13 : Devina Salah Tingkah

"Ihhh nyebelinn!"

Suara kekesalan Devina membuat teman-teman sekelasnya yang lain menoleh ke arahnya dan melihat Devina yang tengah menatap Ziko dengan sengit, merasa kesal karena ulang sahabat baiknya. Semua berawal dari Ziko yang mengganggunya ketika dia sedang curhat dengan teman-temannya tentang Adara yang datang ke rumahnya kemarin.

Awalnya Ziko ikut mendengarkan, tapi lama kelamaan dia mengganggu Devina dengan memainkan rambutnya atau menepuk-nepuk bahunya, tapi ketika ditanya kenapa dia mengatakan tidak ada apa-apa. Sekarang Ziko hanya cengengesan ketika Devina menatapnya dengan galak lalu dia memperingati Ziko dan kembali mengobrol bersama teman-temannya.

"Vin"

Lagi, bukan berhenti Ziko malah semakin mengganggu Devina yang terlihat lucu ketika sedang serius.

"Vin"

"Vina"

"Vin"

"Vin"

"Devina"

Menghela nafasnya pelan Devina berbalik dengan buku ditangannya lalu memukul Ziko karena kesal, pukulan kecil bahkan Ziko tidak merasa apapun dan malah tertawa.

"Kamu tuh nyebelin banget sih hari ini?! Kesel tau gak?!" Seru Devina

Kali ini Ziko diam karena merasa kalau Devina benar-benar marah, tumben sekali biasanya Devina tidak pernah semarah ini, apa dia punya salah? Atau dia sudah keterlaluan?

"Lo sih Ko!" Seru Mona, Cessa, dan Nayla pada Ziko

"Kok gue?" Tanya Ziko

"Ngambek kan dia." Kata Mona

Ziko menghela nafasnya pelan lalu menghampiri Devina yang terlihat kesal bahkan wajahnya sangat tidak bersahabat untuk diajak bicara.

"Vin..."

"Apa?!"

Ziko tersentak dan memundurkan langkahnya karena wajah kesal Devina yang sangat tidak bersahabat lalu dia menatap Mona, meminta bantuan dan gadis itu hanya mengangkat bahunya acuh.

"Kok ngambek sih Vin? Tumben banget, lagi tanggalnya ya?" Tanya Ziko membuat Devina menoleh dan menatapnya dengan tajam

Sangat tajam hingga Ziko kembali memundurkan langkahnya.

"Kamu diam deh jangan ngomong!" Kata Devina

"Oke diam"

Berdeham pelan Ziko kembali ke tempat duduknya yang ada dibelakang Devina lalu membenarkan dalam hati kalau gadisnya itu sedang datang bulan.

Sesaat setelahnya seorang guru masuk ke dalam kelas mereka dan meminta untuk mengumpulkan tugas yang kemarin diberikan, tapi ketika yang lainnya maju ke depan Devina tampak pucat ketika tidak menemukan sesuatu di dalam tasnya.

Astaga, buku tugasnya ada di meja belajar!

"Vin, kamu sakit?" Tanya Ziko sambil menepuk pelan bahunya

Devina mendongak dan menatap Ziko dengan raut wajah penuh kecemasan.

"Buku aku ketinggalan, gimana Ko?" Tanya Devina

Belum sempat menjawab suara Pak Fredi terdengar membuat Devina semakin ketakutan, dia pasti dihukum.

"Mona gimanaa?" Tanya Devina lagi

"Ada dua orang yang belum mengumpulkan tugas, siapa?" Tanya Pak Fredi dengan wajah galaknya

Devina terlihat ragu, tapi tetap mengangkan tangannya dan ternyata pria yang dibelakangnya ikut mengangkat tangan.

"Ko lo kan ngerjaiin ****." Kata Gio membuat Ziko menendang kursinya pelan dan menyuruh dia untuk diam

"Keluar kalian dari kelas!" Kata Pak Fredi

"Tapi, saya.. buku saya ketinggalan." Kata Devina

Dia takut karena ini kali pertamanya dia disuruh keluar dari kelas.

"Saya tidak pernah terima alasan apapun, silahkan keluar kalian berdua." Kata Pak Fredi lagi

Dengan wajah piasnya Devina melangkahkan kakinya keluar, berbeda dengan Devina yang murung pria dibelakangnya malah tersenyum.

Lumayan dia bisa menghabiskan waktunya berdua dengan Devina.

