2 : Antara Alex dan Ziko

Mendengarkan materi dengan penuh keseriusan adalah hal yang selalu dilakukan Devano setiap pelajaran berlangsung, tidak perduli meskipun teman sebangkunya dan dua orang dibelakangnya asik mengobrol hingga sedikit bising dia tetap mendengarkan. Menurut Devano semua ada waktunya ketika dia harus belajar maka fokusnya hanya pada materi yang dijelaskan, ketika dia harus latihan basket atau tanding maka fokusnya hanya pada bola juga permainan dan ketika dia harus menghabiskan waktu untuk bersenang-senang maka dia hanya akan fokus pada hal-hal yang membuatnya bahagia.

Devano tipe orang yang tidak suka mencampur semua kegiatan dan dia juga beranggapan bahwa hidupnya tidak melulu soal kesenangan, ada banyak hal yang harus dia lewatkan dan siapkan untuk masa depannya kelak.

Selain itu perkataan Fahisa selalu mengingatkan dia untuk tidak membuat ulah yang bisa mengecewakan orang tuanya dan dia selalu berusaha untuk menjadi anak baik yang bisa dibanggakan.

'Devano, kamu satu-satunya anak laki-laki Mommy sama Daddy dan nanti kamu akan mengemban tanggung jawab yang besar, jangan pernah mengecewakan kami ya?'

Memang benar Daddy nya juga selalu mengatakan bahwa kelak dia akan menjadi penerus Daffa yang menjalankan perusahaan keluarga Wijaya bersama dengan Kakak sepupunya, Gibran.

Selama satu jam pelajaran berlangsung hingga akhirnya bel istirahat berbunyi dan membuat para siswa siswi bersorak senang.

Lihat kan?

Sebenarnya hanya sebentar, kenapa dia tidak bisa meluangkan waktunya untuk belajar?

"Kantin yok." Ajak Erick

"Nanti aja Rick bisa ****** gue kalau ke kantin sekarang." Kata Alex sambil mengetikkan pesan diponselnya

"Kenapa lagi sih Lex?" Tanya Yuda kesal

Temannya yang satu itu selalu saja membuat kesal dan menunda-nunda waktu kalau mau ke kantin hanya karena satu alasan.

"Nanti ada cewek gue lagi malas mau ketemu dia." Kata Alex

Yap, alasan yang sama.

"Nanti dia nyamperin ke kelas gue tabok lo ya Lex." Kata Yuda

"Kagak gue tadi bilang mau ke ruang guru, santai bos." Kata Alex

Menaikkan kakinya ke atas meja Alex bersandar pada bangku dan kembali memainkan ponselnya.

Dia sedang malas berurusan dengan Hara yang sangat-sangat ingin diperhatikan.

Kemarin malam Alex menjanjikan untuk mengajak jalan, tapi dia lupa dan malah sibuk nongkrong bersama Erick jadilah pacarnya itu ngambek. Perlu kalian ketahui Alex tidak suka membujuk jadi kalau dia ngambek ya biarin aja dan kalau dia mau minta putus juga biarin.

Sepertinya juga Alex sudah mulai bosan dengan Hara yang semakin lama malah semakin menyebalkan.

"Lex asil gue laper nanti lo nyusul aja." Kata Erick

"Yaudah sana." Kata Alex santai

"Duluan"

Alex hanya bergumam pelan mendengar perkataan Devano yang pergi ke kantin bersama dengan Erick dan Gara.

Sebenarnya dia tidak masalah kalau tidak pergi ke kantin karena sepertinya suara Devina dari luar kelas akan lebih menarik dari pada padatnya kantin sekolah.

Alex mematikan ponselnya agar sang kekasih tidak mengganggu dia dan setelah merapihkan rambutnya menggunakan tangan dia segera keluar dari kelas.

Benar saja ada Devina dan kedua temannya yang duduk di depan kelas, lelaki yang tadi pagi merangkul Devina juga tidak ada.

