PART 16

"Pagi Om!" sapa Nia .

"Hehe pagi Nia sayang, kamu kok bangunnya pagi sekali?"  tanya Indra.

"Nia sama Mbok Nah kan selalu bangun pagi-pagi Om. Habis sholat subuh, kita membersihkan meja makan dan menyiapkan sarapan untuk Mama Laura, Kak Resi, Kak Rangga, dan Kak Rina. Habis itu baru siap-siap berangkat sekolah deh Om!"  jawab Nia polos.

"Nia disini Nia nggak harus melakukan semua pekerjaan itu lagi yam Nia disini cuma perlu rajin belajar, supaya pintar." ucap Indra sedih mendengar perkataan Nia .

'Hm liat saja Wahyu, apa yang akan aku lakukan pada kalian hari ini. tunggu saja.' Batin Indra marah.

"Iya Om, nia pasti belajar yang rajin kok. Kan Nia mau cepat besar, supaya bisa bekerja. Kalau Nia sudah bekerja, Nia nggak ngerepotin Om Indra sama mama Hani lagi." jawab Nia polos sambil tertawa.

"Hehe Nia nggak ngerepotin Om sama Mama Hani kok. Itu sudah tugas kami untuk mengurus Nia." Jawab Indra sambil membelai kepala Nia."Ini susu untuk Nia. Mulai sekarang Nia boleh minum susu tiap pagi." kata mbok Nah yang membawa segelas susu.

"Wah Nia boleh minum susu coklat, Mbok?"  tanya nia girang.

"Iya kemarin Om Indra yang beliin susu coklat kesukaan Nia. Jadi mulai hari ini, Mbok akan siapkan susu coklat untuk Nia setiap pagi" ucap mbok Nah ikut senang melihat Nia yang juga senang .

"Makasih Om Indra, tiba-tiba Nia memeluk Indra dengan gembira. 

Indra yang dipeluk Nia jadi kaget, tapi membalas pelukan Nia dan mencium pipinya.

"Iya. sekarang Nia harus rajin minum susu biar kuat dan cepat besar".

"Iya!"

Hani yang baru bangun, keluar karena mendengar keramaian di ruang makan.

"Hei semua sudah bangun, aku telat ya!" sapa Hani tertawa .

"Pagi Han" sapa Indra.

"Pagi juga Ndra, pagi semua!"

"Non Hani mau minum apa?" tanya mbok Nah. 

"Teh manis anget aja mbok"  jawab Hani.

"Kamu belum mandi Han?" tanya Indra .

"Iya. Aku mandi dan siap-siap dulu ya Ndra, sorry hawa desa buat aku tidur pulas. Hahaha" jawab Hani tertawa sumringah.

"Ya sudah sana cepat, nanti kita kesiangan loh" saran Indra .

Hani pun langsung berlari kecil menuju kamar mandi dan bersiap siap. Indra melihat Nia yang sedang meminum susunya dengan wajah terlihat puas dan senang.

'Maafkan aku Fir, karena sudah membuat putrimu seperti itu.. Aku janji mulai sekarang aku akan terus menjaga dan mengawasinya. Kamu disana tenang saja ya, adikku'. batin Indra pilu.

Tak lama, Mbok Nah sudah kembali membawa nampan berisi nasi dan lauk pauk untuk mereka sarapan. Hani pun sudah kembali menuju meja makan dan duduk disebelah Nia.

"Susunya enak, Nia?" tanya Hani.

"Enak ma! Nia suka susu coklat! Om Indra yang belikan susu coklat untuk Nia." jawab  Nia senang.

"Iya minumnya pelan pelan saja sayang " jawab Hani ikut bahagia.

Setelah selesai sarapan, Hani dan Indra bersiap untuk kembali ke jakarta. Sebelum meninggalkan putri kesayangannya itu, Hani berpesan kepada Nia,

"Nia harus nurut sama Mbok Nah ya, jangan nakal."

"Iya ma, mama nanti kesini lagi kan?" tanya Nia.

"Mama pasti datang lagi sayang. Sekarang mama harus kerja dulu. Mama berangkat dulu ya. Mbok Nah saya pamit dulu ya" pamit Hani.

Dan Indra juga berpamitan, lalu mereka memasuki mobil yang diparkir di halaman depan rumah tersebut dan langsung meluncur kembali menuju Jakarta.

###

"Nia ayo pakai seragam sekolahnya, nanti telat!" ajak mbok

"Nia sudah bisa sekolah ya mbok?" tanya Nia.

