haaaiiii .... balekkk lagiiiii ... jangan lupa dukung cerita ini selalu yaaa
happy reading genksss!!
****
Safira mengendarai mobilnya di bawah kegelapan malam dengan hati puas, namun tidak juga membuatnya merasa lega. Masih ada ketakutan-ketakutan yang mengganjal di hatinya. Tentang Bella yang bisa saja lebih buas dari hari ini setelah mendapatkan serangan mental dari dirinya tadi.
Perut Safira masih bergejolak, ingin muntah karena rasa mual yang tiba-tiba datang. Sejak berbincang dengan Bella di dalam restoran tadi, Safira berusaha untuk menahan rasa mual itu, meski setelahnya dengan rasa percaya diri yang tiba-tiba ia dapatkan, Safira meninggalkan Bella yang mematung dengan segelas air putih di tangan yang tidak jadi wanita itu siramkan ke wajahnya.
Safira belum merasa menang, karena ia belum melihat raut kekalahan di wajah Bella tadi. Namun ia cukup puas untuk membalas semua kekacauan yang wanita itu buat hari ini. Setidaknya, membuat wanita itu kesal sedikit mengobati amarah yang bergejolak di dirinya.
Ngomong-ngomong, mobil Safira kini sudah berhenti di depan sebuah apotik yang ia temui di pinggir jalan yang searah dengan jalanan pulang ke rumahnya. Tadi Angga menghubungi dirinya untuk langsung pulang saja, karena lelaki itu yang akan menjaga ayah Adrian malam ini. Safira menurut karena ia juga merasa tidak terlalu enak badan meski sebenarnya ia ingin sekali berada di samping ayahnya.
Sesaat langkahnya baru saja sampai di depan pintu kaca apotik tersebut, ponsel yang berada di dalam tas-nya berdering, dan senyum berbinar di wajahnya langsung merekah ketika nama Sean tertera di layar.
"Hai, sayang?"
Safira refleks menggigit bibir bawahnya saat sapaan pertama yang ia dengar dari lelaki itu masuk ke dalam indera pendengarannya. "Hai..." balas Fira
"Maaf baru bisa ngabarin kamu."
"Gak apa-apa." Ia langsung disambut oleh pegawai apotik wanita di dalam sana begitu tubuhnya masuk ke dalam.
"Gimana kabar ayah? Apa sudah sadar?"
"Hum..." Safira tersenyum pada penjaga wa…
The Agreement
seratus dua puluh dua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 305 Episodes
Comments
Rancito
Eh d rmh gw punya es tebu juga nih
2022-12-20
0
kakaika
bahaya sean. fira mulai ngidam
2021-10-21
0
Najwa_auliarahma
gak pengen ngidam kebab, Fira. terus minta makannya di Turki 😂 kek krystal itu Lo, yg minta mekdi tpi makan nya dijogja 🤣🤣🤣🤣
2021-10-04
0