"Ihh Mon jangan dong." Kata Devina sambil berusaha merebut ponselnya dari tangan Mona yang sekarang sedang tertawa bersama Cessa dan Nayla

"Ihh sumpah gue mau ss ini kapan lo sama Ziko foto berdua gini? Udah kayak couple goals gitu kan." Ledek Mona lagi

"Mona itu tuh dia yang ngajakin bukan akuu." Kata Devina

Alex memperhatikannya dari pintu, pria itu ternyata menyukai Devina juga dan kalau dia dengan pria bernama Ziko itu bersaing sepertinya Ziko yang lebih unggul.

Satu, Ziko dan Devina sangat dekat bahkan Devina tidak terganggu ketika dirangkul.

Dua, Devano gak sensi kalau sama Ziko beda banget kalau sama Alex bawaannya mau mukul terus kalau dia deketin Devina.

Tapi, kalau Devinanya suka sama dia tetap saja dia yang menang kan?

"Vina"

Perdebatan mereka terhenti ketika suara Alex terdengar dan Devina menatapnya dengan bingung ketika Alex memintanya untuk mendekat.

"Sini bentar"

Terlihat ragu Devina yang terus ditatap akhirnya memilih untuk mendekat, tapi sebelumnya dia tetap berbicara pada teman-temannya.

"Jangan aneh-aneh ya! Aku gak mau nanti diledekin orang-orang kalau mereka lihat fotonya." Kata Devina

Setelah mengatakan hal itu Devina menghampiri Alex sambil tersenyum tipis dan menanyakan kenapa pria itu memanggilnya.

"Kenapa?" Tanya Devina

"Gak papa"

"Kok gak papa? Terus ngapain panggil aku?" Tanya Devina bingung

Alex tersenyum singkat lalu mengajak Devina untuk duduk di depan kelasnya.

"Memang kalau mau manggil harus ada apa-apanya ya?" Tanya Alex

"Enggak juga sih." Kata Devina sambil menunjukkan cengirannya

"Asik banget ngobrolnya sama mereka, lagi ngomongin apa sih Vin?" Tanya Alex

Wajah Devina langsung berubah cemberut ketika mendapat pertanyaan itu.

"Si Mona tuh jahil banget." Kata Devina

"Nanti nemenin Vano latihan lagi gak?" Tanya Alex

"Iya"

"Kamu kok jarang balas chat aku sih Vin?" Tanya Alex membuat Devina terdiam sebentar

Dia gak mungkin bilang kalau Devano yang menyuruh kan?

"Emm kamu kalau chat malam banget ya akunya udah tidur." Kata Devina bohong

Padahal kenyataannya dia selalu tidur diatas jam dua belas, mau tau ngapain?

Nonton drama korea.

"Biasanya kamu belum tidur." Kata Alex lagi

"Iya tapi belakangan ini kena marah Mommy sama Daddy karena tidurnya malam." Kata Devina mencari alasan lainnya

Berhasil, Alex percaya akan ucapannya.

"Nanti tungguin Devano latihan ya? Biar aku semangat karena ada kamu." Kata Alex gombal

Devina terdiam sebentar lalu tertawa kecil, beruntung dia tidak gampang merona, tapi sekarang jantungnya jadi berdetak tidak karuan.

"Masa? Vano malah bilang kalau ada aku dia jadi malas." Kata Devina sambil tertawa kecil

Alex tersenyum mendengarnya dan baru saja dia ingin kembali bicara suara seorang pria terdengar membuat Devina menoleh lalu tersenyum lebar.

"Vina ini titipannya udah aku beliin"

Menoleh sebentar pada Alex kalimat yang dikatakan Devina membuat pria itu merasa kesal seketika.

"Udah ya Lex? Aku mau kesana dulu." Kata Devina

Sesaat setelahnya suara seruan Devina terdengar bersamaan dengan pria yang tadi pagi kembali merangkul gadis itu dan menatap Alex dengan tengil.

Nyari ribut, batin Alex

"Ziko baik deh." Seru Devina sambil mengambil plastik yang berisi susu dan roti yang dibawa Ziko

"Iya dong apasih yang enggak untuk sayangku." Kata Ziko

Devina berdecak kesal ketika Ziko mengacak rambutnya dengan gemas.

