15.

"Aktingmu bagus sekali," kata Drake tersenyum sinis, dia ingin mencolek dagu Bianca, namun segera ditapis oleh Bianca, Bianca hanya berwajah muram dan kesal, dia melirik tajam ke arah Drake.

Drake pun melirik ke arah Bianca yang muram, dia tertawa sinis melihat wanita itu, dia lalu memengang dengan kasar dagu Bianca, memaksa wanti itu untuk melihat dirinya.

"Berani kau memandangku seperti itu?" kata Drake yang tadinya terlihat begitu senang, tiba-tiba saja berubah seperti serigala yang kelaparan. Dia mencengkram rahang bianca yang kecil itu, menusukkan kuku-kukunya ke pipi Bianca yang putih, membuat Bianca hanya bisa melirik panik ke arah Drake yang sepertinya menikmati wajah kesakitan Bianca, semakin lama semakin dia meremas rahang Bianca, seolah ingin membuatnya remu, bahkan napas Bianca sedikit kesusahan karena tingkah dari Drake ini.

"Apa perlu aku ingatkan kau tentang siapa kau ini, seharusnya kau berterima kasih aku mengakui dirimu yang sampah ini sebagai tunanganku! Ribuan wanita ingin menggantikan posisimu," kata Drake melempar tubuh Bianca dengan kasar di dalam mobil yang sedang berjalan itu, karena kekuatan dari Drake itu, kepala Bianca langsung terbentur ke kaca pintu mobil itu, menyebabkan kepalanya begitu nyeri, seketika menginduksi air matanya keluar.

"Kalau begitu gantikan saja aku, aku lebih baik menjadi pelayan seumur hidupku dari pada harus begini! aku sudah melakukan apa maumu!" ujar Bianca yang memegangi kepalanya yang cukup pusing.

"Jangan berpikir karena kau melakukan hal ini kau bisa bebas, kau ingat ayahmu sudah menjualmu padaku, selama hutang itu belum lunas, jangan harap kau bisa hidup bebas," kata Drake lagi dengan lirikan marah namun sudah tak lagi memegang Bianca.

"Kau berjanji jika aku melakukan hal ini, bukankah kau akan melepaskan ibuku?" tuntut Bianca.

"Aku memang berjanji, tapi aku dengar kau juga melakukan hal yang hampir saja menggagalkan rencana ini, karena itu aku tidak akan melepaskan ibumu, hingga kau bisa memuaskanku," kata Drake lagi terlihat tenang mengambil sebuah cerutu, menghisapnya hingga membuat satu mobil itu tercium bau asapnya.

"Tapi aku sudah melakukan apapun yang kau mau," kata Bianca lagi, dia setuju melakukan hal keji ini hanya demi keselamatan sang ibu tapi ternyata dunia ini tak semudah yang dia pikirkan, walaupun sudah menuruti keinginan pria ini, hidup ibunya tetap saja dalam masalah.

Bianca tak perduli tentang dirinya, mau dia di siksa, mau dia dilecehkan, atau dia harus dibunuh sekali pun dia tak pernah akan peduli hal itu, karena menurutnya, karena dirinya ibunya selalu menderita, seumur hidupnya belum sekali pun dia melihat ibunya dapat bahagia, sekarang setelah pria kejam yang harus dia panggil ayah itu sudah tak ada, kenapa Tuhan harus kembali memperkenalkan mereka dengan pria yang bahkan lebih parah dari iblis ini, apa salah mereka seberanya.

Beberapa bulan yang lalu, Ayahnya membawa Bianca, Bianca sengaja menyerahkan dirinya namun dengan syarat agar ibunya bebas dari ayahnya karena dia tahu ayahnya akan kembali ingin menyiksa ibunya, awalanya ayahnya mengatakan iya, Bianca berpikir biar lah dia yang menanggung semuanya, namun peneritaannya di mulai dari sana, dia dibawa oleh ayahnya pada Pria ini, dia menjual Bianca pada pria berhati besi ini, sejak saat itu hidup Bianca bagaikan nereka, pria ini memperlakukanya bagaikan budak, budak dari segala keinginannya.

