Bab 14

Sharin beranjak dari kursinya saat ada serang pria menyuruhnya berkunjung ke ruang Presdir Bo. Wajahnya masih saja tidak bersemangat. Bukan karena baju kotor yang kini ia kenakan. Tapi lebih ke hatinya yang gak tahu kenapa tiba-tiba sangat sensitif. Sharin merasa seseorang sedang mempermainkan hidupnya. Menertawakannya tanpa ia tahu siapa orang tersebut.

Di depan pintu lift, Sharin berpapasan dengan Walker. Seperti sebuah hantu yang sangat menyeramkan. Begitulah cara Walker memandangnya saat ini. Bahkan Sharin sendiri sempat berpikir, apa Walker memiliki dua kepribadian? Masih membekas jelas di dalam ingatannya bagaimana ramahnya Walker saat pertama kali menyapa dirinya tadi pagi. Hanya hitungan jam pria itu berubah seperti orang baru lagi.

Kali ini Sharin ingin membuktikan kata-kata Amelia. Jika benar Walker bukan IT Manager yang harus ia hormati, seharusnya ia tidak punya alasan untuk merasa takut.

“Tuan Walker,” ucap Sharin dengan nada meninggi. Sapaan itu cukup berhasil membuat pria berkemeja putih yang ada di hadapannya menghentikan langkah kaki.

Melihat Walker berhenti, Sharin berjalan untuk mendekat. Wanita itu berdiri tepat di hadapan Walker dengan tatapan cukup menyelidik. Bukan hanya bagian wajah. Bahkan dari ujung kaki hingga ujung kepala tidak ada yang luput dari tatapan menyeramkan Sharin. Seperti posisi yang terbalik. Justru saat itu Sharin yang terlihat seperti bosnya. Kedua tangannya terlipat di depan dada. Sorot mata yang tajam dan hanya berkedip beberapa kali saja dalam satu menit.

Walker mengatur napasnya. Ia sudah tahu momen seperti ini akan terjadi. Sejak awal sudah ada Biao yang menjelaskannya. Kali ini ia tidak akan mati kutu. Walau Sharin wanita yang menjadi alasannya berada di Amerika. Tapi, tetap saja Walker tidak ingin kalah dari gadis berusia 21 tahun.

“Ada apa?” ketus Walker dengan dahi mengeryit seolah tidak tahu apa yang ingin di tanyakan oleh Sharin.

“Apa anda benar-benar IT Manager? Atau hanya pura-pura menjadi IT Manager?” ucap Sharin tanpa mau basa-basi. Baginya mengungkapkan kebenaran ini harus sesegera mungkin. Tidak lagi bisa menunda untuk menunggu besok hari.

“Apa kau pikir aku orang gila yang menyamar menjadi IT Manager?” Walker menaikan satu alisnya dengan satu senyum kecil di sudut bibirnya.

“Apa kau bisa menunjukkan buktinya? Amelia tidak mengenalimu.”

“Itu karena wanita seperti dia tidak pantas bertemu denganku. Apa kau pikir aku bekerja dan menetap di ruanganku?” Walker membuang tatapannya ke arah lain. Ada beberapa karyawan pria yang kini menatap wajahnya sekilas. Sepertinya karyawan-karyawan itu juga mendengar perbincangan Sharin dan Walker. “Hei, kau.”

Walker mengacungkan satu jarinya memanggil salah satu karyawan yang ada di lantai lima secara acak. Sesuai perintah Walker, karyawan itu beranjak dan berjalan perlahan mendekati Sharin dan Walker.

“Ada yang bisa saya bantu Tuan Walker?” ucap karyawan pria itu. Dari logat bicaranya saja Walker sudah cukup percaya diri kalau karyawan itu pasti ada di pihaknya saat ini.

“Apa kau bisa menjelaskan pada karyawan baru ini siapa aku?” Walker melempar satu tatapan penuh kemenangan di depan Sharin. Baginya, wanita sok berani seperti Sharin memang harus di perlakukan dengan cara seperti ini.

“Sharin, Tuan Walker IT Manager kita. Beliau sangat sering pergi keluar kota dan melempar tugasnya pada Pak...” ucapan karyawan itu terhenti saat ia melihat sosok pria yang selama ini menjadi IT Manager yang asli.

“Pak?” Sharin menatap dengan tatapan menagih jawaban.

“Tuan Walker. Apa yang anda lakukan di sini? Maafkan saya tidak bisa menyambut anda saat kembali ke kantor ini.”

Tiba-tiba saja terdengar suara yang sangat familiar bagi Sharin. Wanita itu memutar tubuhnya dengan segera untuk menatap wajah pria berbadan gemuk yang selama ini ia kenal sebagai IT Manager.

Sharin cukup membeku saat itu. Bagaimana mungkin orang yang sempat ia pikirkan seorang penipu kini menjadi orang yang di hormati. Wanita itu menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal dengan senyum menyeringai. Melihat dari situasi yang ada, sudah bisa di pastikan kalau ia akan ada di pihak yang kalah.

“Presdir Bo memanggil saya, Tuan Walker. Saya permisi dulu.” Sharin mengukir senyuman canggung. Detik itu ia kalah. Tanpa pikir panjang lagi, wanita itu berjalan cepat menuju ke lift.

Walker mengukir senyuman penuh arti menatap dua pria yang kini berdiri di hadapannya, “Kalian pasti tahu apa yang harus kalian lakukan jika masih ingin kerja di sini.”

“Kami mengerti, Tuan Walker,” ucap dua pria itu bersamaan.

“Bagus,” sambung Walker sebelum berjalan menuju ke ruang kerjanya.

Dari balik dinding yang tidak terlalu jauh. Amelia menguping pembicaraan Walker. Wanita itu menggenggam kuat paper bag yang kini ada di tangannya. Satu kejanggalan baru saja terlihat.

“Sudah aku duga. Ada yang tidak beres di sini. Sepertinya aku harus mengajak Sharin untuk melakukan penyelidikan. Tidak mudah untuk berpura-pura menjadi IT Manager. Jabatan itu cukup tinggi dan memang harus dimiliki oleh seseorang yang memiliki ilmu tinggi. Kecuali ada orang yang memiliki jabatan tertinggi yang mengatur semua ini. Satu-satunya orang yang bisa melakukan semua ini adalah Presdir Bo. Sharin harus tahu semua ini.”

Amelia memasang wajah biasa saja agar tidak menimbulkan kecurigaan. Wanita itu duduk di kursi kerjanya sambil melirik beberapa kamera cctv yang mengelilingi ruangan yang ada di lantai lima.

“Sepertinya semua camera cctv ini hanya mengarah ke meja Sharin. Aku tidak bisa meretas di kantor. Aku harus mencari tempat aman untuk menyelidiki semuanya.”

Terpopuler

Comments

indah_kajoL

indah_kajoL

ameliaaaaa banyak tau nanti cepet mati lhoo

2021-11-24

0

Nurul Fajriyah

Nurul Fajriyah

oh amelia bsa meretas jga ya kya nya

2021-02-28

0

Mira

Mira

aduu bisa berabe nie rencanax biao

2021-02-23

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!