Terlalu fokus pada makanannya Devina sama sekali tidak tau kalau Alex masih memperhatikan mereka yang sekarang duduk di tempat Devina dan teman-temannya tadi.

Memasang wajah cool nya Alex berlalu pergi dan ingin menghampiri teman-temannya ke kantin, masa bodo dengan Hara yang mungkin melihatnya dari pada dia kepanasan melihat Devina bersama pria tengil itu.

Memasuki area kantin Alex mengedarkan pandangannya dan melihat ketiga temannya berasa di pojok kantin membuat dia segera menghampiri mereka.

Dengan tidak semangat Alex mendudukkan diri disamping Gara membuat yang lainnya langsung menatap ke arah dia.

"Ehh dateng juga lo Lex." Kata Erick

"Hmm lapar gue." Kata Alex

"Udah mesen lo?" Tanya Gara yang dijawab dengan anggukan olehnya

Sambil menunggu makanannya Alex kambali memainkan ponselnya dan sesaat setelahnya dia tersentak karena tepukan dibahunya.

Suara yang masuk ke pendengarannya membuat Alex menghela nafasnya pelan, menyebalkan.

"Sayang kok chat aku gak di balas?" Tanya Hara sambil mendudukkan dirinya disamping Alex

"Hp nya mati"

"Kok bisa?" Tanya Hara yang dijawab dengan sangat menyebalkan oleh kekasihnya

"Ya bisa, mati dia gak bisa hidup." Kata Alex

Teman-teman Alex tertawa mendengarnya, berbeda dengan Hara yang memasang wajah cemberutnya.

"Kamu kok gitu sih Lex?" Tanya Hara kesal

"Gitu gimana sih Beb? Udah ah aku lapar kamu sama teman kamu yang lainnya aja, gak enak diliat orang kamu cewek sendiri disini." Kata Alex

Hara berdecak kesal lalu meninggalkan Alex tanpa mengatakan apapun membuat kekasihnya itu justru merasa lega.

Ayolah, dia sedang tidak mau ribut dengan Hara apalagi ini dikantin.

"Cantik padahal Lex jahat banget lo sama pacar sendiri." Kata Gara membuat Alex mendengus kesal

Dia tau Hara cantik, tapi Hara terlalu menyebalkan.

"Tapi nyebelin gak suka gue lama-lama." Kata Alex sambil mengambil sendok dan garpu ketika pesanannya diantar ke atas meja

"Nyebelin gimana?" Tanya Erick

"Ngambek terus kalau gue gak langsung balas chat ngambek, gue gak bisa nemenin dia ngambek pokoknya dikit-dikit ngambek." Kata Alex membuat Erick dan Gara tertawa mendengarnya

Devano?

Pria itu sibuk dengan game di ponselnya lagi pula dia malas mendengar cerita Alex yang sudah sangat sering dia dengar.

Alex dan kisah cintanya.

¤¤¤

Seusai pulang sekolah seperti biasanya Devina akan menunggu kembarannya latihan sekarang dia masih duduk di depan kelas bersama Ziko sambil menunggu Devano yang belum keluar dari dalam kelasnya. Sengaja Ziko menemani Devina agar nanti kembarannya dan Alex bisa melihat mereka berdua selain itu dia juga tidak mungkin membiarkan Devina menunggu seorang diri.

Meskipun hanya sebatas teman, tapi Ziko selalu senang berada di dekat Devina dan menemani gadis itu setiap hari, lagi Devina adalah gadis yang hangat.

"Vina"

"Emm"

"Minggu besok nonton yuk." Kata Ziko membuat Devina menoleh dan menatapnya dengan antusias

"Ayuk, aku bosan tau kalau di rumah." Kata Devina

"Minggu ya? Nanti aku kasih tau lagi jamnya." Kata Ziko yang dijawab dengan anggukan oleh Devina

"Huhh lama banget sih Vanoo." Kata Devina

"Kenapa kamu gak pulang duluan aja Vin? Mau aku antar?" Tawar Ziko

Menggelengkan kepalanya pelan Devina menolak tawaran itu karena dia harus pergi dan pulang bersama Devano.

