BAB 5 I'M NOT A VIRGIN

Malam harinya Jaka dan Sonia hendak melaksanakan apa itu yang namanya malam pertama. Hal yang sudah mereka tunda begitu lama karena baik Jaka ataupun Sonia bertekad tidak akan melakukannya sebelum mereka menikah. Walaupun sering kali ada yang menggoda mereka untuk melakukan sebelum mereka menikah.

Jaka mulai melu mat bibir Sonia yang dibalas oleh gadis itu. Tangan Jaka mulai meng gerayangi tubuh Sonia membuat Sonia menegang merasakan setiap sentuhan Jaka.

Puas bermain dengan mulut Sonia, luma tan Jaka mulai turun ke leher jenjang Sonia, membuat tanda kepemilikan di sana. Setelah itu Jaka mulai membuka piyama yang dikenakan Sonia . Nampak payu dara Sonia yang masih terbungkus kain. Segera Jaka melepas kaitan kait yang ada dipunggung Sonia.

Barulah nampak dengan jelas payu dara milik Sonia. Seperti bayi yang tengah kehausan Jaka langsung menghisap pu ting payu dara Sonia dengan rakus yang membuat si empunya semakin menggeliat. Masih terus menghisap pu ting Sonia, tangan Jaka mulai merogoh di balik celana Sonia. Jaka merasakan hutan rimba milik Sonia.

Jaka menarik celana sekaligus CD Sonia dalam sekali hentakan. Kini Sonia sudah benar-benar telan jang. Jaka mulai melucuti pakaiannya. Kini dia juga sudah sama telan jangnya dengan Sonia. Jaka mengangkangkan kedua kaki Sonia, memperlihatkan va gina Sonia tepat dihadapannya. Lubang surgawi dunia itu tampak sudah basah. Jaka mulai mengarahkan tongkat pusakanya ke dalam va gina Sonia. Membuat Sonia dan Jaka melenguh akibat dari penyatuan tersebut. Namun aktivitas itu terhenti seketika saat Jaka mulai menyadari ada sesuatu yang janggal.

"Kau membohongiku Sonia." Jaka menarik ke malu annya dari va gina Sonia. Dia mulai memungut pakaiannya dan segera memakainya.

"Apa maksudmu?" Baru saja Sonia terpejam menikmati penyatuan itu dia langsung membuka mata saat mendengar ucapan Jaka. Sonia menarik selimut untuk menutupi tubuh polosnya sebatas dada. Dia tidak mengerti apa yang dimaksud dari perkataan Jaka.

"C ih. Kau tidak per awan, dengan siapa kau berhubungan sebelum denganku." Sonia menangis mendengar ucapan Jaka. Tega sekali Jaka berkata seperti itu kepadanya. Jaka bukannya tanpa alasan, saat penyatuannya dengan Sonia tidak ada darah yang mengalir dari va gian Sonia, pertanda tidak ada robekan selaput dara di dalam va gina Sonia saat penyatuan itu. Itu berarti Sonia sudah tidak perawan sebelum mereka berhubungan.

"Kamu jahat mas, tega sekali kau berkata seperti itu kepadaku. Aku tidak pernah berhubungan badan dengan siapapun sebelum ini. Tapi kenapa dengan sengaja kau memfitnahku." Ucap Sonia sambil terus menangis.

"Mulutmu bisa bohong tapi buktinya mana? Kau memang sudah tidak per awan." Ucap Jaka dengan nada membentak. "Sekarang pergi dari sini! Dasar wanita murahan. Sekarang juga aku menceraikanmu." Jaka menarik paksa Sonia dari atas ranjang kemudian menyereknya menuju pintu. Jaka juga melepaskan selimut yang masih dicengkram Sonia, membuat Sonia kini telan jang bulat.

"he....e....eeee..." Sonia hanya bisa menangis selama dirinya diseret Jaka sampai di pintu keluar apartemen mereka.

Dengan teganya Jaka mendorong Sonia keluar apartemen sampai Sonia tersungkur. Tubuhnya pun masih polos tanpa benang sehelaipun.

Sonia berusaha bangkit untuk kembali masuk ke dalam, namun Jaka selalu berusaha menggagalkannya dan berniat menutup pintu itu. Berusaha dengan kuat, namun tenaganya tak mampu untuk menandingi kekuatan Jaka. Kembalilah Sonia jatuh tersungkur dan Jaka dengan cepat menutup pintu lalu menguncinya dari dalam. Kini Sonia sudah tidak bisa melawan lagi. Tenaganya terasa habis.