"Iya, makanya ayo cepetan!" ajak mbok Nah. 

Setelah selesai bersiap dan memakai seragam, Mbok Nah menggandeng Nia menuju sekolah barunya. Mereka berangkat berjalan kaki karena letak sekolahan tidak begitu jauh dari rumah mereka.

###

Pagi hari di rumah Wahyu, telah terjadi pertengkaran hebat. Wahyu yang sampai di rumah saat subuh dini hari, diberitahu oleh istrinya bahwa tiga hari ini Mbok Nah dan Nia tidak pulang kerumah.

"Mama ini gimana sih, ngurus dua orang begitu saja kok nggak bisa! Kok bisa mereka sampai kabur begitu!" bentak Wahyu.

"Kok papa marahin mama, bukan salah mama kalau mereka kabur! Memang mama bodyguardnya mereka yang harus selalu mengawal!" balas Laura tak mau kalah kerasnya. 

"Semua ini salah mama! Kalau mama tak kejam terhadap Nia, mana mungkin mereka minggat dari rumah ini! Kalau sampai si Indra tahu mereka tidak berada di rumah ini, ****** kita ma!" bentak  Wahyu geram. 

"Pa, kalau gitu buruan cepat cari mereka!" Laura ketakutan saat suaminya menyebut Indra.

"Cari, cari, emang cari kemana, enak sekali mama nyuruh papa cari, semua ini karena ulah mama!" Wahyu masih marah dan menyalahkan istrinya. 

"Udah lah pa, sudah terlanjur juga! Lebih baik kita cari si Nia. Jangan sampai si Indra mengetahui kalau Nia kabur dari rumah ini." ucap Laura dalam kebingungan.

"Sekarang gimana? Kita mau cari Nia kemana, apa mama tahu kira-kira mereka kabur kemana?" tanya Wahyu lemas. 

"Mama juga nggak tahu mereka kemana, karena mereka nggak punya uang, juga gak punya kenalan di Jakarta, apa mereka ke rumah Indra?" tanya Laura.

"Kalau benar mereka ke rumah Indra, sudah pasti dari kemarin si Indra akan datang dan memaki mama!"  jawab ketus Wahyu.

"Benar sih.. Kalau mereka ke tempat Indra, pasti dari kemarin Indra sudah datang kemari" gumam Laura kebingungan.

"Lalu mereka kabur kemana dong. Pakaian dan barang mereka masih ada di dalam kamar, gaji Mbok Nah juga sudah lima bulan tidak aku berikan!" ucap Laura.

"Nggak tau, papa juga bingung ini."  jawab Wahyu masih dalam keadaan marah. 

"Sudah kita diam saja pa, toh si Indra juga nggak tau kalau mereka sudah tidak disini" .

"Pa, nanti papa di kantor bertingkah seperti biasa saja, nggak usah cemas, pura-pura tidak ada masalah  dirumah kita." saran Laura.

"Baiklah, kita lihat saja. Semoga Indra beneran nggak tahu." harap Wahyu masih cemas memikirkan tindakan apa yang akan dilakukan Indra jika mengetahui sang ahli waris hilang dari rumahnya ini. 

"Sudah mama siapin sarapan papa dulu. Papa mah siap-siap ke kantor!" perintah Wahyu.

 Laura pun keluar dari kamar menuju dapur,membuatkan kopi dan susu untuk suami dan anak-anaknya sarapan. Sejak ditinggal Mbok Nah dan Nia, Laura cuma menyiapkan susu atau pesan makanan delivery untuk mereka makan. 

Setelah siap, minuman tersebut dibawa ke ruang makan. Disana sudah ada Rina dengan wajah kusut, Rangga yang santai saja, dan Resi yang cemberut.

"Ma, masa sarapannya susu lagi sih!" celoteh Resi yang melihat mama nya membawa nampan berisi susu dan kopi.

"Sudah diam, minum saja! Nanti kalian sarapan di kantin sekolah saja", jawab  Laura .

"Kalau gitu nambah uang jajan nya ma!" jawab Resi cepat.

"Iya nanti minta sama papa!".

Tidak lama Wahyu turun dari lantai dua menuju meja makan. Dilihat anak-anaknya sudah duduk manis disana.

"Loh sarapan nya mana Ma?" tanya Wahyu sambil memandangi segelas kopi .

"Sudah papa nanti sarapan di kantin kantor saja, nggak usah rewel!" jawab Laura ketus.

