16.

Rain segera mematikan TV yang sedang memutar wawancara itu, dia meremas remotnya, matanya tampak tajam walaupun TV itu sudah sepenuhnya mati total, dia benar-benar menyimpan marahnya yang terdalam. Amarah dan emosinya sudah menyentuh rasa benci dan juga dendam yang sekarang bergerilya di dirinya, kebaikannya dibalas air tuba.

"Tuan, ini data yang Anda minta saya bawakan," ujar Luke yang sedikit takut menyelanya, namun dia ingin memberikan hal yang diminta Rain padanya, Rain dengan tatapan bengis melihat ke arah Luke.

"Siapa dia?" tanya Rain.

"Namanya Bianca Roney, dari data yang saya dapatkan ibunya berasal dari negara ini, namun ayahnya berasal dari luar negeri, dia selama ini hanya tinggal bersama ibunya, dan baru-baru ini ayahnya tewas dibunuh oleh seseorang yang tidak di kenal," kata Luke menjelaskan.

"Seseorang, bukankah yang membunuh adalah kakeknya?" kata Rain yang mengerutkan dahinya, emosinya sedikit menurun karena mendengarkan penjelasan dari Luke.

"Dia tidak punya kakek Tuan, lagipula dia bukan lahir dari keluarga hasil pernikahan, dengan kata lain dia adalah seorang anak diluar nikah," kata Luke.

Rain mengerutkan dahinya, namun dia hanya mencoba untuk diam dulu, kembali mencoba mendengarkan penjelasan siapa sebernarnya Bianca ini.

"Beberapa bulan yang lalu, Bianca sepertinya baru berhubungan dengan Drake dan baru beberapa hari yang lalu Drake mengumumkan bahwa wanita itu sebagai Tunangannya, semua pemberitaan sekarang sangat menyudutkan Anda, Mereka mengatakan bahwa Anda patut dihukum lebih lama lagi karena dengan kejam menyandra seorang wanita," kata Luke.

"Itu adalah tujuan dari Drake, Ken, hubungi kepala militer, aku ingin pembebasanku dalam waktu dekat," kata Rain melirik Ken yang ada di sampingnya.

"Sudah saya hubungi, Beliau mengatakan itu bisa dilakukan, namun sepertinya tidak bisa secara terang-terangan, karena hal ini sudah menjadi berita nasional, untuk mengeluarkan anda begitu saja akan menajadi masalah, kita harus membuat taktik agar Drake tidak bisa menuntut atau kembali beraksi," kata Ken yang dengan profesional menyampaikannya.

Rain tampak mengerutkan dahinya, apa yang dikatakan oleh Ken benar, berita fitnah tentangnya sedang menjadi topik pembicaraan yang sangat hangat, dia tak bisa tiba-tiba saja keluar, pastinya masyarakat akan marah tentang hal itu, dan itu tak baik bahkan walaupun Rain meminta tolongn pada Presiden, Presiden pun tak akan mengambil langkah seperti itu untuk membebasaknya. Kekuatan masyarakat memang yang paling tidak bisa dikalahkan. Jikapun dia keluar, pasti Drake tak akan ambil dia, begitu dia tahu Rain sudah keluar, dia pasti mengumbarnya ke Pers, mereka harus membuat sebuah hal yang bisa membungkam langkah Drake sekarang.

"Penyerangan di penjara itu pasti dinisisi oleh Drake untuk menjebakku bukan? bagaimana cara untuk mendapatkan buktinya," kata Rain berpikir, satu-satu caranya agar bisa menutupi ini semua adalah membongkar dalam penyerangan itu.

"Ya, tapi tidak ada bukti yang bisa kita dapatkan," kata Luke melirik ke arah Ken lalu ke arah Rain lagi.

"Setiap polisi sekarang dilengkapi oleh camspy di baju mereka, untuk melihat dan mendengarkan apa yang mereka hadapi setiap harinya menurut sudut pandang mereka, apa tak ada satupun yang selamat dari sana," kata Ken menganalisan semuanya.

"Semua tubuh polisi yang mati dalam penyerangan itu dibakar, tidak ada yang bersisa dari mereka," kata Luke lagi.

