10 : Aku Boleh Cemburu?

"Lo enggak cemburu?"

Pertanyaan itu membuat Ziko yang sedang menikmati makanannya mendongak dan mengikuti arah pandang Mona dimana ada orang yang dicintainya sedang bersama pria lain. Tersenyum tipis Ziko mengangkat bahunya acuh lalu kembali menyantap makanannya, dia tau Devina sedang bersama Alex dan mereka berdua juga terlihat senang.

Ziko tidak buta dia dapat melihat gadis itu tertawa dari sini.

Cemburu?

Hatinya panas melihat kedekatan mereka berdua, tapi dia bisa apa?

Ziko tidak akan memaksakan perasaannya pada Devina dan dia juga tidak akan meminta gadis itu untuk membalas perasaannya, berada di dekat Devina sebagai sahabat saja sudah membuatnya senang.

Beberapa kali temannya memaksa agar Ziko menyatakan perasaannya, tapi dia selalu menolak karena takut Devina malah menjauh, dia takut keluar dari zona nyamannya.

'Kamu suka Alex Vin?'

Pernah sekali Ziko bertanya dan jawaban Devina setelahnya membuat dia terdiam lalu tersenyum tipis.

'Suka, tapi kata Vano aku gak boleh deket sama dia karena katanya Alex itu gak baik untuk aku'

Satu kata di awal jawaban itu saja sudah membuat Ziko faham dimana tempatnya, dia hanya sahabat bagi Devina.

Tapi, sungguh Ziko tidak masalah dengan itu semua.

Dia tidak pernah diajarkan untuk memaksakan perasaan.

Selain itu Ziko juga selalu percaya jika Devina memang takdirnya maka Tuhan punya banyak cara untuk mempersatukan mereka nantinya.

Entah sekarang atau nanti.

"Lo serius Ko? Gue tau lo cemburu kan?" Tanya Cessa

"Gue cemburu, tapi gue bukan siapa-siapa yang bisa larang dia kan? Hak Devina untuk dekat dengan siapapun." Kata Ziko pada akhirnya

"Gue lebih suka lo sama Devina." Kata Nayla yang disetujui oleh yang lainnya

"Oke, Alex memang ganteng, tapi kita semua tau gimana kelakuan dia kan? Lo gak bakal biarin Devina sama dia kan Ko?" Tanya Gio

Ziko menghela nafasnya pelan dan menatap teman-temannya sebentar lalu berbicara.

"Kalau Devina suka sama Alex gue bisa apa? Kalau Devina yang mau nerima Alex gue bisa apa?" Tanya Ziko membuat mereka semua terdiam

Ziko kembali melirik ke arah mereka yang terlihat sedang mengobrol dan bercanda, tawa Devina dapat terlihat.

"Selagi dia bahagia gue gak masalah karena gue sadar dimana tempat gue di hatinya." Kata Ziko

Wajahnya terlihat santai ketika mengucapkannya, tapi hatinya begitu sakit dengan apa yang dia ucapkan.

"Gak asik dong Ko cowok badung kayak lo malah jadi sad boy nantinya." Kata Gio membuat Ziko tertawa ketika mendengarnya

"Lebih baik sad boy dari pada bad boy." Candanya

Setelah mengatakan itu Ziko kembali tersenyum dan melirik Devina yang sepertinya akan meninggalkan kantin bersama dengan Alex.

Dari cara Devina menatapnya dan Alex saja sudah berbeda dan membuktikan betapa dia menyukai Alex.

Devina tidak pernah menatapnya dengan binar seperti itu.

"Kenapa ya Vina gak suka sama lo Ko? Kalau gue yang jadi Vina pasti gue pilih lo sih." Kata Mona membuat Ziko tertawa ketika mendengarnya

"Bener kan lo suka sama gue?" Canda Ziko

Menatap Ziko dengan malas Mona jadi menyesal mengatakan hal itu padanya.

"Maksud gue kalau gue jadi Vina, cara lo perlakuin dia itu beda Ko, tapi entah Vina yang terlalu polos atau gimana dia gak bisa ngerasaiin perasaan lo untuk dia." Kata Mona

"Kenapa malah bahas gitu sih? Gue jadi bener-bener ngerasa sedih." Kekeh Ziko

Tapi, Mona memang benar cara Ziko memperlakukan Devina berbeda.