Saat keluar dari kelas Devina mendudukkan dirinya di depan kelas dan sahabat baiknya itu juga ikut duduk disampingnya.

"Jangan cemberut dong Vin." Kata Ziko

Tidak ada tanggapan Devina masih enggan untuk bicara, dia merasa seperti anak nakal sampai harus diusir keluar dari kelasnya padahal dia mengerjakan hingga larut malam.

Jahat sekali

"Jadi jelek loh kalau cemberut." Kata Ziko lagi

Devina tetap diam, rasanya hari ini dia sangat sial sudah tadi hampir terlambat lalu Ziko yang bersikap menyebalkan dan dia yang diusir dari kelas karena tidak mengumpul tugasnya.

"Ayo senyumm"

Ziko menusuk-nusuk pipi Devina dengan jari telunjuknya membuat gadis itu menoleh dan menatapnya dengan sebal lalu menjauhkan tangan itu dari wajahnya.

"Kita ke rooftop aja mau?" Tanya Ziko

Kali ini Devina mengangguk lalu bersama dengan sahabat baiknya itu dia kembali pergi ke rooftop.

Saat memasuki area rooftop senyum manis Devina terukir dan dia langsung mendudukkan dirinya, tempat ini sangat menenangkan. Dari tempatnya Ziko menatap Devina, dia tau bahwa yang dilakukannya adalah hal bodoh menerima untuk diberi hukuman hanya agar bisa menghabiskan waktu berdua dengan gadisnya.

Ikut tersenyum Ziko mendudukkan dirinya disamping Devina yang tengah menatap lurus ke depan.

"Padahal aku udah ngerjaiin tugas sampai tengah malam, tapi bukunya malah ketinggalan dan sekarang malah kena hukuman." Kata Devina dengan wajahnya yang kembali cemberut

Ziko tersenyum melihatnya wajah cemberut Devina sangat lucu sekarang.

'Padahal gue udah buru-buru nyalin tugas dalam waktu sepuluh menit, tapi malah ngikutin Devina disini' Batin Ziko

Helaan nafas Devina terdengar bersamaan dengan dia yang menendang-nendang kakinya membuat Ziko tidak bisa menahan senyumnya.

"Jangan cemberut gitu dong sayang." Kata Ziko

"Aku kesal tau sama kamu juga kesal! Aku kesal sama semua orang!" Kata Devina sambil mengerucutkan bibirnya

Tertawa kecil Ziko tidak bisa menahan dirinya untuk mencubit pipi chubby Devina dengan gemas.

"Gemes banget sih Vin." Kata Ziko

"Ihh jangan!" Kata Devina sambil menjauhkan tangan Ziko dari pipinya

"Jangan cemberut, nanti malam aku ajakin ke cafe mau? Malam ini aku sama yang lain mau manggung disana." Kata Ziko

Kali ini Devina menatapnya dengan antusias, ide yang sangat bagus.

"Beneran?" Tanya Devina

"Bener lah masa bohong." Kekeh Ziko

"Mau, tapi izin sama Daddy ya?" Kata Devina

"Iya, sekarang senyum dulu, mana senyumnya?" Tanya Ziko

Berhasil

Devina mengembangkan senyum manisnya dan membuat Ziko lagi dan lagi terpesona dengannya.

Matanya yang menyipit setiap kali tersenyum membuat Devina semakin terlihat menggemaskan.

Eye smile nya bikin ambyar kalau kata Ziko.

"Kata Gio tadi kamu ngerjaiin tugasnya, terus kenapa malah enggak dikumpul?" Tanya Devina

"Biar bisa nemenin kamu kan? Jadi kamu enggak cemberut lagi." Kata Ziko membuat Devina tersenyum ketika mendengarnya

Tapi, tetap saja dia merasa tidak enak karena membuat Ziko ikutan diusir dari dalam kelas padahal dia sudah lelah mengerjakan tugas.

"Harusnya jangan Ziko kamu kan udah ngerjaiin tugasnya capek-capek, tapi malah enggak dinilai karena aku." Kata Devina dengan penuh rasa bersalah

"Kata siapa karena kamu? Orang aku sendiri yang mau kok lagian malas di kelas." Kata Ziko

"Tapi, tetap aja aku enggak enak jadinya, jangan lagi ya? Kalau kamu ngerjaiin dikumpul aja aku enggak papa sendirian." Kata Devina

"Aku juga enggak papa dihukum kalau sama kamu." Kata Ziko

"Ihh jangan!" Kata Devina membuat Ziko tertawa melihatnya

"Iya enggak lagi Vin." Kata Ziko

"Janji ya?" Kata Devina sambil mengangkat jari kelingkingnya

Ziko tersenyum manis lalu menautkan jari kelingkingnya dengan jari kecil Devina.

