11 : Bernyanyi Untukmu

Tidak pernah terbayang sekalipun di benak Devina akan melihat sahabat baiknya itu bermain gitar sambil bernyanyi yang membuat ketampanannya bertambah hingga puluhan kali lipat. Sekarang mereka berdua sedang ada di studio musik, tapi hanya berdua karena yang lainnya masih belum datang dan sambil menunggu yang lainnya Ziko mengambil gitar kesayangannya lalu duduk tepat disamping gadisnya.

Saat Ziko mulai memetik gitarnya dan menyanyikan salah satu lagi dari penyanyi kesukaan gadisnya senyum manis Devina mengembang. Berbeda dengan Devano yang memiliki suara lebih lembut, Ziko memiliki suara yang berat dan membuat jantungnya bergetar ketika mendengarnya.

Ditambah lagi Ziko bernyanyi sambil menatapnya dan sesekali tersenyum.

Ambyar

Mendadak Devina membisu dengan jantung berdetak cepat juga wajahnya yang mulai merona karena mendapatkan perlakuan manis ini.

Shawn Mendes, Imagination.

Ziko membawakan lagu itu dengan penuh penghayatan dan setiap kali bernyanyi di bagian reff dia akan menatap Devina dengan begitu dalam hingga membuatnya salah tingkah.

Setiap bait yang Ziko nyanyikan seolah menggambarkan perasaannya untuk Devina.

Ziko seolah memberitau mimpinya dimana dia dan Devina bersama-sama seperti apa yang dia inginkan.

Cinta monyet

Ziko tidak peduli entah ini hanya cinta monyet atau cinta sejati, tapi yang jelas dia selalu berharap bisa selalu bersama dengan gadisnya.

I keep craving, craving,

You don't know it but it's true

Can't get my mouth to say the words they wanna say to you

This is typical of love

Can't wait anymore, I won't wait,

I need to tell you how I feel when I see us together forever

In my dreams you're with me

We'll be everything I want us to be

And from there who knows?

Maybe this will be the night that we kiss for the first time.

Or is that just me and my imagination?

Percayalah Devina benar-benar salah tingkah sekarang dan ingin menghilang dari pandangan Ziko saja.

Sesaat setelah Ziko selesai menyanyikan lagu itu mereka terdiam dan sibuk dengan fikirannya masing-masing sampai akhirnya Devina bertepuk tangan lalu memuji suara sahabatnya.

"Suara kamu bagus banget." Kata Devina

"Baru tau sih padahal suara aku emang bagus." Kata Ziko

"Aku enggak pernah dengar kalau kamu nyanyi, tapi kalau kamu teriak-teriak di kelas sering banget." Kata Devina membuat Ziko tertawa ketika mendengarnya

"Aku bakal sering nyanyi deh buat kamu Vin." Kata Ziko

"Hmm berarti bakal ada dua orang yang sering nyanyi untuk aku." Kata Devina

Ziko langsung menatapnya dengan terkejut dan bertanya karena penasaran.

Apa Alex juga sering melakukannya?

"Siapa? Jadi aku yang kedua?" Tanya Ziko yang dijawab dengan anggukan oleh Devina

Tapi, ketika wanita itu mengatakan siapa orangnta dia jadi mau tertawa.

Astaga Ziko sampai lupa kalau kembaran sahabatnya itu pintar bernyanyi dan bermain gitar sepertinya.

"Vano, aku sering minta dia nyanyi apalagi kalau lagi susah tidur nanti dia nyanyi sampai aku tidur." Kata Devina

"Nanti kalau susah tidur telpon aku aja." Kata Ziko membuat Devina menatapnya bingung

"Kok telpon kamu?" Tanya Devina

Lagi, jawaban Ziko membuat Devina terdiam dengan pipi merona.

"Biar aku nyanyiin kamu sampai kamu tidur." Kata Ziko

Baru akan menyahut pintu studio di buka dan tiga orang teman Ziko yang memang Devina kenal masuk ke dalam bersama seorang wanita juga.

Saat masuk ke dalam mereka menatap Devina dengan bingung membuat gadis itu menatap Ziko karena malu.

Seolah faham Ziko tersenyum lalu merangkul Devina dihadapan teman-temannya.

