BAB 19

Pak Basuki dan istrinya tergesa-gesa berlari menuju ke kamar Sonia. Baru saja Mbok Siska memberitahunya perihal Sonia yang pulang ke rumah di antar oleh sepasang orang asing (Bima dan Monica).

Dengan sekali hentak Pak Basuki membuka pintu kamar setelah sampai di depan kamar Sonia. Di lanjutnya ia berjalan mendekati putrinya yang tengah tertidur itu.

Dipandangi lekat-lekat wajah putrinya yang menyiratkan tetanan dalam diri putrinya. Walaupun tak ada ikatan darah, kebersamaan mereka yang sudah bertahun-tahun membuat ikatan batin mereka menjadi kuat. Hal yang sama juga dirasakan nyonya sonya istrinya. Mereka sangat menyayangi Sonia seperti darah dagingnya sendiri.

Rasa rindu yang membumbung walaupun baru ditinggal 4 hari oleh putrinya, membuat Pak Basuki melepaskan rindunya dengan mengusap-usap puncak kepala Sonia. Sedangkan nyonya Sonya mengelus pipi Sonia dengan lembut mencurahkan kasih sayangnya.

Sadar akan kehadiran seseoran yang mengganggu tidurnya, Sonia akhirnya tersadar dari tidurnya. Dia mengerjap-ngerjapkan kelopak matanya untuk mencari fokus.

Diedarkannya mata itu mengitari seluruh isi ruangan.Sehingga Sonia tahu sekarang dia sedang berada di kamarnya.

Sonia panik manakala dirinya mencari sosok pria yang beberapa hari ini mengisi hidupnya tidak ada di ruangan itu. Nyonya Puspa yang menyadari kepanikan putrinya langsung mendudukkan dirinya di samping Sonia. Dia mengambil segelas air putih di atas nakas lalu memberikannya kepada Sonia.

"Kamu tenang dulu sayang, kamu minum dulu ya?" ujar nyonya Sonya sambil menyerahkan segelas air putih kepada Sonia. Sonia menerimanya dan langsung meminum air itu dengan dibantu nyonya Sonya.

"Bima mana Ma Pa?" Tanya Sonia selesai minum, membuat kedua orang tuanya serta Mbok Siska yang turut di sana mengernyitkan dahi bingung dan bertanya-tanya. Siapa Bima yang dimaksud Sonia itu?

"Bima siapa maksud kamu, sayang?" Tanya nyonya Siska pelan sambil mengusap-usap punggung Sonia supaya tenang.

"Permisi, apakah yang nona maksud adalah pria tinggi yang mengantarkan nona?" Ujar Mbok Siska dengan sopan.

"Iya mbok, Bima di mana?" Tanya Sonia seperti orang memaksa.

"Mereka ada di ruang tamu sekarang." Jawab Mbok Siska.

'Ooo... Siapa mereka? Tadi memang aku lihat mereka masih menunggu di ruang tamu.' Batin Pak Basuki. Saat dia akan ke kamar Sonia, dia sempat melihat seorang wanita dan seorang lagi yang tidak dia lihat dengan jalas karena posisi duduknya membelakanginya saat itu.

"Ayo ma pa! Nanti aku kenalin sama Bima." Ucap Sonia manja. Mau tak mau Pak Basuki dan nyonya Sonya menuruti apa kata putrinya.

"Kamu kenal dia di mana nak?" tanya Pak Basuki yang heran dengan Sonia. Pertanyaannya itu membuat Sonia menjadi murung seketika. Dia jadi teringat kejadian itu.

"Ya sudah kita temui mereka dulu aja yuk." ujar nyonya Sonya saat melihat putrinya tiba-tiba berubah jadi murung.

Pak Basuki, Nyonya Sonya dan Sonia berjalan ke ruang tamu. Pak Basuki berjalan lebih dulu diikuti istrinya dan Sonia yang berjalan sambil memeluk nyonya Sonya dari samping.