"Iya cantik"

Sesaat setelahnya tangan Ziko terulur untuk mengacak rambut Devina dan membuatnya kembali merasa kesal.

"Kan nyebelinnn"

Ziko tertawa lalu merangkulnya dengan sayang.

"Iya maaf"

"Enggak dimaafin"

"Maaf"

"Enggak mau"

"Yaudah enggak jadi aku ajak nanti malam"

"Tuh kan nyebelinn!"

Ziko tertawa ketika melihat Devina berdiri dan meninggalkannya lalu dengan segera dia berlari mengejarnya.

"Bercanda sayang"

Ziko suka dihukum kalau berdua bersama dengan Devina.

¤¤¤

Saat akan kembali ke kelas keduanya berpapasan dengan Devano yang baru keluar dari ruang guru dan hal itu membuat Devina membulatkan matanya terkejut lalu berlari kecil menghampirinya. Sedangkan Devano yang melihat kembarannya ada di luar kelas saat yang lainnya masih belajar di dalam kelas menatap keduanya dengan curiga.

Dia akan sangat-sangat marah kalau Devina sampai bolos pelajaran dan dia tidak akan segan untuk melaporkannya pada kedua orang tuanya.

"Kamu bolos?" Tanya Devano ketika kembarannya itu berdiri dihadapannya

Dengan cepat Devina menggelengkan kepalanya.

"Terus kenapa di luar?" Tanya Devano lagi

Dia menatap Ziko dengan penuh curiga, tapi yang ditatap malah menunjukkan cengirannya.

"Buku tugas aku ketinggalan di rumah jadi aku diusir dari kelas sama Pak Fredi." Kata Devina

"Kok bisa ketinggalan?" Tanya Devano lagi

Devina mengerucutkan bibirnya kesal dan mengatakan kalau dia lupa.

"Lupa bukunya ada di meja belajar." Kata Devina

"Kebiasaan banget sih apa-apa suka lupa." Omel Devano

Devina hanya tersenyum menanggapinya lalu mereka bertiga kembali ke kelas dan berjalan beriringan dengan Devina yang berada di tengah kedua pria yang selalu menemaninya.

"Kamu dari mana Van?" Tanya Devina

"Bantuin Bu Yuni bawa buku ke ruang guru." Kata Devano

Saat sampai di depan kelasnya yang sekarang belum ada guru Ziko dan Devina segera masuk ke dalam. Baru saja duduk mereka berdua sudah digoda habis-habisan oleh teman-temannya.

Semua bermula dari Gio.

"Sweet banget dah temen gue sampe rela dihukum padahal dia ngerjaiin tugas." Kata Gio

"Beneran Yo?" Tanya Mona, Cessa, dan Nayla bersamaan

Ziko mendengus kesal ketika mendengarnya, dasar ember bocor.

"Beneran lah, dia aja datang pagi-pagi buta tadi buat nyalin tugas yang ternyata malah enggak jadi dikumpul." Kata Gio

Mona, Cessa, dan Nayla secara kompak meledeki keduanya hingga membuat Devina malu dan mengerucutkan bibirnya kesal.

"Abisnya kasian kalau sayangku dihukum sendirian." Kata Ziko sambil merangkul Devina membuat mereka semakin menggoda keduanya

Ditempatnya Devina merasa salah tingkah dan malu bahkan dia merasa kalau wajahnya mulai memerah sekarang.

Dan Mona yang melihatnya langsung memasang seringaiannya.

"Ihh Vina salting ya? Mukanya merah." Ledek Mona

Mendadak yang lainnya menatap Devina dan membuat gadis itu semakin merasa salah tingkah lalu mengelak.

"Enggak"

"Cie salting"

Mona terus menggodanya dengan menoel-noel pipi chubby Devina.

"Salting kan?" Kata Mona lagi

"Nyebelinnn!"

Mereka tertawa ketika melihat wajah Devina yang memerah dengan sempurnya begitupun dengan Ziko.

