Bab 13 Pahit

"APA KAMU GILA? WANITA MANA YANG INGIN DIJADIKAN KELINCI PERCOBAAN??"

"JIKA WANITA LAIN MENDENGARNYA DIA AKAN MENGANGGAPNYA SEBAGAI PLAYBOY KAMU PAHAM?" ucap Iris sambil menarik kerah baju milik pangeran di dalam pikirannya dengan wajah yang tersenyum menahan kesal terhadap ucapan blak-blakan

Iris merasa sangat tidak bisa memahami laki-laki yang berada di depannya. Ketika di masa lalu dia mengejar tidak ada satupun kemampuannya ataupun usahanya yang diberikan apresiasi. Di saat sekarang ketika dia sadar dan diberikan hukuman oleh dewa maka dia tidak lagi terlalu berharap dengan masa depan tentang hubungan yang telah terjalin dengan sang pangeran di dalam tali pertunangan.

"Itu adalah hak yang anda miliki yang mulia, akan tetapi jika saya bisa memilih saat ini saya mungkin lebih memilih untuk sendiri dan fokus kepada keluarga yang perhatian kepada kesehatan saya,"

"Selama ini saya lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah, saya jadi merasa sudah saatnya saya juga tidak memberikan sesuatu yang memalukan atau aib untuk keluarga tercinta,"

"Saya yakin anda tau betul tentang itu bukan? Kalau begitu saya pamit dulu yang mulia," ucap Iris yang bangkit dari sofa dan memberi hormat pamit

Sang pangeran yang ditinggalkan di dalam ruangan yang sepi dengan sepotong kue yang tidak habis di depannya. Benar-benar pahit dan sesak dia melihat penolakan di depannya, dia bisa saja memaksa Iris untuk menerima semua yang diinginkan olehnya, akan tetapi banyak luka yang dia torehkan juga membuatnya sadar diri untuk perlahan-lahan melindunginya dari berbagai macam hal. Sesaat sang pangeran teringat dengan mimpi buruk yang begitu familiar menghampirinya seolah-olah dia pernah mengalami hal itu.

"BUNUH WANITA GILA ITU!!"

"DIA TIDAK PANTAS JADI RATU!!"

"DIA MEMANG LAYAK MATI, MAU JADI APA KERAJAAN KITA DI PIMPIN OLEH WANITA KEJAM DAN JAHAT!!"

"GADIS SUCI LEBIH BAIK JADI RATU!!"

Berbagai macam sorakan orang-orang dengan sebuah guliton berada di depan matanya, yang kemudian terlihat seorang gadis berambut coklat dengan borgol rantai di kawal oleh para kesatria istana supaya tidak melarikan diri atau bertindak hal yang jahat. Sang pangeran melihat adegan itu, tapi anehnya dia tidak bisa melihat wajah sosok dari gadis yang diborgol, ditambah lagi rambut berwarna coklat adalah rambut yang warnanya cukup umum di kalangan masyarakat barat berbeda dengan timur.

"Entah kenapa aku selalu merasa sedih ketika melihat wajah atau sikap Iris yang tiba-tiba semacam itu,"

"Seolah-olah dia takut jika mendekat ke arahku sejak demamnya sembuh,"

"Tidak lama lagi pesta pendirian negara akan tiba, orang-orang pasti akan memperhatikan hubungan kami dan para tamu penting dari kerajaan timur dan timur tengah akan datang,"

"Aku harap semuanya akan bisa berjalan dengan lancar," gumam sang pangeran sambil menatap kue yang ada di depannya

Disisi lain di dalam kereta kuda Iris bersandar ke jendela dan menatap pemandangan dari dalam kereta, sebuah pemandangan yang selalu sama dilewati oleh dirinya. Iris merenung tentang apa yang akan terjadi selanjutnya setelah mendapatkan keterkejutan hari ini.