Melihat Pak Basuki yang berjalan mendekatinya, Bima segera berdiri untuk memberi hormat, namun belum sempat dia berdiri sempurna Pak Basuki sudah menyuruhnya duduk dengan isyarat tangannya.

Pak Basuki ikut duduk berhadapan dengan Bima diikuti istrinya dan sonia yang masih setia memeluk mamanya.

'Hm. aku tahu siapa dia, Bima Dirgantara.' batin Pak Basuki setelah melihat dengan jelas sosok pria yang tengah berkunjung di rumahnya itu.

"Jadi bagaimana ceritanya putri saya bisa bersama anda?" tanya Pak Basuki memulai pembicaraan.

Sekilas Bima memandang ke arah Sonia. Meminta pendapat pada Sonia melalui sorot mata, namun tak ada tanggapan karena Sonia hanya fokus dengan mamanya.

"Em.., saya..." Ucapan Bima terhenti saat Mbok Siska tiba-tiba datang membawa minuman.

"Bisa dilanjutkan?" tanya Pak Basuki setelah Mbok Siska sudah selesai dengan pekerjaannya dan kembali ke belakang.

"Mungkin Sonia saja yang cerita om, saya takut Sonia tidak mengijinkan saya menceritakannya." jawab Bima sopan. Dia merasa ucapannya yang barusaja terhenti menjadi pertanda.

Kini semua mata tertuju ke arah Sonia. Merasa diperhatikan, Sonia mendongakkan kepalanya namun menunduk lagi. Dia melepas pelukannya pada mamanya.

"Jangan dipaksakan nak, kalau kamu gak mau cerita." ujar nyonya Sonya saat melihat ekspresi Sonia.

"Gak papa ma."

Sonia menceritakan semua kejadian yang menimpanya. Mulai dari Jaka yang mengusirnya sampai dirinya bertemu dengan Bima dan sekarang bisa sampai di rumah.

Pak Basuki mengeratkan rahangnya mendengar cerita Sonia, tangannya mengepal menahan amarah. Sedangkan nyonya Sonya hanya bisa menutup mulutnya tidak bisa percaya dengan cerita Sonia. Sonia yang sudah selesai dengan ceritanya langsung memeluk mamanya lagi.

"Brengs ek!!! Beraninya anak itu memperlakukan putriku seperti itu." ujar Pak Basuki marah.

"Benar om, tidak seharusnya si brengs ek itu langsung mengambil keputusan, seharusnya dia cari tahu dulu." Kini Bima ikut bicara lagi. "Monica? Kamu sudah cari tahu apa yang aku tanyakan kemarin?" Sambung Bima bertanya pada Monica.

"Sudah tuan." Jawab Monica yang membuat Sonia seketika mendongakkan kepala meminta penjelasan dari Bima.

Bima melotot pada Monica karena kesalahan yang Monica buat. Sebelumnya dia sudah memperingatkan pada Monica agar berpura-pura menjadi teman Bima saat ada Sonia. Hal itu juga berlaku bagi Sam.

"Kamu kanapa sayang?" tanya nyonya Sonya saat melihat reaksi putrinya.

"Apa kamu tidak tahu nak Bima Dirgantara ini?" pak Basuki membuka suara saat terjadi keheningan beberapa saat.

Sonia menggeleng, yang dia tahu Bima hanya seorang pemulung.

"Mending kita lanjutkan yang tadi." Bima mengalihkan pembicaraan agar tidak membahas tentangnya lagi. Dia masih belum mau Sonia tahu siapa dirinya.

Kini semuanya sudah kembali fokus ke arah Monica. Monica mengeluarkan map dari dalam tas jinjingnya. Kemarin dia sudah konsultasi dengan dokter dan semua hasilnya ada di file di dalam map itu. Dia mulai membuka map itu dan membacakannya untuk semua. Semuanya pasang telinga untuk mendengar penjelasan Monica.