Tapi, Ziko fikir Devina enggan pulang karena ingin melihat Alex latihan.

Sesaat setelahnya seorang guru keluar dari kelas Devano bersamaan dengan para murid yang keluar kelas dan Devano beserta ketiga temannya baru keluar setelah sepi. Saat melihat Devano sudah keluar Devina menatap Ziko sebentar dan mengatakan bahwa dia harus pergi menemani kembarannya.

"Yaudah aku pulang ya Vin." Kata Ziko

"Iya, hati-hati dijalan yaaa?" Kata Devina yang dijawab dengan anggukan oleh Ziko

Setelah pria itu pergi Devina menghampiri kembarannya sambil tersenyum manis.

"Lama gak Van?" Tanya Devina kepada kembarannya ketika mereka sedang menuju lapangan

"Sebentar"

Mengangguk faham ketik sampai dilapangan Devina diminta untuk duduk selagi Devano dan yang lainnya berganti pakaian.

Dia duduk tepat disebelah wanita dengan pakaian cheerleader yang sepertinya sedang menunggu seseorang.

Devina membawa sebotol minum untuk kembarannya kalau dia haus setelah latihan nanti, tidak bukan Devano yang minta hanya dia saja yang berinisiatif.

"Kembarannya Vano kan?" Tanya wanita disebelahnya

Devina menoleh dan mengangguk singkat.

"Kenal Alex?" Tanya dia yang kembali dijawab dengan anggukan oleh Devina

Gadis itu menyerahkan botol minuman miliknya pada Devina dan meminta dia untuk memberikannya pada Alex karena sebentar lagi dia harus latihan.

"Kasihin Alex ya? Gue harus latihan dan bilang aja dari Hara, pacarnya." Kata Hara membuat Devina terdiam untuk sesaat lalu mengangguk pelan

Setelah Hara pergi Devina terdiam dan menghela nafasnya pelan, benar kata Devano.

'Dia punya pacar Vin'

Hanya sesaat Devina merasa sedikit kecewa, tapi ketika melihat Devano dia tersenyum senang.

"Bawa minum?" Tanya Devano yang dijawab dengan anggukan oleh Devina

Devano ingin mengambil botol minum yang ada disebelah Devina, tapi dengan segera Devina melarangnya dan memberikan yang ada dipangkuannya.

"Ini minumnya." Kata Devina

"Ini untuk gue ya Vin?" Tanya Alex iseng

"Iya"

Mereka semua sedikit tidak percaya, tapi perkataan Devina selanjutnya membuat Alex dan yang lainnya diam.

"Tadi pacar kamu yang bawa, tapi katanya dia harus latihan jadi dititipin ke aku"

Devina mengatakannya dengan santai, tapi hal itu justru mengganggu Alex karena gadis itu terlihat biasa sama sekali tidak merasa sedih.

Dan Alex kesal pada kenyataan bahwa Hara malah bertemu dengan Devina.

¤¤¤

Terpopuler

Comments

nowhere🌱

nowhere🌱

nooh, makanya jangan banyak main cewek, giliran dapat yg klop kan jadinya susah

2022-05-16

0

nowhere🌱

nowhere🌱

makanya jangan jadi pucekboi

2022-05-16

0

nowhere🌱

nowhere🌱

agak wah aja gitu nemu teenfict di nt, soalnya banyakan di sini perjodohan ceo dan gak jauh jauh sama pernikahan yg dihiasi pelakor, berasa hambat aja gitu jadinya nt. untung nemu cerita ni