Dia akan sangat senang kalau perasaannya bisa berbalas dengan Devina.

Sudah berapa langkah Ziko sekarang?

¤¤¤

Hmm hmm hmmm🌚

Satu part lagi untuk hari iniii di post sore nanti atau malam ya😋

Masih tetep tim Ziko enggak mau berunah fikiran nihh😂

Terpopuler

Comments

Rokiyah Yulianti

Rokiyah Yulianti

aku tetep setia dengan tim ziko dan vina

2021-05-15

2

Winnie Andryana

Winnie Andryana

ko kaka sahara g dimunculin disini...dady daffa sm momy faisha jg ega,ak baca smpe episode ini gda...pdhal kn klo dimunculin rame, jd lbh bnyak crta dskola aja gtu y....

2020-11-07

7

cindia fh

cindia fh

ziko

2020-10-30

6

lihat semua
Episodes
1 Devano Berlian Wijaya
2 Devina Berlian Wijaya
3 1 : SMA Kencana
4 2 : Antara Alex dan Ziko
5 3 : Alex dan Kisah Cintanya
6 4 : Pasar Malam
7 5 : Lapangan dan UKS
8 6 : Devano dan Adara
9 7 : Kamu Orang Baik
10 8 : Cara Lain
11 9 : Selangkah Lebih Maju
12 10 : Aku Boleh Cemburu?
13 11 : Bernyanyi Untukmu
14 12 : Adara dan Kehidupannya
15 13 : Devina Salah Tingkah
16 14 : Perusak Hubungan
17 15 : Cafe dan Hujan
18 16 : Lagu dan Luka
19 17 : Adara Alexander
20 18 : Aku Sayang Kamu Devano
21 19 : Si Posesif Devano
22 20 : Antara Ziko dan Alex
23 21 : Kamu Jahat
24 22 : Masih Marah
25 23 : Baikan?
26 24 : Jangan Dengarkan Mereka
27 25 : Aku Sayang Kamu Vin
28 26 : Aku Suka Dia
29 27 : Obat Tidur
30 28 : Pipiku Merona
31 29 : Aku Cinta Kamu
32 30 : Taken By Ziko
33 31 : Bahagia Selalu
34 32 : Pelukan Hangat Devano
35 33 : Si Keras Kepala
36 34 : Sweet Family
37 35 : Si Manja Devina
38 36 : Sayang
39 37 : Bersama Ziko
40 38 : Don't Cry
41 39 : Aku Cemburu!
42 40 : Tetap Disini
43 41 : Devano Marah
44 42 : Ziko Cemburu
45 43 : Maafin Aku Sayang
46 44 : Kekasih Nakal
47 45 : Hujan dan Teh Hangat
48 46 : Lari Pagi
49 47 : Semua Posesif
50 48 : Marahan
51 49 : Buku dan Sekotak Pizza
52 50 : Lagu Untuk Adara
53 51 : Si Posesif Ziko
54 52 : Namanya Harris
55 53 : Kesalahan Besar
56 54 : Marah dan Merah
57 55 : Pacaran
58 56 : Gara-gara Case Phone
59 57 : Kamu Tidak Akan Pergi Kan?
60 58 : Truth or Dare?
61 59 : Tentang Alex
62 60 : Kecewa
63 61 : Jangan Egois
64 62 : Aku Mau Sendiri
65 63 : Aku Mau Ikut!
66 64 : Bandara
67 65 : Pantai
68 66 : Devano Kangen!
69 67 : Terlupakan
70 68 : Masih Marah
71 69 : Kita Saudara
72 70 : My Beloved Twins
73 71 : Baikan
74 72 : Perlakuan Manis
75 73 : Cemburu!
76 74 : Kehujanan
77 75 : Aku Wanita Lemah
78 76 : Si Keras Kepala Devano
79 77 : Hug Me
80 78 : Pengganggu!
81 79 : Vano Cemburu
82 80 : Pengaruh Alex!
83 81 : Kalau Aku Pergi
84 82 : Belajar Bersama
85 83 : Dilema
86 84 : Jangan Marahi Vano
87 85 : Cepat Sembuh Sayang
88 OBSESSION
89 86 : Lagu Untuk Devina
90 87 : Selamat Ulang Tahun
91 88 : Hari Istimewa
92 89 : Ajakan Devano
93 90 : Vano Jorok!
94 91 : Anak Kesayangan
95 92 : Devano Sakit
96 93 : Bersama Devano
97 94 : A Day With Devano
