Devina Berlian Wijaya

"Mommy Devano jahatttt sama aku"

Senyuman penuh kemenangan Devina terbentuk ketika dia melihat wajah kesal Devano yang mengurungkan niatnya untuk melempar bantal kepada Devina dan dengan wajah yang mengesalkan Devina memeletkan lidahnya. Dengusan Devano terdengar bersamaan dengan Devina yang berseru kencang sambil berlari keluar kamarnya karena dikejar oleh kembarannya, tadi dia mengganggu Devano ketika sedang bermain game hingga kalah lalu Devano marah.

Jangan salahkan Devina dia melakukan itu karena Devano menolak untuk mengantarnya ke toko buku dan malah sibuk dengan ponselnya, dia akan mengadu pada orang tuanya.

"Mommyyyyy"

Wajah terkejut Fahisa terlihat ketika melihat kedua anaknya yang sedang berlarian dan dia hampir terjungkal ketika Devina berlindung ke belakang tubuh Fahisa sambil memeluknya.

"Kalian ini kenapa lari-lari?" Tanya Fahisa ketika Devano juga berdiri dihadapannya

"Dia yang mulai!" Kata mereka bersamaan

Menghela nafasnya pelan Fahisa menarik tubuh Devina agar berdiri disampingnya.

"Kalian ini sudah besar masih aja bertengkar." Kata Fahisa sambil menggelengkan kepalanya pelan

"Mom, bukan aku, tapi Devina yang mulai dia mengganggu aku tadi." Kata Devano membela diri

"Mommy bukan aku yang salah, tadi Vano mau lempar aku pakai bantal." Kata Devina mengadu

"Kamu duluan yang mulai Vina"

"Kamu!"

"Kamu!"

"Pokoknya Vano yang mulai Mommy! Tadi Vina mau minta antar ke toko buku, tapi Devano malah main game terus mau lempar aku pakai bantal." Kata Devina dengan wajah yang penuh drama membuat Devano berdecak kesal melihatnya

Dia akan kalah kalau Devina sudah melebih-lebihkan.

"Kenapa tidak mau Devano? Kamu ini sudah antar dulu Devina ke toko buku." Kata Fahisa membuat Devina tersenyum penuh kemenangan lalu memeletkan lidahnya

Menghela nafasnya pelan Devano hanya mengangguk patuh membuat Devina langsung bersemangat dan bergegas ke kamarnya untuk ganti baju.

"Ayo Vanooo"

Saat baru ingin menaiki tangga Devano menarik pelan rambut kembarannya lalu berlari ke atas dan mengabaikan seruan kekesalan milik Devina.

"VANO IHH JAHAT!"

Melihat kedua anaknya yang saling kejar-kejaran membuat Fahisa menggelengkan kepalanya pelan karena tingkah laku kedua anaknya. Setelah Sahara menikah hanya Devina dan Devano yang meramaikan suasana rumah bahkan kalau keduanya pergi sekolah Fahisa suka kesepian karena sendirian di rumah.

Kembali pada Devina yang kini membuka pintu kamar kembarannya dengan kencang hingga menimbulkan bunyi seperti dentuman dan membuat Fahisa berseru dari bawah.

"Devina Devano jangan berantem terus!"

Wajah Devina terlihat kesal dan dia menghampiri kembarannya sambil memukul-mukul lengannya dengan penuh kekesalan.

"Jahat banget!"

"Vina lepasin"

Devina tidak perduli dan terus memukul-mukul lengannya dengan gemas.

"Yaudah kita enggak jadi ke toko buku!" Kata Devano membuat Devina berhenti masih dengan wajah cemberutnya

"Maaf"

Devano mengucapkan maaf sambil mengacak rambut Devina dengan gemas.

"Sana ganti baju, jadi enggak?" Tanya Devano lagi

"Jadiiiii"

"Yaudah sana." Kata Devano sambil mendorong dahi Devina ke belakang

Masih dengan wajah cemberutnya Devina berbalik dan pergi ke kamarnya untuk berganti baju.

