10.

"Ayo jalan lagi," kata Rain yang sudah selesai makan dan meminum sedikit minuman hangat yang tadi di buatnya, matahari sudah cukup meninggi saat mereka kembali berjalan menyusuri hutan itu

Bianca dari tadi diam, akhirnya Rain bisa membungkam wanita manja itu, dia hanya menurut apa yang Rain katakan, perlahan mengikutinya dari belakang tanpa banyak mengeluh.

Rain berjalan mengikuti arah aliran sungai, menerobos hutan, memimpin jalan, jika ingin bertahan di hutan, mereka harus tak boleh jauh dari sumber air, karena tanpa makanan mereka bisa bertahan 3 Minggu namun tanpa minum mereka hanya bisa bertahan 4-7 hari saja, lagi pula aliran air pasti akhirnya menuju ke laut.

Rain melirik wanita yang ada di belakangnya, terlihat sudah mulai berwajah masam, Rain sudah tahu pasti dia sudah lelah, apa lagi mereka sudah lebih dari 3 jam berjalan terus menerus, tapi wanita itu tak mengeluarkan sedikit kata pun, hanya suara langkah yang mulai menghentak saja yang artinya dia sedang kesal.

Setelah melihat areal tepi sungai yang sedikit terbuka, dia akhirnya menemukan tempat yang cocok untuk mereka beristirahat.

"Kita beristirahat saja di sini," kata Rain akhirnya memecah keheningan di antara dirinya dan Bianca, Bianca bahkan tak melirik pria itu, dia duduk dan segera meluruskan kakinya yang sudah sangat-sangat keram.

"Tunggu di sini, aku akan mencari sesuatu untuk dimakan," kata Rain.

"Hmm," Balas Bianca yang membuat Rain menaikkan satu alisnya, ada apa dengan wanita ini.

Rain sebenarnya penasaran namun tak punya minat untuk bertanya lebih lanjut pada wanita itu, kalau dia salah sangka, itu urusannya, lagi pula bagus lah, Rain suka keheningannya.

Rain masuk ke dalam hutan, Bianca hanya memandang punggung pria itu menghilang di antara semak-semak, Bianca mencucurkan bibirnya, dia lalu mendengar sesuatu yang bergerak di dekatnya, matanya lekat melihat semak-semak itu, tangannya menggenggam erat batu cukup besar di dekatnya, menunggu apa gerangan yang muncul di sana, namun setelah menunggu cukup lama, tak ada apapun yang keluar.

Bianca hanya menunggu, dia sedikit merasa awas di daerah terbuka itu seorang diri, sial, kenapa dia tidak meminta ikut dengan pria dingin itu, tapi ... tidak, kalau banyak berinteraksi dengannya, jangan-jangan dia akan melakukan kejahatan itu lagi pada Bianca, lebih baik menjaga jarak.

Tiba-tiba Bianca kaget mendengar suara yang sedikit berisik dari belakangnya, dia menahan napasnya namun langsung dilepaskannya ketika melihat sosok Rain yang keluar dari sana.

Rain lalu membawa setandan pisang yang sudah menguning di tangannya, Bianca berbinar melihat buat itu, perutnya yang sedari tadi sudah bermain musik dan hampir mencerna dirinya sendiri seolah terlonjak gembira, ekspresi itulah yang terpancar dari wajah Bianca.

"Makanlah, aku akan berburu ikan lagi," kata Rain yang tahu pasti wanita ini tak akan bisa tahan menunggunya mencari ikan, jadi dia putuskan untuk mencari tanaman atau buah yang bisa dia temukan di hutan.

"Ya, dari mana kau dapat buah pisang?" tanya Bianca memeluk setandan pisang itu, mengambilnya satu lalu duduk dan mencoba mengupasnya, benar-benar seperti anak yang baru mendapat permen, sumringah sekali hingga lupa janjinya agar menjaga jarak dengan pria ini.