"Diam!" kata Drake mematikan cerutunya pada paha Bianca, menekan api yang menyala itu ke paha Bianca, Bianca mengerang keras kesakitan, memang dia menggunakan celana, namun karena panas, celana iitu langsung terbakar dan api itu padam di paha Bianca membuat dagingnya yang tersulut api itu matang dan juga langsung meninggalkan luka bakar, rasanya tak bisa dibayangkan, panas dan nyeri bersamaan.

Bianca hanya bisa menangis memegangi pahanya yang sudah tampak merah dan hitam.

"Sekali lagi aku mendengar suaramu, ibumu akan merasakan hal itu 10 kali lipat, kau tahu aku bukan, aku bukan orang yang suka bermain-main," kata Drake lagi, sekali lagi menarik jasnya, mencoba untuk tenang, wanita di sampingnya ini sangat-sangat mengganggunya, membuat dirinya kesal saja.

Bianca hanya bisa diam, mencoba menahan tangisnya karena tak ingin membuat suara bagi Drake, panas pahanya masih sangat terasa, namun dia mencoba untuk tetap menahannya, tak sanggup membayangkan jika sampai ibunya terkena imbas dari hal ini.

Mobil mereka akhirnya sampai pada halaman rumah yang penuh sangat luas, rumahnya besar dan tentunya mewah, di gerbang rumah yang begitu kokoh itu tampak banyak wartawan yang lagi-lagi menunggu mereka.

"Lakukan lagi tugasmu dengan baik, hapus sedikit air matamu, tapi jangan terlalu kering, lakukan sebagus tadi." kata Drake memerintahkan Bianca.

Bianca hanya diam tak bergeming, Drake tak suka apa yang dia katakan tidak dibalas oleh Bianca, dengan Cempat dia menarik rambut Bianca, membuat wajahnya terngadah.

"Kau dengar apa yang aku katakan?" tanyanya Drake lagi beringas.

"Ya, aku dengar," kata Bianca lemah, dia juga menangguk, menatap ngeri pada dewa kematian ini.

Drake tersenyum manis, melepaskan jambakkan tangannya yang sangat erat tadi dari kepala Bianca, Bianca yang bahkan menelan ludah saja rasanya sudah tak bisa tu hanya memandang takut pada pria ini.

Drake dengan lembut tiba-tiba mengusap kepala Bianca, membenarkan rambutnya yang tampak kacau akibat ulahnya tadi, menghapus buliran air matanya yang baru saja keluar kembali.

"Jangan membuat aku kesal lagi, mengerti?" kata Drake pelan seolah ingin menegaskan hal itu pada Bianca yang melihat wajah pria itu di depannya hanya bisa menangguk, melihat bagaimana seramnya pria ini, bisa berubah dengan waktu yang cukup cepat.

"Kalau kau bisa bertingkah baik di depan para wartawan itu, aku akan izinkan kau tidur dengan ibumu malam ini, kau bisa?"ujar Drake lagi, seolah sedang berbicara dengan seorang anak perempuan yang tak patuh dengannya.

"Ya, aku bisa," kata Bianca pelan dengan suara bergetar.

"Bagus, sekarang keluar saat aku membukakan pintu ini," kata Drake.

Drake langsung keluar dari mobil itu, wajahnya tampak senang karena dia harus menunjukkan betapa dia bahagia bisa mendapatkan tunangannya kembali, dia mengitari mobil itu, membuka pintunya lalu memberikan tangannya pada Bianca, dengan mesra dia memeluk bahu wanita itu, membiarkannya dalam pelukannya, padahal Bianca begitu muak mencium bau tubuhnya, namun dia tak bisa apa-apa.

"Maafkan, tuanganku masih sangat lelah, selain tubuhnya juga dia mengalami trauma mendalam, kalian harus memaklumi itu," kata Drake dengan segala kepalsuannya, mengelus lembut rambut Bianca.

"Tuan Drake apa benar tunangan Anda ini disandra oleh Tuan Rain yang dulunya adalah pengusaha sukses di negara ini," kata salah satu Wartawan yang menyerobot memberikan pertanyaan.

"Aku tak tahu siapa dia, sayang, apakah benar pria yang menyekapmu itu bernama Rain?" kata Drake, Bianca menggigit bibirnya, sekali lagi dia harus mengatakan hal yang tak sebenarnya, Bianca awalnya hanya ingin diam saja, tak ingin menambah salah untuk Rain yang notabene tak punya salah apapun, namun genggaman tangan Drake yang mengerat dan sengaja menekan kuku-kukunya ke daging tangan Bianca seolah bagaikan kode untuk dia menjawab.