2022-05-08

1

lihat semua
Episodes
1 Devano Berlian Wijaya
2 Devina Berlian Wijaya
3 1 : SMA Kencana
4 2 : Antara Alex dan Ziko
5 3 : Alex dan Kisah Cintanya
6 4 : Pasar Malam
7 5 : Lapangan dan UKS
8 6 : Devano dan Adara
9 7 : Kamu Orang Baik
10 8 : Cara Lain
11 9 : Selangkah Lebih Maju
12 10 : Aku Boleh Cemburu?
13 11 : Bernyanyi Untukmu
14 12 : Adara dan Kehidupannya
15 13 : Devina Salah Tingkah
16 14 : Perusak Hubungan
17 15 : Cafe dan Hujan
18 16 : Lagu dan Luka
19 17 : Adara Alexander
20 18 : Aku Sayang Kamu Devano
21 19 : Si Posesif Devano
22 20 : Antara Ziko dan Alex
23 21 : Kamu Jahat
24 22 : Masih Marah
25 23 : Baikan?
26 24 : Jangan Dengarkan Mereka
27 25 : Aku Sayang Kamu Vin
28 26 : Aku Suka Dia
29 27 : Obat Tidur
30 28 : Pipiku Merona
31 29 : Aku Cinta Kamu
32 30 : Taken By Ziko
33 31 : Bahagia Selalu
34 32 : Pelukan Hangat Devano
35 33 : Si Keras Kepala
36 34 : Sweet Family
37 35 : Si Manja Devina
38 36 : Sayang
39 37 : Bersama Ziko
40 38 : Don't Cry
41 39 : Aku Cemburu!
42 40 : Tetap Disini
43 41 : Devano Marah
44 42 : Ziko Cemburu
45 43 : Maafin Aku Sayang
46 44 : Kekasih Nakal
47 45 : Hujan dan Teh Hangat
48 46 : Lari Pagi
49 47 : Semua Posesif
50 48 : Marahan
51 49 : Buku dan Sekotak Pizza
52 50 : Lagu Untuk Adara
53 51 : Si Posesif Ziko
54 52 : Namanya Harris
55 53 : Kesalahan Besar
56 54 : Marah dan Merah
57 55 : Pacaran
58 56 : Gara-gara Case Phone
59 57 : Kamu Tidak Akan Pergi Kan?
60 58 : Truth or Dare?
61 59 : Tentang Alex
62 60 : Kecewa
63 61 : Jangan Egois
64 62 : Aku Mau Sendiri
65 63 : Aku Mau Ikut!
66 64 : Bandara
67 65 : Pantai
68 66 : Devano Kangen!
69 67 : Terlupakan
70 68 : Masih Marah
71 69 : Kita Saudara
72 70 : My Beloved Twins
73 71 : Baikan
74 72 : Perlakuan Manis
75 73 : Cemburu!
76 74 : Kehujanan
77 75 : Aku Wanita Lemah
78 76 : Si Keras Kepala Devano
79 77 : Hug Me
80 78 : Pengganggu!
81 79 : Vano Cemburu
82 80 : Pengaruh Alex!
83 81 : Kalau Aku Pergi
84 82 : Belajar Bersama
85 83 : Dilema
86 84 : Jangan Marahi Vano
87 85 : Cepat Sembuh Sayang
88 OBSESSION
89 86 : Lagu Untuk Devina
90 87 : Selamat Ulang Tahun
91 88 : Hari Istimewa
92 89 : Ajakan Devano
93 90 : Vano Jorok!
94 91 : Anak Kesayangan
95 92 : Devano Sakit
96 93 : Bersama Devano
97 94 : A Day With Devano
98 95 : Manja
99 96 : Random
100 97 : Penakut
101 98 : Libur Sekolah
102 99 : Selamat Ulang Tahun Ziko
103 100 : Panik!
104 101 : Coba Aja
105 102 : Prom Night
106 S2 (1)
107 S2 (2)
108 S2 (3)
109 S2 (4)
110 S2 (5)
111 S2 (6)
112 S2 (7)
113 S2 (8)
114 S2 (9)
115 S2 (10)
116 S2 (11)
117 S2 (12)
118 S2 (13)