98 95 : Manja
99 96 : Random
100 97 : Penakut
101 98 : Libur Sekolah
102 99 : Selamat Ulang Tahun Ziko
103 100 : Panik!
104 101 : Coba Aja
105 102 : Prom Night
106 S2 (1)
107 S2 (2)
108 S2 (3)
109 S2 (4)
110 S2 (5)
111 S2 (6)
112 S2 (7)
113 S2 (8)
114 S2 (9)
115 S2 (10)
116 S2 (11)
117 S2 (12)
118 S2 (13)
119 S2 (14)
120 S2 (15)
121 S2 (16)
122 S2 (17)
123 S2 (18)
124 S2 (19)
125 S2 (20)
126 S2 (21)
127 S2 (22)
128 S2 (23)
129 S2 (24)
130 S2 (25)
131 S2 (26)
132 S2 (27)
133 S2 (28)
134 S2 (29)
135 S2 (30)
136 S2 (31)
137 S2 (32)
138 S2 (33)
139 S2 (34)
140 S2 (35)
141 S2 (36)
142 S2 (37)
143 S2 (38)
144 S2 (39)
145 S2 (40)
146 S2 (41)
147 S2 (42)
148 S2 (43)
149 S2 (44)
150 S2 (45)
151 S2 (46)
152 S2 (47)
153 S2 (48)
154 S2 (49)
155 S2 (50)
156 S2 (51)
157 S2 (52)
158 S2 (53)
159 S2 (54)
160 S2 (55)
161 S2 (56)
162 S2 (57)
163 S2 (58)
164 S2 (59)
165 S2 (60)
166 S2 (61)
167 S2 (62)
168 S2 (63)
169 S2 (64)
170 S2 (65)
171 S2 (66)
172 S2 (67)
173 S2 (68)
174 S2 (69)
175 S2 (70)
176 S2 (71)
177 S2 (72)
178 S2 (73)
179 S2 (74)
180 S2 (75)
181 S2 (76)
182 S2 (77)
183 S2 (78)
184 S2 (79)
185 S2 (80)
186 S2 (81)
187 S2 (82)
188 S2 (83)
189 S2 (84)
190 S2 (85)
191 S2 (86)
192 S2 (87)
193 S2 (88)
194 S2 (89)
195 S2 (90)
196 S2 (91)
197 S2 (92)
198 S2 (93)
199 S2 (94)
200 S2 (95)
201 S2 (96)
202 S2 (97)
203 S2 (98)
204 S2 (99)
205 S2 (100)
206 S2 (101)
207 S2 (102)
208 S2 (103)
209 S2 (104)
210 S2 (105)
211 S2 (106)
212 S2 (107)
213 S2 (108)
214 S2 (109)
215 S2 (110)
216 S2 (111)
217 S2 (112)
218 S2 (113)
219 Extra Part (1)
220 Extra Part (2)
221 Extra Part (3)
222 Istri Manja Ziko!
223 Devano (1)
224 Devano (2)
225 Devano (3)
226 Devano (4)
227 Devano (5)
228 Devano (6)
229 Devano (7)
230 Devano (8)
231 Devano (9)
232 Devano (10)
233 Devano (11)
234 Devano (12)
235 Devano (13)
236 Devano (14)
237 Devano (15)
238 Devano (16)
239 Devano (17)
240 Devano (18)
241 Devano (19)
242 Devano (20)
243 Devano (21)
244 Devano (22)
245 Devano (23)
246 Devano (24)
247 Devano (25)
248 Devano (26)
249 Devano (27)
250 Devano (28)
251 Devano (29)
252 Devano (30)
253 Devano (31)
254 Devano (32)
255 Devano (33)
256 Devano (34)
257 Devano (35)
258 Devano (36)
259 Devano (37)
260 Devano (38)
261 Devano (39)
262 Devano (40)
263 Devano (41)
264 Devano (42)
265 Devano (43)
266 Devano (44)
267 Devano (45)
268 Devano (46)
269 Devano (47)
270 Devano (48)
271 Devano (49)
272 Devano (50)
273 Devano (51)
274 Devano (52)
275 Devano (53)
276 Devano (54)
277 Devano (55)
278 Devano (56)
279 Devano (57)
280 Devano (58)
281 Devano (59)
282 Devano (60)
283 Devano (61)
284 Devano (62)
285 Devano (63)
286 Devano (64)
287 Devano (65)
288 Devano (66)
289 Devano (67)
290 ....
291 Devano (68)
292 Devano (69)
293 Devano (70)
294 Devano (71)
295 Devano (72)
296 Devano (73)
297 Devano (74)
298 Devano (75)
299 Devano (76)
300 Devano (77)
301 ENDING
302 CERITA BARU!
Episodes