Mungkin Devina terlalu fokus pada satu orang hingga dia tidak bisa melihat ada orang lainnya yang sangat mencintai dia dengan sepenuh hati.

"Lo yakin Alex gak bakal main-main?" Tanya Nayla

"Kalau dia main-main gue yang bakal maju duluan buat hajar dia." Kata Ziko

"Bukan yang pertama deh kayaknya Ko, tapi yang kedua." Kata Cessa membuat Ziko mengerutkan dahinya bingung

Tapi, setelah faham maksudnya dia tertawa dan menyetujui hal itu.

"Bener, bukan cuman gue, tapi gue dan Devano yang bakal maju duluan untuk kasih dia pelajaran." Kata Ziko

Tentu saja Ziko akan melakukan hal itu jika Alex benar-benar menyakiti gadisnya.

Di sisi lain Alex mengajak Devina untuk pergi ke rooftop selagi jam istirahat masih cukup lama dan Devina hanya menurut saja, dia belum pernah ke rooftop jadi dia penasaran. Saat berjalan Devina sedikit memberi jarak karena takut ada Hara yang melihat mereka, meskipun Alex sudah putus tetap saja Devina merasa tidak enak.

Sesampainya di rooftop senyum manis Devina mengembang dengan sempurna, sejuk sekali.

Melangkahkan kakinya Devina sedikit mengintip ke bawah dan melihat murid-murid di SMA Kencana yang sedang berlalu lalang karena masih jam istirahat.

"Suka?" Tanya Alex

Devina mengangguk dengan semangat.

"Suka, disini sejuk banget terus tenang." Kata Devina

"Sini duduk." Kata Alex sambil menepuk tempat duduk disampingnya

Devina kembali menurut dan mendudukkan dirinya tepat disebelah Alex lalu menatap lurus ke depan.

Angin yang berhembus cukup kencang membuat rambut Devina beterbangan hingga mengganggunya juga Alex yang melihatnya, dia heran kenapa Devina tidak pernah mengikat rambutnya.

"Kenapa rambutnya gak diikat aja Vin?" Tanya Alex

Devina menolah dan menggelengkan kepalanya pelan.

"Enggak boleh sama Vano." Kata Devina

"Kenapa?" Tanya Alex penasaran

Devina mengangkat bahunya acuh dan mengatakan kalau dia juga tidak tau.

"Aneh banget Vano." Kata Alex membuat Devina tertawa kecil mendengarnya

"Memang kadang kalau aku mau keluar malam-malam aja banyak aturannya, harus pakai jaket sama kaos kaki yang pasti." Kata Devina menceritakan tentang kembarannya

"Dia sayang banget berarti sama kamu Vin." Kata Alex yang disetujui dengan Devina

"Iya, tapi kadang nyebelin." Kata Devina sambil tersenyum manis

Melihat senyuman itu Alex mendadak diam, dia sangat terpesona dengan kecantikan Devina sekarang.

Wajah lugunya membuat Alex merasa tergila-gila.

Biasanya dia selalu menjalin kasih dengan wanita berparas dewasa, tapi sekarang Alex lebih menyukai wajah imut ini.

"Kamu cantik Vin"

Perkataan itu keluar secara refleks membuat Devina terdiam dengan jantung yang berdetak sangat cepat apalagi ketika menoleh Alex menatapnya dengan begitu dalam.

Devina semakin terkejut hingga memundurkan tubuhnya ketika tangan Alex terulur untuk mengusap sayang puncak kepalanya.

"Jangan jauhin aku"

Devina tetap diam dan tidak memberikan tanggapan hingga akhirnya suara bel yang terdengar membuat Devina segera berdiri.

"Udah masuk." Kata Devina singkat

Alex tersenyum melihatnya lalu dia mengikuti langkah kaki Devina menuju kelas.

Dia akan memulai semuanya dari awal.

¤¤¤

Melihat Devina yang melamun selama pelajaran berlangsung membuat Ziko penasaran, apa yang sedang gadis itu fikirkan sekarang?

Selama pelajaran mata Ziko juga terus melihat ke arah Devina yang duduk didepannya dan ketika gadis itu menelungkupkan wajahnya di meja Ziko semakin penasaran.