"Dari pohon," kata Rain singkat, mulai melepas bajunya.

"Ya aku tahu dari pohon, masa dari batu," ujar Bianca lagi dengan mulut penuh.

Bianca yang sedang mengunyah nikmat pisang itu, membesarkan kembali matanya melihat Rain membuka bajunya, sebenarnya pemandangan itu sangat menggiurkan, tubuh Rain berbentuk sangat sempurna, Bianca menggelengkan kepalanya, berusaha kembali sadar akan situasinya.

"Kau mau apa?" tanya Bianca yang kaget Rain mulai membuka sepatunya, jangan-jangan dia akan membuka celananya.

Rain melirik ke arah Bianca, dia menebak pasti gadis ini sedang memikirkan hal yang tidak-tidak tentang dirinya.

"Mencari ikan, apalagi? tak usah khawatir, bahkan jika ingin memperkosa seseorang, aku juga masih pilih-pilih," ujar Rain yang segera mengambil tombaknya kembali, lalu berjalan ke arah sungai itu kembali.

Bianca memasang wajah kesalnya, pilih-pilih! memangnya dia tidak termasuk wanita yang mengiurkan? walaupun bertubuh kurus dengan dada rata dan juga tak ada lekuk tubuh, Bianca juga tetap wanita, Bianca melihat dirinya, sepertinya dia memang tidak masuk ke kriteria wanita yang menggoda, tapi tetap saja, itu kejam! pikirnya sambil tetap mengunyah pisangnya hingga mulutnya penuh, dia melemparkan kulit pisang itu ke arah Rain yang masih mencoba menangkap ikan lagi, tapi tentu saja tak sampai terkena dirinya.

Rain akhirnya bisa menangkap 3 ikan berukuran sedang, dia melakukan hal yang sama seperti tadi pagi, memanggang ikannya, lalu segera meletakkannya pada Daun pisang yang dia ambil, meletakkannya di sana agar bisa dinikmati bersama.

"Makanlah," kata Rain.

"Aku sudah tak lapar," ujar Bianca yang masih ngambek dengan Rain karena ucapannya tadi.

Rain hanya memasang wajah 'baiklah' nya, setelah itu dia segara memakan ikan bakar itu, melihat Rain memakannya nikmat dan aroma ikan bakar yang menyeruak, air ludahnya keluar kembali.

Namun Bianca masih mempertahankan gengsinya, dia hanya menelan ludahnya berkali-kali, dia juga hanya menggigit bibirnya saja.

Bianca hampir saja ingin meminta, namun sekali lagi egonya tak mengizinkannya, dia lalu mencoba menahannya, melihat ke arah lain.

"Makanlah," kata Rain yang menyodorkan ikan yang paling besar pada Bianca, dia meletakkan ikan itu tepat di depan mata Bianca. Bianca hanya menyengir kuda, akhirnya pria ini peka juga.

Rain langsung sedikit menaikkan sedikit bibirnya, melihat Bianca dengan sangat lahap memakan makanannya.

"Kita akan melanjutkan jalannya setelah ini?" tanya Bianca dengan semangat.

"Tidak, hari sudah ingin hujan, aku akan membuat tempat berlindung secepatnya, malam ini kita menginap di sini saja," kata Rain yang langsung berdiri, tak ada waktu untuk bermalas-malasan, di alam liar seperti ini mereka harus cepat agar bisa selamat.

Bianca hanya mengangguk-angguk saja, ikut apa yang akan dilakukan oleh pria ini.

Rain membuat sebuah tempat perlindungan, sebuah dahan panjang dia ikatkan dengan batang tanaman jalar, dia lalu menyusun ranting-ranting dengan rapat membentuk segi tiga, lalu menutupnya dengan daun-daun hingga terasa cukup untuk menutupi tempat perlindungan mereka itu, di dalamnya dia memasukkan daun-daun juga sebagai alas mereka untuk beristirahat nanti, nyaman? tentu saja tidak, bahkan jauh dari kata itu, tapi mencari kenyamanan di tengah hutan, maka itu hanya angan-angan.