Tak ada yang menolong Sonia berhubung di sana merupakan apartemen baru, penghuninya pun belum banyak. Karena lemas dan di luar masih hujan, Sonia tidak berani keluar dia memilih tetap berada di sana berharap besok Jaka berubah pikiran dan membukakan pintu untuknya.

Sonia tertidur di depan pintu dengan tubuhnya yang masih polos. Dia berusaha menutupi payu daranya dengan tangan kanannya kemudian tangan kirinya dia gunakan untuk menutupi va ginanya. Dia tidur miring sambil membungkukkan punggungnya, kakinya juga ditekuk berharap tidak ada yang melihat bagian intimnya tersebut.

Sonia tak habis pikir dengan perlakuan Jaka kepadanya. Jaka bukan seperti Jaka yang dia kenal. Apalagi sekarang Jaka memfitnahnya dengan kejam. Dan sekarang Jaka juga menguncinya di luar dengan posisi telan jang lagi.

Sonia merasakan setiap hembus angin malam yang dingin tanpa perlindungan apapun. Hujan yang turun menambah dinginnya malam ini. Seharusnya di malam pernikahannya dia sedang merasakan kehangatan bersama suaminya. Kenapa nasibnya begitu sial?

................

tbc.

Terpopuler

Comments

Cahaya Ramadhani

Cahaya Ramadhani

sadis bangeeettt

2021-09-22

1

Heni Sumiyang

Heni Sumiyang

Jaka kamu harus banyak baca ga semua virgin itu ditandai dengan robekan dan darah kalau selaput dara nya elastis itu tidak keluar darah, berbeda dengan yang selaput dara nya ke keras bisa terjadi robekan dan mengeluarkan darah. Ada ko satu keluarga sodaraan pas malam pertama ga keluar darah dan mereka virgin semua buat suami nya ga masalah mereka yakin karena tau ga semua perempuan sama.

2021-06-03

2

Diana Lestari Purba Dasuha

Diana Lestari Purba Dasuha

wah wah wah
kejam nya luar biasa
dikeluarkan dgn telnjang
tanpa sehelai pakaian
kecewa boleh tp tega bener dgn org yg d cintai d perlakukan sprti itu
sadis benerrr

2021-06-03

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 Kegelisahan Sonia
2 BAB 2 Ritual Aneh
3 BAB 3 Resepsi Pernikahan
4 BAB 4 After marriage
5 BAB 5 I'M NOT A VIRGIN
6 BAB 6
7 BAB 7 Akan Mencuri
8 BAB 8 Pria Misterius
9 BAB 9 Ada apa dengan Bima
10 BAB 10 Siapa Bima?
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 Pengumuman
30 BAB 29
31 BAB 30
32 BAB 31
33 BAB 32
34 BAB 33
35 BAB 34
36 BAB 35
37 BAB 36
38 BAB 37
39 BAB 38
40 BAB 39
41 BAB 40
42 BAB 41
43 BAB 42
44 BAB 43
45 BAB 44
46 BAB 45
47 BAB 46
48 BAB 47
49 BAB 48
50 BAB 49
51 BAB 50
52 BAB 51
53 BAB 52
54 BAB 53
55 BAB 54
56 BAB 55
57 BAB 56
58 BAB 57
59 BAB 58
60 BAB 59
61 BAB 60
62 BAB 61
63 S2# Awal Mula
64 S2# Andrew Dirgantara
65 S2# Andrew Yang Berbeda
66 S2# Merangkap Sebagai Maid
67 S2# Andreanapun Sama
68 S2# ARYA
69 S2# Anak Pindahan
70 S2# Tanam Paksa
71 S2# Andreana Dijodohkan
72 S# Bunga di Tepi Jalan
73 S# Andrew Menikah
74 S2# Banyak Kejutan di Apartemen
75 S2# Malam Pertama
76 S2# Pagi :(
77 S2# Ngampus Lagi
78 S2# Pertunjukan Langsung
79 S2# Telfon dari Sonia
80 S2# Dijemput Suami
81 S2# Bunga Demam
82 S2# Pernikahan Andreana 1
83 S2# Suasana Hati Andrew
84 S2# Pernikahan Andreana 2
85 S2# Malam Pertama (eksklusif di gdrive)
86 S2# Menjenguk Bunga
87 S2# Perhatian Mertua
88 S2# Masa Lalu
89 S2# Kapan Akan Pulang?
90 S2# Impoten Pilih-pilih
91 S2# Pelajaran Untuk Dia
92 S2#
93 S2# Sudah Tidak Bisa
94 S2# Benda Apa itu?
95 S2# Sebuah Foto
96 S2# Uang Bensin
97 S2# Kerja
98 S2# Menyesali
99 S2# Kenang-kenangan
100 S2# Bibir Tergigit
101 S2# Mulai Cemburu
102 S2# Malam yang Berbeda
103 S2# Andreana Hamil
104 S2# Hobi Baru
105 S2# Merahasiakan dari Arya
106 S2# Ngidam Pembawa Petaka
107 S2# Pengungkapan Perasaan
108 S2# Sebuah Pilihan
109 S2# Diskusi
110 S2# Mengikat Rambut
111 S2# Penyesalan Setelah Ditinggal
112 S2# Merencanakan Sesuatu
113 S2# Perhatian Dari Ibu Mertua
114 S2# Jebakan Fika
115 S2# Jogging
116 S2# Penjelasan Andrew
117 S2# Makan
118 S2# Obrolan Ruang Tengah
119 S2# London
120 S2# Mengundurkan Diri
121 S2# I'M Not A Virgin 2
122 S2# Panginya
123 S2# Di Kafe
124 S2# Mandi Bareng
Episodes