"Maaf ya? Gue bawa temen nih, kenalin Devina." Kata Ziko

"Udah tau kali Ko." Kata Hendra sambil tertawa kecil

Yang Devina tau Hendra itu masih satu kelas dengan kembarannya lalu ada Rayhan dan Bastian yang berbeda kelas dengan dia atau kembarannya, tapi Devina tau mereka pernah menghampiri Ziko ke kelas.

Sedangkan wanita yang baru datang, Devina tidak mengenalnya selain itu kalau dilihat dari pakaiannya dia tidak satu sekolah dengannya.

"Hai, gue Adyra." Katanya sambil mengulurkan tangannya

Devina tersenyum dan menyambut uluran tangan itu dengan hangat.

"Aku Devina"

Wajah Adyra terlihat terkejut, tapi Hendra langsung mengatakan sesuatu yang membuat Devina tersenyum.

"Enggak usah kaget dia memang ngomongnya aku kamu." Kata Hendra

"Ohh kaget gue." Kata Adyra sambil tertawa

"Lepas kali Ko itu tangannya." Kata Bastian membuat Ziko terkekeh lalu melepaskan tangannya dari bahu Devina

Setelah semuanya berkumpul mereka mengobrol sebentar sebelum memulai latihan dan bermain alat musik sambil bernyanyi.

Ternyata Adyra juga ikut bernyanyi dan suara lembutnya berbaur dengan suara berat milik Ziko.

Saat bernyanyi mereka berdua sesekali saling bertatapan dan membuat Devina entah kenapa merasa kesal melihatnya.

Dia tidak tau kalau tatapan Ziko untuk Adyra berbeda dengan tatapan Ziko untuk Devina.

Setelah menyanyikan sekitar dua lagu Adyra mendudukkan dirinya disebelah Devina karena merasa haus dan membiarkan yang lainnya tetap bermain musik.

Dalam diam Adyra memperhatikan Devina yang terlihat fokus pada ponselnya lalu mulai mengajaknya bicara.

"Ziko sering cerita tentang lo ke kita." Kata Adyra membuat Devina langsung mendongak dan menatapnya dengan penuh rasa ingin tau

"Iya? Dia cerita apa?" Tanya Devina

"Ya tentang lo, dia cerita banyak, tentang kalian kalau disekolah." Kata Adyra

"Menurut kamu Ziko itu gimana?" Tanya Devina

Adyra terdiam sebentar lalu menatap Ziko yang terlihat fokus pada gitar dipangkuannya dan tersenyum sebentar sebelum kembali bicara.

"Dia baik dan perhatian, kita sering latihan atau manggung dan kadang sampai malam biasanya dia selalu nganterin gue pulang atau minta yang lain untuk nganter gue, tau alasannya apa?" Tanya Adyra yang dijawab dengan gelengan kepala oleh Devina

Lalu Adyra melanjutkan perkataannya dan membuat Devina tersenyum saat mendengarnya.

"Katanya enggak baik kalau cewek pulang malam-malam sendirian." Kata Adyra

"Kalian udah lama punya band kayak gini?" Tanya Devina

"Kalau mulai manggung belum lama sih, tapi kita memang anak musik dan kalau lo penasaran kenapa gue bisa gabung padahal beda sekolah jawabannya karena gue dan Bastian tetangga dia ngajak gue gabung, ternyata seasik itu sama mereka." Kata Adyra

Devina ikut senang ketika mendengarnya.

"Aku enggak tau kalau Ziko punya suara yang bagus waktu nyanyi." Ungkap Devina

"Beneran? Padahal suara dia bagus banget." Kata Adyra

"Emm soalnya kalau dia sekolah dia cuman teriak-teriak atau gangguin orang atau ikut nimbrung kalau ada yang berisik." Kata Devina membuat Adyra tertawa ketika mendengarnya

Setelah itu mereka berdua mengobrol tentang banyak hal dan terlihat begitu akrab satu sama lain hingga akhirnya ketika Ziko merasa hari sudah semakin sore dia mengajak Devina untuk pulang.

Ziko pulang lebih dulu dari yang lainnya dan ketika sampai di luar dia langsung menyerahkan helm kepada Devina untun dipakai.

