18.

Rain memperbaiki jasnya, wajahnya diam dan datar, begitu dingin bagaikan angin di musim gugur, begitu menghanyutkan, dengan pakaian formalnya dia melangkah ke arah pintu yang terbuka lebar untuknya.

Tak seperti saat pelepasan tahanan yang lain, Rain harus keluar dari penjara itu pagi-pagi sekali, namun begitu dia langsung di sambut oleh Ken dan Luke yang sudah setia bahkan ada di sana sejak 1 jam yang lalu.

Luke segera membukakan pintu untuk Rain dan Rain segera masuk ke dalam mobilnya, Ken dan Luke mengikutinya lalu dengan cepat mereka pergi dari sana. Rain hanya menatap lurus bahkan tidak melirik  ke arah kota yang sudah 5 tahun tidak lagi dia lihat perkembangannya, tak punya minat untuk melihatnya, toh menurutnya tak ada lagi yang akan bisa dikembangkan di kota yang isinya sudah penuh dengan gedung pencagar langit ini, selain itu juga kota itu sama saja, tak pernah tidur.

“Tuan kemana kita?” tanya Luke yang duduk di sampingnya, sedangkan Ken ada di depan Luke

“Masih terlalu pagi untuk memulai perperangan, kita kembali ke tempat Sam sekarang?” tanya Rain pada Luke, dia hanya sekilas melirik ke arah pria itu.

“Baik Tuan,” kata Luke melihat ke arah tabletnya.

“Ken, sudah kau siapkan semua yang aku minta kemarin?” tanya Rain tak melirik sama sekali pada Ken yang ada di depannya.

“Sudah Tuan, semua bukti sudah terkumpulkan,” kata Ken menujukkan sebuah flashdisk berwarna hitam di tangannya.

Rain menatap Flashdisk itu, lalu segera menaikkan satu sudut bibirnya, membuat wajahnya yang dingin itu semakin mengerikan.

Perjalanan mereka ke arah selatan tidak terlalu lama, dimana jalanan ke arah sana masih terlalu sepi saat pagi seperti ini. Rain menapakkan kakinya pada sebuah halaman rumah yang begitu besar, dia turun sambil meperbaiki Jasnya, menatap dengan penuh percaya diri, dagunya terangkat seperti dulu biasa dia lakukan, pintu rumah itu terbuka lebar ketika dia mulai menapakkan kakinya ke anak tangga yang menuju pintu utama itu, 2 orang yang ada di depannya bahkan segera memberikan hormatnya begitu Rain ada di depan mereka.

Rain masuk ke dalam rumah itu, dengan langkah pastinya dia segera menuju ruang kerja rumah itu, tidak menunggu yang empunya rumah untuk menyambutnya, dia langsung duduk di kursi kerja itu, menaikkan kedua kakinya ke atas meja yang tampak banyak barang-barang untuk pekerjaan, Rain hanya menunggu pemilik meja itu masuk ke dalam sana.

“Siapa yang berani membangunkanku sepagi ini?” gerutu Sam saat dia masuk ke dalam ruangan kerjanya, dia diberitahu bahwa ada pria yang ingin bertemu dengannya di ruang tengah, dan pria itu menerobos masuk ke rumahnya, Ken memang mengatakan pada penjaga rumah Sam agar tidak memberitahukan kedatangan Rain.

Sam menganga, matanya membesar, pria pendek berambut hampir botak yang ditutupi oleh rambut palsu juga sedikit tambun itu segera membesarkan matanya, dia melirik ke arah pria yang sudah duduk di kursi kerjanya.

“Tuan Rain?” tanyanya kaget

“Aku lihat kau begitu menikmati semua fasilitas yang aku berikan padamu, Sam?” kata Rain melirik ke arah Sam.

“Tanpa Anda saya tak akan seperti ini,” ujar Sam yang langsung berwajah ramah dan juga mendekati Rain, wajah gugupnya begitu ketara.

“Benarkah? Lalu kenapa aku mendengar bahwa kau sekarang sudah berani main-main denganku Sam?” tanya Rain lagi, memainkan bola dunia dari kaca yang ada di meja kerja itu, Sam tampak kaget mendengar hal itu, sedikit menunjukkan wajah cengengesannya, namun senyum itu segera musnah ketika Rain meliriknya dengan tajam.