"Ada, ada satu orang yang aku rasa tubuhnya masih ada, saat aku mencoba melarikan diri, aku melarikan diri bersama Davis, tubuh Davis masuk ke dalam ruangan bawah tanah, aku tak tahu apakah mereka juga menemukan tubuhnya atau tidak, namun itu satu-satunya hal yang bisa kita dapatkan, Ken, perintahkan beberapa anggotamu untuk menyisir semua lorong bawah tanah di bawah penjara itu, sebisa mungkin temukan tubuh Davis," kata Rain lagi melirik Ken dengan tajam.

"Baik Tuan, malam ini aku akan mengerahkan anggotaku untuk menyisir tempat itu," kata Ken.

"Selain itu aku juga membunuh 2 orang dari mereka, jika anggotamu menemukannya, cobalah untuk menggeledah tubuh mereka, mungkin ada suatu untuk membantu kita," kata Rain lagi.

"Baik Tuan," kata Ken kembali dengan tegas.

"Luke, sekarang dimana perusahaan Drake ingin berkembang?" tanya Rain yang langsung memindahkan pandangan tajamnya pada Luke.

"Mereka sedang merambah ke bagian selatan, tempat Tuan Sam berkuasa," kata Luke lagi melihat data yang ada di tabletnya.

"Potong semua perdangan mereka, katakan pada Sam, aku sudah kembali, jika dia berani memberikan proyek itu pada orang lain, maka katakan aku akan membongkar masa lalunya," kata Rain yang segera ingin menyusun rencana untuk membalaskan perbuatan Drake ini padanya.

"Baik Tuan," kata Luke dengan sigap mencatat semua keinginan Rain.

"Dan untuk wanita itu, awasi dia dengan seksama, aku ingin dia bisa tahu bagaimana rasanya karena sudah coba-coba membangunkan singa dari tidurnya," kata Rain dengan tatapan sangat sinis, "setelah aku benar-benar keluar dari sini, bagaimana pun caranya, aku ingin dia meminta maaf berlutut di hadapanku."

Mata Rain tampak tajam, tangannya kembali mengepal, mengingat segala lontaran fitnah yang keluar dari mulut wanita itu, dengan wajah memelas dan tampak begitu sedih, bisa-bisanya dia mempermainkan Rain, Rain memang menyadari, ternyata selama ini sifat simpatinya lah yang sudah membuat dirinya tak bisa sepenuhnya bebas, makanya dia bertekad untuk tidak lagi merasakan simpati pada siapa pun.

"Baik Tuan!" kata Ken dan Luke serempak.

Rain langsung berdiri, dia segera berjalan keluar dari ruang pembesukkan itu, Rain lalu digiring kembali ke kamarnya.

Dia masuk, melihat ke arah kamarnya yang sangat jauh dari ruangannya sebelumnya, ini bahkan lebih seperti hotel, dengan ranjang empuk, kamar mandi dalam bahkan TV, Rain memang sengaja mendapatkan kamar VVIP di sana. Di tempat ini siapa yang memiliki uang maka dia akan mendapatkan segalanya, mungkin hanya kebebasan keluar saja yang terbatas, namun bukan berarti tak bisa.

Rain merebahkan tubuhnya, menikmati empuknya ranjang itu yang sudah lama tak dirasakannya, namun Rain sama sekali tak bisa memejamkan matanya dengan nyaman, malah semakin gelisah dia menikmati segalanya.

Rain lalu duduk di tepi ranjangnya, dia lalu menyatukan kedua tangannya dan menyadarkan dahinya ke tangannya itu, menunjukkan postur sedang berpikir.

Dia tak habis pikir dengan apa yang dia lewati, bagaimana wanita lemah yang seperti Bianca itu menjebaknya hingga begini, memang sepertinya masalahnya hanya pada wanita, mulai sekarang, dia tak akan lagi terjebak tipu daya mahluk yang menggunakan kelembutan sebagai senjatanya, tak akan ada lagi rasanya untuk wanita mana pun, tak akan ada lagi simpati, atau belas kasihan, dia yakin tanpa itu, dia akan kembali berkuasa di negeri ini.