☆Isi file yang dibaca Monica☆

Penyebab Robeknya Selaput Dara Selain dari Hubungan Intim

Selaput dara merupakan salah satu hal yang sering dikaitkan dengan keperawanan seorang wanita. Hingga kini, selaput dara menjadi salah satu tolak ukur keperawanan seseorang. Padahal, setiap wanita akan memiliki kondisi selaput dara yang berbeda-beda. Ada beberapa penyebab robeknya selaput dara, padahal wanita tersebut belum pernah melakukan hubungan intim. Berikut penyebab robeknya selaput dara tersebut!

Bukan Berhubungan Intim, Ini Penyebab Robeknya Selaput Dara 

Robeknya selaput dara kerap tidak disadari oleh wanita, karena tidak menimbulkan rasa sakit atau pendarahan. Bahkan, selaput dara bisa robek tanpa melakukan hubungan intim, lho. Berikut sejumlah penyebab robeknya selaput dara:

1. Cedera yang Dialami

Cedera atau kecelakaan yang menyebabkan organ intim wanita terbentur dapat menyebabkan robeknya selaput dara. Kondisi ini biasanya ditandai adanya bercak darah setelah organ intim terbentur atau cedera.

2. Kegiatan Bersepeda atau Berkuda

Kegiatan yang dilakukan secara berulang yang membuat organ intim tergesek dapat membuat selaput dara menjadi robek, lho. Kegiatan yang dimaksud adalah bersepeda atau berkuda. 

3. Penggunaan Tampon saat Menstruasi

Tampon merupakan alat yang digunakan untuk menampung darah menstruasi, yang dimasukkan ke dalam ******. Meski terbilang cukup aman, penggunaan tampon dapat menyobek selaput dara jika digunakan terlalu dalam.

4. Penggunaan Alat Medis pada Va gina

Melakukan pemeriksaan medis dengan memasukkan alat ke dalam ****** dapat menyobekkan selaput dara, meski alat yang digunakan sangat kecil. Selain alat medis, penggunaan alat bantu seksual saat belum pernah melakukan hubungan intim bisa menjadi penyebab sobeknya selaput dara.

5. Latihan Peregangan yang Terlalu Kuat

Ketika seorang wanita melakukan peregangan terlalu kuat, hal tersebut menjadi salah satu penyebab robeknya selaput dara. Sobek atau tidaknya tergantung selaput dara yang dimiliki masing-masing wanita, ada yang sangat tipis dan mudah sobek, ada pula yang tebal dan sulit untuk sobek.

Mendengar penjelasan dari monica, Sonia jadi ingat akan hobinya saat SMP. Dia senang sekali berkuda. Setiap akhir pekan dia selalu meminta papanya untuk mengantarkan dia ke tempat peternakan

kuda. Sonia suka sekali berlatih menunggangi kuda dibimbing oleh pelatihnya. Bahkan Sonia pernah ikut kompetisi berkuda tingkat SMP. Namun naas, itu kompetisi pertama dan yang terakhir baginya. Saat kuda yang ia tunggangi tiba-tiba mengamuk dan menghempaskannya ke tanah. Sonia seketika tak sadarkan diri.

Saat sadar dia sudah berada di rumah sakit. Bahunya mengalami pergeseran saat itu. Dan parahnya lagi dia di vonis tidak boleh menaiki kuda lagi karena bahunya yang cedera permanen. Bahunya bisa geser sewaktu-waktu jika menerima tekanan yang berat. Sejak saat itu Sonia tidak berkuda lagi sampai diapun lupa akan kenangan itu.

TBC.

UTS menyita banyak waktu author. Maaf ya up nya lama.

Oh ya, di komentar sebelumnya ada yang tebakannya benar ya?

Jadi selaput dara bisa robek bukan hanya karena berhubungan badan ya, tapi bisa karena akibat lain seperti di atas.