Dia menendang kursi Devina dengan pelan hingga membuat sedikit pergerakan dan berhasil membuat gadis itu menoleh ke belakang lalu menatap Ziko dengan alis bertaut.

'Kenapa?'

Ziko mengatakan hal itu tanpa suara membuat Devina mengerutkan dahinya bingung.

"Kenapa?" Tanya Ziko dengan suara yang sangat pelan

Devina semakin bingung lalu bertanya dengan suara yang cukup keras dan membuat orang-orang pada melihat ke arahnya.

"Kenapa apanya sih?" Tanya Devina tidak mengerti

Ziko menepuk dahinya pelan dan ketika baru akan bicara suara guru mereka sudah terdengar membuat Devina memasang wajah yang lucu karena sadar jika suaranya membuat orang-orang menoleh.

"Ada masalah Devina?" Tanya Bu Farida

Devina baru akan menjawab, tapi Ziko sudah lebih dulu bicara.

"Saya mau minjem buku catatan Vina, tapi dia enggak dengar Bu." Kata Ziko

Devina kembali memasang wajah bingungnya, tapi tetap memberikan bukunya pada Ziko.

"Jangan berisik lagi." Kata Bu Farida

Setelah itu pelajaran kembali dilanjutkan, tapi Devina masih merasa bingung dengan apa yang barusan terjadi.

Menggelengkan kepalanya pelan Devina mencoba untuk fokus dan menatap ke depan.

Semua karena Alex dia jadi kefikiran dan tidak bisa fokus dan lagi Devina bingung harus melakukan apa ketika Alex meminta dia untuk tidak menjauhinya.

Devina tidak pernah menjauhi Alex, tapi dia hanya menjaga jarak saja karena takut orang-orang mengira kalau dia penyebab kandasnya hubungan Alex dengan Hara.

Kenapa Alex harus mendekati dia sesaat setelah putus?

Bukankah hal itu akan membuat orang-orang berfikiran negatif pada mereka?

Sudahlah Devina tidak mau memikirkannya lagi.

Menit demi menit berlalu sampai jam pelajaran Bu Farida selesai dan ketika sang guru sudah keluar dari kelas Devina langsung menoleh lalu menatap Ziko untuk bertanya.

"Kenapa tadi?" Tanya Devina penasaran

"Kenapa kamu ngelamun?" Tanya Ziko balik

"Enggak ngelamun." Elak Devina

"Iya, tapi bengong kan?" Kata Ziko membuat Devina berdecak kesal ketika mendengarnya

"Enggak papa kok." Kata Devina setelahnya

Devina baru ingin menghadap ke depan lagi, tapi Ziko kembali memanggilnya.

"Vina"

"Emm kenapa?" Tanya Devina

"Pulang sekolah temenin gue mau?" Tanya Ziko

"Memang mau kemana?" Tanya Devina penasaran

"Studio musik mau latihan band sama temen-temen." Kata Ziko

"Enggak mau ah malu." Kata Devina

"Ngapain malu? Sebentar aja kok." Kata Ziko

Devina terlihat berfikir sebentar lalu menganggukkan kepalanya.

"Tapi, kamu bilang sama Vano ya?" Kata Devina

"Siap beb"

Devina tertawa kecil mendengarnya lalu kembali menghadap ke depan.

Dipanggil Babe dan sayang oleh Ziko sudah biasa bagi Devina jadi dia sama sekali tidak merasa aneh atau terganggu.

Ziko memang suka bernyanyi dan dia memiliki band bersama beberapa temannya yang juga satu sekolah dengannya.

Sesekali mereka tampil di sebuah cafe atau acara pentas seni sekolahan.

Tapi, hari ini Ziko ingin bernyanyi didepan Devina.

Bernyanyi untuk gadisnya.

¤¤¤

Aww gak mau nyanyi untuk aku ajaa😋

Update lagiii???

Terpopuler

Comments

El_Tien

El_Tien

aku mampir

2022-01-21

0

Rokiyah Yulianti

Rokiyah Yulianti

ahh ziko dewasa bgt ya, dia gamau memaksakan kehendaknya terhadap devina dan dia percaya kalo dia dan vina berjodoh pasti mereka bakal bersatu.