"Kutukan mungkin akan lebih baik daripada harus sakit hati semacam ini akibat dari perhatian,"

"Sekarang aku benar-benar harus fokus kepada bisnis yang aku jalankan, karena tujuanku adalah menjadi seseorang yang kaya tanpa perlu memikirkan masa tua nanti akan menjadi apa,"

Chasing Gold And Avoid The Prince

Episodes
1 Bab 1 Penyesalan
2 Bab 2 Sakit atau dicampakkan?
3 Bab 3 Teman Masa Kecil dan Perjalanan
4 Bab 4 La Promesse
5 Bab 5 Dicintai
6 Bab 6 Luangkan Waktumu Untuk Berdua
7 Bab 7 Izinkan Aku Bersikap Layaknya Seorang Tunangan
8 Bab 8 Tidak Bermoral dan Licik
9 Bab 9 Moment Kakak dan Adik
10 Bab 10 Tertusuk Tapi Tidak Berdarah
11 Bab 11 Identitas dan Sepotong Kue
12 Bab 12 Bermain Perasaan
13 Bab 13 Pahit
14 Bab 14 Fu Xiang
15 Bab 15 Berani Memukul?
16 Bab 16 Permintaan Maaf
17 Bab 17 Investasi
18 Bab 18 Alun-alun Kota
19 Bab 19 Pasangan Satu Hari
20 Bab 20 Percaya
21 Bab 21 Hari Yang Menyenangkan
22 Bab 22 Gadis Suci
23 Bab 23 Kamu Sudah Manis
24 Bab 24 Meminta Maaf
25 Bab 25 Maka Biarlah Aku Yang Menerimamu
26 Bab 26 Merah
27 Bab 27 Berdansa
28 Bab 28 Saling Memanggil Nama
29 Bab 29 Waktu Membuat Penyesalan
30 Bab 30 Terlihat Manis
31 Bab 31 Makan Bersama
32 Bab 32 Shareefah
33 Bab 33 Kenapa Harus Salah Paham?
34 Bab 34 Laki-laki Berkulit Eksotis
35 Bab 35 Badut Di Pesta Teh
36 Bab 36 Memangnya Kenapa?
37 Bab 37 Sapu Tangan
38 Bab 38 Apa Salahnya Egois?
39 Bab 39 Menyulut Api
40 Bab 40 Penculikan?
41 Bab 41 Menghilangkan
42 Bab 42 Naif dan Bodoh
43 Bab 43 Luka
44 Bab 44 Langkahi Mayatku
45 Bab 45 Akan Aku Pertimbangan Kembali (Tamat)
46 Pengumuman
47 Bab 46 Special chapter part 1
48 Bab 47 Special Chapter Part 2
49 Bab 48 Special Chapter Part 3 (End)
Episodes

Updated 49 Episodes

1
Bab 1 Penyesalan
2
Bab 2 Sakit atau dicampakkan?
3
Bab 3 Teman Masa Kecil dan Perjalanan
4
Bab 4 La Promesse
5
Bab 5 Dicintai
6
Bab 6 Luangkan Waktumu Untuk Berdua
7
Bab 7 Izinkan Aku Bersikap Layaknya Seorang Tunangan
8
Bab 8 Tidak Bermoral dan Licik
9
Bab 9 Moment Kakak dan Adik
10
Bab 10 Tertusuk Tapi Tidak Berdarah
11
Bab 11 Identitas dan Sepotong Kue
12
Bab 12 Bermain Perasaan
13
Bab 13 Pahit
14
Bab 14 Fu Xiang
15
Bab 15 Berani Memukul?
16
Bab 16 Permintaan Maaf
17
Bab 17 Investasi
18
Bab 18 Alun-alun Kota
19
Bab 19 Pasangan Satu Hari
20
Bab 20 Percaya
21
Bab 21 Hari Yang Menyenangkan
22
Bab 22 Gadis Suci
23
Bab 23 Kamu Sudah Manis
24
Bab 24 Meminta Maaf
25
Bab 25 Maka Biarlah Aku Yang Menerimamu
26
Bab 26 Merah
27
Bab 27 Berdansa
28
Bab 28 Saling Memanggil Nama
29
Bab 29 Waktu Membuat Penyesalan
30
Bab 30 Terlihat Manis
31
Bab 31 Makan Bersama
32
Bab 32 Shareefah
33
Bab 33 Kenapa Harus Salah Paham?
34
Bab 34 Laki-laki Berkulit Eksotis
35
Bab 35 Badut Di Pesta Teh
36
Bab 36 Memangnya Kenapa?
37
Bab 37 Sapu Tangan
38
Bab 38 Apa Salahnya Egois?
39
Bab 39 Menyulut Api
40
Bab 40 Penculikan?
41
Bab 41 Menghilangkan
42
Bab 42 Naif dan Bodoh
43
Bab 43 Luka
44
Bab 44 Langkahi Mayatku
45
Bab 45 Akan Aku Pertimbangan Kembali (Tamat)
46
Pengumuman
47
Bab 46 Special chapter part 1
48
Bab 47 Special Chapter Part 2
49
Bab 48 Special Chapter Part 3 (End)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!