Sonia bangun dari tidurnya manakala merasakan sesuatu yang melingkar di perutnya. Dia mengerjap-ngerjapkan matanya menyesuaikan fokus penglihatannya yang masih buram akibat baru bangun tidur.
Senyum merekah dari bibirnya namun ada rasa prihatin terhadap dirinya sendiri. Dia membayangkan seharusnya dia melakukan adegan mesra seperti ini dengan Jaka, namun takdir berkata lain. Jaka sudah mencampakkannya.
Dipandanginya wajah yang sedang tertidur itu lekat-lekat. Dalam hati Sonia memuji betapa tampannya lelaki di sampingnya itu. Bulu mata lentik, hidung mancung, bibir tipis yang manis, dan rahang yang tegas itu membuat Sonia tak henti-henti mengagumi lelaki itu. Namun lingkungan yang kumuh serta pekerjaan yang dia jalani membuat kulitnya agak kusam. Namun hal itu tidak mengurangi ketampanan seorang Bima.
Cukup lama dipandang kini Bima mulai menggeliat pertanda dia akan bangun dari tidurnya. Dan benar saja dia mulai mengerjap-ngerjapkan matanya. Detik berikutnya dia bangun.
"Eh malah ketiduran." Ucap Bima saat baru bangun sambil merentangkan kedua tangannya ke depan.
"Habis ini ke mana?" Sonia menanyakan tujuan mereka selanjutnya.
"Ke pengepul jual hasil kita mungutin barang bekas." Jawab Bima.
"Oh oke." Sonia. Dia langsung berdiri diikuti oleh Bima yang juga langsung berdiri.
Bima mengambil keranjangnya lalu menggendongnya di punggung. Mereka berdua melangkahkan kakinya menuju tempat pengepul barang bekas.
…
Kini mereka sudah sampai di tempat pengepul. Bima mengantri sambil berdiri, sekitar ada 4 orang yang juga akan menjual barang bekas di depannya. Sonia berjongkok di samping Bima karena tak kuat berdiri lama.
Kini Bima sudah mendapat giliran, dia menaruh keranjangnya di atas timbangan. Pemilik tempat itu mulai menggeser-geser bandul timbangan agar seimbang dan tahu berat dari barang bekas itu.
"15 Kilo," Pemilik tempat itu yang bernama Pak Heru tersenyum. "Tumben banyak nak Bima. Kalau begini teruskan enak uangnya bakalan banyak bisa ditabung." Pak Heru menambahkan. Pak Heru memang ramah orangnya. Dia tidak memangdang rendah pekerjaan seorang pemulung karena dia sadar usahanya juga tergantung dari kerja keras para pemulung. Lagipula sebelum jadi pengepul, dia juga seorang pemulung dulunya.
Bima melirik ke arah Sonia, kemudian balik lagi menatap Pak Heru."Hehe iya Pak, ada yang bantuin soalnya." Bima menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali.
"Wah... cantiknya, namanya siapa neng?" Tanya Pak Heru setelah melihat wanita yang ada di samping Bima.
Sonia bangkit berdiri,"Sonia Pak". Sonia tersenyum di akhir ucapannya.
"Wah bagus namanya, kayak orangnya." Puji Pak Heru.
"Terimakasih Pak." Jawab Sonia sambil tersenyum.
"Nih Bim jadinya 30 ribu. Besok lebih banyak lagi ya." Ucap Pak Heru sambil menyerahkan dua lembar 20 ribu dan 10 ribuan.
Sonia nampak terkejut dengan apa yang diperolehnya dan Bima dari penjualan barang bekasnya.
Pak Heru yang melihat ekspresi terkejut Sonia kemudian berucap.
"Oh khusus buat Sonia bapak tambahin." Pak Heru mengeluarkan tiga lembar uang 5 ribuan dari dalam buku catatannya lalu diserahkan kepada Sonia. Sonia menerimanya. Sonia tampak senang akan pemberian Pak Heru itu.