2021-05-15

1

Salsabilla Rizky Octavianie

Salsabilla Rizky Octavianie

butuh jiwa yg besar itu bersikap sprt ziko

2021-02-16

2

lihat semua
Episodes
1 Devano Berlian Wijaya
2 Devina Berlian Wijaya
3 1 : SMA Kencana
4 2 : Antara Alex dan Ziko
5 3 : Alex dan Kisah Cintanya
6 4 : Pasar Malam
7 5 : Lapangan dan UKS
8 6 : Devano dan Adara
9 7 : Kamu Orang Baik
10 8 : Cara Lain
11 9 : Selangkah Lebih Maju
12 10 : Aku Boleh Cemburu?
13 11 : Bernyanyi Untukmu
14 12 : Adara dan Kehidupannya
15 13 : Devina Salah Tingkah
16 14 : Perusak Hubungan
17 15 : Cafe dan Hujan
18 16 : Lagu dan Luka
19 17 : Adara Alexander
20 18 : Aku Sayang Kamu Devano
21 19 : Si Posesif Devano
22 20 : Antara Ziko dan Alex
23 21 : Kamu Jahat
24 22 : Masih Marah
25 23 : Baikan?
26 24 : Jangan Dengarkan Mereka
27 25 : Aku Sayang Kamu Vin
28 26 : Aku Suka Dia
29 27 : Obat Tidur
30 28 : Pipiku Merona
31 29 : Aku Cinta Kamu
32 30 : Taken By Ziko
33 31 : Bahagia Selalu
34 32 : Pelukan Hangat Devano
35 33 : Si Keras Kepala
36 34 : Sweet Family
37 35 : Si Manja Devina
38 36 : Sayang
39 37 : Bersama Ziko
40 38 : Don't Cry
41 39 : Aku Cemburu!
42 40 : Tetap Disini
43 41 : Devano Marah
44 42 : Ziko Cemburu
45 43 : Maafin Aku Sayang
46 44 : Kekasih Nakal
47 45 : Hujan dan Teh Hangat
48 46 : Lari Pagi
49 47 : Semua Posesif
50 48 : Marahan
51 49 : Buku dan Sekotak Pizza
52 50 : Lagu Untuk Adara
53 51 : Si Posesif Ziko
54 52 : Namanya Harris
55 53 : Kesalahan Besar
56 54 : Marah dan Merah
57 55 : Pacaran
58 56 : Gara-gara Case Phone
59 57 : Kamu Tidak Akan Pergi Kan?
60 58 : Truth or Dare?
61 59 : Tentang Alex
62 60 : Kecewa
63 61 : Jangan Egois
64 62 : Aku Mau Sendiri
65 63 : Aku Mau Ikut!
66 64 : Bandara
67 65 : Pantai
68 66 : Devano Kangen!
69 67 : Terlupakan
70 68 : Masih Marah
71 69 : Kita Saudara
72 70 : My Beloved Twins
73 71 : Baikan
74 72 : Perlakuan Manis
75 73 : Cemburu!
76 74 : Kehujanan
77 75 : Aku Wanita Lemah
78 76 : Si Keras Kepala Devano
79 77 : Hug Me
80 78 : Pengganggu!
81 79 : Vano Cemburu
82 80 : Pengaruh Alex!
83 81 : Kalau Aku Pergi
84 82 : Belajar Bersama
85 83 : Dilema
86 84 : Jangan Marahi Vano
87 85 : Cepat Sembuh Sayang
88 OBSESSION
89 86 : Lagu Untuk Devina
90 87 : Selamat Ulang Tahun
91 88 : Hari Istimewa
92 89 : Ajakan Devano
93 90 : Vano Jorok!
94 91 : Anak Kesayangan
95 92 : Devano Sakit
96 93 : Bersama Devano
97 94 : A Day With Devano
98 95 : Manja
99 96 : Random
100 97 : Penakut
101 98 : Libur Sekolah
102 99 : Selamat Ulang Tahun Ziko
103 100 : Panik!
104 101 : Coba Aja
105 102 : Prom Night
106 S2 (1)
107 S2 (2)
108 S2 (3)
109 S2 (4)
110 S2 (5)
111 S2 (6)
112 S2 (7)
113 S2 (8)