Updated 302 Episodes

1
Devano Berlian Wijaya
2
Devina Berlian Wijaya
3
1 : SMA Kencana
4
2 : Antara Alex dan Ziko
5
3 : Alex dan Kisah Cintanya
6
4 : Pasar Malam
7
5 : Lapangan dan UKS
8
6 : Devano dan Adara
9
7 : Kamu Orang Baik
10
8 : Cara Lain
11
9 : Selangkah Lebih Maju
12
10 : Aku Boleh Cemburu?
13
11 : Bernyanyi Untukmu
14
12 : Adara dan Kehidupannya
15
13 : Devina Salah Tingkah
16
14 : Perusak Hubungan
17
15 : Cafe dan Hujan
18
16 : Lagu dan Luka
19
17 : Adara Alexander
20
18 : Aku Sayang Kamu Devano
21
19 : Si Posesif Devano
22
20 : Antara Ziko dan Alex
23
21 : Kamu Jahat
24
22 : Masih Marah
25
23 : Baikan?
26
24 : Jangan Dengarkan Mereka
27
25 : Aku Sayang Kamu Vin
28
26 : Aku Suka Dia
29
27 : Obat Tidur
30
28 : Pipiku Merona
31
29 : Aku Cinta Kamu
32
30 : Taken By Ziko
33
31 : Bahagia Selalu
34
32 : Pelukan Hangat Devano
35
33 : Si Keras Kepala
36
34 : Sweet Family
37
35 : Si Manja Devina
38
36 : Sayang
39
37 : Bersama Ziko
40
38 : Don't Cry
41
39 : Aku Cemburu!
42
40 : Tetap Disini
43
41 : Devano Marah
44
42 : Ziko Cemburu
45
43 : Maafin Aku Sayang
46
44 : Kekasih Nakal
47
45 : Hujan dan Teh Hangat
48
46 : Lari Pagi
49
47 : Semua Posesif
50
48 : Marahan
51
49 : Buku dan Sekotak Pizza
52
50 : Lagu Untuk Adara
53
51 : Si Posesif Ziko
54
52 : Namanya Harris
55
53 : Kesalahan Besar
56
54 : Marah dan Merah
57
55 : Pacaran
58
56 : Gara-gara Case Phone
59
57 : Kamu Tidak Akan Pergi Kan?
60
58 : Truth or Dare?
61
59 : Tentang Alex
62
60 : Kecewa
63
61 : Jangan Egois
64
62 : Aku Mau Sendiri
65
63 : Aku Mau Ikut!
66
64 : Bandara
67
65 : Pantai
68
66 : Devano Kangen!
69
67 : Terlupakan
70
68 : Masih Marah
71
69 : Kita Saudara
72
70 : My Beloved Twins
73
71 : Baikan
74
72 : Perlakuan Manis
75
73 : Cemburu!
76
74 : Kehujanan
77
75 : Aku Wanita Lemah
78
76 : Si Keras Kepala Devano
79
77 : Hug Me
80
78 : Pengganggu!
81
79 : Vano Cemburu
82
80 : Pengaruh Alex!
83
81 : Kalau Aku Pergi
84
82 : Belajar Bersama
85
83 : Dilema
86
84 : Jangan Marahi Vano
87
85 : Cepat Sembuh Sayang
88
OBSESSION
89
86 : Lagu Untuk Devina
90
87 : Selamat Ulang Tahun
91
88 : Hari Istimewa
92
89 : Ajakan Devano
93
90 : Vano Jorok!
94
91 : Anak Kesayangan
95
92 : Devano Sakit
96
93 : Bersama Devano
97
94 : A Day With Devano
98
95 : Manja
99
96 : Random
100
97 : Penakut
101
98 : Libur Sekolah
102
99 : Selamat Ulang Tahun Ziko
103
100 : Panik!
104
101 : Coba Aja
105
102 : Prom Night
106
S2 (1)
107
S2 (2)
108
S2 (3)
109
S2 (4)
110
S2 (5)
111
S2 (6)
112
S2 (7)
113
S2 (8)
114
S2 (9)
115
S2 (10)
116
S2 (11)
117
S2 (12)
118
S2 (13)
119
S2 (14)
120
S2 (15)
121
S2 (16)