Hari ini dia berniat untuk membeli beberapa novel ke toko buku lalu berjalan-jalan atau menonton film bersama kembarannya, tapi Devano malah bersikap sangat menyebalkan. Bersiap dengan memakai dress hitam Devina mengikat sedikit rambutnya kebelakang dan tetap membiarkan rambutnya menutupi leher jenjangnya karena Devano tidak pernah mengizinkan dia untuk menguncit seluruh rambutnya kalau mau keluar rumah.

Setelah selesai bersiap Devina mengambil tas dan memasukkan uang serta ponselnya lalu menghampiri Devano ke kamarnya.

"Vanooo udah belumm?" Tanya Devina sambil mengetuk pintu kamarnya

Tak lama setelahnya pintu terbuka dan Devano muncul menggunakan kaos hitam serta celana jeans, tampan sekali.

Seandainya ada yang melihat mereka jalan berdua pasti akan mengira kalau mereka berpacaran padahal mereka ini saudara kembar. Mungkin karena setiap pergi berdua mereka selalu berpegangan tangan dan lagi Devano lebih tinggi dari Devina bahkan bisa dibilang sangat tinggi.

"Beli buku aja kan?" Tanya Devano

"Enggak dong nanti habis beli buku kita makan terus nonton juga." Kata Devina dengan semangat

Menghela nafasnya pelan Devano hanya bisa pasrah ketika kembarannya itu mengamit tangannya lalu mengajak dia untuk segera pergi.

"Mom aku sama Vano mau keluar dulu yaaa?" Seru Devina karena tidak melihat Fahisa yang mungkin sedang di kamar sekarang

"Iya sayang hati-hati di jalan ya? Jangan pulang terlalu sore nanti Daddy marah." Kata Fahisa yang ternyata muncul dari arah dapur

Devina mengacungkan jempolnya lalu melambaikan tangannya membuat Fahisa tertawa dengan tingkahnya, dia salut sekali sama Devano yang selalu menuruti keinginan kembarannya dan tidak pernah marah atau membentak Devina sekali pun.

Dengan penuh semangat Devina memasuki mobil lalu bersama dengan Devano mereka menuju salah satu mall. Sepanjang perjalanan Devina memutar musik dan bergumam menyanyikan lagu yang tengah di putar.

"Vin"

"Emmm"

"Teman aku ada yang suka chat kamu?" Tanya Devano membuat Devina menoleh dan menatapnya

"Ada si Erick, Alex, sama Gara." Kata Devina jujur

"Sering?" Tanya Devano lagi

"Enggak juga sih paling Alex kadang tengah malem suka chat juga." Kata Devina lagi

"Jangan terlalu ditanggepin." Kata Devano

"Ihh kenapa? Aku suka tau sama Alex." Kata Devina

"Jangan"

"Kenapa?" Tanya Devina penasaran

"He have a girlfriend"

Kalimat itu membuat bibir Devina mengerucut sebal, ternyata sudah punya pacar ya?

Tidak heran sih tapi karena Alex memang tampan sama seperti Devano.

"Berarti dia bohong dong sama aku? Padahal dia bilang kalau dia jomblo." Kata Devina

Dalam hati Devano menggerutu, temannya itu masih saja mencoba untuk mendekati kembarannya.

Devano tidak bohong Alex memang sudah memiliki kekasih, Hara namanya dan dia juga pernah meminjam ponselnya lalu melihat betapa banyaknya chat dari wanita.

Playboynya bukan main.

"Kamu baper sama Alex?" Tanya Devano

"Emm enggak juga sih cuman pas tau dia punya pacar jadi kecewa aja, ternyata waktu masih temenan aja dia bohong." Kata Devina sambil tersenyum tipis

"Makanya aku bilang jangan terlalu ditanggapin, i know Alex more than you." Kata Devano yang dijawab dengan anggukan oleh kembarannya

Ayolah, dia belum cinta mati sama Alex hanya suka saja dan kalian pasti pernah merasakan ketika tau kalau orang yang kalian suka ternyata sudah memiliki kekasih.

Tidak sampai galau hanya sedikit sedih saja.

Selain itu dia sama Alex juga hanya sering chat, telpon, dan mengobrol kalau Devina ikut menemani Devano basket, selebihnya mereka hanya sebatas saling sapa.