114 S2 (9)
115 S2 (10)
116 S2 (11)
117 S2 (12)
118 S2 (13)
119 S2 (14)
120 S2 (15)
121 S2 (16)
122 S2 (17)
123 S2 (18)
124 S2 (19)
125 S2 (20)
126 S2 (21)
127 S2 (22)
128 S2 (23)
129 S2 (24)
130 S2 (25)
131 S2 (26)
132 S2 (27)
133 S2 (28)
134 S2 (29)
135 S2 (30)
136 S2 (31)
137 S2 (32)
138 S2 (33)
139 S2 (34)
140 S2 (35)
141 S2 (36)
142 S2 (37)
143 S2 (38)
144 S2 (39)
145 S2 (40)
146 S2 (41)
147 S2 (42)
148 S2 (43)
149 S2 (44)
150 S2 (45)
151 S2 (46)
152 S2 (47)
153 S2 (48)
154 S2 (49)
155 S2 (50)
156 S2 (51)
157 S2 (52)
158 S2 (53)
159 S2 (54)
160 S2 (55)
161 S2 (56)
162 S2 (57)
163 S2 (58)
164 S2 (59)
165 S2 (60)
166 S2 (61)
167 S2 (62)
168 S2 (63)
169 S2 (64)
170 S2 (65)
171 S2 (66)
172 S2 (67)
173 S2 (68)
174 S2 (69)
175 S2 (70)
176 S2 (71)
177 S2 (72)
178 S2 (73)
179 S2 (74)
180 S2 (75)
181 S2 (76)
182 S2 (77)
183 S2 (78)
184 S2 (79)
185 S2 (80)
186 S2 (81)
187 S2 (82)
188 S2 (83)
189 S2 (84)
190 S2 (85)
191 S2 (86)
192 S2 (87)
193 S2 (88)
194 S2 (89)
195 S2 (90)
196 S2 (91)
197 S2 (92)
198 S2 (93)
199 S2 (94)
200 S2 (95)
201 S2 (96)
202 S2 (97)
203 S2 (98)
204 S2 (99)
205 S2 (100)
206 S2 (101)
207 S2 (102)
208 S2 (103)
209 S2 (104)
210 S2 (105)
211 S2 (106)
212 S2 (107)
213 S2 (108)
214 S2 (109)
215 S2 (110)
216 S2 (111)
217 S2 (112)
218 S2 (113)
219 Extra Part (1)
220 Extra Part (2)
221 Extra Part (3)
222 Istri Manja Ziko!
223 Devano (1)
224 Devano (2)
225 Devano (3)
226 Devano (4)
227 Devano (5)
228 Devano (6)
229 Devano (7)
230 Devano (8)
231 Devano (9)
232 Devano (10)
233 Devano (11)
234 Devano (12)
235 Devano (13)
236 Devano (14)
237 Devano (15)
238 Devano (16)
239 Devano (17)
240 Devano (18)
241 Devano (19)
242 Devano (20)
243 Devano (21)
244 Devano (22)
245 Devano (23)
246 Devano (24)
247 Devano (25)
248 Devano (26)
249 Devano (27)
250 Devano (28)
251 Devano (29)
252 Devano (30)
253 Devano (31)
254 Devano (32)
255 Devano (33)
256 Devano (34)
257 Devano (35)
258 Devano (36)
259 Devano (37)
260 Devano (38)
261 Devano (39)
262 Devano (40)
263 Devano (41)
264 Devano (42)
265 Devano (43)
266 Devano (44)
267 Devano (45)
268 Devano (46)
269 Devano (47)
270 Devano (48)
271 Devano (49)
272 Devano (50)
273 Devano (51)
274 Devano (52)
275 Devano (53)
276 Devano (54)
277 Devano (55)
278 Devano (56)
279 Devano (57)
280 Devano (58)
281 Devano (59)
282 Devano (60)
283 Devano (61)
284 Devano (62)
285 Devano (63)
286 Devano (64)
287 Devano (65)
288 Devano (66)
289 Devano (67)
290 ....
291 Devano (68)
292 Devano (69)
293 Devano (70)
294 Devano (71)
295 Devano (72)
296 Devano (73)
297 Devano (74)
298 Devano (75)
299 Devano (76)
300 Devano (77)
301 ENDING
302 CERITA BARU!
Episodes

