14.

"Hey, bangun," sayup-sayup terdengar suara yang mengusik Rain, pandangannya masih kabur, namun samar melihat begitu banyak orang di sekitarnya, sebagian berbaju polisi.

"Hey, bangun!" suara itu kembali, suara teriakan seorang pria yang cukup membuat Rain akhirnya sadar seratus persen, dia bisa melihat dirinya ada di dermaga yang menghubungkan tempat itu dengan jalan ke ibukota.

Rain mengerutkan dahinya, dia ingin menggerakkan tangannya tapi tangannya telah terborgol kembali ke arah belakang, dia menatap ke arah sekitarnya penuh dengan polisi, beberapa orang medis dan juga orang-orang yang Rain tidak tahu siapa mereka semuanya.

"Dia sudah sadar," Teriak polisi yang menahan Rain dengan tangannya, beberapa orang mendengar hal itu segera mendatangi Rain.

Rain memandang semua wajah-wajah polisi yang ada di depannya itu, salah satu dari mereka dia kenali.

"Ada apa ini?" tanya Rain.

Tapi pria yang dia kenal itu bergeming dan seolah tak mendengarnya, dia lalu melirik sekilas ke arah Rain, membuat Rain tahu apa yang dia maksud.

"Biar aku saja yang membawanya ke mobil tahanan," kata polisi yang Rain kenali itu pada teman-temannya.

"Baiklah," kata polisi yang tadi berteriak, dia menyerahkan Rain pada pria itu, polisi yang Rain kenal segera mendorong Rain, Rain mau tak mau mengikutinya, namun baru saja beberapa langkah, dia langsung teringat dengan wanita yang tadi bersamanya.

"Jangan bertanya dulu, posisimu sekarang sulit," kata polisi itu berbisik di belakang Rain.

"Apa maksudmu?" tanya Rain, Polisi itu diam karena dia harus berpapasan dengan polisi lain.

"Kau di tuduh melakukan penculikan terhadap seorang wanita," kata Polisi itu.

Rain mendengar itu langsung berhenti dan terdiam, dia lalu melirik tajam ke arah polisi yang berwajah cukup prihatin karena Rain mengalami hal itu, dia lalu mengangguk seperti menjawab bahwa semua itu benar.

"Nona Bianca, bagaimana Anda bisa diculik? bagaimana penjahat itu memperlakukan Anda?" tanya orang-orang yang berkerumun dekat dengan posisi Rain berada, Rain yang mendengarkan hal itu langsung melihat ke arah kerumunan itu.

Di tengahnya dia melihat Bianca dengan mata sembab, wajah murungnya dia hanya diam saja, seorang pria di sampingnya tampak merangkulnya.

"Tunanganku sepertinya sedang syok, maaf jika dia tidak bisa berkata apapun, tapi percayalah itu semua benar, dia diculik dan disandra karena narapidana yang menyekapnya tidak ingin kembali ke penjara setelah melarikan diri, 2 hari dia harus hidup di hutan, jadi pasti dia sangat ketakutan," suara pria itu membuat Rain memicingkan matanya, tangannya yang diborgol di belakang mengepal kuat.

Dari cela diantara kerumunan itu Rain akhirnya bisa melihat pria itu, dia sedikit mengerutkan wajahnya, namun langsung berubah menjadi emosi yang nyata.

Drake melihat ke arah Rain dengan senyuman sedikit sinis yang membuat Rain bahkan ingin membunuhnya sekarang, Drake lalu membisikkan sesuatu pada Bianca dan Bianca segera menaikkan wajahnya, matanya menangkap tatapan tajam Rain itu, namun Bianca langsung kembali tertunduk.

"Sayang, benarkah pria itu yang menculikmu dan menyandra mu selama ini?" tanya Drake pada Bianca, dia menunjuk ke arah Rain, dan semua wartawan yang ada di sana langsung menyorot ke arah Rain, polisi yang membawa Rain langsung mengambil alih, dia segera menutupi Rain.

Bianca hanya mengangguk dengan lemah, Rain yang melihat anggukkan itu hanya menajamkan sorot matanya, dia juga mengeratkan genggamannya. Melihat wajah Rain yang sangat sinis namun tak bisa apa-apa itu, Drake menaikkan sudut bibirnya, senyum sinisnya terlihat jelas.

Semua orang mencoba untuk memfoto Rain, namun polisi itu segera membawanya dan memasukkannya ke dalam mobil tahanan, dia segera memukul bagian depan mobil tahanan itu, mereka pergi dengan segera.

"Apa penyerangan itu ada?" tanya Rain yang melihat polisi itu tampak pusing di depannya.

"Ada, namun semua tahanan ada di dalam selain dirimu dan dalam CCTV kau tampak menahan wanita itu bahkan mendorong dia dari lantai 3, semua itu jadi heboh dimana Drake mengatakan bahwa kau menahan tunangannya," ujar polisi itu.

"Aku tidak melakukannya," kata Rain.

"Ya, aku tahu, aku tahu bagaimana kau sangat tidak ingin keluar dari penjara itu, untuk apa kau melarikan diri hingga menyandra wanita di minggu terakhir masa tahananmu, aku mungkin mengerti, tapi kebanyakan teman-temanku yang ada di penjara dulu sudah tidak ada, mereka tewas dalam penyerangan," kata Yoan, polisi yang sekarang ada di epan Rain.

"Ini pasti ulah Drake, dia tak ingin aku kembali ke perusahaan, dia takut aku akan menguasai negara ini lagi," kata Rain.

"Entahlah, namun semua orang percaya tentang hal itu," kata Yoan.

"Bukti CCTV di penjara bagaimana?"

"Tak ada, hanya ada sebagian yang mereka punya, yang lain sengaja mereka rusak," kata Yoan.

"Kemana aku akan dibawa?" tanya Rain dengan wajah dan nada bicara yang dingin, Yoan saja sampai takut melihat tatapan tajam itu.

"Kami akan memindahkanmu ke penjara yang ada di pusat, untuk sementara semua tahanan disebar ke beberapa penjara di negara ini, kami usahakan kau mendapatkan penjara di bagian pusat agar lebih gampang bagi kami menjagamu di sana," kata Yoan.

"Hubungi Luke, aku ingin bertemu dengannya besok," kata Rain.

"Akan aku usahakan kau bisa mendapatkan kunjungan besok, bagaimana kau bisa bertemu dengan wanita itu?" tanya Yoan.

"Saat aku turun, dia berlari ke arahku, ada beberapa orang yang mengejarnya, lalu aku dan Davis menyelamatkannya, aku baru saja ingin sampai di pantai saat aku dibuat tak sadar," kata Rain lagi.

"Rain, tapi aku rasa wanita itu juga bersekongkol dengannya, sebelum kau sadar, dia memberikan keterangan bahwa dia memang dijadikan sandra olehmu, dia bahkan mengatakan bahwa mendapatkan kekerasan moral dan seksual darimu, " kata Yoan yang memandang Rain dengan serius.

Rain hanya diam, dia hanya ingat bagaimana wajah Bianca tadi, wanita itu bahkan tidak ingin melihat ke arah Rain, Rain lalu ingat bagaimana Bianca begitu tak ingin mereka sampai ke pantai, apakah benar kata Yoan bahwa Bianca juga terlibat dalam persekongkolan ini, apakah dia tahu kalau di pantai itu sudah menunggu orang-orang Drake untuk menjebak Rain, Rain hanya bisa diam memikirkannya.

"Minta Luke untuk mencari tahu siapa Bianca itu, aku ingin tahu semuanya dan serahkan padaku besok, dan katakan pada Luke untuk membawa Ken untuk menemuiku," kata Rain bagaikan sebuah perintah bagi Yoan.

"Baik, aku akan melakukan apa yang Anda perintahkan," kata Yoan segera.

Rain hanya diam saja selama perjalanan itu, cukup lama hingga mereka sampai ke sebuah penjara yang jauh lebih baik dari pada penjaranya dulu.

 

Maaf sekali lagi ya kak, Aku lagi kena serangan PMS, jadi kepala cenat cenut, huah... ntar malam coba aku tulis lagi ya, aku kasih visual Drake ya

Drake

Terpopuler

Comments

moey

moey

ga gitu suka ama visualnya..kurang sangar..tp suka banget sm ceritanya😍😍😍

2021-12-20

0

Ika Nasution

Ika Nasution

menurutku,aktor korea kurang cocok jd visual cerita ini,kesan seramnya ga dpat😅maaf ya thor,aku bayangkn sesuai imajinasi sendiri,tp utk jalan cerita dan penulisan muaaatapp👍👍

2021-09-17

1

Ayu Mubarok

Ayu Mubarok

oi.. earth pirapat..

2021-06-23

0

lihat semua
Episodes
1 1 - Kehidupan Setelah Kau Pergi.
2 2. Bianca
3 3. Apa kau melihat Bianca di sana?
4 4. Penyelamatan yang tak terduga.
5 5. Penyelamatan -2
6 6. Penyelamatan-3
7 7.
8 8.
9 9.
10 10.
11 11.
12 12.
13 13.
14 14.
15 15.
16 16.
17 17.
18 18.
19 19.
20 20
21 21
22 22.
23 23
24 24
25 25
26 26.
27 27. Perasaan yang Nyeri
28 28. Pria yang sungguh menarik
29 29 - Pandangan yang bersatu walau jarak begitu jauh
30 30 - Bahkan bersamanya dia tetap tersiksa.
31 31 - Tatapan penuh arti.
32 32 - Aku ingin tahu kenapa dia mencari masalah denganku?
33 33 -
34 34 - Mungkin kesamaan hidup yang membuat dia merasakan begitu
35 35 - Sentuhan yang membungkam.
36 36. Anda belum bisa membiarkan Nona keluar dari pulau.
37 37. Wanita yang tak pantas mencintai siapa pun di dunia ini.
38 38. Perlakuan hangat dari seseorang yang dingin.
39 39. Mungkin karena aku menyukaimu.
40 40 - Kau suka Helikopter atau Kapal?
41 41. Wanita yang begitu anggun.
42 42. Ada kapal yang mengikuti kita.
43 43. Bahkan dia tak rela menyerahkan dirinya pada Rain.
44 44. Menangis dalam kegelapan.
45 45. Aku tak akan membuatmu bisa tidur dengan nyenyak.
46 46. Ma, kita akan pergi bersama dan bahagia dia sana.
47 47. Aku doakan hidupmu berjalan dengan baik ke depannya.
48 48. Aku ingin denganmu, tapi tak begini caranya.
49 49. Kau punya ibuku, aku punya informasinya.
50 50. Perjalanan panjang untuk berpisah dengan hati.
51 51. Tak perlu repot-repot, kita akan mati bersama.
52 52. Saranku! kuatkan dirimu, kau tak tahu apa yang terjadi ke depannya.
53 53. Ibu Anda sudah lama meninggal.
54 54.
55 55.
56 56. Kau harus bisa membuat semua orang ada dipihak mu.
57 57. Beri dia hukuman yang sama yang dia lakukan pada Bianca.
58 58.
59 59. Apa yang ingin kau lakukan?
60 60. Kesenangan dan semangat yang telah lama hilang.
61 61. Melelehkan segalanya.
62 62. Dia hanya memanfaatkannya saja.