Setelah siap motor Ziko melaju melewati jalanan dan menempuh perjalan selama hampir dua puluh menit sebelum akhirnya berhenti di rumah besar keluarga Wijaya.

Devina segera turun dan melepaskan helmnya lalu tersenyum senang sambil menatap sahabat baiknya.

"Makasih yaa Ziko udah ajakin aku." Kata Devina

"Suka?" Tanya Ziko yang dijawab dengan anggukan oleh Devina

"Berarti kalau gue ajakin lagi mau kan?" Tanya Ziko lagi

"Mauuu"

Tertawa kecil Ziko mengusap puncak kepala Devina dengan lembut lalu menyuruhnya untuk masuk.

"Hati-hati yaaa"

"Iya sayang"

Devina tersenyum lalu melambaikan tangannya dan ketika motor Ziko menghilang dari pandangannya barulah Devina masuk ke dalam rumahnya.

Hari yang menyenangkan.

¤¤¤

"Van apaan sih?!"

Devano tetap tidak perduli dengan Adara yang mendumal ketika dia kembali memaksa untuk mengantar pulang. Sudah hampir dua jam sejak bel pulang berbunyi, tapi Adara masih berdiam diri di kelasnya dan Devano mengikutinya dan duduk disebelahnya.

"Lo enggak ada kerjaan ya? Pulang sana!" Usir Adara

Devano tetap diam membuat Adara mendengus kesal dan mengambil tasnya lalu berdiri, tapi belum sempat melangkah tangannya sudah lebih dulu ditahan.

"Devano! Gue mau pulang!" Seru Adara

Devano mengangguk singkat lalu memakai tasnya tanpa melepaskan genggaman tangannya.

"Ayo pulang"

"Gue pulang sendiri!"

"Lo pulang sama gue!"

Adara berdecak kesal dan berusaha melepaskan tangannya, tapi terlalu sulit dan dia dibuat tersentak hingga menahan nafasnya ketika Devano menyudutkannya di tembok lalu berbicara di depan wajahnya.

"Gue yang antar lo pulang, oke?"

Sekali lagi Devina kembali luluh dan mengangguk patuh membuat senyum Devano terukir meski sangat tipis.

Dengan tangan yang digenggam Adara mengikuti langkah kaki Devano menuju parkiran dan ketika sampai Devano memberikan helmnya pada Adara untuk dipakai.

"Kembaran lo kemana? Biasanya kalian pulang berdua." Kata Adara

Dia kesal karena Devina malah tidak ada dan membuat kembaran gadis itu mengganggunya.

"Sama Ziko"

Setelah mendengar jawaban itu Adara menghela nafasnya pelan dan menaiki motor Devano. Sepanjang perjalanan pun dia hanya diam tanpa sepatah kata pun hingga mereka sampai di rumahnya, tapi ketika melihat sebuah mobil yang terparkir di halaman depan wajah Adara mendadak pucat.

Dia menepuk pundak Devano berkali-kali hingga membuat pria itu menoleh dan menatapnya bingung.

"Gue gak mau pulang"

Devano terkejut ketika mendengar nada bicara Adara yang seperti orang ketakutan lalu dia melihat ke arah pandang yang sama dengan gadisnya.

"Vano bawa gue pergi"

Devano belum menjawab apapun, tapi Adara kembali bicara dengan begitu pelan membuat Devano kembali melajukan motornya meninggalkan area rumah itu.

"Please"

Satu hal aneh lainnya tentang Adara yang baru Devano ketahui.

Siapa orang yang membuat gadis itu merasa takut dan cemas?