"Ya, pria itu bernama Rain, dan dia menyekapku," kata Bianca lagi, namun langsung diserobot oleh Drake.

"Ya, aku pastikan pria itu akan mendapatkan ganjaran yang setimpal dengan apa yang sudah dia perbuat, maaf, sudah cukup untuk wawancaranya, kami akan masuk, tunanganku butuh istirahat," ujar Drake langsung menarik Bianca untuk masuk, Bianca yang merasakan sakit dikakinya hanya bisa menahannya sambil berjalan begitu saja.

Terpopuler

Comments

Mimilngemil

Mimilngemil

Masih Nyimak alurnya, mulia gereget

2023-12-06

0

Dirman6987

Dirman6987

cerita nya mulai jelek

2023-01-06

0

anggrymom

anggrymom

kurang asem si drake,,, mdh2n bianca ga diperkosa

2021-10-13

0

lihat semua
Episodes
1 1 - Kehidupan Setelah Kau Pergi.
2 2. Bianca
3 3. Apa kau melihat Bianca di sana?
4 4. Penyelamatan yang tak terduga.
5 5. Penyelamatan -2
6 6. Penyelamatan-3
7 7.
8 8.
9 9.
10 10.
11 11.
12 12.
13 13.
14 14.
15 15.
16 16.
17 17.
18 18.
19 19.
20 20
21 21
22 22.
23 23
24 24
25 25
26 26.
27 27. Perasaan yang Nyeri
28 28. Pria yang sungguh menarik
29 29 - Pandangan yang bersatu walau jarak begitu jauh
30 30 - Bahkan bersamanya dia tetap tersiksa.
31 31 - Tatapan penuh arti.
32 32 - Aku ingin tahu kenapa dia mencari masalah denganku?
33 33 -
34 34 - Mungkin kesamaan hidup yang membuat dia merasakan begitu
35 35 - Sentuhan yang membungkam.
36 36. Anda belum bisa membiarkan Nona keluar dari pulau.
37 37. Wanita yang tak pantas mencintai siapa pun di dunia ini.
38 38. Perlakuan hangat dari seseorang yang dingin.
39 39. Mungkin karena aku menyukaimu.
40 40 - Kau suka Helikopter atau Kapal?
41 41. Wanita yang begitu anggun.
42 42. Ada kapal yang mengikuti kita.
43 43. Bahkan dia tak rela menyerahkan dirinya pada Rain.
44 44. Menangis dalam kegelapan.
45 45. Aku tak akan membuatmu bisa tidur dengan nyenyak.
46 46. Ma, kita akan pergi bersama dan bahagia dia sana.
47 47. Aku doakan hidupmu berjalan dengan baik ke depannya.
48 48. Aku ingin denganmu, tapi tak begini caranya.
49 49. Kau punya ibuku, aku punya informasinya.
50 50. Perjalanan panjang untuk berpisah dengan hati.
51 51. Tak perlu repot-repot, kita akan mati bersama.
52 52. Saranku! kuatkan dirimu, kau tak tahu apa yang terjadi ke depannya.
53 53. Ibu Anda sudah lama meninggal.
54 54.
55 55.
56 56. Kau harus bisa membuat semua orang ada dipihak mu.
57 57. Beri dia hukuman yang sama yang dia lakukan pada Bianca.
58 58.
59 59. Apa yang ingin kau lakukan?