Rain selesai membuat tempat perlindungan mereka saat sore sudah mulai menyergap, awan semakin tebal, dan Rain yakin, hujan akan turun malam nanti.

Bianca hanya diam, sesekali dia membantu Rain mencarikan daun-daun atau apapun yang dia rasa Rain membutuhkannya.

Bianca saat ini cukup terpukau melihat pria tegap dengan cucuran keringat, ah dia lebih cocok menjadi seorang model dari pada seorang tahanan.

Rain selesai juga, dia menyeka keringatnya yang bercucuran di dahinya dengan punggung tangannya, dia lalu melirik ke arah Bianca. Wanita itu tertangkap basah memandanginya, Bianca membuang wajahnya, ada rasa panas di pipinya sekarang.

"Aku ingin mandi, masuklah," kata Rain lagi.

"Ha? apa bisa mandi?" tanya Bianca, dia juga sudah merasa tubuhnya lengket.

"Tentu, sungai ada di sana," kata Rain menunjukkan sungai yang agak dibawah tempat mereka berlindung, saat hujan Sungai akan naik, karena itu dia tak membuat tempat berlindung di sisi sungai, mencari tempat yang jauh lebih tinggi agar tak terkena banjir.

"Aku juga ingin mandi," kata Bianca.

"Baiklah, cepat mandi," kata Rain.

"Tapi ...." kata Bianca, dia takut untuk mandi sendiri ke sungai, takut ada buaya atau ular di air itu, tapi kalau dia bilang takut mandi di sana, apakah nanti pria ini tidak salah tanggap?

Rain menangkap wajah ragu dari Bianca, dia lalu segera mengerti.

"Aku akan berjaga di tepian, tak usah khawatir aku tak akan melihatmu, sudah aku katakan aku pilih-pilih," ujar Rain lagi memulai langkahnya, Bianca kembali kesal dengan kata 'pilih-pilih' dari Rain. Tapi dia hanya mengikuti pria itu Sampai tepi sungai.

Rain berhenti tak jauh dari tepian, dia lalu segera berbalik, Bianca meliriknya kesal, namun Rain hanya diam saja bagaikan penjaga yang sedang menjaga tuan putrinya.

"Aku akan mandi, jangan coba-coba melihatku," kata Bianca sedikit judes, dia lalu melirik Rain yang bergeming membelakanginya.

Bianca awalnya agak ragu-ragu namun begitu kakinya menyentuh air segar itu, dia jadi membulatkan tekadnya, perlahan dia membuka bajunya, tetap siaga melihat ke arah Rain, pria itu nyatanya tetap seperti itu saja.

Bianca masuk ke dalam air, menutupi tubuhnya yang tanpa sehelai kain pun, mencoba mencuci tubuhnya yang entah sudah apa saja menempel di sana, belum sempat dia bersihkan sempurna, Dia membasuh rambut coklatnya yang terkena darah, mencuci wajahnya, airnya benar-benar segar menyentuh kulitnya yang putih cendrung pucat itu, tanpa sadar dia jadi senang sekali bermain air itu, memukul-mukul permukaan airnya, lupa dengan pria yang hanya berjarak 3 meter darinya. Tawanya riang, menggelitik rasa penasaran siapa pun juga.