119 S2 (14)
120 S2 (15)
121 S2 (16)
122 S2 (17)
123 S2 (18)
124 S2 (19)
125 S2 (20)
126 S2 (21)
127 S2 (22)
128 S2 (23)
129 S2 (24)
130 S2 (25)
131 S2 (26)
132 S2 (27)
133 S2 (28)
134 S2 (29)
135 S2 (30)
136 S2 (31)
137 S2 (32)
138 S2 (33)
139 S2 (34)
140 S2 (35)
141 S2 (36)
142 S2 (37)
143 S2 (38)
144 S2 (39)
145 S2 (40)
146 S2 (41)
147 S2 (42)
148 S2 (43)
149 S2 (44)
150 S2 (45)
151 S2 (46)
152 S2 (47)
153 S2 (48)
154 S2 (49)
155 S2 (50)
156 S2 (51)
157 S2 (52)
158 S2 (53)
159 S2 (54)
160 S2 (55)
161 S2 (56)
162 S2 (57)
163 S2 (58)
164 S2 (59)
165 S2 (60)
166 S2 (61)
167 S2 (62)
168 S2 (63)
169 S2 (64)
170 S2 (65)
171 S2 (66)
172 S2 (67)
173 S2 (68)
174 S2 (69)
175 S2 (70)
176 S2 (71)
177 S2 (72)
178 S2 (73)
179 S2 (74)
180 S2 (75)
181 S2 (76)
182 S2 (77)
183 S2 (78)
184 S2 (79)
185 S2 (80)
186 S2 (81)
187 S2 (82)
188 S2 (83)
189 S2 (84)
190 S2 (85)
191 S2 (86)
192 S2 (87)
193 S2 (88)
194 S2 (89)
195 S2 (90)
196 S2 (91)
197 S2 (92)
198 S2 (93)
199 S2 (94)
200 S2 (95)
201 S2 (96)
202 S2 (97)
203 S2 (98)
204 S2 (99)
205 S2 (100)
206 S2 (101)
207 S2 (102)
208 S2 (103)
209 S2 (104)
210 S2 (105)
211 S2 (106)
212 S2 (107)
213 S2 (108)
214 S2 (109)
215 S2 (110)
216 S2 (111)
217 S2 (112)
218 S2 (113)
219 Extra Part (1)
220 Extra Part (2)
221 Extra Part (3)
222 Istri Manja Ziko!
223 Devano (1)
224 Devano (2)
225 Devano (3)
226 Devano (4)
227 Devano (5)
228 Devano (6)
229 Devano (7)
230 Devano (8)
231 Devano (9)
232 Devano (10)
233 Devano (11)
234 Devano (12)
235 Devano (13)
236 Devano (14)
237 Devano (15)
238 Devano (16)
239 Devano (17)
240 Devano (18)
241 Devano (19)
242 Devano (20)
243 Devano (21)
244 Devano (22)
245 Devano (23)
246 Devano (24)
247 Devano (25)
248 Devano (26)
249 Devano (27)
250 Devano (28)
251 Devano (29)
252 Devano (30)
253 Devano (31)
254 Devano (32)
255 Devano (33)
256 Devano (34)
257 Devano (35)
258 Devano (36)
259 Devano (37)
260 Devano (38)
261 Devano (39)
262 Devano (40)
263 Devano (41)
264 Devano (42)
265 Devano (43)
266 Devano (44)
267 Devano (45)
268 Devano (46)
269 Devano (47)
270 Devano (48)
271 Devano (49)
272 Devano (50)
273 Devano (51)
274 Devano (52)
275 Devano (53)
276 Devano (54)
277 Devano (55)
278 Devano (56)
279 Devano (57)
280 Devano (58)
281 Devano (59)
282 Devano (60)
283 Devano (61)
284 Devano (62)
285 Devano (63)
286 Devano (64)
287 Devano (65)
288 Devano (66)
289 Devano (67)
290 ....
291 Devano (68)
292 Devano (69)
293 Devano (70)
294 Devano (71)
295 Devano (72)
296 Devano (73)
297 Devano (74)
298 Devano (75)
299 Devano (76)
300 Devano (77)
301 ENDING
302 CERITA BARU!
Episodes