 

Hallo kak, maaf ya, bener2 seminggu ini rasanya badan remuk semua, maaf udah ga konsisten upnya, tapi pasti aku usahakan temukan ritme nulisnya,

terima kasih tetap setia.

Terpopuler

Comments

Mimilngemil

Mimilngemil

ah... Keren Thor... alurnya
aku suka... aku suka.... 😍

2023-12-06

0

Mimilngemil

Mimilngemil

Wah... dijebak si Rain
ternyata benar lebih baik diam n menyendiri, ini gegara pesona Bianca jadi Rain masuk perangkap.

2023-12-06

0

iim jamaliyah

iim jamaliyah

rain kembali

2021-03-04

0

lihat semua
Episodes
1 1 - Kehidupan Setelah Kau Pergi.
2 2. Bianca
3 3. Apa kau melihat Bianca di sana?
4 4. Penyelamatan yang tak terduga.
5 5. Penyelamatan -2
6 6. Penyelamatan-3
7 7.
8 8.
9 9.
10 10.
11 11.
12 12.
13 13.
14 14.
15 15.
16 16.
17 17.
18 18.
19 19.
20 20
21 21
22 22.
23 23
24 24
25 25
26 26.
27 27. Perasaan yang Nyeri
28 28. Pria yang sungguh menarik
29 29 - Pandangan yang bersatu walau jarak begitu jauh
30 30 - Bahkan bersamanya dia tetap tersiksa.
31 31 - Tatapan penuh arti.
32 32 - Aku ingin tahu kenapa dia mencari masalah denganku?
33 33 -
34 34 - Mungkin kesamaan hidup yang membuat dia merasakan begitu
35 35 - Sentuhan yang membungkam.
36 36. Anda belum bisa membiarkan Nona keluar dari pulau.
37 37. Wanita yang tak pantas mencintai siapa pun di dunia ini.
38 38. Perlakuan hangat dari seseorang yang dingin.
39 39. Mungkin karena aku menyukaimu.
40 40 - Kau suka Helikopter atau Kapal?
41 41. Wanita yang begitu anggun.
42 42. Ada kapal yang mengikuti kita.
43 43. Bahkan dia tak rela menyerahkan dirinya pada Rain.
44 44. Menangis dalam kegelapan.
45 45. Aku tak akan membuatmu bisa tidur dengan nyenyak.
46 46. Ma, kita akan pergi bersama dan bahagia dia sana.
47 47. Aku doakan hidupmu berjalan dengan baik ke depannya.
48 48. Aku ingin denganmu, tapi tak begini caranya.
49 49. Kau punya ibuku, aku punya informasinya.
50 50. Perjalanan panjang untuk berpisah dengan hati.
51 51. Tak perlu repot-repot, kita akan mati bersama.
52 52. Saranku! kuatkan dirimu, kau tak tahu apa yang terjadi ke depannya.
53 53. Ibu Anda sudah lama meninggal.
54 54.
55 55.
56 56. Kau harus bisa membuat semua orang ada dipihak mu.
57 57. Beri dia hukuman yang sama yang dia lakukan pada Bianca.
58 58.
59 59. Apa yang ingin kau lakukan?
60 60. Kesenangan dan semangat yang telah lama hilang.
61 61. Melelehkan segalanya.