¤¤¤

Huwaaa double updateee😋

Siapa mau triple update untuk besokkk😶

Terpopuler

Comments

Syarifah Putri

Syarifah Putri

kalok aku si kekeh Devina sama alex

2021-06-09

0

Rokiyah Yulianti

Rokiyah Yulianti

devina mulai degdegan, ketika di dekat ziko

2021-05-15

2

🖤Sindy Lee🖤

🖤Sindy Lee🖤

Ziko sweet jg ya hmm

2021-01-31

6

lihat semua
Episodes
1 Devano Berlian Wijaya
2 Devina Berlian Wijaya
3 1 : SMA Kencana
4 2 : Antara Alex dan Ziko
5 3 : Alex dan Kisah Cintanya
6 4 : Pasar Malam
7 5 : Lapangan dan UKS
8 6 : Devano dan Adara
9 7 : Kamu Orang Baik
10 8 : Cara Lain
11 9 : Selangkah Lebih Maju
12 10 : Aku Boleh Cemburu?
13 11 : Bernyanyi Untukmu
14 12 : Adara dan Kehidupannya
15 13 : Devina Salah Tingkah
16 14 : Perusak Hubungan
17 15 : Cafe dan Hujan
18 16 : Lagu dan Luka
19 17 : Adara Alexander
20 18 : Aku Sayang Kamu Devano
21 19 : Si Posesif Devano
22 20 : Antara Ziko dan Alex
23 21 : Kamu Jahat
24 22 : Masih Marah
25 23 : Baikan?
26 24 : Jangan Dengarkan Mereka
27 25 : Aku Sayang Kamu Vin
28 26 : Aku Suka Dia
29 27 : Obat Tidur
30 28 : Pipiku Merona
31 29 : Aku Cinta Kamu
32 30 : Taken By Ziko
33 31 : Bahagia Selalu
34 32 : Pelukan Hangat Devano
35 33 : Si Keras Kepala
36 34 : Sweet Family
37 35 : Si Manja Devina
38 36 : Sayang
39 37 : Bersama Ziko
40 38 : Don't Cry
41 39 : Aku Cemburu!
42 40 : Tetap Disini
43 41 : Devano Marah
44 42 : Ziko Cemburu
45 43 : Maafin Aku Sayang
46 44 : Kekasih Nakal
47 45 : Hujan dan Teh Hangat
48 46 : Lari Pagi
49 47 : Semua Posesif
50 48 : Marahan
51 49 : Buku dan Sekotak Pizza
52 50 : Lagu Untuk Adara
53 51 : Si Posesif Ziko
54 52 : Namanya Harris
55 53 : Kesalahan Besar
56 54 : Marah dan Merah
57 55 : Pacaran
58 56 : Gara-gara Case Phone
59 57 : Kamu Tidak Akan Pergi Kan?
60 58 : Truth or Dare?
61 59 : Tentang Alex
62 60 : Kecewa
63 61 : Jangan Egois
64 62 : Aku Mau Sendiri
65 63 : Aku Mau Ikut!
66 64 : Bandara
67 65 : Pantai
68 66 : Devano Kangen!
69 67 : Terlupakan
70 68 : Masih Marah
71 69 : Kita Saudara
72 70 : My Beloved Twins
73 71 : Baikan
74 72 : Perlakuan Manis
75 73 : Cemburu!
76 74 : Kehujanan
77 75 : Aku Wanita Lemah
78 76 : Si Keras Kepala Devano
79 77 : Hug Me
80 78 : Pengganggu!
81 79 : Vano Cemburu
82 80 : Pengaruh Alex!
83 81 : Kalau Aku Pergi
84 82 : Belajar Bersama
85 83 : Dilema
86 84 : Jangan Marahi Vano
87 85 : Cepat Sembuh Sayang
88 OBSESSION
89 86 : Lagu Untuk Devina
90 87 : Selamat Ulang Tahun
91 88 : Hari Istimewa
92 89 : Ajakan Devano
93 90 : Vano Jorok!
94 91 : Anak Kesayangan
95 92 : Devano Sakit
96 93 : Bersama Devano
97 94 : A Day With Devano
98 95 : Manja
99 96 : Random
100 97 : Penakut
101 98 : Libur Sekolah
102 99 : Selamat Ulang Tahun Ziko
103 100 : Panik!
104 101 : Coba Aja
105 102 : Prom Night