"Ya sudah."  jawab Wahyu lelah ribut dari subuh.

"Pa, tambah uang jajan dong, kan kami sekarang harus sarapan di kantin." ucap Resi .

Wahyu membuka dompet dan mengambil selembar 100 ribuan, diserahkan ke Resi.

"Itu buat bertiga. Jadi harus dibagi ya Res !"

"Oke pa, makasih ya."  jawab Resi senang.

"Res, sini jatah aku mana?" tanya Rina.

"Ih sabar dong! Nanti aku yang traktir saja di kantin sekolah kak!" jawab Resi sambil memasukan uang kedalam saku kemeja sekolahnya.

"Nggak, sini uangnya aja buat aku".

"Ih. Sabar napa." kata Resi mulai emosi.

"Sudah jangan ribut, papa pusin dengarnya!" bentak Wahyu sambil meninggalkan meja makan menuju keluar.

"Tuh kan.. Kak Rina sih, papa jadi marah kan." ucap Resi mencibirkan bibirnya.

"Sudah jangan berantem, uang tadi bagi tiga Res. Awas kalau tidak!" ancam Laura sambil melototi putri bungsunya.

"Iya ma," jawab Resi akhirnya.

Kami pamit dulu ma akhirnya serempak tiga anak tersebut berpamitan ke sekolah. 

###

Di ruang kelas di sekolah barunya, Nia berdiri disamping wali kelasnya yang baru.

"Anak-anak, perkenalkan teman baru kalian, namanya Fania Subroto. Ibu harap kalian bisa membantu Fania untuk dapat mengikuti pelajaran di kelas kita dan berteman baik ya!" ucap Bu Wulan guru kelas Nia yang baru.

"Iyaa Bu Guru." jawab para murid serempak.

"Fania, kamu bisa duduk di kursi sebelah Arum ya,sambil menunjuk ke arah Arum!" perintah Bu Wulan.

Terpopuler

Comments

🍡

🍡

jalan kaki 15 menit kalo menurut ku lumayan jauh ya 🤣 aku kadang kesekolah / pulang jalan kaki, ±400 meter 5-7 menit

kalo 15 menit berarti ±1 KM ya?