"Terima kasih Pak." Sonia berterimakasih.
"Sama-sama, besok yang semangat ya." Ucap Pak Heru sambil tersenyum yang hanya dibalas anggukan kepala dari Sonia.
"Ya sudah, kami pulang dulu ya pak?" Bima pamit.
"Ya."
Bima menuangkan isi keranjangnya ke tempat yang disuruh Pak Heru. Kemudian dia membawa keranjangnya yang sudah kosong.
Sonia tersentak manakala Bima tiba-tiba jongkok di depannya.
"Ayo naik, gue gendong, lo capek kan? Tapi lo gendong keranjangnya ya." Bima.
"Gak usah ah, gue berat, lagian gue masih kuat jalan kok." Bantah Sonia.
"Udahlah nurut aja." Bima menarik lengan kanan Sonia ke depan, membuat Sonia jatuh di punggungnya.
"Eh Bim."
"Udah, lo bawa keranjangnya." Bima.
Mau tak mau Sonia menurut. Lagian enak juga digendong. Dia mengalungkan lengannya di leher Bima. Dagunya ia letakkan di pundak kanan Bima.
Dalam perjalanan Bima mulai bertanya untuk memecah keheninga.
"Gue mau tanya sama lo boleh?" Bima.
"Tanya aja." Sonia.
"Jadi suami lo ngira lo udah gak perawan sebelum berhubungan sama lo?" Bima.
"Hm." Sonia.
"Kenapa bisa?" Bima.
"Katanya pas dia masukin ke punya gue gak ada darah yang keluar, dia bilang gue udah gak perawan." Jawab Sonia jujur. Dia sudah menerima nasibnya. Dia tidak sungkan lagi bercerita pada orang lain.
"Tapi lo gak pernah berhubungan sama orang lain kan sebelumnya?" Bima.
"Enggak." Jawab Sonia sambil menggeleng kecil.
"Kayaknya gue tau sebabnya apa, tapi gue lupa namanya apa, gue pernah baca tentang itu." Bima.
"Udah lah gue mau luapain dia." Sonia.
"Ya, lebih baik lo lupain lelaki ba jingan itu." Bima masih geram akan perbuatan yang Jaka lakukan kepada Sonia. Dia masih sangat-sangat ingin membalas perbuatan Jaka.
"Berarti lo udah gak cinta sama dia?" Bima.
"Kenapa tanya itu? Sudah pasti gue udah gak cinta sama dia lagi. Kalau ingat perbuatan dia, gue merasa jadi wanita paling tidak berharga di dunia." Seulas senyum terbit di bibir Bima mendengar ucapan Sonia. Namun Sonia tidak mengetahuinya.
"Dia akan mendapat balasannya." Bima.
"Semoga." Sonia.
'Gue bakal balas lo, tunggu aja waktunya, gue sudah tahu siapa lo sekarang.' Batin Bima.
…
TBC.
Ngomong-ngomong balasan seperti apa yang tepat buat Jaka ya? Readers coba tebak apa?
Makasih semuanya tiap hari views nya tambah terus. Semua berkat kalian semua. Kalau boleh tau apa sih yang buat readers tertarik baca cerita I'M Not A Virgin? Author pengen tahu. Apa karena sampulnya? Apa karena ceritanya? Atau ada alasan yang lain? Tulis aja dikomentar ya! Serius ini.
Sudah ya untuk hari ini, pokoknya lop u buat kalian semua.
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 124 Episodes
Comments
Rin's
q baca krn penasan dg judul nya,,Jaka dibuat sama dg Sonia spy impass derita nya tp jgn ada yg nolongin
2021-06-06
1
unique94
karna judulx,soalnya q juga ngalamin apa yg sonia alamin
2021-05-30
1
Yen Margaret Purba
parah sih ya, diceraikan malam pertama krn perawan doank najis apalagi diusir telanjang...
3th pacaran emank itu ga bs membuktikan siapa yg dia nikahin
2021-05-22
1