106 S2 (1)
107 S2 (2)
108 S2 (3)
109 S2 (4)
110 S2 (5)
111 S2 (6)
112 S2 (7)
113 S2 (8)
114 S2 (9)
115 S2 (10)
116 S2 (11)
117 S2 (12)
118 S2 (13)
119 S2 (14)
120 S2 (15)
121 S2 (16)
122 S2 (17)
123 S2 (18)
124 S2 (19)
125 S2 (20)
126 S2 (21)
127 S2 (22)
128 S2 (23)
129 S2 (24)
130 S2 (25)
131 S2 (26)
132 S2 (27)
133 S2 (28)
134 S2 (29)
135 S2 (30)
136 S2 (31)
137 S2 (32)
138 S2 (33)
139 S2 (34)
140 S2 (35)
141 S2 (36)
142 S2 (37)
143 S2 (38)
144 S2 (39)
145 S2 (40)
146 S2 (41)
147 S2 (42)
148 S2 (43)
149 S2 (44)
150 S2 (45)
151 S2 (46)
152 S2 (47)
153 S2 (48)
154 S2 (49)
155 S2 (50)
156 S2 (51)
157 S2 (52)
158 S2 (53)
159 S2 (54)
160 S2 (55)
161 S2 (56)
162 S2 (57)
163 S2 (58)
164 S2 (59)
165 S2 (60)
166 S2 (61)
167 S2 (62)
168 S2 (63)
169 S2 (64)
170 S2 (65)
171 S2 (66)
172 S2 (67)
173 S2 (68)
174 S2 (69)
175 S2 (70)
176 S2 (71)
177 S2 (72)
178 S2 (73)
179 S2 (74)
180 S2 (75)
181 S2 (76)
182 S2 (77)
183 S2 (78)
184 S2 (79)
185 S2 (80)
186 S2 (81)
187 S2 (82)
188 S2 (83)
189 S2 (84)
190 S2 (85)
191 S2 (86)
192 S2 (87)
193 S2 (88)
194 S2 (89)
195 S2 (90)
196 S2 (91)
197 S2 (92)
198 S2 (93)
199 S2 (94)
200 S2 (95)
201 S2 (96)
202 S2 (97)
203 S2 (98)
204 S2 (99)
205 S2 (100)
206 S2 (101)
207 S2 (102)
208 S2 (103)
209 S2 (104)
210 S2 (105)
211 S2 (106)
212 S2 (107)
213 S2 (108)
214 S2 (109)
215 S2 (110)
216 S2 (111)
217 S2 (112)
218 S2 (113)
219 Extra Part (1)
220 Extra Part (2)
221 Extra Part (3)
222 Istri Manja Ziko!
223 Devano (1)
224 Devano (2)
225 Devano (3)
226 Devano (4)
227 Devano (5)
228 Devano (6)
229 Devano (7)
230 Devano (8)
231 Devano (9)
232 Devano (10)
233 Devano (11)
234 Devano (12)
235 Devano (13)
236 Devano (14)
237 Devano (15)
238 Devano (16)
239 Devano (17)
240 Devano (18)
241 Devano (19)
242 Devano (20)
243 Devano (21)
244 Devano (22)
245 Devano (23)
246 Devano (24)
247 Devano (25)
248 Devano (26)
249 Devano (27)
250 Devano (28)
251 Devano (29)
252 Devano (30)
253 Devano (31)
254 Devano (32)
255 Devano (33)
256 Devano (34)
257 Devano (35)
258 Devano (36)
259 Devano (37)
260 Devano (38)
261 Devano (39)
262 Devano (40)
263 Devano (41)
264 Devano (42)
265 Devano (43)
266 Devano (44)
267 Devano (45)
268 Devano (46)
269 Devano (47)
270 Devano (48)
271 Devano (49)
272 Devano (50)
273 Devano (51)
274 Devano (52)
275 Devano (53)
276 Devano (54)
277 Devano (55)
278 Devano (56)
279 Devano (57)
280 Devano (58)
281 Devano (59)
282 Devano (60)
283 Devano (61)
284 Devano (62)
285 Devano (63)
286 Devano (64)
287 Devano (65)
288 Devano (66)
289 Devano (67)
290 ....
291 Devano (68)
292 Devano (69)
293 Devano (70)
294 Devano (71)
295 Devano (72)
296 Devano (73)
297 Devano (74)
298 Devano (75)
299 Devano (76)
300 Devano (77)
301 ENDING
302 CERITA BARU!
Episodes