"Kalau kamu Van? Ada enggak cewek yang kamu suka?" Tanya Devina

"Kepo"

"Ihh licik aku kalau kamu tanya pasti jawab, tapi kalau kamu aku tanya jawabnya gitu terus." Kesal Devina

"Cerewet"

"Vanoooo"

"Hmm"

"Jahat banget sama aku." Keluh Devina

Devano terkekeh pelan dan tetap memilih untuk tidak menanggapi kembarannya.

Setelah menempuh perjalanan selama hampir tiga puluh menit keduanya sampai di salah satu mall dan dengan beriringan merek memasuki area mall, tidak lupa Devano menggenggam tangan kembarannya. Setiap berada di dekat Devano dan Daddy nya Devina merasa sangat aman dan tidak perlu khawatir untuk satu hal apapun.

Tempat pertama yang keduanya datangi adalah toko buku dan senyum manis Devina langsung mengembang lebar dia menarik tangan Devano untuk segera masuk ke dalam. Saat sudah di dalam Devina melepaskan genggaman tangannya dan menuju rak dimana tumpukan novel terbaru tersusun rapi di rak.

Melihat hal itu Devano tersenyum tipis lalu mengikuti Devina dan berdiri disampingnya, dia juga ikut mengambil salah satu buku dan membaca bagian belakangnya.

Keningnya berkerut ketika membaca kalimat-kalimat romantis disana, kenapa orang-orang bisa menulis hal seperti ini?

Lalu Devano menoleh dan melihat Devina yang tanpa dia tau sudah berpindah tempat di rak buku yang lain.

Saat ingin mendekat ponsel Devano di saku berdering dan ketika membuka ternyata pesan dari Alex, pasti mau ngajak sparing lagi.

Alex : Van dimana lo?

Alex : Sini ke tongkrongan sama yang lain juga

Alex : Sent you a photo

Sebelum mengetikkan pesan Devano mengambil gambar Devina dari samping lalu mengirimnya pada Alex dan mengetikkan sebuah kalimat disana.

Lagi nemenin majikan ke mall

Kembali memasukkan ponselnya ke saku Devano menghampiri kembarannya.

"Vano"

Devina menoleh ketika Devano sudah ada disampingnya.

"Hmm"

"Bagusan yang mana? Ini apa ini?" Tanya Devina sambil mengangkat dua novel

Devano yakin itu novel tentang kisah percintaan karena terlihat jelas di cover nya.

"Enggak tau"

Devina mengerucutkan bibirnya kesal lalu menyerahkan keduanya pada Devano.

"Kalau gitu dua-duanya aja." Kata Devina

Tadinya Devano kira sudah selesai, tapi ternyata Devina kembali beralih ke rak yang lain.

"Masih ada lagi?" Tanya Devano yang dijawab dengan anggukan oleh Devina

"Satu lagi tunggu ya? Habis ini kita makan oke?" Kata Devina

Devano bergumam pelan dan menunggu kembarannya hingga selesai, dia heran kenapa bisa lana sekali hanya untuk memilih tiga buku?

Padahal kan Devina tinggal mengambil tiga lalu selesai, tapi Devina sejak tadi sibuk membaca bagian belakang buku dan menaruhnya lagi lalu membaca yang lainnya.

Aneh sekali.

Terpopuler

Comments

nowhere🌱

nowhere🌱

*he has a girlfriend

2022-05-01

2

Rokiyah Yulianti

Rokiyah Yulianti

enak x ya kalau punya kembaran, apalagi kembaran kita cowo pasti bakal di lindungin bgt kek vano ke vina

2021-05-15

3

🍬🧀Kara

🍬🧀Kara

Kek asik gitu, punya kembaran... jiwa jomblonya jadi ngga kerasa:')

