11. Hadiah dari Kakak Cantik

Cakra

"Horeeeee Yah bit pulang!" Umay dan Sasa melonjak-lonjak kegirangan begitu mendengar suara motornya berhenti di depan rumah.

"Mana oleh-oleh? Mana oleh-oleh?" anak kelas 3 SD dan TK itu saling berebut lebih dulu untuk menemuinya. Alhasil tubuh mereka berdua tersangkut di pintu karena sama-sama ingin keluar tapi tak ada yang mau mengalah.

"Bawa pesananku kan Yah bit?" teriak Sasa riang sambil saling mendorong dengan Umay.

Ia hanya tersenyum sambil melepas helm. "Satu satu, nggak boleh berantem."

Namun Umay dan Sasa tak menghiraukan permintaannya. Terus saja saling mendorong ingin lebih dulu.

"Bawa pesananku kan Yah bit?!" teriak Sasa lagi semakin tak sabar.

"Bawa dooong," senyumnya semakin lebar sambil mengangkat kantong plastik pemberian Anja tinggi-tinggi.

"Wah?! Gede bangeeet?" Umay dan Sasa yang masih saling mendorong terpesona melihat kantong plastik yang diangkatnya.

"Itu buat aku!"

"Aku!"

"Punya aku!"

"Aku!"

"Eh!" ia menggelengkan kepala. "Satu satu. Apa yah bit bilang?" sambil menunjuk kearah Umay yang terus saja saling mendorong dengan Sasa ingin menjadi yang pertama menerima oleh-oleh darinya.

"Ledis fes!" pekik Sasa semangat sambil mendorong Umay agar tertinggal di belakang.

"Pintar!" ia mengacungkan jempol sambil menyerahkan dua buah kantong plastik berukuran besar tersebut kepada mereka berdua. "Jangan rebutan!" ia mengingatkan. "Semua kebagian."

Ia pun masuk ke dalam rumah dimana Icad sedang duduk-duduk di kursi sambil membaca buku. Sementara di belakang punggungnya Umay dan Sasa masih saja ribut mempersoalkan siapa yang akan membuka kantong plastik terlebih dahulu.

"Oi, Bang, mana Nenek sama Mama?"

Icad tak menjawab, hanya mengarahkan dagu ke bagian belakang rumah. Saat ia berjalan masuk, terdengar pekikan senang Umay dan Sasa yang telah berhasil membuka tas plastik pemberiannya.

"Makasih Yah bit!" teriak Umay dan Sasa berbarengan.

"Abang! Abang! Sini! Ada banyak makanan!" ia masih bisa mendengar suara Sasa meminta Icad untuk mendekat ketika melihat Mak dan Kak Pocut sedang menghaluskan bumbu di dapur.

"Assalamualaikum," ia menghampiri Mak sambil sekilas mencium kepala wanita yang melahirkannya itu. Kemudian mendudukkan diri di lantai dapur.

"Wa'alaikumsalam," Mak tersenyum. "Baru pulang?"

Ia mengangguk.

"Tumben malam," ujar Kak Pocut sambil terus menghaluskan bumbu di atas ceprek (cobek) berukuran paling besar yang pernah ia lihat.

"Tadi ada bantu teman dulu," jawabnya sambil melepas jaket karena gerah.

"Makanlah, masih ada gulai ikan di meja," ujar Mak yang kini sedang memilah-milah daun salam dan pandan.

"Ntar lah, masih kenyang," jawabnya sambil menyenderkan punggung ke dinding dapur. "Kenapa malam-malam masak banyak? Ada pesanan?"

"Ada pesanan lima kilo ayam tangkap dari Pak Camat, mau diambil Subuh katanya," Kak Pocut yang menjawab.

"Diambil atau diantar?"

"Orang kecamatan yang mau ambil kemari."

"Oo," ia mengangguk-angguk mengerti.

Bersamaan dengan teriakan riang Sasa yang menyerbu dapur, "Mama, mama, mau coba donat dari Yah bit kah? Enaaaak banget. Nenek juga," ujar Sasa sambil menyuapkan sebuah donat cokelat bertabur almond ke mulut Kak Pocut.

"Mm, enak," Kak Pocut mengangguk. "Lebih empuk dibanding donat yang Mama buat kemarin ya?"

"Iya," Sasa tertawa senang. "Nenek mau?" kali ini sambil menyuapkan donat ke depan mulut Mak.

"Mm," Mak mengernyit. "Gigi nenek udah nggak kuat makan makanan semanis ini."

"Tapi enak kaaan?" Sasa mengacungkan jempol sambil melahap seluruh sisa potongan donat yang ada di tangannya.

"Masih banyak di depan," lanjut Sasa dengan mulut penuh. "Ada dua kotak donat besaaar, dua kotak donat keciiiil, ada ayam goreng juga. Buat bekal aku besok ke sekolah ya Ma?"

Kak Pocut mengangguk-angguk, "Nanti kalau udah selesai makan langsung gosok gigi terus tidur ya Sa?"

"Nanti ah," Sasa menggeleng. "Belum ngantuk. Masih mau main sama Abang," kembali melesat ke ruang tamu.

Kak Pocut menggelengkan kepala, "Jam delapan gosok gigi, Sa! Suruh Abangmu berdua gosok gigi juga!" ujar Kak Pocut setengah berteriak.

"Kamu kenapa foya foya begitu," Kak Pocut beralih melihat kearahnya dengan pandangan menuduh. "Jangan berlebihan kalau bawa untuk anak-anak. Kamu juga harus nabung sebentar lagi mau masuk kuliah."

