak sahabatnya tergeletak berantakan seperti telah melewati badai.

"ada apa ini bi?"

"mas... Minta tolong angkat mas Salman dulu gak ?"

Kedua nya mengangkat Salman yang sudah seperti orang Gila lalu mereka menanyakan lagi pada bibi dan bibi menceritakannya sesuai dengan apa yang dia ceritakan pada Salman.

Devan sangat marah mendengar cerita bibi,ingin rasanya saat ini dia langsung meninju wajah om Anto. Dimana ada seorang om yang beusaha memperkosa keponakannya sendiri,benar ketakutan Salman saat Gia mengatakan tentang keinginannya tinggal bersama sang tante,ahkan dia rela menjual seluruh asetnya kau bisa ia tuker dengan Gia saat itu.

"mau kemana?" tanya Rayen saat melihat Devan hendak pergi setelah Salman di periksa dokter.

"gua gak mungkin diem aja di sini"

"sabar van! jangan gegabah,yang ada kita akan ketemu sama Gianna"

"dia pasti lagi ketakutan"

Rayen diam mendengar itu,tapi semua itu Salman yang tahu kita gak mungkin pergi tanpa tujuan di kampung orang,dia juga sebenarnya sama khawatirnya dengan dua orag sahabatnya,tak lama bibi datang dengan minuman hangat dan sebuah kabar yang akan mencengangkan semua orang.

"aden aden... Bibi mau kasih kabar kalau pak Anto ayahnya non Intan meninggal dunia,jenazah sudah di perjalanan menuju ke sini."

"terima kasih buat info ya bi..."

setelah kepergian bibi mereka di kejutkan dengan tawa Salman yang cukup menggelegar. "mamp*s kalian! Itu balasan yang setimpal untuk kalian... Kalian harusnya mengurusnya dengan baik bukan malah menyakitinya hahahahaha"

Kedua sahabatnya bukan ikut senang malah sedih melihat sang sahabat sepeti itu,karena dari mereka semua Salman memang yang paling sabar,hal ini membuktikan bagaimana berartinya Gianna untuk sahabat mereka.

"hancur... Hancur... Semuanya hancur! mereka berhasil menghancurkan keluarga ini dan berhasil menghancurkan hidupku" teriaknya sambil memukul kepalanya sendiri.

Kedua sahabat nya dengan sigap mendekati memegang tangannya dan memeluknya,momen langka yang hanya akan dilihat saat mereka hancur dan saat ini adalah patah hati terburuk untuk mereka,karena wantia paling mereka sayangi menghilang.

Episodes
1 AWAL KISAH KU
2 PERUBAHAN DI HIDUP
3 KEPERGIAN
4 BAB 4 KEPERGIAN #2
5 BAB 5 PERGI UNTUK SEMENTARA
6 JANJIKU
7 BAB 7 DAN TERJADI...
8 BAB 8 HANCUR
9 BERSEMBUNYI
10 MEMULAI HAL BARU
11 DUKUNGAN PARA CAHAYA
12 BERUSAHA -> PENGUSAHA
13 BERUSAHA -> PENGUSAHA #2
14 JUJUR
15 MENUJU KEBERHASILAN
16 AWAL KEBERHASILAN
17 KEBERHASILAN
18 18. KARMA
19 19. KEMBALI BERTEMU
20 20. BERTEMU KEMBALI #2
21 21. BELAJAR IKHLAS
22 22. BELAJAR IKHLAS #2
23 23. MAAF....TAPI,BUKAN KAMU
24 MAAF AKU BARU MULAI DAN BARU BELAJAR
25 25.BERSAMAMU LAGI #1
26 26. BERSAMA MU LAGI #2
27 27. IJIN DAN RESTU
28 28.MENYATAKAN #1 (diterima)
29 29.MENYATAKAN #2 (happy birthday)
30 30. PASANGAN MEREKA.
31 31.LAMARAN
32 32. THE WEDDING
33 33. DEVAN
34 34. DEVAN DAN CIA
35 35. TERTANGKAP BASAH
36 36. TERTANGKAP BASAH #2
37 kisah masa lalu #3 (END)
38 Mengejarmu (Rian)
39 Mendapatkan mu
40 Caraku Menemukanmu
41 KAMU (Rian&Gia)
42 Langkah Awal
43 Langkah kedua
44 RINDU
45 RINDU 2
46 Awal yang baik
47 awal yang baik #2
48 apakah aku jatuh cinta? #1 (Rian)
49 apakah aku jatuh cinta #2 (Gia)
50 menemani mu #1
51 menemanimu #2
52 bab 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83 THE DAY
84 84 THE DAY part 2
85 85. pertengkaran part 1
86 86. pertengkaran part 2
87 87. kembali pada rutinitas
88 88. kecemburuan
89 90. SAKIT
90 91. HAMPIR TERJADI!!
91 92. pergi bulan madu
92 93. Dinner dan bulan madu sungguhan.
93 94. bisa kau melakukannya lagi??
94 95. semakin mencintai
95 96. ayo kembali
96 97. rutinitas baru
97 98. RAHASIA sang kakak (BAGUS)
98 99. tetap bersama ku
99 100. Hamil (LAGI!?!!)
100 101 Gangguan 1
101 102. Ganguan 2
102 103. masih gangguan
103 104. maaf... aku akan membagi cintaku
104 105. Aku akan menjaga kalian
105 106. kabar gembira untuk kita semua
106 107. mencari jodoh untuk Awan
107 108.masih mencari jodoh Awan
Episodes