Updated 302 Episodes

1
Devano Berlian Wijaya
2
Devina Berlian Wijaya
3
1 : SMA Kencana
4
2 : Antara Alex dan Ziko
5
3 : Alex dan Kisah Cintanya
6
4 : Pasar Malam
7
5 : Lapangan dan UKS
8
6 : Devano dan Adara
9
7 : Kamu Orang Baik
10
8 : Cara Lain
11
9 : Selangkah Lebih Maju
12
10 : Aku Boleh Cemburu?
13
11 : Bernyanyi Untukmu
14
12 : Adara dan Kehidupannya
15
13 : Devina Salah Tingkah
16
14 : Perusak Hubungan
17
15 : Cafe dan Hujan
18
16 : Lagu dan Luka
19
17 : Adara Alexander
20
18 : Aku Sayang Kamu Devano
21
19 : Si Posesif Devano
22
20 : Antara Ziko dan Alex
23
21 : Kamu Jahat
24
22 : Masih Marah
25
23 : Baikan?
26
24 : Jangan Dengarkan Mereka
27
25 : Aku Sayang Kamu Vin
28
26 : Aku Suka Dia
29
27 : Obat Tidur
30
28 : Pipiku Merona
31
29 : Aku Cinta Kamu
32
30 : Taken By Ziko
33
31 : Bahagia Selalu
34
32 : Pelukan Hangat Devano
35
33 : Si Keras Kepala
36
34 : Sweet Family
37
35 : Si Manja Devina
38
36 : Sayang
39
37 : Bersama Ziko
40
38 : Don't Cry
41
39 : Aku Cemburu!
42
40 : Tetap Disini
43
41 : Devano Marah
44
42 : Ziko Cemburu
45
43 : Maafin Aku Sayang
46
44 : Kekasih Nakal
47
45 : Hujan dan Teh Hangat
48
46 : Lari Pagi
49
47 : Semua Posesif
50
48 : Marahan
51
49 : Buku dan Sekotak Pizza
52
50 : Lagu Untuk Adara
53
51 : Si Posesif Ziko
54
52 : Namanya Harris
55
53 : Kesalahan Besar
56
54 : Marah dan Merah
57
55 : Pacaran
58
56 : Gara-gara Case Phone
59
57 : Kamu Tidak Akan Pergi Kan?
60
58 : Truth or Dare?
61
59 : Tentang Alex
62
60 : Kecewa
63
61 : Jangan Egois
64
62 : Aku Mau Sendiri
65
63 : Aku Mau Ikut!
66
64 : Bandara
67
65 : Pantai
68
66 : Devano Kangen!
69
67 : Terlupakan
70
68 : Masih Marah
71
69 : Kita Saudara
72
70 : My Beloved Twins
73
71 : Baikan
74
72 : Perlakuan Manis
75
73 : Cemburu!
76
74 : Kehujanan
77
75 : Aku Wanita Lemah
78
76 : Si Keras Kepala Devano
79
77 : Hug Me
80
78 : Pengganggu!
81
79 : Vano Cemburu
82
80 : Pengaruh Alex!
83
81 : Kalau Aku Pergi
84
82 : Belajar Bersama
85
83 : Dilema
86
84 : Jangan Marahi Vano
87
85 : Cepat Sembuh Sayang
88
OBSESSION
89
86 : Lagu Untuk Devina
90
87 : Selamat Ulang Tahun
91
88 : Hari Istimewa
92
89 : Ajakan Devano
93
90 : Vano Jorok!
94
91 : Anak Kesayangan
95
92 : Devano Sakit
96
93 : Bersama Devano
97
94 : A Day With Devano
98
95 : Manja
99
96 : Random
100
97 : Penakut
101
98 : Libur Sekolah
102
99 : Selamat Ulang Tahun Ziko
103
100 : Panik!
104
101 : Coba Aja
105
102 : Prom Night
106
S2 (1)
107
S2 (2)
108
S2 (3)
109
S2 (4)
110
S2 (5)
111
S2 (6)
112
S2 (7)
113
S2 (8)
114
S2 (9)
115
S2 (10)
116
S2 (11)
117
S2 (12)
118
S2 (13)
119
S2 (14)
120
S2 (15)
121
S2 (16)
