"Pagi Om!" sapa Nia .
"Hehe pagi Nia sayang, kamu kok bangunnya pagi sekali?" tanya Indra.
"Nia sama Mbok Nah kan selalu bangun pagi-pagi Om. Habis sholat subuh, kita membersihkan meja makan dan menyiapkan sarapan untuk Mama Laura, Kak Resi, Kak Rangga, dan Kak Rina. Habis itu baru siap-siap berangkat sekolah deh Om!" jawab Nia polos.
"Nia disini Nia nggak harus melakukan semua pekerjaan itu lagi yam Nia disini cuma perlu rajin belajar, supaya pintar." ucap Indra sedih mendengar perkataan Nia .
'Hm liat saja Wahyu, apa yang akan aku lakukan pada kalian hari ini. tunggu saja.' Batin Indra marah.
"Iya Om, nia pasti belajar yang rajin kok. Kan Nia mau cepat besar, supaya bisa bekerja. Kalau Nia sudah bekerja, Nia nggak ngerepotin Om Indra sama mama Hani lagi." jawab Nia polos sambil tertawa.
"Hehe Nia nggak ngerepotin Om sama Mama Hani kok. Itu sudah tugas kami untuk mengurus Nia." Jawab Indra sambil membelai kepala Nia."Ini susu untuk Nia. Mulai sekarang Nia boleh minum susu tiap pagi." kata mbok Nah yang membawa segelas susu.
"Wah Nia boleh minum susu coklat, Mbok?" tanya nia girang.
"Iya kemarin Om Indra yang beliin susu coklat kesukaan Nia. Jadi mulai hari ini, Mbok akan siapkan susu coklat untuk Nia setiap pagi" ucap mbok Nah ikut senang melihat Nia yang juga senang .
"Makasih Om Indra, tiba-tiba Nia memeluk Indra dengan gembira.
Indra yang dipeluk Nia jadi kaget, tapi membalas pelukan Nia dan mencium pipinya.
"Iya. sekarang Nia harus rajin minum susu biar kuat dan cepat besar".
"Iya!"
Hani yang baru bangun, keluar karena mendengar keramaian di ruang makan.
"Hei semua sudah bangun, aku telat ya!" sapa Hani tertawa .
"Pagi Han" sapa Indra.
"Pagi juga Ndra, pagi semua!"
"Non Hani mau minum apa?" tanya mbok Nah.
"Teh manis anget aja mbok" jawab Hani.
"Kamu belum mandi Han?" tanya Indra .
"Iya. Aku mandi dan siap-siap dulu ya Ndra, sorry hawa desa buat aku tidur pulas. Hahaha" jawab Hani tertawa sumringah.
"Ya sudah sana cepat, nanti kita kesiangan loh" saran Indra .
Hani pun langsung berlari kecil menuju kamar mandi dan bersiap siap. Indra melihat Nia yang sedang meminum susunya dengan wajah terlihat puas dan senang.
'Maafkan aku Fir, karena sudah membuat putrimu seperti itu.. Aku janji mulai sekarang aku akan terus menjaga dan mengawasinya. Kamu disana tenang saja ya, adikku'. batin Indra pilu.
Tak lama, Mbok Nah sudah kembali membawa nampan berisi nasi dan lauk pauk untuk mereka sarapan. Hani pun sudah kembali menuju meja makan dan duduk disebelah Nia.
"Susunya enak, Nia?" tanya Hani.
"Enak ma! Nia suka susu coklat! Om Indra yang belikan susu coklat untuk Nia." jawab Nia senang.
"Iya minumnya pelan pelan saja sayang " jawab Hani ikut bahagia.
Setelah selesai sarapan, Hani dan Indra bersiap untuk kembali ke jakarta. Sebelum meninggalkan putri kesayangannya itu, Hani berpesan kepada Nia,
"Nia harus nurut sama Mbok Nah ya, jangan nakal."
"Iya ma, mama nanti kesini lagi kan?" tanya Nia.
"Mama pasti datang lagi sayang. Sekarang mama harus kerja dulu. Mama berangkat dulu ya. Mbok Nah saya pamit dulu ya" pamit Hani.
Dan Indra juga berpamitan, lalu mereka memasuki mobil yang diparkir di halaman depan rumah tersebut dan langsung meluncur kembali menuju Jakarta.
###
"Nia ayo pakai seragam sekolahnya, nanti telat!" ajak mbok
"Nia sudah bisa sekolah ya mbok?" tanya Nia.
"Iya, makanya ayo cepetan!" ajak mbok Nah.
Setelah selesai bersiap dan memakai seragam, Mbok Nah menggandeng Nia menuju sekolah barunya. Mereka berangkat berjalan kaki karena letak sekolahan tidak begitu jauh dari rumah mereka.
###
Pagi hari di rumah Wahyu, telah terjadi pertengkaran hebat. Wahyu yang sampai di rumah saat subuh dini hari, diberitahu oleh istrinya bahwa tiga hari ini Mbok Nah dan Nia tidak pulang kerumah.
"Mama ini gimana sih, ngurus dua orang begitu saja kok nggak bisa! Kok bisa mereka sampai kabur begitu!" bentak Wahyu.
"Kok papa marahin mama, bukan salah mama kalau mereka kabur! Memang mama bodyguardnya mereka yang harus selalu mengawal!" balas Laura tak mau kalah kerasnya.
"Semua ini salah mama! Kalau mama tak kejam terhadap Nia, mana mungkin mereka minggat dari rumah ini! Kalau sampai si Indra tahu mereka tidak berada di rumah ini, ****** kita ma!" bentak Wahyu geram.