Updated 302 Episodes

1
Devano Berlian Wijaya
2
Devina Berlian Wijaya
3
1 : SMA Kencana
4
2 : Antara Alex dan Ziko
5
3 : Alex dan Kisah Cintanya
6
4 : Pasar Malam
7
5 : Lapangan dan UKS
8
6 : Devano dan Adara
9
7 : Kamu Orang Baik
10
8 : Cara Lain
11
9 : Selangkah Lebih Maju
12
10 : Aku Boleh Cemburu?
13
11 : Bernyanyi Untukmu
14
12 : Adara dan Kehidupannya
15
13 : Devina Salah Tingkah
16
14 : Perusak Hubungan
17
15 : Cafe dan Hujan
18
16 : Lagu dan Luka
19
17 : Adara Alexander
20
18 : Aku Sayang Kamu Devano
21
19 : Si Posesif Devano
22
20 : Antara Ziko dan Alex
23
21 : Kamu Jahat
24
22 : Masih Marah
25
23 : Baikan?
26
24 : Jangan Dengarkan Mereka
27
25 : Aku Sayang Kamu Vin
28
26 : Aku Suka Dia
29
27 : Obat Tidur
30
28 : Pipiku Merona
31
29 : Aku Cinta Kamu
32
30 : Taken By Ziko
33
31 : Bahagia Selalu
34
32 : Pelukan Hangat Devano
35
33 : Si Keras Kepala
36
34 : Sweet Family
37
35 : Si Manja Devina
38
36 : Sayang
39
37 : Bersama Ziko
40
38 : Don't Cry
41
39 : Aku Cemburu!
42
40 : Tetap Disini
43
41 : Devano Marah
44
42 : Ziko Cemburu
45
43 : Maafin Aku Sayang
46
44 : Kekasih Nakal
47
45 : Hujan dan Teh Hangat
48
46 : Lari Pagi
49
47 : Semua Posesif
50
48 : Marahan
51
49 : Buku dan Sekotak Pizza
52
50 : Lagu Untuk Adara
53
51 : Si Posesif Ziko
54
52 : Namanya Harris
55
53 : Kesalahan Besar
56
54 : Marah dan Merah
57
55 : Pacaran
58
56 : Gara-gara Case Phone
59
57 : Kamu Tidak Akan Pergi Kan?
60
58 : Truth or Dare?
61
59 : Tentang Alex
62
60 : Kecewa
63
61 : Jangan Egois
64
62 : Aku Mau Sendiri
65
63 : Aku Mau Ikut!
66
64 : Bandara
67
65 : Pantai
68
66 : Devano Kangen!
69
67 : Terlupakan
70
68 : Masih Marah
71
69 : Kita Saudara
72
70 : My Beloved Twins
73
71 : Baikan
74
72 : Perlakuan Manis
75
73 : Cemburu!
76
74 : Kehujanan
77
75 : Aku Wanita Lemah
78
76 : Si Keras Kepala Devano
79
77 : Hug Me
80
78 : Pengganggu!
81
79 : Vano Cemburu
82
80 : Pengaruh Alex!
83
81 : Kalau Aku Pergi
84
82 : Belajar Bersama
85
83 : Dilema
86
84 : Jangan Marahi Vano
87
85 : Cepat Sembuh Sayang
88
OBSESSION
89
86 : Lagu Untuk Devina
90
87 : Selamat Ulang Tahun
91
88 : Hari Istimewa
92
89 : Ajakan Devano
93
90 : Vano Jorok!
94
91 : Anak Kesayangan
95
92 : Devano Sakit
96
93 : Bersama Devano
97
94 : A Day With Devano
98
95 : Manja
99
96 : Random
100
97 : Penakut
101
98 : Libur Sekolah
102
99 : Selamat Ulang Tahun Ziko
103
100 : Panik!
104
101 : Coba Aja
105
102 : Prom Night
106
S2 (1)
107
S2 (2)
108
S2 (3)
109
S2 (4)
110
S2 (5)
111
S2 (6)
112
S2 (7)
113
S2 (8)
114
S2 (9)
115
S2 (10)
116
S2 (11)
117
S2 (12)
118
S2 (13)
119
S2 (14)
120
S2 (15)
121
S2 (16)