122
S2 (17)
123
S2 (18)
124
S2 (19)
125
S2 (20)
126
S2 (21)
127
S2 (22)
128
S2 (23)
129
S2 (24)
130
S2 (25)
131
S2 (26)
132
S2 (27)
133
S2 (28)
134
S2 (29)
135
S2 (30)
136
S2 (31)
137
S2 (32)
138
S2 (33)
139
S2 (34)
140
S2 (35)
141
S2 (36)
142
S2 (37)
143
S2 (38)
144
S2 (39)
145
S2 (40)
146
S2 (41)
147
S2 (42)
148
S2 (43)
149
S2 (44)
150
S2 (45)
151
S2 (46)
152
S2 (47)
153
S2 (48)
154
S2 (49)
155
S2 (50)
156
S2 (51)
157
S2 (52)
158
S2 (53)
159
S2 (54)
160
S2 (55)
161
S2 (56)
162
S2 (57)
163
S2 (58)
164
S2 (59)
165
S2 (60)
166
S2 (61)
167
S2 (62)
168
S2 (63)
169
S2 (64)
170
S2 (65)
171
S2 (66)
172
S2 (67)
173
S2 (68)
174
S2 (69)
175
S2 (70)
176
S2 (71)
177
S2 (72)
178
S2 (73)
179
S2 (74)
180
S2 (75)
181
S2 (76)
182
S2 (77)
183
S2 (78)
184
S2 (79)
185
S2 (80)
186
S2 (81)
187
S2 (82)
188
S2 (83)
189
S2 (84)
190
S2 (85)
191
S2 (86)
192
S2 (87)
193
S2 (88)
194
S2 (89)
195
S2 (90)
196
S2 (91)
197
S2 (92)
198
S2 (93)
199
S2 (94)
200
S2 (95)
201
S2 (96)
202
S2 (97)
203
S2 (98)
204
S2 (99)
205
S2 (100)
206
S2 (101)
207
S2 (102)
208
S2 (103)
209
S2 (104)
210
S2 (105)
211
S2 (106)
212
S2 (107)
213
S2 (108)
214
S2 (109)
215
S2 (110)
216
S2 (111)
217
S2 (112)
218
S2 (113)
219
Extra Part (1)
220
Extra Part (2)
221
Extra Part (3)
222
Istri Manja Ziko!
223
Devano (1)
224
Devano (2)
225
Devano (3)
226
Devano (4)
227
Devano (5)
228
Devano (6)
229
Devano (7)
230
Devano (8)
231
Devano (9)
232
Devano (10)
233
Devano (11)
234
Devano (12)
235
Devano (13)
236
Devano (14)
237
Devano (15)
238
Devano (16)
239
Devano (17)
240
Devano (18)
241
Devano (19)
242
Devano (20)
243
Devano (21)
244
Devano (22)
245
Devano (23)
246
Devano (24)
247
Devano (25)
248
Devano (26)
249
Devano (27)
250
Devano (28)
251
Devano (29)
252
Devano (30)
253
Devano (31)
254
Devano (32)
255
Devano (33)
256
Devano (34)
257
Devano (35)
258
Devano (36)
259
Devano (37)
260
Devano (38)
261
Devano (39)
262
Devano (40)
263
Devano (41)
264
Devano (42)
265
Devano (43)
266
Devano (44)
267
Devano (45)
268
Devano (46)
269
Devano (47)
270
Devano (48)
271
Devano (49)
272
Devano (50)
273
Devano (51)
274
Devano (52)
275
Devano (53)
276
Devano (54)
277
Devano (55)
278
Devano (56)
279
Devano (57)
280
Devano (58)
281
Devano (59)
282
Devano (60)
283
Devano (61)
284
Devano (62)
285
Devano (63)
286
Devano (64)
287
Devano (65)
288
Devano (66)
289
Devano (67)
290
....
291
Devano (68)
292
Devano (69)
293
Devano (70)
294
Devano (71)
295
Devano (72)
296
Devano (73)
297
Devano (74)
298
Devano (75)
299
Devano (76)
300
Devano (77)
301
ENDING
302
CERITA BARU!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!