63 63. Kapan kau izinkan kau pulang?
64 64. Kemana wanita itu? dia sudah kehilangannya.
65 65. Aku juga tak main-main.
66 66.
67 67. Jika ingin bersama, jangan menyiksa diri untuk berpisah.
68 68. Dia yang memilih untuk pergi.
69 69. Bagaimana jika aku lupa bahwa aku sedang pura-pura mencintaimu?
70 70.
71 71. Kebahagian yang berpihak padanya
72 72. Selamat datang di perusahaan kami.
73 73. Sekarang kau sudah jadi milikku, jangan coba-coba pergi dariku.
74 74. Menikah dulu saja, setelahnya kita hadapi berdua.
75 75.
76 76.
77 77. Biar dia tahu sendiri, aku siapa?
78 78. Akan aku serahkan semuanya pada istriku.
79 79.
80 80.
81 81.
82 82.
83 83.
84 84
85 85.
86 86.
87 87.
88 88. wanita dari masa lalu.
89 89. Bagaimana Bisa Kau melakukan hal ini.
90 90.
91 91. Sampel DNA
92 92. Ayah, makan bersama?
93 93. Aku tak ingin berbohong padamu Bianca.
94 94 -
95 95. Ma ...
96 96. Kau yang membuat dirinya.
97 97. Dan Ibunya adalah?
98 98. Dia harus sembuh.
99 99. Mereka akan menanganinya.
100 100. Rela melepaskan.
101 101. Pergi!
102 102.
103 103.
104 104. Antarkan aku pulang.
105 105. Kabar mengejutkan (1)
106 106. Kabar mengejutkan (2)
107 107. Rasa sakit yang terpatri nyata.
108 108. Dia tak sendiri.
109 109. Aku tak akan melakukannya.
110 110. Kapan kau datang?
111 111. Akhirnya bagaimana? dia tak tahu.
112 112. Kita harus pergi sekarang.
113 113. Wanita yang seumur hidup tak ingin dia lihat.
114 114. Aku merindukan suaramu.
115 115.
116 116.
117 117.
118 118.
119 119.
120 120.
121 121.
122 122.
123 123.
124 124.
125 125.
126 126.
127 127.
128 128.
129 129.
130 130.
131 131.
132 132.
133 133
134 134.
135 135.
136 136.
137 137.
138 138.
139 139.
140 140.
141 141.
142 142.
143 143.
144 144.
145 145
146 146.
147 147.
148 148.
149 149.
150 150.
151 151.
152 152.
153 153.
154 154.
155 155.
156 156.
157 157.
158 158.
159 159.
160 160.
161 161.
162 162.
163 163
164 164.
165 165.
166 166.
167 167.
168 168.
169 169.
170 170
171 171.
172 172.
173 173.
174 174.
175 175.
176 176.
177 177.
178 178.
179 179.
180 180.
181 181.
182 182.
183 183.
184 184.
185 185.
186 186.
187 187.
188 188.
189 189
190 190
191 191
192 192
193 193
194 194.
195 195.
196 196
197 195
198 198
199 199
200 200
201 201
202 202
203 203
204 204
205 205
206 206.
207 207. Another Day with Another Rain.
208 208.
209 209
210 210.
211 211.
212 212.
213 213. Ending
214 214. Salam Perpisahan.
215 pengumuman Cerita Baru.
Episodes