2024-11-30

0

🍡

🍡

Woy! Edan 😭

2024-11-30

0

Graselda

Graselda

aduh pelit ya masak 100rb bagi 3 wkwkw

2023-04-05

0

lihat semua
Episodes
1 PART 1
2 PART 2
3 PART 3
4 PART 4
5 PART 5
6 PART 6
7 PART 7
8 PART 8
9 PART 9
10 PART 10
11 PART 11
12 PART 12
13 PART 13
14 PART 14
15 PART 15
16 PART 16
17 PART 17
18 PART 18
19 PART 19
20 PART 20
21 PART 21
22 PART 22
23 PART 23
24 PART 24
25 PART 25
26 PART 26
27 PART 27
28 PART 28
29 PART 29
30 PART 30
31 PART 31
32 PART 32
33 PART 33
34 PART 34
35 PART 35
36 PART 36
37 PART 37
38 PART 38
39 PART 39
40 PART 40
41 PART 41
42 PART 42
43 PART 43
44 PART 44
45 PART 45
46 PART 46
47 PART 47
48 PART 48
49 PART 49
50 Part 50
51 PART 51
52 PART 52
53 PART 53
54 Part 54
55 PART 55
56 PART 56
57 PART 57
58 PART 58
59 PART 59
60 PART 60
61 PART 61
62 PART 62
63 PART 63
64 PART 64
65 PART 65
66 PART 66
67 PART 67
68 PART 68
69 PART 69
70 PART 70
71 PART 71
72 PART 72
73 PART 73
74 PART 74
75 PART 75
76 PART 76
77 PART 77
78 PART 78
79 PART 79
80 PART 80
81 PART 81
82 PART 82
83 PART 83
84 PART 84
85 PART 85
86 PART 86
87 PART 87
88 PART 88
89 PART 89
90 PART 90
91 PART 91
92 PART 92
93 PART 93
94 PART 94
95 PART 95
96 PART 96
97 PART 97
98 PART 98
99 PART 99
100 PART 100
101 PART 101
102 PART 102
103 PART 103
104 PART 104
105 PART 105
106 PART 106
107 iklan karya kedua: ANGSA PUTIH
108 PART 107
109 PART 108
110 PART 109
111 PART 110
112 PART 111
113 PART 112
114 PART 113
115 PART 114
116 PART 115
117 PART 116
118 PART 117
119 PART 118
120 PART 119
121 PART 120
122 PART 121
123 PART 122
124 PART 123
125 PART 124
126 PART 125
127 PART 126
128 PART 127
129 PART 128
130 PART 129
131 PART 130
132 PART 131
133 PART 132
134 PART 133
135 PART 134
136 PART 135
137 PART 136
138 PART 137 + visual Nia
139 PART 138
140 PART 139
141 PART 140
142 PART 141
143 PART 142
144 PART 143
145 PART 144
146 PART 145
147 PART 146
148 PART 147
149 PART 148
150 PART 149
151 PART 150
152 PART 151
153 PART 152
154 PART 153
155 PART 154
156 PART 155
157 PART 156
158 PART 157
159 PART 158
160 PART 159
161 PART 160
162 PART 161
163 PART 162
164 PART 163
165 PART 164
166 PART 165
167 PART 166
168 PART 167
169 PART 168
170 PART 169
171 PART 170
172 PART 171
173 PART 172
174 PART 173
175 PART 174
176 PART 175
177 PART 176
178 PART 177
179 PART 178
180 PART 179
181 PART 180
182 PART 181
183 PART 182
184 PART 183
185 PART 184
186 PART 185
187 PART 186
188 PART 187
189 PART 188
190 PART 189
191 PART 190
192 PART 191
193 PART 192
194 PART 193
195 PART 194
196 PART 195
197 PART 196
198 PART 197
199 PART 198
200 PART 199
201 PART 200 + visual Wawan
202 PART 201
203 PART 202
204 PART 203 + visual Fernandez
205 PART 204 + visual Rey
206 PART 205
207 PART 206
208 PART 207
209 PART 208
210 PART 209
211 PART 210
212 PART 211
213 PART 212
214 PART 213
215 PART 214
216 PART 215
217 PART 216+ Visual Nia, Arum, dan Syam
218 PART 217
219 PART 218
220 PART 219
221 PART 220
222 PART 221
223 PART 222
224 PART 223
225 PART 224
226 PART 225
227 PART 226
228 PART 227
229 PART 228
230 PART 229
231 PART 230
232 PART 231
233 PART 232
234 PART 233
235 PART 234
236 PART 235
237 PART 236
238 PART 237
239 PART 238
240 PART 239
241 PART 240
242 PART 241
243 PART 242
244 PART 243
245 PART 244
246 PART 245
247 PART 246
248 PART 247
249 PART 248
250 PART 249
251 PART 250
252 PART 251
253 PART 252
254 PART 253
255 PART 254
256 PART 255
257 PART 256
258 PART 257
259 PART 258
260 PART 259
261 PART 260
262 PART 261
263 PART 262
264 PART 263
265 PART 264
266 PART 265
267 PART 266
268 PART 267
269 PART 268
270 PART 269
271 PART 270
272 PART 271
273 PART 272
274 PART 273
275 PART 274
276 PART 275
277 PART 276
278 PART 277
279 PART 278
280 PART 279
281 PART 280
282 PART 281
283 PART 282 + Visual Rina
284 PART 283
285 PART 284
286 PART 285
287 PART 286
288 PART 287
289 PART 288
290 PART 289
291 PART 290
292 PART 291
293 PART 292
294 PART 293
295 SPECIAL PART 1
296 SPECIAL PART 2
297 *iklan* MAHKOTA BUNGA
298 SPECIAL PART 3
Episodes