60 60. Kesenangan dan semangat yang telah lama hilang.
61 61. Melelehkan segalanya.
62 62. Dia hanya memanfaatkannya saja.
63 63. Kapan kau izinkan kau pulang?
64 64. Kemana wanita itu? dia sudah kehilangannya.
65 65. Aku juga tak main-main.
66 66.
67 67. Jika ingin bersama, jangan menyiksa diri untuk berpisah.
68 68. Dia yang memilih untuk pergi.
69 69. Bagaimana jika aku lupa bahwa aku sedang pura-pura mencintaimu?
70 70.
71 71. Kebahagian yang berpihak padanya
72 72. Selamat datang di perusahaan kami.
73 73. Sekarang kau sudah jadi milikku, jangan coba-coba pergi dariku.
74 74. Menikah dulu saja, setelahnya kita hadapi berdua.
75 75.
76 76.
77 77. Biar dia tahu sendiri, aku siapa?
78 78. Akan aku serahkan semuanya pada istriku.
79 79.
80 80.
81 81.
82 82.
83 83.
84 84
85 85.
86 86.
87 87.
88 88. wanita dari masa lalu.
89 89. Bagaimana Bisa Kau melakukan hal ini.
90 90.
91 91. Sampel DNA
92 92. Ayah, makan bersama?
93 93. Aku tak ingin berbohong padamu Bianca.
94 94 -
95 95. Ma ...
96 96. Kau yang membuat dirinya.
97 97. Dan Ibunya adalah?
98 98. Dia harus sembuh.
99 99. Mereka akan menanganinya.
100 100. Rela melepaskan.
101 101. Pergi!
102 102.
103 103.
104 104. Antarkan aku pulang.
105 105. Kabar mengejutkan (1)
106 106. Kabar mengejutkan (2)
107 107. Rasa sakit yang terpatri nyata.
108 108. Dia tak sendiri.
109 109. Aku tak akan melakukannya.
110 110. Kapan kau datang?
111 111. Akhirnya bagaimana? dia tak tahu.
112 112. Kita harus pergi sekarang.
113 113. Wanita yang seumur hidup tak ingin dia lihat.
114 114. Aku merindukan suaramu.
115 115.
116 116.
117 117.
118 118.
119 119.
120 120.
121 121.
122 122.
123 123.
124 124.
125 125.
126 126.
127 127.
128 128.
129 129.
130 130.
131 131.
132 132.
133 133
134 134.
135 135.
136 136.
137 137.
138 138.
139 139.
140 140.
141 141.
142 142.
143 143.
144 144.
145 145
146 146.
147 147.
148 148.
149 149.
150 150.
151 151.
152 152.
153 153.
154 154.
155 155.
156 156.
157 157.
158 158.
159 159.
160 160.
161 161.
162 162.
163 163
164 164.
165 165.
166 166.
167 167.
168 168.
169 169.
170 170
171 171.
172 172.
173 173.
174 174.
175 175.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189
190 190
191 191
192 192
193 193
194 194.
195 195.
196 196
197 195
198 198
199 199
200 200
201 201
202 202
203 203
204 204
205 205
206 206.
207 207. Another Day with Another Rain.
208 208.
209 209
210 210.
211 211.
212 212.
213 213. Ending
214 214. Salam Perpisahan.
215 pengumuman Cerita Baru.
Episodes