"Pa, kalau gitu buruan cepat cari mereka!" Laura ketakutan saat suaminya menyebut Indra.
"Cari, cari, emang cari kemana, enak sekali mama nyuruh papa cari, semua ini karena ulah mama!" Wahyu masih marah dan menyalahkan istrinya.
"Udah lah pa, sudah terlanjur juga! Lebih baik kita cari si Nia. Jangan sampai si Indra mengetahui kalau Nia kabur dari rumah ini." ucap Laura dalam kebingungan.
"Sekarang gimana? Kita mau cari Nia kemana, apa mama tahu kira-kira mereka kabur kemana?" tanya Wahyu lemas.
"Mama juga nggak tahu mereka kemana, karena mereka nggak punya uang, juga gak punya kenalan di Jakarta, apa mereka ke rumah Indra?" tanya Laura.
"Kalau benar mereka ke rumah Indra, sudah pasti dari kemarin si Indra akan datang dan memaki mama!" jawab ketus Wahyu.
"Benar sih.. Kalau mereka ke tempat Indra, pasti dari kemarin Indra sudah datang kemari" gumam Laura kebingungan.
"Lalu mereka kabur kemana dong. Pakaian dan barang mereka masih ada di dalam kamar, gaji Mbok Nah juga sudah lima bulan tidak aku berikan!" ucap Laura.
"Nggak tau, papa juga bingung ini." jawab Wahyu masih dalam keadaan marah.
"Sudah kita diam saja pa, toh si Indra juga nggak tau kalau mereka sudah tidak disini" .
"Pa, nanti papa di kantor bertingkah seperti biasa saja, nggak usah cemas, pura-pura tidak ada masalah dirumah kita." saran Laura.
"Baiklah, kita lihat saja. Semoga Indra beneran nggak tahu." harap Wahyu masih cemas memikirkan tindakan apa yang akan dilakukan Indra jika mengetahui sang ahli waris hilang dari rumahnya ini.
"Sudah mama siapin sarapan papa dulu. Papa mah siap-siap ke kantor!" perintah Wahyu.
Laura pun keluar dari kamar menuju dapur,membuatkan kopi dan susu untuk suami dan anak-anaknya sarapan. Sejak ditinggal Mbok Nah dan Nia, Laura cuma menyiapkan susu atau pesan makanan delivery untuk mereka makan.
Setelah siap, minuman tersebut dibawa ke ruang makan. Disana sudah ada Rina dengan wajah kusut, Rangga yang santai saja, dan Resi yang cemberut.
"Ma, masa sarapannya susu lagi sih!" celoteh Resi yang melihat mama nya membawa nampan berisi susu dan kopi.
"Sudah diam, minum saja! Nanti kalian sarapan di kantin sekolah saja", jawab Laura .
"Kalau gitu nambah uang jajan nya ma!" jawab Resi cepat.
"Iya nanti minta sama papa!".
Tidak lama Wahyu turun dari lantai dua menuju meja makan. Dilihat anak-anaknya sudah duduk manis disana.
"Loh sarapan nya mana Ma?" tanya Wahyu sambil memandangi segelas kopi .
"Sudah papa nanti sarapan di kantin kantor saja, nggak usah rewel!" jawab Laura ketus.
"Ya sudah." jawab Wahyu lelah ribut dari subuh.
"Pa, tambah uang jajan dong, kan kami sekarang harus sarapan di kantin." ucap Resi .
Wahyu membuka dompet dan mengambil selembar 100 ribuan, diserahkan ke Resi.
"Itu buat bertiga. Jadi harus dibagi ya Res !"
"Oke pa, makasih ya." jawab Resi senang.
"Res, sini jatah aku mana?" tanya Rina.
"Ih sabar dong! Nanti aku yang traktir saja di kantin sekolah kak!" jawab Resi sambil memasukan uang kedalam saku kemeja sekolahnya.
"Nggak, sini uangnya aja buat aku".
"Ih. Sabar napa." kata Resi mulai emosi.
"Sudah jangan ribut, papa pusin dengarnya!" bentak Wahyu sambil meninggalkan meja makan menuju keluar.
"Tuh kan.. Kak Rina sih, papa jadi marah kan." ucap Resi mencibirkan bibirnya.
"Sudah jangan berantem, uang tadi bagi tiga Res. Awas kalau tidak!" ancam Laura sambil melototi putri bungsunya.
"Iya ma," jawab Resi akhirnya.
Kami pamit dulu ma akhirnya serempak tiga anak tersebut berpamitan ke sekolah.
###
Di ruang kelas di sekolah barunya, Nia berdiri disamping wali kelasnya yang baru.
"Anak-anak, perkenalkan teman baru kalian, namanya Fania Subroto. Ibu harap kalian bisa membantu Fania untuk dapat mengikuti pelajaran di kelas kita dan berteman baik ya!" ucap Bu Wulan guru kelas Nia yang baru.
"Iyaa Bu Guru." jawab para murid serempak.
"Fania, kamu bisa duduk di kursi sebelah Arum ya,sambil menunjuk ke arah Arum!" perintah Bu Wulan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 298 Episodes
Comments
🍡
jalan kaki 15 menit kalo menurut ku lumayan jauh ya 🤣 aku kadang kesekolah / pulang jalan kaki, ±400 meter 5-7 menit
kalo 15 menit berarti ±1 KM ya?
2024-11-30
0
🍡
Woy! Edan 😭
2024-11-30
0
Graselda
aduh pelit ya masak 100rb bagi 3 wkwkw
2023-04-05
0