Ia tertawa kecil, "Dapat gratis."

"Gratis darimana?" Mak ikut menatapnya curiga. "Jangan pernah terima gratis dari orang. Nanti suatu saat kita ada masalah jadi sungkan."

Ia menggeleng sambil terus tertawa, "Bukan gratis deh....bonus....bonus."

"Dari Fahri?" selidik Mak penuh rasa ingin tahu. "Kalau iya besok bawalah sekotak ayam tangkap. Kita buatnya lebih dari lima kilo ini. Sekalian buat makan sendiri."

"Bukaaan," ia menggeleng sambil bangkit hendak menuju ke ruang tamu untuk bermain-main sebentar dengan para keponakannya.

"Dari cewek yang suka datang ke rumah itu?" Kak Pocut mencibir.

"Yang mana?" Mak mengernyit.

"Yang mana aku pun tak tahu saking banyaknya," Kak Pocut tertawa campur mencibir.

"Jangan sering-sering mau terima hadiah dari cewek. Nanti kamu sendiri yang repot. Cewek itu gampang baper. Kamu pikir itu biasa, tapi mereka anggap lebih dari biasa."

Ucapan Kak Pocut membuatnya tergelak, "Bukaaan. Ini dari klien kok. Aku tadi ada bantu orang keluar dari masalah. Dapat bonusnya makanan sebanyak itu."

"Asal bukan keluar dari masalah terus masuk ke masalah baru, Gam!" suara cibiran Kak Pocut masih terdengar meski ia telah berada di ruang tamu. Membuatnya kembali tertawa kecil. Masalah baru? Mungkin satu-satunya masalah baru yang kini mulai mengganggu pikirannya adalah kondisi kesehatan Anja dengan tubuh yang terlihat makin mengurus.

Sialan, kenapa mesti mengkhawatirkan cewek berisik itu sih. Mau sehat mau sakit seharusnya tak menjadi masalah baginya bukan?

Sambil menggerutu dalam hati ia mendudukkan diri di sebelah Icad yang kini sedang menggambar di atas kertas HVS bekas. Sementara Umay dan Sasa masih ribut saling menebak rasa topping donat yang sedang dimakan. Tangan kanannya terulur untuk mengambil sebuah donat dengan topping cokelat bertabur potongan kacang.

Diliriknya kertas HVS di depan Icad, yang ternyata telah berisi gambar kepala harimau persis seperti aslinya.

"Wih, bagus gambarnya Cad," pujinya sungguh-sungguh. Ia bukannya tak tahu kalau Icad hobi menggambar. Tiap ada waktu luang dan kertas kosong meskipun bekas pasti langsung di coret-coret dengan khusyu hingga membentuk sebuah gambar yang bagus.

"Minggu depan ada FLS2N (Festival dan lomba seni siswa nasional)," gumam Icad. "Aku ikut lomba gambar."

Ia mengernyit, "Udah kelas 6 masih ikutan lomba?"

"Kata Pak guru biar bisa menang lagi," jawab Icad singkat membuatnya tertawa.

"Semoga beneran menang," gumamnya sambil mengambil donat yang kedua. Kali ini tinggal tersisa satu dengan topping lelehan cokelat dan taburan kacang almond.

"Yah bit tumben bawa makanan begitu," ujar Icad menunjuk box donat memakai ujung dagu. "Yang cuma dijual di Mall."

Ia tertawa sambil menggigit donat, "Itu hadiah dari orang."

"Pacar?"

Ia kembali tertawa, "Bukan."

"Terus hadiah dari siapa?" cibir Icad. "Mana ada orang kasih hadiah cuma-cuma padahal lagi nggak ulang tahun."

"Hadiah dari kakak cantik," jawabnya sambil tersenyum-senyum sendiri. Sementara Icad kembali mencibir sekaligus menggelengkan kepala terus melanjutkan menggambar.

***

Terpopuler

Comments

Lia Kiftia Usman

Lia Kiftia Usman

saya baca ulang entah keberapa x ... lagi ingat cakra di hajar abang2nya anja 🤭 jadi balik baca🙏

2024-12-12

0

Asma Susanty

Asma Susanty

hadiah dari kakak cantik....tiap part selalu saja bikin baper, ini nih alasan kenapa kalau sdh baca BP pasti selalu gagal move on..baca berulang2 kali nggak ada bosannya...❤❤❤🌹

2024-12-03

4

Suhartini Tin

Suhartini Tin

aq sdh baca ini nggak tau sdh yg keberapa, abis ini lanjut baca RSK
karya mom shera selalu terdepan

2024-10-19

0

lihat semua
Episodes
1 1. Retrouvailles
2 2. Run All Night
3 3. Room Number 27
4 4. A Big Mistake
5 5. Sunday Morning, Worst Thing is Falling
6 6. "Gue Hancur ...."
7 7. Cakra itu ....
8 8. Year End Film Project
9 9. Mamayu dan Mager
10 10. Chocolate Almond Cinnamon
11 11. Hadiah dari Kakak Cantik
12 12. Fantastic Four
13 13. The Result is ....
14 14. Tenggelam Dalam Lautan Penyesalan
15 15. Bad Timing
16 16. How It Feels
17 17. Kasih Ibu Sepanjang Masa
18 18. Tersesat
19 19. Menepilah
20 20. Namaku Cinta
21 21. Blue Saturday Night
22 22. Meregang
23 23. Melampaui Semua Batasan
24 24. Cinta Selalu Ada
25 25. Cinta Selalu Ada (2)
26 26. Cinta Selalu Ada (3)
27 27. