“Yuki! Jangan jauh-jauh, bahaya!”
Aku buru-buru menarik tangan bocah kecil itu yang sedang penasaran ngeliatin mayat zombie yang barusan aku bunuh. Dia malah senyum-senyum dan megang kepala zombie itu sambil bilang, “Tapi, om ini matanya sedih, Min…”
Deg.
Aku langsung ngelirik ke arah zombie yang tergeletak. Emang sih, matanya nggak putih semua kayak zombie lain. Ada sisa warna kecoklatan yang samar banget. Dan ekspresinya… kayak bukan marah atau lapar. Tapi lebih kayak… nangis?
“Apa jangan-jangan ini kayak yang di film-film? Zombie yang masih punya sisa ingatan?” gumamku.
Yuki melangkah pelan ke mayat zombie itu. “Tadi dia bilang… Elya… Istri… Lindungi anakku…”
“Apa?!”
Aku langsung jongkok dan megang pundak Yuki. “Kamu denger suara zombie itu?”
Dia mengangguk kecil, “Iya… kayak di kepala aku. Tapi suara bapak-bapak…”
Aku ngelirik ke arah sistem panelku. “System, identifikasi makhluk ini.”
> "[Analisis Identitas…]"
> "Nama Sebelum Terinfeksi: Aldren Kael"
> "Status: Zombifikasi Tahap 3"
> "Hubungan: Ayah Kandung dari Subjek - Yuki Kael"
> "Catatan: Memori parsial bertahan akibat gen Void Gene Carrier]"
“WADUH.”
Aku sampai nyaris jatuh duduk. Jadi… zombie ini AYAHNYA YUKI?!
__________
Aku dan Yuki akhirnya membawa jasad itu masuk ke ruang karantina shelter. Dengan alat pendingin, aku bisa nahan dekomposisi tubuh zombie biar nggak langsung rusak. Ya… minimal sampai aku nemu jawaban logis buat ini semua.
“Yuki… kamu yakin dia itu ayah kamu?”
Anak kecil itu cuma diem sambil peluk boneka kelinci yang baru aku kasih. Tapi air matanya netes pelan. “Aku inget… waktu kecil suka dibopong… dan suara itu… sama kayak suara yang suka cerita dongeng waktu aku mau tidur…”
Aku nggak bisa ngomong apa-apa lagi.
Sistemku tiba-tiba muncul:
> "[Quest Baru Tersedia!]"
> "Judul: Kebangkitan Aldren"
> "Deskripsi: Temukan serum “Neuro Reverse X” untuk mengembalikan kesadaran parsial zombie Aldren sepenuhnya."
> "Hadiah: 10.000 koin survival, upgrade shelter Lv.3, dan akses ke Laboratorium Alpha"
“GILA.”
Ini sistem bener-bener kayak main game, tapi nyawa yang dipertaruhkan beneran!
__________
Besoknya aku mulai bergerak. Aku butuh serum itu. Tapi serum “Neuro Reverse X” cuma bisa ditemukan di laboratorium militer bawah tanah yang udah jadi sarang zombie tingkat tinggi. Namanya "Delta Core".
Aku buka map digital dari sistem dan langsung nunjuk satu titik merah yang kedip-kedip. “Yuki, kamu tunggu di sini ya. Aku pergi bentar buat cari obat buat ayahmu.”
Dia cuma meluk bonekanya dan mengangguk. “Minkyu… hati-hati…”
Aku angkat ibu jari dan tersenyum. “Tenang, aku kan pengasuh super~!”
__________
Delta Core bener-bener kayak neraka bawah tanah. Bangunannya rusak parah, lampu berkedip, suara-suara aneh berdenging kayak ada makhluk-makhluk besar di dalamnya.
Aku turun dengan stealth suit dan senjata plasma ringan.
Di lantai dua, aku nemu sisa-sisa eksperimen manusia. Sebagian udah jadi mutan. Tapi aku fokus—targetku adalah lemari pendingin di ruang isolasi.
Dan di sanalah aku nemu botol biru keunguan dengan tulisan: "Neuro Reverse X - Experimental Only."
“YES!”
Tapi… tiba-tiba, suara berat bergema dari balik lorong.
“Orang hidup… berani datang ke sini?”
Aku langsung balik badan, dan…
Zombie raksasa bertanduk dua berdiri sambil geret paku baja.
> "[Boss Encounter: Juggernaut Z-Delta]"
> "Level: 55"
> "Kelemahan: Suara Listrik Tinggi"
“GUE LARI DULUAN YA BYE!”
Aku muter arah dan lari sambil buka tas perlengkapan ku. “Mana tuh granat suara—ah ini!”
Aku lempar satu granat ke arah lorong dan…
*BZZZZZTTTT!!!*
Juggernaut itu mengerang keras dan jatuh ke tanah menggeliat.
“Masuk akal juga ini sistem,” kataku sambil kabur keluar.
__________
Sampai di shelter, Yuki langsung lari nyamperin aku.
“Kamu dapet?”
Aku ngangguk dan senyum lebar. “Dapet banget!”
Aku segera menuju ruang karantina dan menyuntikkan serum itu ke tubuh Aldren.
Tubuh itu menggeliat. Matanya berkedip. Lalu mulutnya terbuka pelan…
“Yu… ki…?”
Yuki melangkah maju. “Ayah…?”
Zombie itu… menangis.
“Maaf… aku gagal lindungi kamu… Elya…”
Air mata mengalir dari mata Yuki juga. Aku cuma bisa diem, nahan haru.
__________
> "[Quest Selesai: Kebangkitan Aldren]"
> "Hadiah diterima! Shelter naik ke Lvl.3. Akses Laboratorium Alpha dibuka."
Aku sekarang punya dua tugas besar: "melindungi Yuki", dan "membantu ayahnya menemukan kembali sang istri—Elya."
Dan aku bersumpah… aku bakal nyari Elya, hidup atau mati.
Dan kalau dunia ini masih bisa diselamatkan…
Maka semuanya akan dimulai dari satu tempat:
"SHELTER KITA."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 54 Episodes
Comments