2021-03-21

5

lihat semua
Episodes
1 Devano Berlian Wijaya
2 Devina Berlian Wijaya
3 1 : SMA Kencana
4 2 : Antara Alex dan Ziko
5 3 : Alex dan Kisah Cintanya
6 4 : Pasar Malam
7 5 : Lapangan dan UKS
8 6 : Devano dan Adara
9 7 : Kamu Orang Baik
10 8 : Cara Lain
11 9 : Selangkah Lebih Maju
12 10 : Aku Boleh Cemburu?
13 11 : Bernyanyi Untukmu
14 12 : Adara dan Kehidupannya
15 13 : Devina Salah Tingkah
16 14 : Perusak Hubungan
17 15 : Cafe dan Hujan
18 16 : Lagu dan Luka
19 17 : Adara Alexander
20 18 : Aku Sayang Kamu Devano
21 19 : Si Posesif Devano
22 20 : Antara Ziko dan Alex
23 21 : Kamu Jahat
24 22 : Masih Marah
25 23 : Baikan?
26 24 : Jangan Dengarkan Mereka
27 25 : Aku Sayang Kamu Vin
28 26 : Aku Suka Dia
29 27 : Obat Tidur
30 28 : Pipiku Merona
31 29 : Aku Cinta Kamu
32 30 : Taken By Ziko
33 31 : Bahagia Selalu
34 32 : Pelukan Hangat Devano
35 33 : Si Keras Kepala
36 34 : Sweet Family
37 35 : Si Manja Devina
38 36 : Sayang
39 37 : Bersama Ziko
40 38 : Don't Cry
41 39 : Aku Cemburu!
42 40 : Tetap Disini
43 41 : Devano Marah
44 42 : Ziko Cemburu
45 43 : Maafin Aku Sayang
46 44 : Kekasih Nakal
47 45 : Hujan dan Teh Hangat
48 46 : Lari Pagi
49 47 : Semua Posesif
50 48 : Marahan
51 49 : Buku dan Sekotak Pizza
52 50 : Lagu Untuk Adara
53 51 : Si Posesif Ziko
54 52 : Namanya Harris
55 53 : Kesalahan Besar
56 54 : Marah dan Merah
57 55 : Pacaran
58 56 : Gara-gara Case Phone
59 57 : Kamu Tidak Akan Pergi Kan?
60 58 : Truth or Dare?
61 59 : Tentang Alex
62 60 : Kecewa
63 61 : Jangan Egois
64 62 : Aku Mau Sendiri
65 63 : Aku Mau Ikut!
66 64 : Bandara
67 65 : Pantai
68 66 : Devano Kangen!
69 67 : Terlupakan
70 68 : Masih Marah
71 69 : Kita Saudara
72 70 : My Beloved Twins
73 71 : Baikan
74 72 : Perlakuan Manis
75 73 : Cemburu!
76 74 : Kehujanan
77 75 : Aku Wanita Lemah
78 76 : Si Keras Kepala Devano
79 77 : Hug Me
80 78 : Pengganggu!
81 79 : Vano Cemburu
82 80 : Pengaruh Alex!
83 81 : Kalau Aku Pergi
84 82 : Belajar Bersama
85 83 : Dilema
86 84 : Jangan Marahi Vano
87 85 : Cepat Sembuh Sayang
88 OBSESSION
89 86 : Lagu Untuk Devina
90 87 : Selamat Ulang Tahun
91 88 : Hari Istimewa
92 89 : Ajakan Devano
93 90 : Vano Jorok!
94 91 : Anak Kesayangan
95 92 : Devano Sakit
96 93 : Bersama Devano
97 94 : A Day With Devano
98 95 : Manja
99 96 : Random
100 97 : Penakut
101 98 : Libur Sekolah
102 99 : Selamat Ulang Tahun Ziko
103 100 : Panik!
104 101 : Coba Aja
105 102 : Prom Night
106 S2 (1)
107 S2 (2)
108 S2 (3)
109 S2 (4)
110 S2 (5)
111 S2 (6)
112 S2 (7)
113 S2 (8)
114 S2 (9)
115 S2 (10)
116 S2 (11)
117 S2 (12)
118 S2 (13)