Updated 298 Episodes

1
PART 1
2
PART 2
3
PART 3
4
PART 4
5
PART 5
6
PART 6
7
PART 7
8
PART 8
9
PART 9
10
PART 10
11
PART 11
12
PART 12
13
PART 13
14
PART 14
15
PART 15
16
PART 16
17
PART 17
18
PART 18
19
PART 19
20
PART 20
21
PART 21
22
PART 22
23
PART 23
24
PART 24
25
PART 25
26
PART 26
27
PART 27
28
PART 28
29
PART 29
30
PART 30
31
PART 31
32
PART 32
33
PART 33
34
PART 34
35
PART 35
36
PART 36
37
PART 37
38
PART 38
39
PART 39
40
PART 40
41
PART 41
42
PART 42
43
PART 43
44
PART 44
45
PART 45
46
PART 46
47
PART 47
48
PART 48
49
PART 49
50
Part 50
51
PART 51
52
PART 52
53
PART 53
54
Part 54
55
PART 55
56
PART 56
57
PART 57
58
PART 58
59
PART 59
60
PART 60
61
PART 61
62
PART 62
63
PART 63
64
PART 64
65
PART 65
66
PART 66
67
PART 67
68
PART 68
69
PART 69
70
PART 70
71
PART 71
72
PART 72
73
PART 73
74
PART 74
75
PART 75
76
PART 76
77
PART 77
78
PART 78
79
PART 79
80
PART 80
81
PART 81
82
PART 82
83
PART 83
84
PART 84
85
PART 85
86
PART 86
87
PART 87
88
PART 88
89
PART 89
90
PART 90
91
PART 91
92
PART 92
93
PART 93
94
PART 94
95
PART 95
96
PART 96
97
PART 97
98
PART 98
99
PART 99
100
PART 100
101
PART 101
102
PART 102
103
PART 103
104
PART 104
105
PART 105
106
PART 106
107
iklan karya kedua: ANGSA PUTIH
108
PART 107
109
PART 108
110
PART 109
111
PART 110
112
PART 111
113
PART 112
114
PART 113
115
PART 114
116
PART 115
117
PART 116
118
PART 117
119
PART 118
120
PART 119
121
PART 120
122
PART 121
123
PART 122
124
PART 123
125
PART 124
126
PART 125
127
PART 126
128
PART 127
129
PART 128
130
PART 129
131
PART 130
132
PART 131
133
PART 132
134
PART 133
135
PART 134
136
PART 135
137
PART 136
138
PART 137 + visual Nia
139
PART 138
140
PART 139
141
PART 140
142
PART 141
143
PART 142
144
PART 143
145
PART 144
146
PART 145
147
PART 146
148
PART 147
149
PART 148
150
PART 149
151
PART 150
152
PART 151
153
PART 152
154
PART 153
155
PART 154
156
PART 155
157
PART 156
158
PART 157
159
PART 158
160
PART 159
161
PART 160
162
PART 161
163
PART 162
164
PART 163
165
PART 164
166
PART 165
167
PART 166
168
PART 167
169
PART 168
170
PART 169
171
PART 170
172
PART 171
173
PART 172
174
PART 173
175
PART 174
176
PART 175
177
PART 176
178
PART 177
179
PART 178
180
PART 179
181
PART 180
182
PART 181
183
PART 182
184
PART 183
185
PART 184
186
PART 185
187
PART 186
188
PART 187
189
PART 188
190
PART 189
191
PART 190
192
PART 191
193
PART 192
194
PART 193
195
PART 194
196
PART 195
197
PART 196
198
PART 197
199
PART 198
200
PART 199
201
PART 200 + visual Wawan
202
PART 201
203
PART 202
204
PART 203 + visual Fernandez
205
PART 204 + visual Rey
206
PART 205
207
PART 206
208
PART 207
209
PART 208
210
PART 209
211
PART 210
212
PART 211
213
PART 212
214
PART 213
215
PART 214
216
PART 215
217
PART 216+ Visual Nia, Arum, dan Syam
218
PART 217
219
PART 218
220
PART 219
221
PART 220
222
PART 221
223
PART 222
224
PART 223
225
PART 224
226
PART 225
227
PART 226
228
PART 227
229
PART 228
230
PART 229
231
PART 230
232
PART 231
233
PART 232
234
PART 233
235
PART 234
236
PART 235
237
PART 236
238
PART 237
239
PART 238
240
PART 239
241
PART 240
242
PART 241
243
PART 242
244
PART 243
245
PART 244
246
PART 245
247
PART 246
248
PART 247
249
PART 248
250
PART 249
251
PART 250
252
PART 251
253
PART 252
254
PART 253
255
PART 254
256
PART 255
257
PART 256
258
PART 257
259
PART 258
260
PART 259
261
PART 260
262
PART 261
263
PART 262
264
PART 263
265
PART 264
266
PART 265
267
PART 266
268
PART 267
269
PART 268
270
PART 269
271
PART 270
272
PART 271
273
PART 272
274
PART 273
275
PART 274
276
PART 275
277
PART 276
278
PART 277
279
PART 278
280
PART 279
281
PART 280
282
PART 281
283
PART 282 + Visual Rina
284
PART 283
285
PART 284
286
PART 285
287
PART 286
288
PART 287
289
PART 288
290
PART 289
291
PART 290
292
PART 291
293
PART 292
294
PART 293
295
SPECIAL PART 1
296
SPECIAL PART 2
297
*iklan* MAHKOTA BUNGA
298
SPECIAL PART 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!