Selamat ya, kamu mendapat hadiah uang tunai.

Tapi minta aja sama bapak ibumu ya wkwkwk.

Salam sayang dari author❤❤❤❤❤

See you next time.

Terpopuler

Comments

kiki

kiki

buat para cwo jangan bego" amat

2021-05-30

1

уυℓι уαитι

уυℓι уαитι

makasih thor bagus banget ini pengetahuan penting,

2021-04-23

1

Aish🍿ᗰՏᖴ🍿᯽ℒ𝓊𝒸𝒶𝒾𝓂❦︎🍆

Aish🍿ᗰՏᖴ🍿᯽ℒ𝓊𝒸𝒶𝒾𝓂❦︎🍆

owh pas berkuda ya

2021-02-24

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 Kegelisahan Sonia
2 BAB 2 Ritual Aneh
3 BAB 3 Resepsi Pernikahan
4 BAB 4 After marriage
5 BAB 5 I'M NOT A VIRGIN
6 BAB 6
7 BAB 7 Akan Mencuri
8 BAB 8 Pria Misterius
9 BAB 9 Ada apa dengan Bima
10 BAB 10 Siapa Bima?
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 Pengumuman
30 BAB 29
31 BAB 30
32 BAB 31
33 BAB 32
34 BAB 33
35 BAB 34
36 BAB 35
37 BAB 36
38 BAB 37
39 BAB 38
40 BAB 39
41 BAB 40
42 BAB 41
43 BAB 42
44 BAB 43
45 BAB 44
46 BAB 45
47 BAB 46
48 BAB 47
49 BAB 48
50 BAB 49
51 BAB 50
52 BAB 51
53 BAB 52
54 BAB 53
55 BAB 54
56 BAB 55
57 BAB 56
58 BAB 57
59 BAB 58
60 BAB 59
61 BAB 60
62 BAB 61
63 S2# Awal Mula
64 S2# Andrew Dirgantara
65 S2# Andrew Yang Berbeda
66 S2# Merangkap Sebagai Maid
67 S2# Andreanapun Sama
68 S2# ARYA
69 S2# Anak Pindahan
70 S2# Tanam Paksa
71 S2# Andreana Dijodohkan
72 S# Bunga di Tepi Jalan
73 S# Andrew Menikah
74 S2# Banyak Kejutan di Apartemen
75 S2# Malam Pertama
76 S2# Pagi :(
77 S2# Ngampus Lagi
78 S2# Pertunjukan Langsung
79 S2# Telfon dari Sonia
80 S2# Dijemput Suami
81 S2# Bunga Demam
82 S2# Pernikahan Andreana 1
83 S2# Suasana Hati Andrew
84 S2# Pernikahan Andreana 2
85 S2# Malam Pertama (eksklusif di gdrive)
86 S2# Menjenguk Bunga
87 S2# Perhatian Mertua
88 S2# Masa Lalu
89 S2# Kapan Akan Pulang?
90 S2# Impoten Pilih-pilih
91 S2# Pelajaran Untuk Dia
92 S2#
93 S2# Sudah Tidak Bisa
94 S2# Benda Apa itu?
95 S2# Sebuah Foto
96 S2# Uang Bensin
97 S2# Kerja
98 S2# Menyesali
99 S2# Kenang-kenangan
100 S2# Bibir Tergigit
101 S2# Mulai Cemburu
102 S2# Malam yang Berbeda
103 S2# Andreana Hamil
104 S2# Hobi Baru
105 S2# Merahasiakan dari Arya
106 S2# Ngidam Pembawa Petaka
107 S2# Pengungkapan Perasaan
108 S2# Sebuah Pilihan
109 S2# Diskusi
110 S2# Mengikat Rambut
111 S2# Penyesalan Setelah Ditinggal
112 S2# Merencanakan Sesuatu
113 S2# Perhatian Dari Ibu Mertua
114 S2# Jebakan Fika
115 S2# Jogging
116 S2# Penjelasan Andrew
117 S2# Makan
118 S2# Obrolan Ruang Tengah
119 S2# London
120 S2# Mengundurkan Diri
121 S2# I'M Not A Virgin 2
122 S2# Panginya
123 S2# Di Kafe
124 S2# Mandi Bareng
Episodes