119 S2 (14)
120 S2 (15)
121 S2 (16)
122 S2 (17)
123 S2 (18)
124 S2 (19)
125 S2 (20)
126 S2 (21)
127 S2 (22)
128 S2 (23)
129 S2 (24)
130 S2 (25)
131 S2 (26)
132 S2 (27)
133 S2 (28)
134 S2 (29)
135 S2 (30)
136 S2 (31)
137 S2 (32)
138 S2 (33)
139 S2 (34)
140 S2 (35)
141 S2 (36)
142 S2 (37)
143 S2 (38)
144 S2 (39)
145 S2 (40)
146 S2 (41)
147 S2 (42)
148 S2 (43)
149 S2 (44)
150 S2 (45)
151 S2 (46)
152 S2 (47)
153 S2 (48)
154 S2 (49)
155 S2 (50)
156 S2 (51)
157 S2 (52)
158 S2 (53)
159 S2 (54)
160 S2 (55)
161 S2 (56)
162 S2 (57)
163 S2 (58)
164 S2 (59)
165 S2 (60)
166 S2 (61)
167 S2 (62)
168 S2 (63)
169 S2 (64)
170 S2 (65)
171 S2 (66)
172 S2 (67)
173 S2 (68)
174 S2 (69)
175 S2 (70)
176 S2 (71)
177 S2 (72)
178 S2 (73)
179 S2 (74)
180 S2 (75)
181 S2 (76)
182 S2 (77)
183 S2 (78)
184 S2 (79)
185 S2 (80)
186 S2 (81)
187 S2 (82)
188 S2 (83)
189 S2 (84)
190 S2 (85)
191 S2 (86)
192 S2 (87)
193 S2 (88)
194 S2 (89)
195 S2 (90)
196 S2 (91)
197 S2 (92)
198 S2 (93)
199 S2 (94)
200 S2 (95)
201 S2 (96)
202 S2 (97)
203 S2 (98)
204 S2 (99)
205 S2 (100)
206 S2 (101)
207 S2 (102)
208 S2 (103)
209 S2 (104)
210 S2 (105)
211 S2 (106)
212 S2 (107)
213 S2 (108)
214 S2 (109)
215 S2 (110)
216 S2 (111)
217 S2 (112)
218 S2 (113)
219 Extra Part (1)
220 Extra Part (2)
221 Extra Part (3)
222 Istri Manja Ziko!
223 Devano (1)
224 Devano (2)
225 Devano (3)
226 Devano (4)
227 Devano (5)
228 Devano (6)
229 Devano (7)
230 Devano (8)
231 Devano (9)
232 Devano (10)
233 Devano (11)
234 Devano (12)
235 Devano (13)
236 Devano (14)
237 Devano (15)
238 Devano (16)
239 Devano (17)
240 Devano (18)
241 Devano (19)
242 Devano (20)
243 Devano (21)
244 Devano (22)
245 Devano (23)
246 Devano (24)
247 Devano (25)
248 Devano (26)
249 Devano (27)
250 Devano (28)
251 Devano (29)
252 Devano (30)
253 Devano (31)
254 Devano (32)
255 Devano (33)
256 Devano (34)
257 Devano (35)
258 Devano (36)
259 Devano (37)
260 Devano (38)
261 Devano (39)
262 Devano (40)
263 Devano (41)
264 Devano (42)
265 Devano (43)
266 Devano (44)
267 Devano (45)
268 Devano (46)
269 Devano (47)
270 Devano (48)
271 Devano (49)
272 Devano (50)
273 Devano (51)
274 Devano (52)
275 Devano (53)
276 Devano (54)
277 Devano (55)
278 Devano (56)
279 Devano (57)
280 Devano (58)
281 Devano (59)
282 Devano (60)
283 Devano (61)
284 Devano (62)
285 Devano (63)
286 Devano (64)
287 Devano (65)
288 Devano (66)
289 Devano (67)
290 ....
291 Devano (68)
292 Devano (69)
293 Devano (70)
294 Devano (71)
295 Devano (72)
296 Devano (73)
297 Devano (74)
298 Devano (75)
299 Devano (76)
300 Devano (77)
301 ENDING
302 CERITA BARU!
Episodes