Updated 107 Episodes

1
AWAL KISAH KU
2
PERUBAHAN DI HIDUP
3
KEPERGIAN
4
BAB 4 KEPERGIAN #2
5
BAB 5 PERGI UNTUK SEMENTARA
6
JANJIKU
7
BAB 7 DAN TERJADI...
8
BAB 8 HANCUR
9
BERSEMBUNYI
10
MEMULAI HAL BARU
11
DUKUNGAN PARA CAHAYA
12
BERUSAHA -> PENGUSAHA
13
BERUSAHA -> PENGUSAHA #2
14
JUJUR
15
MENUJU KEBERHASILAN
16
AWAL KEBERHASILAN
17
KEBERHASILAN
18
18. KARMA
19
19. KEMBALI BERTEMU
20
20. BERTEMU KEMBALI #2
21
21. BELAJAR IKHLAS
22
22. BELAJAR IKHLAS #2
23
23. MAAF....TAPI,BUKAN KAMU
24
MAAF AKU BARU MULAI DAN BARU BELAJAR
25
25.BERSAMAMU LAGI #1
26
26. BERSAMA MU LAGI #2
27
27. IJIN DAN RESTU
28
28.MENYATAKAN #1 (diterima)
29
29.MENYATAKAN #2 (happy birthday)
30
30. PASANGAN MEREKA.
31
31.LAMARAN
32
32. THE WEDDING
33
33. DEVAN
34
34. DEVAN DAN CIA
35
35. TERTANGKAP BASAH
36
36. TERTANGKAP BASAH #2
37
kisah masa lalu #3 (END)
38
Mengejarmu (Rian)
39
Mendapatkan mu
40
Caraku Menemukanmu
41
KAMU (Rian&Gia)
42
Langkah Awal
43
Langkah kedua
44
RINDU
45
RINDU 2
46
Awal yang baik
47
awal yang baik #2
48
apakah aku jatuh cinta? #1 (Rian)
49
apakah aku jatuh cinta #2 (Gia)
50
menemani mu #1
51
menemanimu #2
52
bab 52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83 THE DAY
84
84 THE DAY part 2
85
85. pertengkaran part 1
86
86. pertengkaran part 2
87
87. kembali pada rutinitas
88
88. kecemburuan
89
90. SAKIT
90
91. HAMPIR TERJADI!!
91
92. pergi bulan madu
92
93. Dinner dan bulan madu sungguhan.
93
94. bisa kau melakukannya lagi??
94
95. semakin mencintai
95
96. ayo kembali
96
97. rutinitas baru
97
98. RAHASIA sang kakak (BAGUS)
98
99. tetap bersama ku
99
100. Hamil (LAGI!?!!)
100
101 Gangguan 1
101
102. Ganguan 2
102
103. masih gangguan
103
104. maaf... aku akan membagi cintaku
104
105. Aku akan menjaga kalian
105
106. kabar gembira untuk kita semua
106
107. mencari jodoh untuk Awan
107
108.masih mencari jodoh Awan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!