62 62. Dia hanya memanfaatkannya saja.
63 63. Kapan kau izinkan kau pulang?
64 64. Kemana wanita itu? dia sudah kehilangannya.
65 65. Aku juga tak main-main.
66 66.
67 67. Jika ingin bersama, jangan menyiksa diri untuk berpisah.
68 68. Dia yang memilih untuk pergi.
69 69. Bagaimana jika aku lupa bahwa aku sedang pura-pura mencintaimu?
70 70.
71 71. Kebahagian yang berpihak padanya
72 72. Selamat datang di perusahaan kami.
73 73. Sekarang kau sudah jadi milikku, jangan coba-coba pergi dariku.
74 74. Menikah dulu saja, setelahnya kita hadapi berdua.
75 75.
76 76.
77 77. Biar dia tahu sendiri, aku siapa?
78 78. Akan aku serahkan semuanya pada istriku.
79 79.
80 80.
81 81.
82 82.
83 83.
84 84
85 85.
86 86.
87 87.
88 88. wanita dari masa lalu.
89 89. Bagaimana Bisa Kau melakukan hal ini.
90 90.
91 91. Sampel DNA
92 92. Ayah, makan bersama?
93 93. Aku tak ingin berbohong padamu Bianca.
94 94 -
95 95. Ma ...
96 96. Kau yang membuat dirinya.
97 97. Dan Ibunya adalah?
98 98. Dia harus sembuh.
99 99. Mereka akan menanganinya.
100 100. Rela melepaskan.
101 101. Pergi!
102 102.
103 103.
104 104. Antarkan aku pulang.
105 105. Kabar mengejutkan (1)
106 106. Kabar mengejutkan (2)
107 107. Rasa sakit yang terpatri nyata.
108 108. Dia tak sendiri.
109 109. Aku tak akan melakukannya.
110 110. Kapan kau datang?
111 111. Akhirnya bagaimana? dia tak tahu.
112 112. Kita harus pergi sekarang.
113 113. Wanita yang seumur hidup tak ingin dia lihat.
114 114. Aku merindukan suaramu.
115 115.
116 116.
117 117.
118 118.
119 119.
120 120.
121 121.
122 122.
123 123.
124 124.
125 125.
126 126.
127 127.
128 128.
129 129.
130 130.
131 131.
132 132.
133 133
134 134.
135 135.
136 136.
137 137.
138 138.
139 139.
140 140.
141 141.
142 142.
143 143.
144 144.
145 145
146 146.
147 147.
148 148.
149 149.
150 150.
151 151.
152 152.
153 153.
154 154.
155 155.
156 156.
157 157.
158 158.
159 159.
160 160.
161 161.
162 162.
163 163
164 164.
165 165.
166 166.
167 167.
168 168.
169 169.
170 170
171 171.
172 172.
173 173.
174 174.
175 175.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189
190 190
191 191
192 192
193 193
194 194.
195 195.
196 196
197 195
198 198
199 199
200 200
201 201
202 202
203 203
204 204
205 205
206 206.
207 207. Another Day with Another Rain.
208 208.
209 209
210 210.
211 211.
212 212.
213 213. Ending
214 214. Salam Perpisahan.
215 pengumuman Cerita Baru.
Episodes