Updated 302 Episodes

1
Devano Berlian Wijaya
2
Devina Berlian Wijaya
3
1 : SMA Kencana
4
2 : Antara Alex dan Ziko
5
3 : Alex dan Kisah Cintanya
6
4 : Pasar Malam
7
5 : Lapangan dan UKS
8
6 : Devano dan Adara
9
7 : Kamu Orang Baik
10
8 : Cara Lain
11
9 : Selangkah Lebih Maju
12
10 : Aku Boleh Cemburu?
13
11 : Bernyanyi Untukmu
14
12 : Adara dan Kehidupannya
15
13 : Devina Salah Tingkah
16
14 : Perusak Hubungan
17
15 : Cafe dan Hujan
18
16 : Lagu dan Luka
19
17 : Adara Alexander
20
18 : Aku Sayang Kamu Devano
21
19 : Si Posesif Devano
22
20 : Antara Ziko dan Alex
23
21 : Kamu Jahat
24
22 : Masih Marah
25
23 : Baikan?
26
24 : Jangan Dengarkan Mereka
27
25 : Aku Sayang Kamu Vin
28
26 : Aku Suka Dia
29
27 : Obat Tidur
30
28 : Pipiku Merona
31
29 : Aku Cinta Kamu
32
30 : Taken By Ziko
33
31 : Bahagia Selalu
34
32 : Pelukan Hangat Devano
35
33 : Si Keras Kepala
36
34 : Sweet Family
37
35 : Si Manja Devina
38
36 : Sayang
39
37 : Bersama Ziko
40
38 : Don't Cry
41
39 : Aku Cemburu!
42
40 : Tetap Disini
43
41 : Devano Marah
44
42 : Ziko Cemburu
45
43 : Maafin Aku Sayang
46
44 : Kekasih Nakal
47
45 : Hujan dan Teh Hangat
48
46 : Lari Pagi
49
47 : Semua Posesif
50
48 : Marahan
51
49 : Buku dan Sekotak Pizza
52
50 : Lagu Untuk Adara
53
51 : Si Posesif Ziko
54
52 : Namanya Harris
55
53 : Kesalahan Besar
56
54 : Marah dan Merah
57
55 : Pacaran
58
56 : Gara-gara Case Phone
59
57 : Kamu Tidak Akan Pergi Kan?
60
58 : Truth or Dare?
61
59 : Tentang Alex
62
60 : Kecewa
63
61 : Jangan Egois
64
62 : Aku Mau Sendiri
65
63 : Aku Mau Ikut!
66
64 : Bandara
67
65 : Pantai
68
66 : Devano Kangen!
69
67 : Terlupakan
70
68 : Masih Marah
71
69 : Kita Saudara
72
70 : My Beloved Twins
73
71 : Baikan
74
72 : Perlakuan Manis
75
73 : Cemburu!
76
74 : Kehujanan
77
75 : Aku Wanita Lemah
78
76 : Si Keras Kepala Devano
79
77 : Hug Me
80
78 : Pengganggu!
81
79 : Vano Cemburu
82
80 : Pengaruh Alex!
83
81 : Kalau Aku Pergi
84
82 : Belajar Bersama
85
83 : Dilema
86
84 : Jangan Marahi Vano
87
85 : Cepat Sembuh Sayang
88
OBSESSION
89
86 : Lagu Untuk Devina
90
87 : Selamat Ulang Tahun
91
88 : Hari Istimewa
92
89 : Ajakan Devano
93
90 : Vano Jorok!
94
91 : Anak Kesayangan
95
92 : Devano Sakit
96
93 : Bersama Devano
97
94 : A Day With Devano
98
95 : Manja
99
96 : Random
100
97 : Penakut
101
98 : Libur Sekolah
102
99 : Selamat Ulang Tahun Ziko
103
100 : Panik!
104
101 : Coba Aja
105
102 : Prom Night
106
S2 (1)
107
S2 (2)
108
S2 (3)
109
S2 (4)
110
S2 (5)
111
S2 (6)
112
S2 (7)
113
S2 (8)
114
S2 (9)
115
S2 (10)
116
S2 (11)
117
S2 (12)
118
S2 (13)
119
S2 (14)
120
S2 (15)
121
S2 (16)
