"Sa!" panggil Rey.
"Hmm?"
"Si Nia, kalau kita main ke rumah Resi, dia kok nggak pernah ikutan, kamu tau kenapa?"
"Mana aku tau kak."
"Hmmm ...," jawab Rey.
###
Akhirnya, Rey dan Lisa sampai di gedung sekolah mereka yang mewah. Kakak beradik ini pun turun dari mobil.
Tampak Resi yang sudah setia menanti kedatangan mereka. Resi memang selalu menunggu kedatangan Rey, karena Rey mempunyai wajah yang tampan. Dengan hidung mancung dan tubuh atletis, Rey merupakan idola para gadis di sekolahnya, tapi Rey selalu acuh dan cuek.
"Rey, kok telat sih? Tumben," kata Resi dengan suara mendayu.
"Nganter Nia dulu," dijawab oleh Lisa dengan santai.
"What? Ngapain kalian nganter anak babu itu!" teriak Resi marah.
"Anak Babu?" tanya Rey agak tersentak mendengar jawaban Resi.
"Kak Rey, Kak Rey nggak usah dekat-dekat sama anak babu, nggak pantas kali," kata Resi sambil memanyunkan bibirnya manja sambil menggandeng tangan Rey.
Sejak awal mengenal Rey, Resi sudah jatuh cinta padanya dan menganggap Rey sebagai kekasihnya. Resi tidak suka jika Rey dekat dengan perempuan lain. Rey menipiskan tangan Resi, sambil terus berjalan menuju kelas. Resi mau nggak mau mengekor mengikuti mereka.
###
"Anak babu, Nia babu!" teriak Resi yang baru saja pulang dari sekolah.
Resi masuk ke dalam rumah dengan wajah kesal sambil terus berteriak memanggil Nia dengan marah.
Laura yg mendengar teriakan Resi, langsung mengernyitkan alisnya. "Resi, kamu kok pulang pulang teriak-teriak gitu, kenapa?"
"Itu Ma, si anak babu tadi pagi nebeng mobil Rey ke sekolah," rengek Resi manja ke mamanya, sambil memasang wajah jengkelnya.
"Sudah, nggak usah ngambek gitu. Nanti mama tegur Nia," jawab Laura lembut sambil merangkul Resi.
"Bener ya ma, marahin si anak babu ya," kata Resi lagi dengan manja.
"Iya, iya. Sudah, jangan teriak-teriak lagi."
"Papa, papa kapan pulang, bawa oleh-oleh untuk Resi kan?" seru Resi saat melihat seorang pria gagah turun dari lantai dua.
"Hai anak cantik papa, Papa baru pulang, Sayang," jawab Wahyu sambil memeluk Resi.
"Oleh-oleh dari papa untuk kalian sudah mama taruh didalam kamar kalian," jawab Laura.
"Yuk kita makan. Papa udah laper loh!" ajak Wahyu.
Mereka berlima menuju ke ruang makan yang mana sudah tersaji makan siang yang disiapkan oleh Mbok Nah.
"Nia kemana, Ma?" tanya Wahyu.
"Makan di belakang seperti biasa, Pa. katanya lebih suka makan dengan Mbok Nah," jawab Laura tak acuh.
"Hm, ya sudah. Ayo kita makan," ajak Wahyu.
Setelah makan, anak-anak langsung berlari menuju kamar untuk melihat oleh-oleh yang dibawakan oleh papanya.
"Ma, Mama ingat kan harus bagaimana terhadap Nia?" tanya Wahyu.
"Iya, Mama nggak ngapa-ngapain dia kok, Pa," saut Laura agak kesal.
"Kita harus sabar untuk membujuk Nia saat usianya 18 tahun nanti, Ma. Supaya Nia mau menanda tangani penyerahan hak warisnya ke kita," kata Wahyu lagi.
"Papa yang bodoh!" jawab Laura dengan ketus.
"Ingat nggak dulu janji Papa apa? Saat Papa bilang si Fira menyukai Papa?" Laura berkata sambil mendelik.
"Lihat sekarang, mana buktinya? Papa nggak dapet apa-apa setelah dia meninggal kan!"
"Papa nggak nyangka kalau si Fira itu ternyata licik," jawab Wahyu geram.