“A, aku, tak mungkin melakukan hal itu, aku adalah bawahanmu paling setia, Anda tahu itu bukan Tuan?” kata Sam lagi.

“Oh, jadi menurutmu apa yang aku dapatkan itu salah?” tanya Rain, melirik ke arah Luke yang segera menyerahkan sebuah berkas ke atas meja itu.

Rain meliriknya sejenak, dia lalu menyodorkan berkas itu yang seketika membuat Sam panik hingga dia berkeringat dingin. Rain memandang sambil sedikit tersenyum, sebenarnya senyuman itu terlihat manis, namun dalam situasi seperti ini senyuman itu bagaikan ingin memangsa, Sam mengusap dahinya yang sudah berkeringat padahal udara di pagi itu sangat dingin, tangannya bergetar mengambil berkas itu.

“Saya akan membatalkannya, Tuan, saya pasti membatalkannya,” kata Sam gemetar, tekanan yang dibuat oleh Rain begitu terasa.

Rain bangkit dengan senyumnya, memutari meja itu, berhenti di samping Sam yang hanya terdiam menunduk, dengan santainya Rain duduk di meja kayu jati yang kokoh itu, dia menepuk pundak Sam sangat keras, mengenggamnya dengan erat membuat Sam bahkan sangat ketakutan hingga gemetar keras.

“Kau tahu aku paling benci dikhianati, kau ingat berapa banyak orang yang sudah aku singkirkan karena hal ini, kau tahu pasti nasib mereka bukan?” bisik Rain di samping telinga Sam, membuat Sam bahkan sudah bermandikan keringatnya sendiri.

”Ya, Tuan,” kata Sam bergetar ketakutan.

“Baguslah,” kata Rain melempar bola dunia kaca itu ke dinding ruang kerja Sam yang juga terbuat dari kaca, membuat dinding itu pecah berkeping-keping, Sam hingga bergidik ngeri mendengar suaranya.

Rain bangkit, kembali mengetatkan cengkramannya seolah dia benar-benar memberitahukan pada Sam bahwa dia bersungguh-sungguh sekarang.

Rain segera berjalan dan keluar dari sana, Luke kembali membukakan pintu mobil dan tanpa menunggu waktu lama mereka segera kembali meninggalkan tempat itu.

Rain kali ini melihat ke arah jendela, namun dia bukan melihat ke arah pemandangan yang di suguhkan, pikirannya melayang, mengingat wajah gadis bermata sedih di dalam mimpinya.

"Ken, bagaimana kabar wanita itu?" tanya Rain.

"Nona Bianca masih ada di kediaman Tuan Drake, saya belum bisa menembus kediamannya, tapi saya sedang bernegosiasi dengan seseorang, semoga dia bisa berpihak dengan kita, aku akan segera mengabarkan pada Anda jika sudah mendapatkan kabar darinya," kata Ken menjelaskan.

Rain mengalihkan pandangannya ke depan, lurus sekali melihat jalanan yang juga hanya lurus ke depan, tak ada yang bisa menebak apa isi pikirannya?

"Tuan kemana sekarang kita akan pergi?" tanya Ken, bagaimana pun Tuannya ini sangat susah untuk bisa ditebak kemana dia akan pergi.

Rain tak langsung menjawab, melirik ke arah jam tangannya lalu menatap ke arah Luke yang baru saja memeriksa notifikasi yang masuk ke dalam tabletnya.

"Tuan mereka sudah membatalkan perjanjiannya," kata Luke langsung menyampaikan kabar ini.

Rian menaikkan sudut bibirnya, dia langsung tahu kemana dia harus pergi sekarang. Jika ingin berperang, maka dia tak akan lari.

"Mari kita membuat seseorang tahu akibatnya sudah bermain-main denganku," ujar Rain menarik jasnya, membuat tatapan tajam yang menusuk.

 

Wah, setelah melewati update 3 hari yang mereview, akhirnya bisa update lagi, tak lulus Review karena masuk daftar antrian karena berisi sebuah kata yang tak boleh ditulis, mungkin terlalu Vulgar atau kekerasan.