122
S2 (17)
123
S2 (18)
124
S2 (19)
125
S2 (20)
126
S2 (21)
127
S2 (22)
128
S2 (23)
129
S2 (24)
130
S2 (25)
131
S2 (26)
132
S2 (27)
133
S2 (28)
134
S2 (29)
135
S2 (30)
136
S2 (31)
137
S2 (32)
138
S2 (33)
139
S2 (34)
140
S2 (35)
141
S2 (36)
142
S2 (37)
143
S2 (38)
144
S2 (39)
145
S2 (40)
146
S2 (41)
147
S2 (42)
148
S2 (43)
149
S2 (44)
150
S2 (45)
151
S2 (46)
152
S2 (47)
153
S2 (48)
154
S2 (49)
155
S2 (50)
156
S2 (51)
157
S2 (52)
158
S2 (53)
159
S2 (54)
160
S2 (55)
161
S2 (56)
162
S2 (57)
163
S2 (58)
164
S2 (59)
165
S2 (60)
166
S2 (61)
167
S2 (62)
168
S2 (63)
169
S2 (64)
170
S2 (65)
171
S2 (66)
172
S2 (67)
173
S2 (68)
174
S2 (69)
175
S2 (70)
176
S2 (71)
177
S2 (72)
178
S2 (73)
179
S2 (74)
180
S2 (75)
181
S2 (76)
182
S2 (77)
183
S2 (78)
184
S2 (79)
185
S2 (80)
186
S2 (81)
187
S2 (82)
188
S2 (83)
189
S2 (84)
190
S2 (85)
191
S2 (86)
192
S2 (87)
193
S2 (88)
194
S2 (89)
195
S2 (90)
196
S2 (91)
197
S2 (92)
198
S2 (93)
199
S2 (94)
200
S2 (95)
201
S2 (96)
202
S2 (97)
203
S2 (98)
204
S2 (99)
205
S2 (100)
206
S2 (101)
207
S2 (102)
208
S2 (103)
209
S2 (104)
210
S2 (105)
211
S2 (106)
212
S2 (107)
213
S2 (108)
214
S2 (109)
215
S2 (110)
216
S2 (111)
217
S2 (112)
218
S2 (113)
219
Extra Part (1)
220
Extra Part (2)
221
Extra Part (3)
222
Istri Manja Ziko!
223
Devano (1)
224
Devano (2)
225
Devano (3)
226
Devano (4)
227
Devano (5)
228
Devano (6)
229
Devano (7)
230
Devano (8)
231
Devano (9)
232
Devano (10)
233
Devano (11)
234
Devano (12)
235
Devano (13)
236
Devano (14)
237
Devano (15)
238
Devano (16)
239
Devano (17)
240
Devano (18)
241
Devano (19)
242
Devano (20)
243
Devano (21)
244
Devano (22)
245
Devano (23)
246
Devano (24)
247
Devano (25)
248
Devano (26)
249
Devano (27)
250
Devano (28)
251
Devano (29)
252
Devano (30)
253
Devano (31)
254
Devano (32)
255
Devano (33)
256
Devano (34)
257
Devano (35)
258
Devano (36)
259
Devano (37)
260
Devano (38)
261
Devano (39)
262
Devano (40)
263
Devano (41)
264
Devano (42)
265
Devano (43)
266
Devano (44)
267
Devano (45)
268
Devano (46)
269
Devano (47)
270
Devano (48)
271
Devano (49)
272
Devano (50)
273
Devano (51)
274
Devano (52)
275
Devano (53)
276
Devano (54)
277
Devano (55)
278
Devano (56)
279
Devano (57)
280
Devano (58)
281
Devano (59)
282
Devano (60)
283
Devano (61)
284
Devano (62)
285
Devano (63)
286
Devano (64)
287
Devano (65)
288
Devano (66)
289
Devano (67)
290
....
291
Devano (68)
292
Devano (69)
293
Devano (70)
294
Devano (71)
295
Devano (72)
296
Devano (73)
297
Devano (74)
298
Devano (75)
299
Devano (76)
300
Devano (77)
301
ENDING
302
CERITA BARU!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!