###
Jauh sebelum menikah dengan Fira, Wahyu sudah memiliki satu anak dengan Laura, yaitu Rangga. Sementara Rina adalah anak dari Laura dan mantan suaminya. Saat itu kehidupan Wahyu dan Laura pas-pasan dan hanya tinggal di rumah kos.
Saat Wahyu tahu anak pimpinan perusahaan tempatnya bekerja menyukainya, dia bercerita ke Laura, dan mereka akhirnya menyusun rencana sampai akhirnya Laura mengijinkan Wahyu menikahi Fira supaya bisa merebut semua hartanya.
###
"Ingat Ma, jangan kelewatan terhadap Nia. Masih ada Indra si pengacara sialan itu yang melindunginya," ujar Wahyu lagi.
"Pa, apa Papa nggak bisa cari cara lain supaya warisan tersebut bisa jatuh ke tangan kita? Apa kita bunuh saja si Nia sialan itu seperti dulu kita membunuh Fira?" ucap Laura dengan suara kecil karena takut ada yang mendengar.
"Tidak bisa, Ma. Kalau Nia meninggal sebelum usia 18 tahun, maka seluruh warisannya diserahkan ke panti asuhan dan yayasan sosial," jawab Wahyu lemah.
"Dasar Fira sialan," maki Laura sengit.
###
Di dalam kamar kecilnya, Nia yang sedang sibuk mengerjakan PR sekolahnya kaget karena pintu kamarnya dibuka dengan kasar oleh Resi. Tanpa ba-bi-bu lagi, Resi langsung menjambak rambut Nia.
"Sakit kak, ampun ...," seru Nia sambil memegangi kepalanya menahan sakit.
"Heh babu! Dengerin ya, lo jangan berani-beraninya ya dekati Kak Rey! Ngerti?! " ancam Resi murka.
"Ampun Kak. Nia nggak dekati kak Rey ...," lirih Nia dalam tangisan.
Setelah puas mengacau Nia, Resi beranjak meninggalkan kamar tersebut. Sedangkan Nia hanya bisa menangis ketakutan.
Mbok Nah yang baru selesai beberes, masuk ke dalam kamar Nia dan terperanjat kaget saat menemukan Nia yang menangis tersedu-sedu. Mbok Nah langsung memeluknya dengan erat.
"Non Nia kenapa nangis, Non?" tanya Mbok Nah.
"Hik ... hik ... hik ... Kak Resi jahatin Nia, Mbok," jawab Nia sambil terus menangis dalam pelukan Mbok Nah.
"Cup cup, sudah jangan menangis lagi, Non ... Nanti cantiknya ilang loh," jawab Mbok Nah sambil tersenyum miris.
Sedih, perih hati Mbok Nah melihat nona kecil yang sudah dirawatnya dari bayi merah itu, kini terlihat berantakan sambil menangis pilu.
"Mbok, kapan kita ke desa?"
"Kita pergi sekarang yuk, Mbok. Nia nggak kuat di pukul Mama dan dijambak Kak Resi ...," kata Nia sayu.
"Iya, Non ... yang sabar ya, Non. Mbok harus bilang dulu ke Mas Indra, kita harus ijin dulu," jawab Mbok Nah
"Mas Indra siapa, Mbok? Kenapa harus ijin ke Mas Indra, Mbok?"
"Ya pokoknya Non Nia sabar, nanti biar Mbok yang urus semua, tapi janji ya Non Nia nggak boleh cerita ke siapa pun," jawab Mbok Nah kembali.
"Iya, Mbok. Nia sayang Simbok," kata Nia sambil memeluk erat Mbok Nah.
"Mbok juga sayang sekali sama Non Nia, jadi jangan sedih, jangan nangis lagi ya."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 298 Episodes
Comments
🍡
Nah, Kan kan kan
2024-11-30
0
Ina
ternyt ayah Fania org miskin ya... hmmm dy pengen ngerasain/kembali jd gembel lgi... tunggu aja Wahyu nnt kel klian akan dikembaliin di tmpt seharusnya oleh Fania 😤😤😤
2023-03-07
0
rika mayanti
bagus mbok,,lapor z ma si pengacara..biar mampus mereka ...geram kali..santet online baru tau rasa
2022-09-19
0