Updated 124 Episodes

1
BAB 1 Kegelisahan Sonia
2
BAB 2 Ritual Aneh
3
BAB 3 Resepsi Pernikahan
4
BAB 4 After marriage
5
BAB 5 I'M NOT A VIRGIN
6
BAB 6
7
BAB 7 Akan Mencuri
8
BAB 8 Pria Misterius
9
BAB 9 Ada apa dengan Bima
10
BAB 10 Siapa Bima?
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
Pengumuman
30
BAB 29
31
BAB 30
32
BAB 31
33
BAB 32
34
BAB 33
35
BAB 34
36
BAB 35
37
BAB 36
38
BAB 37
39
BAB 38
40
BAB 39
41
BAB 40
42
BAB 41
43
BAB 42
44
BAB 43
45
BAB 44
46
BAB 45
47
BAB 46
48
BAB 47
49
BAB 48
50
BAB 49
51
BAB 50
52
BAB 51
53
BAB 52
54
BAB 53
55
BAB 54
56
BAB 55
57
BAB 56
58
BAB 57
59
BAB 58
60
BAB 59
61
BAB 60
62
BAB 61
63
S2# Awal Mula
64
S2# Andrew Dirgantara
65
S2# Andrew Yang Berbeda
66
S2# Merangkap Sebagai Maid
67
S2# Andreanapun Sama
68
S2# ARYA
69
S2# Anak Pindahan
70
S2# Tanam Paksa
71
S2# Andreana Dijodohkan
72
S# Bunga di Tepi Jalan
73
S# Andrew Menikah
74
S2# Banyak Kejutan di Apartemen
75
S2# Malam Pertama
76
S2# Pagi :(
77
S2# Ngampus Lagi
78
S2# Pertunjukan Langsung
79
S2# Telfon dari Sonia
80
S2# Dijemput Suami
81
S2# Bunga Demam
82
S2# Pernikahan Andreana 1
83
S2# Suasana Hati Andrew
84
S2# Pernikahan Andreana 2
85
S2# Malam Pertama (eksklusif di gdrive)
86
S2# Menjenguk Bunga
87
S2# Perhatian Mertua
88
S2# Masa Lalu
89
S2# Kapan Akan Pulang?
90
S2# Impoten Pilih-pilih
91
S2# Pelajaran Untuk Dia
92
S2#
93
S2# Sudah Tidak Bisa
94
S2# Benda Apa itu?
95
S2# Sebuah Foto
96
S2# Uang Bensin
97
S2# Kerja
98
S2# Menyesali
99
S2# Kenang-kenangan
100
S2# Bibir Tergigit
101
S2# Mulai Cemburu
102
S2# Malam yang Berbeda
103
S2# Andreana Hamil
104
S2# Hobi Baru
105
S2# Merahasiakan dari Arya
106
S2# Ngidam Pembawa Petaka
107
S2# Pengungkapan Perasaan
108
S2# Sebuah Pilihan
109
S2# Diskusi
110
S2# Mengikat Rambut
111
S2# Penyesalan Setelah Ditinggal
112
S2# Merencanakan Sesuatu
113
S2# Perhatian Dari Ibu Mertua
114
S2# Jebakan Fika
115
S2# Jogging
116
S2# Penjelasan Andrew
117
S2# Makan
118
S2# Obrolan Ruang Tengah
119
S2# London
120
S2# Mengundurkan Diri
121
S2# I'M Not A Virgin 2
122
S2# Panginya
123
S2# Di Kafe
124
S2# Mandi Bareng

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!