122
S2 (17)
123
S2 (18)
124
S2 (19)
125
S2 (20)
126
S2 (21)
127
S2 (22)
128
S2 (23)
129
S2 (24)
130
S2 (25)
131
S2 (26)
132
S2 (27)
133
S2 (28)
134
S2 (29)
135
S2 (30)
136
S2 (31)
137
S2 (32)
138
S2 (33)
139
S2 (34)
140
S2 (35)
141
S2 (36)
142
S2 (37)
143
S2 (38)
144
S2 (39)
145
S2 (40)
146
S2 (41)
147
S2 (42)
148
S2 (43)
149
S2 (44)
150
S2 (45)
151
S2 (46)
152
S2 (47)
153
S2 (48)
154
S2 (49)
155
S2 (50)
156
S2 (51)
157
S2 (52)
158
S2 (53)
159
S2 (54)
160
S2 (55)
161
S2 (56)
162
S2 (57)
163
S2 (58)
164
S2 (59)
165
S2 (60)
166
S2 (61)
167
S2 (62)
168
S2 (63)
169
S2 (64)
170
S2 (65)
171
S2 (66)
172
S2 (67)
173
S2 (68)
174
S2 (69)
175
S2 (70)
176
S2 (71)
177
S2 (72)
178
S2 (73)
179
S2 (74)
180
S2 (75)
181
S2 (76)
182
S2 (77)
183
S2 (78)
184
S2 (79)
185
S2 (80)
186
S2 (81)
187
S2 (82)
188
S2 (83)
189
S2 (84)
190
S2 (85)
191
S2 (86)
192
S2 (87)
193
S2 (88)
194
S2 (89)
195
S2 (90)
196
S2 (91)
197
S2 (92)
198
S2 (93)
199
S2 (94)
200
S2 (95)
201
S2 (96)
202
S2 (97)
203
S2 (98)
204
S2 (99)
205
S2 (100)
206
S2 (101)
207
S2 (102)
208
S2 (103)
209
S2 (104)
210
S2 (105)
211
S2 (106)
212
S2 (107)
213
S2 (108)
214
S2 (109)
215
S2 (110)
216
S2 (111)
217
S2 (112)
218
S2 (113)
219
Extra Part (1)
220
Extra Part (2)
221
Extra Part (3)
222
Istri Manja Ziko!
223
Devano (1)
224
Devano (2)
225
Devano (3)
226
Devano (4)
227
Devano (5)
228
Devano (6)
229
Devano (7)
230
Devano (8)
231
Devano (9)
232
Devano (10)
233
Devano (11)
234
Devano (12)
235
Devano (13)
236
Devano (14)
237
Devano (15)
238
Devano (16)
239
Devano (17)
240
Devano (18)
241
Devano (19)
242
Devano (20)
243
Devano (21)
244
Devano (22)
245
Devano (23)
246
Devano (24)
247
Devano (25)
248
Devano (26)
249
Devano (27)
250
Devano (28)
251
Devano (29)
252
Devano (30)
253
Devano (31)
254
Devano (32)
255
Devano (33)
256
Devano (34)
257
Devano (35)
258
Devano (36)
259
Devano (37)
260
Devano (38)
261
Devano (39)
262
Devano (40)
263
Devano (41)
264
Devano (42)
265
Devano (43)
266
Devano (44)
267
Devano (45)
268
Devano (46)
269
Devano (47)
270
Devano (48)
271
Devano (49)
272
Devano (50)
273
Devano (51)
274
Devano (52)
275
Devano (53)
276
Devano (54)
277
Devano (55)
278
Devano (56)
279
Devano (57)
280
Devano (58)
281
Devano (59)
282
Devano (60)
283
Devano (61)
284
Devano (62)
285
Devano (63)
286
Devano (64)
287
Devano (65)
288
Devano (66)
289
Devano (67)
290
....
291
Devano (68)
292
Devano (69)
293
Devano (70)
294
Devano (71)
295
Devano (72)
296
Devano (73)
297
Devano (74)
298
Devano (75)
299
Devano (76)
300
Devano (77)
301
ENDING
302
CERITA BARU!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!