Episode sebelumnya memang sadis ya kak, tapi di novel ini mungkin lebih parah dari pada Novel-novelku sebelumnya, karena memang tak ada niat meng-kontrak-kan novel ini, maka aku bisa lebih bebas untuk mengungkapkan maksud Novel ini nantinya. Jadi aku udah buat pengumuman bahwa "Warning, this is Adult Action Romance Story."

Terpopuler

Comments

Mimilngemil

Mimilngemil

Keren alurnya bikin tegang tapi nagih, kamu Keren Thor....

2023-12-06

0

Elvi Nopricha

Elvi Nopricha

thor klo bianca msuk k tgn rain jgn lg ada pelecehan

2022-10-30

0

Ge

Ge

Entahlah hatiku t’iris.. tdk ada salahnya mmng wanita yg d perkosa layak d cintai tpi krna ini adl novel shg kadang halu ku bgtu tnggi utk peran utama pria n wanita, gpp pria kenal sex bebas tpi utk wanita sebaiknya ttp virgin hngga jadian dgn tokoh utama pria, sekalipun dia d perkosa.. rasanya gmna ya thor😥

2021-06-27

1

lihat semua
Episodes
1 1 - Kehidupan Setelah Kau Pergi.
2 2. Bianca
3 3. Apa kau melihat Bianca di sana?
4 4. Penyelamatan yang tak terduga.
5 5. Penyelamatan -2
6 6. Penyelamatan-3
7 7.
8 8.
9 9.
10 10.
11 11.
12 12.
13 13.
14 14.
15 15.
16 16.
17 17.
18 18.
19 19.
20 20
21 21
22 22.
23 23
24 24
25 25
26 26.
27 27. Perasaan yang Nyeri
28 28. Pria yang sungguh menarik
29 29 - Pandangan yang bersatu walau jarak begitu jauh
30 30 - Bahkan bersamanya dia tetap tersiksa.
31 31 - Tatapan penuh arti.
32 32 - Aku ingin tahu kenapa dia mencari masalah denganku?
33 33 -
34 34 - Mungkin kesamaan hidup yang membuat dia merasakan begitu
35 35 - Sentuhan yang membungkam.
36 36. Anda belum bisa membiarkan Nona keluar dari pulau.
37 37. Wanita yang tak pantas mencintai siapa pun di dunia ini.
38 38. Perlakuan hangat dari seseorang yang dingin.
39 39. Mungkin karena aku menyukaimu.
40 40 - Kau suka Helikopter atau Kapal?
41 41. Wanita yang begitu anggun.
42 42. Ada kapal yang mengikuti kita.
43 43. Bahkan dia tak rela menyerahkan dirinya pada Rain.
44 44. Menangis dalam kegelapan.
45 45. Aku tak akan membuatmu bisa tidur dengan nyenyak.
46 46. Ma, kita akan pergi bersama dan bahagia dia sana.
47 47. Aku doakan hidupmu berjalan dengan baik ke depannya.
48 48. Aku ingin denganmu, tapi tak begini caranya.
49 49. Kau punya ibuku, aku punya informasinya.
50 50. Perjalanan panjang untuk berpisah dengan hati.
51 51. Tak perlu repot-repot, kita akan mati bersama.
52 52. Saranku! kuatkan dirimu, kau tak tahu apa yang terjadi ke depannya.
53 53. Ibu Anda sudah lama meninggal.
54 54.
55 55.
56 56. Kau harus bisa membuat semua orang ada dipihak mu.