Updated 215 Episodes

1
1 - Kehidupan Setelah Kau Pergi.
2
2. Bianca
3
3. Apa kau melihat Bianca di sana?
4
4. Penyelamatan yang tak terduga.
5
5. Penyelamatan -2
6
6. Penyelamatan-3
7
7.
8
8.
9
9.
10
10.
11
11.
12
12.
13
13.
14
14.
15
15.
16
16.
17
17.
18
18.
19
19.
20
20
21
21
22
22.
23
23
24
24
25
25
26
26.
27
27. Perasaan yang Nyeri
28
28. Pria yang sungguh menarik
29
29 - Pandangan yang bersatu walau jarak begitu jauh
30
30 - Bahkan bersamanya dia tetap tersiksa.
31
31 - Tatapan penuh arti.
32
32 - Aku ingin tahu kenapa dia mencari masalah denganku?
33
33 -
34
34 - Mungkin kesamaan hidup yang membuat dia merasakan begitu
35
35 - Sentuhan yang membungkam.
36
36. Anda belum bisa membiarkan Nona keluar dari pulau.
37
37. Wanita yang tak pantas mencintai siapa pun di dunia ini.
38
38. Perlakuan hangat dari seseorang yang dingin.
39
39. Mungkin karena aku menyukaimu.
40
40 - Kau suka Helikopter atau Kapal?
41
41. Wanita yang begitu anggun.
42
42. Ada kapal yang mengikuti kita.
43
43. Bahkan dia tak rela menyerahkan dirinya pada Rain.
44
44. Menangis dalam kegelapan.
45
45. Aku tak akan membuatmu bisa tidur dengan nyenyak.
46
46. Ma, kita akan pergi bersama dan bahagia dia sana.
47
47. Aku doakan hidupmu berjalan dengan baik ke depannya.
48
48. Aku ingin denganmu, tapi tak begini caranya.
49
49. Kau punya ibuku, aku punya informasinya.
50
50. Perjalanan panjang untuk berpisah dengan hati.
51
51. Tak perlu repot-repot, kita akan mati bersama.
52
52. Saranku! kuatkan dirimu, kau tak tahu apa yang terjadi ke depannya.
53
53. Ibu Anda sudah lama meninggal.
54
54.
55
55.
56
56. Kau harus bisa membuat semua orang ada dipihak mu.
57
57. Beri dia hukuman yang sama yang dia lakukan pada Bianca.
58
58.
59
59. Apa yang ingin kau lakukan?
60
60. Kesenangan dan semangat yang telah lama hilang.
61
61. Melelehkan segalanya.
62
62. Dia hanya memanfaatkannya saja.
63
63. Kapan kau izinkan kau pulang?
64
64. Kemana wanita itu? dia sudah kehilangannya.
65
65. Aku juga tak main-main.
66
66.
67
67. Jika ingin bersama, jangan menyiksa diri untuk berpisah.
68
68. Dia yang memilih untuk pergi.
69
69. Bagaimana jika aku lupa bahwa aku sedang pura-pura mencintaimu?
70
70.
71
71. Kebahagian yang berpihak padanya
72
72. Selamat datang di perusahaan kami.
73
73. Sekarang kau sudah jadi milikku, jangan coba-coba pergi dariku.
74
74. Menikah dulu saja, setelahnya kita hadapi berdua.
75
75.
76
76.
77
77. Biar dia tahu sendiri, aku siapa?
78
78. Akan aku serahkan semuanya pada istriku.
79
79.
80
80.
81
81.
82
82.
83
83.
84
84
85
85.
86
86.
87
87.
88
88. wanita dari masa lalu.
89
89. Bagaimana Bisa Kau melakukan hal ini.
90
90.
91
91. Sampel DNA
92
92. Ayah, makan bersama?
93
93. Aku tak ingin berbohong padamu Bianca.
94
94 -
95
95. Ma ...
96
96. Kau yang membuat dirinya.
97
97. Dan Ibunya adalah?
98
98. Dia harus sembuh.
99
99. Mereka akan menanganinya.
100
100. Rela melepaskan.
101
101. Pergi!
102
102.
103
103.
104
104. Antarkan aku pulang.
105
105. Kabar mengejutkan (1)
106
106. Kabar mengejutkan (2)
107
107. Rasa sakit yang terpatri nyata.
108
108. Dia tak sendiri.
109
109. Aku tak akan melakukannya.
110
110. Kapan kau datang?
111
111. Akhirnya bagaimana? dia tak tahu.
112
112. Kita harus pergi sekarang.
113
113. Wanita yang seumur hidup tak ingin dia lihat.
114
114. Aku merindukan suaramu.
115
115.
116
116.
117
117.
118
118.
119
119.
120
120.
121
121.
122
122.
123
123.
124
124.
125
125.
126
126.
127
127.
128
128.
129
129.
130
130.
131
131.
132
132.
133
133
134
134.
135
135.
136
136.
137
137.
138
138.
139
139.
140
140.
141
141.
142
142.
143
143.
144
144.
145
145
146
146.
147
147.
148
148.
149
149.
150
150.
151
151.
152
152.
153
153.
154
154.
155
155.
156
156.
157
157.
158
158.
159
159.
160
160.
161
161.
162
162.
163
163
164
164.
165
165.
166
166.
167
167.
168
168.
169
169.
170
170
171
171.
172
172.
173
173.
174
174.
175
175.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189
190
190
191
191
192
192
193
193
194
194.
195
195.
196
196
197
195
198
198
199
199
200
200
201
201
202
202
203
203
204
204
205
205
206
206.
207
207. Another Day with Another Rain.
208
208.
209
209
210
210.
211
211.
212
212.
213
213. Ending
214
214. Salam Perpisahan.
215
pengumuman Cerita Baru.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!