------------------------------

Terkhusus untuk yang Request wajah Rain sekarang

Terpopuler

Comments

Mimilngemil

Mimilngemil

visual Rain....
cocoklah sama Bianca 😍

2023-12-06

0

Mimilngemil

Mimilngemil

kebayang sie...
badan lengket n ada becak darah mongering pasti lihat air akan sesenang itu 😍

2023-12-06

0

Mimilngemil

Mimilngemil

😆😄

2023-12-06

0

lihat semua
Episodes
1 1 - Kehidupan Setelah Kau Pergi.
2 2. Bianca
3 3. Apa kau melihat Bianca di sana?
4 4. Penyelamatan yang tak terduga.
5 5. Penyelamatan -2
6 6. Penyelamatan-3
7 7.
8 8.
9 9.
10 10.
11 11.
12 12.
13 13.
14 14.
15 15.
16 16.
17 17.
18 18.
19 19.
20 20
21 21
22 22.
23 23
24 24
25 25
26 26.
27 27. Perasaan yang Nyeri
28 28. Pria yang sungguh menarik
29 29 - Pandangan yang bersatu walau jarak begitu jauh
30 30 - Bahkan bersamanya dia tetap tersiksa.
31 31 - Tatapan penuh arti.
32 32 - Aku ingin tahu kenapa dia mencari masalah denganku?
33 33 -
34 34 - Mungkin kesamaan hidup yang membuat dia merasakan begitu
35 35 - Sentuhan yang membungkam.
36 36. Anda belum bisa membiarkan Nona keluar dari pulau.
37 37. Wanita yang tak pantas mencintai siapa pun di dunia ini.
38 38. Perlakuan hangat dari seseorang yang dingin.
39 39. Mungkin karena aku menyukaimu.
40 40 - Kau suka Helikopter atau Kapal?
41 41. Wanita yang begitu anggun.
42 42. Ada kapal yang mengikuti kita.
43 43. Bahkan dia tak rela menyerahkan dirinya pada Rain.
44 44. Menangis dalam kegelapan.
45 45. Aku tak akan membuatmu bisa tidur dengan nyenyak.
46 46. Ma, kita akan pergi bersama dan bahagia dia sana.
47 47. Aku doakan hidupmu berjalan dengan baik ke depannya.
48 48. Aku ingin denganmu, tapi tak begini caranya.
49 49. Kau punya ibuku, aku punya informasinya.
50 50. Perjalanan panjang untuk berpisah dengan hati.
51 51. Tak perlu repot-repot, kita akan mati bersama.
52 52. Saranku! kuatkan dirimu, kau tak tahu apa yang terjadi ke depannya.
53 53. Ibu Anda sudah lama meninggal.
54 54.
55 55.
56 56. Kau harus bisa membuat semua orang ada dipihak mu.
57 57. Beri dia hukuman yang sama yang dia lakukan pada Bianca.
58 58.
59 59. Apa yang ingin kau lakukan?
60 60. Kesenangan dan semangat yang telah lama hilang.
61 61. Melelehkan segalanya.
62 62. Dia hanya memanfaatkannya saja.
63 63. Kapan kau izinkan kau pulang?