122
S2 (17)
123
S2 (18)
124
S2 (19)
125
S2 (20)
126
S2 (21)
127
S2 (22)
128
S2 (23)
129
S2 (24)
130
S2 (25)
131
S2 (26)
132
S2 (27)
133
S2 (28)
134
S2 (29)
135
S2 (30)
136
S2 (31)
137
S2 (32)
138
S2 (33)
139
S2 (34)
140
S2 (35)
141
S2 (36)
142
S2 (37)
143
S2 (38)
144
S2 (39)
145
S2 (40)
146
S2 (41)
147
S2 (42)
148
S2 (43)
149
S2 (44)
150
S2 (45)
151
S2 (46)
152
S2 (47)
153
S2 (48)
154
S2 (49)
155
S2 (50)
156
S2 (51)
157
S2 (52)
158
S2 (53)
159
S2 (54)
160
S2 (55)
161
S2 (56)
162
S2 (57)
163
S2 (58)
164
S2 (59)
165
S2 (60)
166
S2 (61)
167
S2 (62)
168
S2 (63)
169
S2 (64)
170
S2 (65)
171
S2 (66)
172
S2 (67)
173
S2 (68)
174
S2 (69)
175
S2 (70)
176
S2 (71)
177
S2 (72)
178
S2 (73)
179
S2 (74)
180
S2 (75)
181
S2 (76)
182
S2 (77)
183
S2 (78)
184
S2 (79)
185
S2 (80)
186
S2 (81)
187
S2 (82)
188
S2 (83)
189
S2 (84)
190
S2 (85)
191
S2 (86)
192
S2 (87)
193
S2 (88)
194
S2 (89)
195
S2 (90)
196
S2 (91)
197
S2 (92)
198
S2 (93)
199
S2 (94)
200
S2 (95)
201
S2 (96)
202
S2 (97)
203
S2 (98)
204
S2 (99)
205
S2 (100)
206
S2 (101)
207
S2 (102)
208
S2 (103)
209
S2 (104)
210
S2 (105)
211
S2 (106)
212
S2 (107)
213
S2 (108)
214
S2 (109)
215
S2 (110)
216
S2 (111)
217
S2 (112)
218
S2 (113)
219
Extra Part (1)
220
Extra Part (2)
221
Extra Part (3)
222
Istri Manja Ziko!
223
Devano (1)
224
Devano (2)
225
Devano (3)
226
Devano (4)
227
Devano (5)
228
Devano (6)
229
Devano (7)
230
Devano (8)
231
Devano (9)
232
Devano (10)
233
Devano (11)
234
Devano (12)
235
Devano (13)
236
Devano (14)
237
Devano (15)
238
Devano (16)
239
Devano (17)
240
Devano (18)
241
Devano (19)
242
Devano (20)
243
Devano (21)
244
Devano (22)
245
Devano (23)
246
Devano (24)
247
Devano (25)
248
Devano (26)
249
Devano (27)
250
Devano (28)
251
Devano (29)
252
Devano (30)
253
Devano (31)
254
Devano (32)
255
Devano (33)
256
Devano (34)
257
Devano (35)
258
Devano (36)
259
Devano (37)
260
Devano (38)
261
Devano (39)
262
Devano (40)
263
Devano (41)
264
Devano (42)
265
Devano (43)
266
Devano (44)
267
Devano (45)
268
Devano (46)
269
Devano (47)
270
Devano (48)
271
Devano (49)
272
Devano (50)
273
Devano (51)
274
Devano (52)
275
Devano (53)
276
Devano (54)
277
Devano (55)
278
Devano (56)
279
Devano (57)
280
Devano (58)
281
Devano (59)
282
Devano (60)
283
Devano (61)
284
Devano (62)
285
Devano (63)
286
Devano (64)
287
Devano (65)
288
Devano (66)
289
Devano (67)
290
....
291
Devano (68)
292
Devano (69)
293
Devano (70)
294
Devano (71)
295
Devano (72)
296
Devano (73)
297
Devano (74)
298
Devano (75)
299
Devano (76)
300
Devano (77)
301
ENDING
302
CERITA BARU!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!