Updated 215 Episodes

1
1 - Kehidupan Setelah Kau Pergi.
2
2. Bianca
3
3. Apa kau melihat Bianca di sana?
4
4. Penyelamatan yang tak terduga.
5
5. Penyelamatan -2
6
6. Penyelamatan-3
7
7.
8
8.
9
9.
10
10.
11
11.
12
12.
13
13.
14
14.
15
15.
16
16.
17
17.
18
18.
19
19.
20
20
21
21
22
22.
23
23
24
24
25
25
26
26.
27
27. Perasaan yang Nyeri
28
28. Pria yang sungguh menarik
29
29 - Pandangan yang bersatu walau jarak begitu jauh
30
30 - Bahkan bersamanya dia tetap tersiksa.
31
31 - Tatapan penuh arti.
32
32 - Aku ingin tahu kenapa dia mencari masalah denganku?
33
33 -
34
34 - Mungkin kesamaan hidup yang membuat dia merasakan begitu
35
35 - Sentuhan yang membungkam.
36
36. Anda belum bisa membiarkan Nona keluar dari pulau.
37
37. Wanita yang tak pantas mencintai siapa pun di dunia ini.
38
38. Perlakuan hangat dari seseorang yang dingin.
39
39. Mungkin karena aku menyukaimu.
40
40 - Kau suka Helikopter atau Kapal?
41
41. Wanita yang begitu anggun.
42
42. Ada kapal yang mengikuti kita.
43
43. Bahkan dia tak rela menyerahkan dirinya pada Rain.
44
44. Menangis dalam kegelapan.
45
45. Aku tak akan membuatmu bisa tidur dengan nyenyak.
46
46. Ma, kita akan pergi bersama dan bahagia dia sana.
47
47. Aku doakan hidupmu berjalan dengan baik ke depannya.
48
48. Aku ingin denganmu, tapi tak begini caranya.
49
49. Kau punya ibuku, aku punya informasinya.
50
50. Perjalanan panjang untuk berpisah dengan hati.
51
51. Tak perlu repot-repot, kita akan mati bersama.
52
52. Saranku! kuatkan dirimu, kau tak tahu apa yang terjadi ke depannya.
53
53. Ibu Anda sudah lama meninggal.
54
54.
55
55.
56
56. Kau harus bisa membuat semua orang ada dipihak mu.
57
57. Beri dia hukuman yang sama yang dia lakukan pada Bianca.
58
58.
59
59. Apa yang ingin kau lakukan?
60
60. Kesenangan dan semangat yang telah lama hilang.
61
61. Melelehkan segalanya.
62
62. Dia hanya memanfaatkannya saja.
63
63. Kapan kau izinkan kau pulang?
64
64. Kemana wanita itu? dia sudah kehilangannya.
65
65. Aku juga tak main-main.
66
66.
67
67. Jika ingin bersama, jangan menyiksa diri untuk berpisah.
68
68. Dia yang memilih untuk pergi.
69
69. Bagaimana jika aku lupa bahwa aku sedang pura-pura mencintaimu?
70
70.
71
71. Kebahagian yang berpihak padanya
72
72. Selamat datang di perusahaan kami.
73
73. Sekarang kau sudah jadi milikku, jangan coba-coba pergi dariku.
74
74. Menikah dulu saja, setelahnya kita hadapi berdua.
75
75.
76
76.
77
77. Biar dia tahu sendiri, aku siapa?
78
78. Akan aku serahkan semuanya pada istriku.
79
79.
80
80.
81
81.
82
82.
83
83.
84
84
85
85.
86
86.
87
87.
88
88. wanita dari masa lalu.
89
89. Bagaimana Bisa Kau melakukan hal ini.
90
90.
91
91. Sampel DNA
92
92. Ayah, makan bersama?
93
93. Aku tak ingin berbohong padamu Bianca.
94
94 -
95
95. Ma ...
96
96. Kau yang membuat dirinya.
97
97. Dan Ibunya adalah?
98
98. Dia harus sembuh.
99
99. Mereka akan menanganinya.
100
100. Rela melepaskan.
101
101. Pergi!
102
102.
103
103.
104
104. Antarkan aku pulang.
105
105. Kabar mengejutkan (1)
106
106. Kabar mengejutkan (2)
107
107. Rasa sakit yang terpatri nyata.
108
108. Dia tak sendiri.
109
109. Aku tak akan melakukannya.
110
110. Kapan kau datang?
111
111. Akhirnya bagaimana? dia tak tahu.
112
112. Kita harus pergi sekarang.
113
113. Wanita yang seumur hidup tak ingin dia lihat.
114
114. Aku merindukan suaramu.
115
115.
116
116.
117
117.
118
118.
119
119.
120
120.
121
121.
122
122.
123
123.
124
124.
125
125.
126
126.
127
127.
128
128.
129
129.
130
130.
131
131.
132
132.
133
133
134
134.
135
135.
136
136.
137
137.
138
138.
139
139.
140
140.
141
141.
142
142.
143
143.
144
144.
145
145
146
146.
147
147.
148
148.
149
149.
150
150.
151
151.
152
152.
153
153.
154
154.
155
155.
156
156.
157
157.
158
158.
159
159.
160
160.
161
161.
162
162.
163
163
164
164.
165
165.
166
166.
167
167.
168
168.
169
169.
170
170
171
171.
172
172.
173
173.
174
174.
175
175.
176
176.
177
177.
178
178.
179
179.
180
180.
181
181.
182
182.
183
183.
184
184.
185
185.
186
186.
187
187.
188
188.
189
189
190
190
191
191
192
192
193
193
194
194.
195
195.
196
196
197
195
198
198
199
199
200
200
201
201
202
202
203
203
204
204
205
205
206
206.
207
207. Another Day with Another Rain.
208
208.
209
209
210
210.
211
211.
212
212.
213
213. Ending
214
214. Salam Perpisahan.
215
pengumuman Cerita Baru.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!