64 64. Kemana wanita itu? dia sudah kehilangannya.
65 65. Aku juga tak main-main.
66 66.
67 67. Jika ingin bersama, jangan menyiksa diri untuk berpisah.
68 68. Dia yang memilih untuk pergi.
69 69. Bagaimana jika aku lupa bahwa aku sedang pura-pura mencintaimu?
70 70.
71 71. Kebahagian yang berpihak padanya
72 72. Selamat datang di perusahaan kami.
73 73. Sekarang kau sudah jadi milikku, jangan coba-coba pergi dariku.
74 74. Menikah dulu saja, setelahnya kita hadapi berdua.
75 75.
76 76.
77 77. Biar dia tahu sendiri, aku siapa?
78 78. Akan aku serahkan semuanya pada istriku.
79 79.
80 80.
81 81.
82 82.
83 83.
84 84
85 85.
86 86.
87 87.
88 88. wanita dari masa lalu.
89 89. Bagaimana Bisa Kau melakukan hal ini.
90 90.
91 91. Sampel DNA
92 92. Ayah, makan bersama?
93 93. Aku tak ingin berbohong padamu Bianca.
94 94 -
95 95. Ma ...
96 96. Kau yang membuat dirinya.
97 97. Dan Ibunya adalah?
98 98. Dia harus sembuh.
99 99. Mereka akan menanganinya.
100 100. Rela melepaskan.
101 101. Pergi!
102 102.
103 103.
104 104. Antarkan aku pulang.
105 105. Kabar mengejutkan (1)
106 106. Kabar mengejutkan (2)
107 107. Rasa sakit yang terpatri nyata.
108 108. Dia tak sendiri.
109 109. Aku tak akan melakukannya.
110 110. Kapan kau datang?
111 111. Akhirnya bagaimana? dia tak tahu.
112 112. Kita harus pergi sekarang.
113 113. Wanita yang seumur hidup tak ingin dia lihat.
114 114. Aku merindukan suaramu.
115 115.
116 116.
117 117.
118 118.
119 119.
120 120.
121 121.
122 122.
123 123.
124 124.
125 125.
126 126.
127 127.
128 128.
129 129.
130 130.
131 131.
132 132.
133 133
134 134.
135 135.
136 136.
137 137.
138 138.
139 139.
140 140.
141 141.
142 142.
143 143.
144 144.
145 145
146 146.
147 147.
148 148.
149 149.
150 150.
151 151.
152 152.
153 153.
154 154.
155 155.
156 156.
157 157.
158 158.
159 159.
160 160.
161 161.
162 162.
163 163
164 164.
165 165.
166 166.
167 167.
168 168.
169 169.
170 170
171 171.
172 172.
173 173.
174 174.
175 175.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189
190 190
191 191
192 192
193 193
194 194.
195 195.
196 196
197 195
198 198
199 199
200 200
201 201
202 202
203 203
204 204
205 205
206 206.
207 207. Another Day with Another Rain.
208 208.
209 209
210 210.
211 211.
212 212.
213 213. Ending
214 214. Salam Perpisahan.
215 pengumuman Cerita Baru.
Episodes