57 57. Beri dia hukuman yang sama yang dia lakukan pada Bianca.
58 58.
59 59. Apa yang ingin kau lakukan?
60 60. Kesenangan dan semangat yang telah lama hilang.
61 61. Melelehkan segalanya.
62 62. Dia hanya memanfaatkannya saja.
63 63. Kapan kau izinkan kau pulang?
64 64. Kemana wanita itu? dia sudah kehilangannya.
65 65. Aku juga tak main-main.
66 66.
67 67. Jika ingin bersama, jangan menyiksa diri untuk berpisah.
68 68. Dia yang memilih untuk pergi.
69 69. Bagaimana jika aku lupa bahwa aku sedang pura-pura mencintaimu?
70 70.
71 71. Kebahagian yang berpihak padanya
72 72. Selamat datang di perusahaan kami.
73 73. Sekarang kau sudah jadi milikku, jangan coba-coba pergi dariku.
74 74. Menikah dulu saja, setelahnya kita hadapi berdua.
75 75.
76 76.
77 77. Biar dia tahu sendiri, aku siapa?
78 78. Akan aku serahkan semuanya pada istriku.
79 79.
80 80.
81 81.
82 82.
83 83.
84 84
85 85.
86 86.
87 87.
88 88. wanita dari masa lalu.
89 89. Bagaimana Bisa Kau melakukan hal ini.
90 90.
91 91. Sampel DNA
92 92. Ayah, makan bersama?
93 93. Aku tak ingin berbohong padamu Bianca.
94 94 -
95 95. Ma ...
96 96. Kau yang membuat dirinya.
97 97. Dan Ibunya adalah?
98 98. Dia harus sembuh.
99 99. Mereka akan menanganinya.
100 100. Rela melepaskan.
101 101. Pergi!
102 102.
103 103.
104 104. Antarkan aku pulang.
105 105. Kabar mengejutkan (1)
106 106. Kabar mengejutkan (2)
107 107. Rasa sakit yang terpatri nyata.
108 108. Dia tak sendiri.
109 109. Aku tak akan melakukannya.
110 110. Kapan kau datang?
111 111. Akhirnya bagaimana? dia tak tahu.
112 112. Kita harus pergi sekarang.
113 113. Wanita yang seumur hidup tak ingin dia lihat.
114 114. Aku merindukan suaramu.
115 115.
116 116.
117 117.
118 118.
119 119.
120 120.
121 121.
122 122.
123 123.
124 124.
125 125.
126 126.
127 127.
128 128.
129 129.
130 130.
131 131.
132 132.
133 133
134 134.
135 135.
136 136.
137 137.
138 138.
139 139.
140 140.
141 141.
142 142.
143 143.
144 144.
145 145
146 146.
147 147.
148 148.
149 149.
150 150.
151 151.
152 152.
153 153.
154 154.
155 155.
156 156.
157 157.
158 158.
159 159.
160 160.
161 161.
162 162.
163 163
164 164.
165 165.
166 166.
167 167.
168 168.
169 169.
170 170
171 171.
172 172.
173 173.
174 174.
175 175.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189
190 190
191 191
192 192
193 193
194 194.
195 195.
196 196
197 195
198 198
199 199
200 200
201 201
202 202
203 203
204 204
205 205
206 206.
207 207. Another Day with Another Rain.
208 208.
209 209
210 210.
211 211.
212 212.
213 213. Ending
214 214. Salam Perpisahan.
215 pengumuman Cerita Baru.
Episodes