Updated 302 Episodes

1
Devano Berlian Wijaya
2
Devina Berlian Wijaya
3
1 : SMA Kencana
4
2 : Antara Alex dan Ziko
5
3 : Alex dan Kisah Cintanya
6
4 : Pasar Malam
7
5 : Lapangan dan UKS
8
6 : Devano dan Adara
9
7 : Kamu Orang Baik
10
8 : Cara Lain
11
9 : Selangkah Lebih Maju
12
10 : Aku Boleh Cemburu?
13
11 : Bernyanyi Untukmu
14
12 : Adara dan Kehidupannya
15
13 : Devina Salah Tingkah
16
14 : Perusak Hubungan
17
15 : Cafe dan Hujan
18
16 : Lagu dan Luka
19
17 : Adara Alexander
20
18 : Aku Sayang Kamu Devano
21
19 : Si Posesif Devano
22
20 : Antara Ziko dan Alex
23
21 : Kamu Jahat
24
22 : Masih Marah
25
23 : Baikan?
26
24 : Jangan Dengarkan Mereka
27
25 : Aku Sayang Kamu Vin
28
26 : Aku Suka Dia
29
27 : Obat Tidur
30
28 : Pipiku Merona
31
29 : Aku Cinta Kamu
32
30 : Taken By Ziko
33
31 : Bahagia Selalu
34
32 : Pelukan Hangat Devano
35
33 : Si Keras Kepala
36
34 : Sweet Family
37
35 : Si Manja Devina
38
36 : Sayang
39
37 : Bersama Ziko
40
38 : Don't Cry
41
39 : Aku Cemburu!
42
40 : Tetap Disini
43
41 : Devano Marah
44
42 : Ziko Cemburu
45
43 : Maafin Aku Sayang
46
44 : Kekasih Nakal
47
45 : Hujan dan Teh Hangat
48
46 : Lari Pagi
49
47 : Semua Posesif
50
48 : Marahan
51
49 : Buku dan Sekotak Pizza
52
50 : Lagu Untuk Adara
53
51 : Si Posesif Ziko
54
52 : Namanya Harris
55
53 : Kesalahan Besar
56
54 : Marah dan Merah
57
55 : Pacaran
58
56 : Gara-gara Case Phone
59
57 : Kamu Tidak Akan Pergi Kan?
60
58 : Truth or Dare?
61
59 : Tentang Alex
62
60 : Kecewa
63
61 : Jangan Egois
64
62 : Aku Mau Sendiri
65
63 : Aku Mau Ikut!
66
64 : Bandara
67
65 : Pantai
68
66 : Devano Kangen!
69
67 : Terlupakan
70
68 : Masih Marah
71
69 : Kita Saudara
72
70 : My Beloved Twins
73
71 : Baikan
74
72 : Perlakuan Manis
75
73 : Cemburu!
76
74 : Kehujanan
77
75 : Aku Wanita Lemah
78
76 : Si Keras Kepala Devano
79
77 : Hug Me
80
78 : Pengganggu!
81
79 : Vano Cemburu
82
80 : Pengaruh Alex!
83
81 : Kalau Aku Pergi
84
82 : Belajar Bersama
85
83 : Dilema
86
84 : Jangan Marahi Vano
87
85 : Cepat Sembuh Sayang
88
OBSESSION
89
86 : Lagu Untuk Devina
90
87 : Selamat Ulang Tahun
91
88 : Hari Istimewa
92
89 : Ajakan Devano
93
90 : Vano Jorok!
94
91 : Anak Kesayangan
95
92 : Devano Sakit
96
93 : Bersama Devano
97
94 : A Day With Devano
98
95 : Manja
99
96 : Random
100
97 : Penakut
101
98 : Libur Sekolah
102
99 : Selamat Ulang Tahun Ziko
103
100 : Panik!
104
101 : Coba Aja
105
102 : Prom Night
106
S2 (1)
107
S2 (2)
108
S2 (3)
109
S2 (4)
110
S2 (5)
111
S2 (6)
112
S2 (7)
113
S2 (8)
114
S2 (9)
115
S2 (10)
116
S2 (11)
117
S2 (12)
118
S2 (13)
119
S2 (14)
120
S2 (15)
121
S2 (16)