Updated 215 Episodes

1
1 - Kehidupan Setelah Kau Pergi.
2
2. Bianca
3
3. Apa kau melihat Bianca di sana?
4
4. Penyelamatan yang tak terduga.
5
5. Penyelamatan -2
6
6. Penyelamatan-3
7
7.
8
8.
9
9.
10
10.
11
11.
12
12.
13
13.
14
14.
15
15.
16
16.
17
17.
18
18.
19
19.
20
20
21
21
22
22.
23
23
24
24
25
25
26
26.
27
27. Perasaan yang Nyeri
28
28. Pria yang sungguh menarik
29
29 - Pandangan yang bersatu walau jarak begitu jauh
30
30 - Bahkan bersamanya dia tetap tersiksa.
31
31 - Tatapan penuh arti.
32
32 - Aku ingin tahu kenapa dia mencari masalah denganku?
33
33 -
34
34 - Mungkin kesamaan hidup yang membuat dia merasakan begitu
35
35 - Sentuhan yang membungkam.
36
36. Anda belum bisa membiarkan Nona keluar dari pulau.
37
37. Wanita yang tak pantas mencintai siapa pun di dunia ini.
38
38. Perlakuan hangat dari seseorang yang dingin.
39
39. Mungkin karena aku menyukaimu.
40
40 - Kau suka Helikopter atau Kapal?
41
41. Wanita yang begitu anggun.
42
42. Ada kapal yang mengikuti kita.
43
43. Bahkan dia tak rela menyerahkan dirinya pada Rain.
44
44. Menangis dalam kegelapan.
45
45. Aku tak akan membuatmu bisa tidur dengan nyenyak.
46
46. Ma, kita akan pergi bersama dan bahagia dia sana.
47
47. Aku doakan hidupmu berjalan dengan baik ke depannya.
48
48. Aku ingin denganmu, tapi tak begini caranya.
49
49. Kau punya ibuku, aku punya informasinya.
50
50. Perjalanan panjang untuk berpisah dengan hati.
51
51. Tak perlu repot-repot, kita akan mati bersama.
52
52. Saranku! kuatkan dirimu, kau tak tahu apa yang terjadi ke depannya.
53
53. Ibu Anda sudah lama meninggal.
54
54.
55
55.
56
56. Kau harus bisa membuat semua orang ada dipihak mu.
57
57. Beri dia hukuman yang sama yang dia lakukan pada Bianca.
58
58.
59
59. Apa yang ingin kau lakukan?
60
60. Kesenangan dan semangat yang telah lama hilang.
61
61. Melelehkan segalanya.
62
62. Dia hanya memanfaatkannya saja.
63
63. Kapan kau izinkan kau pulang?
64
64. Kemana wanita itu? dia sudah kehilangannya.
65
65. Aku juga tak main-main.
66
66.
67
67. Jika ingin bersama, jangan menyiksa diri untuk berpisah.
68
68. Dia yang memilih untuk pergi.
69
69. Bagaimana jika aku lupa bahwa aku sedang pura-pura mencintaimu?
70
70.
71
71. Kebahagian yang berpihak padanya
72
72. Selamat datang di perusahaan kami.
73
73. Sekarang kau sudah jadi milikku, jangan coba-coba pergi dariku.
74
74. Menikah dulu saja, setelahnya kita hadapi berdua.
75
75.
76
76.
77
77. Biar dia tahu sendiri, aku siapa?
78
78. Akan aku serahkan semuanya pada istriku.
79
79.
80
80.
81
81.
82
82.
83
83.
84
84
85
85.
86
86.
87
87.
88
88. wanita dari masa lalu.
89
89. Bagaimana Bisa Kau melakukan hal ini.
90
90.
91
91. Sampel DNA
92
92. Ayah, makan bersama?
93
93. Aku tak ingin berbohong padamu Bianca.
94
94 -
95
95. Ma ...
96
96. Kau yang membuat dirinya.
97
97. Dan Ibunya adalah?
98
98. Dia harus sembuh.
99
99. Mereka akan menanganinya.
100
100. Rela melepaskan.
101
101. Pergi!
102
102.
103
103.
104
104. Antarkan aku pulang.
105
105. Kabar mengejutkan (1)
106
106. Kabar mengejutkan (2)
107
107. Rasa sakit yang terpatri nyata.
108
108. Dia tak sendiri.
109
109. Aku tak akan melakukannya.
110
110. Kapan kau datang?
111
111. Akhirnya bagaimana? dia tak tahu.
112
112. Kita harus pergi sekarang.
113
113. Wanita yang seumur hidup tak ingin dia lihat.
114
114. Aku merindukan suaramu.
115
115.
116
116.
117
117.
118
118.
119
119.
120
120.
121
121.
122
122.
123
123.
124
124.
125
125.
126
126.
127
127.
128
128.
129
129.
130
130.
131
131.
132
132.
133
133
134
134.
135
135.
136
136.
137
137.
138
138.
139
139.
140
140.
141
141.
142
142.
143
143.
144
144.
145
145
146
146.
147
147.
148
148.
149
149.
150
150.
151
151.
152
152.
153
153.
154
154.
155
155.
156
156.
157
157.
158
158.
159
159.
160
160.
161
161.
162
162.
163
163
164
164.
165
165.
166
166.
167
167.
168
168.
169
169.
170
170
171
171.
172
172.
173
173.
174
174.
175
175.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189
190
190
191
191
192
192
193
193
194
194.
195
195.
196
196
197
195
198
198
199
199
200
200
201
201
202
202
203
203
204
204
205
205
206
206.
207
207. Another Day with Another Rain.
208
208.
209
209
210
210.
211
211.
212
212.
213
213. Ending
214
214. Salam Perpisahan.
215
pengumuman Cerita Baru.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!