Updated 215 Episodes

1
1 - Kehidupan Setelah Kau Pergi.
2
2. Bianca
3
3. Apa kau melihat Bianca di sana?
4
4. Penyelamatan yang tak terduga.
5
5. Penyelamatan -2
6
6. Penyelamatan-3
7
7.
8
8.
9
9.
10
10.
11
11.
12
12.
13
13.
14
14.
15
15.
16
16.
17
17.
18
18.
19
19.
20
20
21
21
22
22.
23
23
24
24
25
25
26
26.
27
27. Perasaan yang Nyeri
28
28. Pria yang sungguh menarik
29
29 - Pandangan yang bersatu walau jarak begitu jauh
30
30 - Bahkan bersamanya dia tetap tersiksa.
31
31 - Tatapan penuh arti.
32
32 - Aku ingin tahu kenapa dia mencari masalah denganku?
33
33 -
34
34 - Mungkin kesamaan hidup yang membuat dia merasakan begitu
35
35 - Sentuhan yang membungkam.
36
36. Anda belum bisa membiarkan Nona keluar dari pulau.
37
37. Wanita yang tak pantas mencintai siapa pun di dunia ini.
38
38. Perlakuan hangat dari seseorang yang dingin.
39
39. Mungkin karena aku menyukaimu.
40
40 - Kau suka Helikopter atau Kapal?
41
41. Wanita yang begitu anggun.
42
42. Ada kapal yang mengikuti kita.
43
43. Bahkan dia tak rela menyerahkan dirinya pada Rain.
44
44. Menangis dalam kegelapan.
45
45. Aku tak akan membuatmu bisa tidur dengan nyenyak.
46
46. Ma, kita akan pergi bersama dan bahagia dia sana.
47
47. Aku doakan hidupmu berjalan dengan baik ke depannya.
48
48. Aku ingin denganmu, tapi tak begini caranya.
49
49. Kau punya ibuku, aku punya informasinya.
50
50. Perjalanan panjang untuk berpisah dengan hati.
51
51. Tak perlu repot-repot, kita akan mati bersama.
52
52. Saranku! kuatkan dirimu, kau tak tahu apa yang terjadi ke depannya.
53
53. Ibu Anda sudah lama meninggal.
54
54.
55
55.
56
56. Kau harus bisa membuat semua orang ada dipihak mu.
57
57. Beri dia hukuman yang sama yang dia lakukan pada Bianca.
58
58.
59
59. Apa yang ingin kau lakukan?
60
60. Kesenangan dan semangat yang telah lama hilang.
61
61. Melelehkan segalanya.
62
62. Dia hanya memanfaatkannya saja.
63
63. Kapan kau izinkan kau pulang?
64
64. Kemana wanita itu? dia sudah kehilangannya.
65
65. Aku juga tak main-main.
66
66.
67
67. Jika ingin bersama, jangan menyiksa diri untuk berpisah.
68
68. Dia yang memilih untuk pergi.
69
69. Bagaimana jika aku lupa bahwa aku sedang pura-pura mencintaimu?
70
70.
71
71. Kebahagian yang berpihak padanya
72
72. Selamat datang di perusahaan kami.
73
73. Sekarang kau sudah jadi milikku, jangan coba-coba pergi dariku.
74
74. Menikah dulu saja, setelahnya kita hadapi berdua.
75
75.
76
76.
77
77. Biar dia tahu sendiri, aku siapa?
78
78. Akan aku serahkan semuanya pada istriku.
79
79.
80
80.
81
81.
82
82.
83
83.
84
84
85
85.
86
86.
87
87.
88
88. wanita dari masa lalu.
89
89. Bagaimana Bisa Kau melakukan hal ini.
90
90.
91
91. Sampel DNA
92
92. Ayah, makan bersama?
93
93. Aku tak ingin berbohong padamu Bianca.
94
94 -
95
95. Ma ...
96
96. Kau yang membuat dirinya.
97
97. Dan Ibunya adalah?
98
98. Dia harus sembuh.
99
99. Mereka akan menanganinya.
100
100. Rela melepaskan.
101
101. Pergi!
102
102.
103
103.
104
104. Antarkan aku pulang.
105
105. Kabar mengejutkan (1)
106
106. Kabar mengejutkan (2)
107
107. Rasa sakit yang terpatri nyata.
108
108. Dia tak sendiri.
109
109. Aku tak akan melakukannya.
110
110. Kapan kau datang?
111
111. Akhirnya bagaimana? dia tak tahu.
112
112. Kita harus pergi sekarang.
113
113. Wanita yang seumur hidup tak ingin dia lihat.
114
114. Aku merindukan suaramu.
115
115.
116
116.
117
117.
118
118.
119
119.
120
120.
121
121.
122
122.
123
123.
124
124.
125
125.
126
126.
127
127.
128
128.
129
129.
130
130.
131
131.
132
132.
133
133
134
134.
135
135.
136
136.
137
137.
138
138.
139
139.
140
140.
141
141.
142
142.
143
143.
144
144.
145
145
146
146.
147
147.
148
148.
149
149.
150
150.
151
151.
152
152.
153
153.
154
154.
155
155.
156
156.
157
157.
158
158.
159
159.
160
160.
161
161.
162
162.
163
163
164
164.
165
165.
166
166.
167
167.
168
168.
169
169.
170
170
171
171.
172
172.
173
173.
174
174.
175
175.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189
190
190
191
191
192
192
193
193
194
194.
195
195.
196
196
197
195
198
198
199
199
200
200
201
201
202
202
203
203
204
204
205
205
206
206.
207
207. Another Day with Another Rain.
208
208.
209
209
210
210.
211
211.
212
212.
213
213. Ending
214
214. Salam Perpisahan.
215
pengumuman Cerita Baru.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!