122
S2 (17)
123
S2 (18)
124
S2 (19)
125
S2 (20)
126
S2 (21)
127
S2 (22)
128
S2 (23)
129
S2 (24)
130
S2 (25)
131
S2 (26)
132
S2 (27)
133
S2 (28)
134
S2 (29)
135
S2 (30)
136
S2 (31)
137
S2 (32)
138
S2 (33)
139
S2 (34)
140
S2 (35)
141
S2 (36)
142
S2 (37)
143
S2 (38)
144
S2 (39)
145
S2 (40)
146
S2 (41)
147
S2 (42)
148
S2 (43)
149
S2 (44)
150
S2 (45)
151
S2 (46)
152
S2 (47)
153
S2 (48)
154
S2 (49)
155
S2 (50)
156
S2 (51)
157
S2 (52)
158
S2 (53)
159
S2 (54)
160
S2 (55)
161
S2 (56)
162
S2 (57)
163
S2 (58)
164
S2 (59)
165
S2 (60)
166
S2 (61)
167
S2 (62)
168
S2 (63)
169
S2 (64)
170
S2 (65)
171
S2 (66)
172
S2 (67)
173
S2 (68)
174
S2 (69)
175
S2 (70)
176
S2 (71)
177
S2 (72)
178
S2 (73)
179
S2 (74)
180
S2 (75)
181
S2 (76)
182
S2 (77)
183
S2 (78)
184
S2 (79)
185
S2 (80)
186
S2 (81)
187
S2 (82)
188
S2 (83)
189
S2 (84)
190
S2 (85)
191
S2 (86)
192
S2 (87)
193
S2 (88)
194
S2 (89)
195
S2 (90)
196
S2 (91)
197
S2 (92)
198
S2 (93)
199
S2 (94)
200
S2 (95)
201
S2 (96)
202
S2 (97)
203
S2 (98)
204
S2 (99)
205
S2 (100)
206
S2 (101)
207
S2 (102)
208
S2 (103)
209
S2 (104)
210
S2 (105)
211
S2 (106)
212
S2 (107)
213
S2 (108)
214
S2 (109)
215
S2 (110)
216
S2 (111)
217
S2 (112)
218
S2 (113)
219
Extra Part (1)
220
Extra Part (2)
221
Extra Part (3)
222
Istri Manja Ziko!
223
Devano (1)
224
Devano (2)
225
Devano (3)
226
Devano (4)
227
Devano (5)
228
Devano (6)
229
Devano (7)
230
Devano (8)
231
Devano (9)
232
Devano (10)
233
Devano (11)
234
Devano (12)
235
Devano (13)
236
Devano (14)
237
Devano (15)
238
Devano (16)
239
Devano (17)
240
Devano (18)
241
Devano (19)
242
Devano (20)
243
Devano (21)
244
Devano (22)
245
Devano (23)
246
Devano (24)
247
Devano (25)
248
Devano (26)
249
Devano (27)
250
Devano (28)
251
Devano (29)
252
Devano (30)
253
Devano (31)
254
Devano (32)
255
Devano (33)
256
Devano (34)
257
Devano (35)
258
Devano (36)
259
Devano (37)
260
Devano (38)
261
Devano (39)
262
Devano (40)
263
Devano (41)
264
Devano (42)
265
Devano (43)
266
Devano (44)
267
Devano (45)
268
Devano (46)
269
Devano (47)
270
Devano (48)
271
Devano (49)
272
Devano (50)
273
Devano (51)
274
Devano (52)
275
Devano (53)
276
Devano (54)
277
Devano (55)
278
Devano (56)
279
Devano (57)
280
Devano (58)
281
Devano (59)
282
Devano (60)
283
Devano (61)
284
Devano (62)
285
Devano (63)
286
Devano (64)
287
Devano (65)
288
Devano (66)
289
Devano (67)
290
....
291
Devano (68)
292
Devano (69)
293
Devano (70)
294
Devano (71)
295
Devano (72)
296
Devano (73)
297
Devano (74)
298
Devano (75)
299
Devano (76)
300
Devano (77)
301
ENDING
302
CERITA BARU!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!