haii hooyy, happy reading yayyyy
****
Benar-benar aneh.
Sebelum menikah, Sean itu sangat rajin berolah raga. Dua jam lebih ia bisa berada di tempat fitness hanya untuk membentuk otot perut dan juga biceps nya agar bisa menggoda kauh hawa.
Tapi sekarang, ia tampak seperti sapi gendut yang malas bergerak. Bahkan rasanya engap sekali meski ia baru berjalan beberapa meter saja.
Di sampingnya, Safira masih sangat bertenaga. Istrinya itu seolah mengambil seluruh tenaga Sean. Sejak mereka bercinta tadi malam, sampai pagi ini, tenaganya tidak pernah habis.
"Sera, Papi payah tuh." Safira berujar seraya mengelus perutnya, berusah meledek sang suami yang tampak kelelahan.
Tidak jauh dari rumah mereka, ada sebuah taman yang kalau setiap hari minggu akan ramai dikunjungi oleh warga komplek.
Di sana juga berjejer tukang jajanan, gerobak yang menjual sarapan. Dan beberapa yang berjualan mainan anak.
"Kalo Sera lahir nanti, terus udah gede, pasti dia seneng deh kalo diajak ke sini." celetuk Safira.
Sean menoleh tidak setuju. "Jangan ah, banyak anak cowok, nanti Sera ditaksir lagi."
"Ya ampun, pikiran kamu tuh udah jauh banget ya?"
"Harus mikirin sejauh itu dong, Mi." balasnya santai.
Mereka sedang duduk di kursi plastik dengan meja makan panjang untuk menikmati bubur ayam dari salah satu pedagang yang berjualan di taman itu.
Safira memindahkan kacang di dalam buburnya ke dalam mangkuk Sean. "Harusnya tadi minta gak usah pake kacang."
"Iya, aku lupa."
"Mau beli lagi?"
Safira langsung menggeleng. "Gak usah, masa bubur yang ini mau dibuang."
"Nanti aku yang makan."
Sontak Safira tergelak, menyentuh perut Sean yang sudah tidak serata dulu. Padahal dulu perutnya itu berbentuk, meski kotaknya tidak ada enam.
"Ini perut kamu mau nyaingin aku?"
Sean memberengut. "Aku tuh kenapa ya? Sekarang jadi males olah raga."
"Bawaan bayi."
"Loh, kan yang hamil kamu?"
Kepala Safira mengangguk pelan. "Tapi kan ini anak kamu. Kamu loh yang bilang sendiri tadi malam."
"Memangnya bisa gitu ya?" tanya Sean…
The Agreement
209
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 305 Episodes
Comments
Riska Indriyana Safitri
Jona mah lain di mulut lain di hati
2021-07-27
0
Emel👒
Aaaaa.sosweet y😍😭
2021-06-20
0
Shakila Rassya Azahra
iya jona so swet tapi sayang nya gengsi nya gede 🤔🤣🤣🤣🤣
2021-04-18
0