Updated 215 Episodes

1
1 - Kehidupan Setelah Kau Pergi.
2
2. Bianca
3
3. Apa kau melihat Bianca di sana?
4
4. Penyelamatan yang tak terduga.
5
5. Penyelamatan -2
6
6. Penyelamatan-3
7
7.
8
8.
9
9.
10
10.
11
11.
12
12.
13
13.
14
14.
15
15.
16
16.
17
17.
18
18.
19
19.
20
20
21
21
22
22.
23
23
24
24
25
25
26
26.
27
27. Perasaan yang Nyeri
28
28. Pria yang sungguh menarik
29
29 - Pandangan yang bersatu walau jarak begitu jauh
30
30 - Bahkan bersamanya dia tetap tersiksa.
31
31 - Tatapan penuh arti.
32
32 - Aku ingin tahu kenapa dia mencari masalah denganku?
33
33 -
34
34 - Mungkin kesamaan hidup yang membuat dia merasakan begitu
35
35 - Sentuhan yang membungkam.
36
36. Anda belum bisa membiarkan Nona keluar dari pulau.
37
37. Wanita yang tak pantas mencintai siapa pun di dunia ini.
38
38. Perlakuan hangat dari seseorang yang dingin.
39
39. Mungkin karena aku menyukaimu.
40
40 - Kau suka Helikopter atau Kapal?
41
41. Wanita yang begitu anggun.
42
42. Ada kapal yang mengikuti kita.
43
43. Bahkan dia tak rela menyerahkan dirinya pada Rain.
44
44. Menangis dalam kegelapan.
45
45. Aku tak akan membuatmu bisa tidur dengan nyenyak.
46
46. Ma, kita akan pergi bersama dan bahagia dia sana.
47
47. Aku doakan hidupmu berjalan dengan baik ke depannya.
48
48. Aku ingin denganmu, tapi tak begini caranya.
49
49. Kau punya ibuku, aku punya informasinya.
50
50. Perjalanan panjang untuk berpisah dengan hati.
51
51. Tak perlu repot-repot, kita akan mati bersama.
52
52. Saranku! kuatkan dirimu, kau tak tahu apa yang terjadi ke depannya.
53
53. Ibu Anda sudah lama meninggal.
54
54.
55
55.
56
56. Kau harus bisa membuat semua orang ada dipihak mu.
57
57. Beri dia hukuman yang sama yang dia lakukan pada Bianca.
58
58.
59
59. Apa yang ingin kau lakukan?
60
60. Kesenangan dan semangat yang telah lama hilang.
61
61. Melelehkan segalanya.
62
62. Dia hanya memanfaatkannya saja.
63
63. Kapan kau izinkan kau pulang?
64
64. Kemana wanita itu? dia sudah kehilangannya.
65
65. Aku juga tak main-main.
66
66.
67
67. Jika ingin bersama, jangan menyiksa diri untuk berpisah.
68
68. Dia yang memilih untuk pergi.
69
69. Bagaimana jika aku lupa bahwa aku sedang pura-pura mencintaimu?
70
70.
71
71. Kebahagian yang berpihak padanya
72
72. Selamat datang di perusahaan kami.
73
73. Sekarang kau sudah jadi milikku, jangan coba-coba pergi dariku.
74
74. Menikah dulu saja, setelahnya kita hadapi berdua.
75
75.
76
76.
77
77. Biar dia tahu sendiri, aku siapa?
78
78. Akan aku serahkan semuanya pada istriku.
79
79.
80
80.
81
81.
82
82.
83
83.
84
84
85
85.
86
86.
87
87.
88
88. wanita dari masa lalu.
89
89. Bagaimana Bisa Kau melakukan hal ini.
90
90.
91
91. Sampel DNA
92
92. Ayah, makan bersama?
93
93. Aku tak ingin berbohong padamu Bianca.
94
94 -
95
95. Ma ...
96
96. Kau yang membuat dirinya.
97
97. Dan Ibunya adalah?
98
98. Dia harus sembuh.
99
99. Mereka akan menanganinya.
100
100. Rela melepaskan.
101
101. Pergi!
102
102.
103
103.
104
104. Antarkan aku pulang.
105
105. Kabar mengejutkan (1)
106
106. Kabar mengejutkan (2)
107
107. Rasa sakit yang terpatri nyata.
108
108. Dia tak sendiri.
109
109. Aku tak akan melakukannya.
110
110. Kapan kau datang?
111
111. Akhirnya bagaimana? dia tak tahu.
112
112. Kita harus pergi sekarang.
113
113. Wanita yang seumur hidup tak ingin dia lihat.
114
114. Aku merindukan suaramu.
115
115.
116
116.
117
117.
118
118.
119
119.
120
120.
121
121.
122
122.
123
123.
124
124.
125
125.
126
126.
127
127.
128
128.
129
129.
130
130.
131
131.
132
132.
133
133
134
134.
135
135.
136
136.
137
137.
138
138.
139
139.
140
140.
141
141.
142
142.
143
143.
144
144.
145
145
146
146.
147
147.
148
148.
149
149.
150
150.
151
151.
152
152.
153
153.
154
154.
155
155.
156
156.
157
157.
158
158.
159
159.
160
160.
161
161.
162
162.
163
163
164
164.
165
165.
166
166.
167
167.
168
168.
169
169.
170
170
171
171.
172
172.
173
173.
174
174.
175
175.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189
190
190
191
191
192
192
193
193
194
194.
195
195.
196
196
197
195
198
198
199
199
200
200
201
201
202
202
203
203
204
204
205
205
206
206.
207
207. Another Day with Another Rain.
208
208.
209
209
210
210.
211
211.
212
212.
213
213. Ending
214
214. Salam Perpisahan.
215
pengumuman Cerita Baru.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!