Updated 124 Episodes

1
BAB 1 Kegelisahan Sonia
2
BAB 2 Ritual Aneh
3
BAB 3 Resepsi Pernikahan
4
BAB 4 After marriage
5
BAB 5 I'M NOT A VIRGIN
6
BAB 6
7
BAB 7 Akan Mencuri
8
BAB 8 Pria Misterius
9
BAB 9 Ada apa dengan Bima
10
BAB 10 Siapa Bima?
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
Pengumuman
30
BAB 29
31
BAB 30
32
BAB 31
33
BAB 32
34
BAB 33
35
BAB 34
36
BAB 35
37
BAB 36
38
BAB 37
39
BAB 38
40
BAB 39
41
BAB 40
42
BAB 41
43
BAB 42
44
BAB 43
45
BAB 44
46
BAB 45
47
BAB 46
48
BAB 47
49
BAB 48
50
BAB 49
51
BAB 50
52
BAB 51
53
BAB 52
54
BAB 53
55
BAB 54
56
BAB 55
57
BAB 56
58
BAB 57
59
BAB 58
60
BAB 59
61
BAB 60
62
BAB 61
63
S2# Awal Mula
64
S2# Andrew Dirgantara
65
S2# Andrew Yang Berbeda
66
S2# Merangkap Sebagai Maid
67
S2# Andreanapun Sama
68
S2# ARYA
69
S2# Anak Pindahan
70
S2# Tanam Paksa
71
S2# Andreana Dijodohkan
72
S# Bunga di Tepi Jalan
73
S# Andrew Menikah
74
S2# Banyak Kejutan di Apartemen
75
S2# Malam Pertama
76
S2# Pagi :(
77
S2# Ngampus Lagi
78
S2# Pertunjukan Langsung
79
S2# Telfon dari Sonia
80
S2# Dijemput Suami
81
S2# Bunga Demam
82
S2# Pernikahan Andreana 1
83
S2# Suasana Hati Andrew
84
S2# Pernikahan Andreana 2
85
S2# Malam Pertama (eksklusif di gdrive)
86
S2# Menjenguk Bunga
87
S2# Perhatian Mertua
88
S2# Masa Lalu
89
S2# Kapan Akan Pulang?
90
S2# Impoten Pilih-pilih
91
S2# Pelajaran Untuk Dia
92
S2#
93
S2# Sudah Tidak Bisa
94
S2# Benda Apa itu?
95
S2# Sebuah Foto
96
S2# Uang Bensin
97
S2# Kerja
98
S2# Menyesali
99
S2# Kenang-kenangan
100
S2# Bibir Tergigit
101
S2# Mulai Cemburu
102
S2# Malam yang Berbeda
103
S2# Andreana Hamil
104
S2# Hobi Baru
105
S2# Merahasiakan dari Arya
106
S2# Ngidam Pembawa Petaka
107
S2# Pengungkapan Perasaan
108
S2# Sebuah Pilihan
109
S2# Diskusi
110
S2# Mengikat Rambut
111
S2# Penyesalan Setelah Ditinggal
112
S2# Merencanakan Sesuatu
113
S2# Perhatian Dari Ibu Mertua
114
S2# Jebakan Fika
115
S2# Jogging
116
S2# Penjelasan Andrew
117
S2# Makan
118
S2# Obrolan Ruang Tengah
119
S2# London
120
S2# Mengundurkan Diri
121
S2# I'M Not A Virgin 2
122
S2# Panginya
123
S2# Di Kafe
124
S2# Mandi Bareng

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!