haii, happy reading yaa genks!
****
Seketika aura mencekam kentara sekali di restoran itu. Safira kira Sean akan benar-benar telat—maksudnya melebihi satu jam. Tapi ternyata lelaki itu hanya telat selama lima belas menit.
Duduk bersebelahan dengan Safira dan di depannya Aldo, mata Sean tidak lepas menampilkan sorotan tajam. Ia memandang Aldo tidak suka. Jelas, siapa yang suka saat perut istrinya disentuh oleh lelaki lain? Apa lagi ada calon anaknya di dalam sana.
Ah, pokoknya Sean kesal sekali.
Tapi ingin marah-marah di sini pun rasanya tidak bisa.
Aldo benar-benar minta maaf pada Safira tadi karena tangannya refleks menyentuh perut buncit perempuan itu. Bukan bermaksud lain, memang terkadang kita sulit mengontrol tangan kala melihat ibu-ibu hamil. Rasanya ingin menyentuh si jabang bayi yang masih ada di perut.
Berbincang selama lima belas menit dengan Sean, Aldo pun pamit. Awalnya ia ingin makan di sana juga, tapi berhubung suasana mulai tidak enak, ia memutuskan untuk pindah tempat. Sean benar-benar menyeramkan saat sedang cemburu, Safira saja jadi takut, padahal ia tidak salah.
Tidak banyak yang bisa Sean utarakan saat itu karena ada Mbak Rani di meja mereka, beruntung Safira suaminya tidak jadi marah-marah. Tapi, kini Sean malah mendiamkan dirinya. Safira sudah paham satu sifat suaminya lagi. Sean kalau marah itu antara dua, membentak dirinya, atau memilih pergi untuk tidak menciptakan pertengkaran.
Dan diam seperti ini membuatnya takut.
"Sayang."
Sean menoleh singkat, lalu kembali memasukan makananya ke mulut.
"Kenapa sih? Tadi kan mas Aldo udah minta maaf. Dia gak sengaja, cuma gemes gitu kok."
Gemes sih sama istri orang, ck!
"Aku lagi makan, gak mau ngomong apa-apa." Padahal kalau tidak ada Mbak Rani, Safira sudah ia bentak habis-habisan. Beruntung lah sang asisten rumah tangga itu ikut.
"Oke."
Kalau suaminya sudah mengatakan itu, sebaiknya Safira juga menutup mulutnya dengan makanan.
Makan siang yang seharusnya menyenangkan karena empat bulan ini mereka tida…
The Agreement
seratus enam puluh enam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 305 Episodes
Comments
Mass Nikky
mulai...mulai...
2022-01-29
0
Yaumi Atika
waduuuu pasti gisruh nih kan si Bella dah tlfon
dasr Sean aj g jujura fira
2021-09-12
0
Mariyati Pasaribu
kkw paswot hp suami aku jga nggak tau. dan nggak mau tau saling percaya aja
2021-08-19
0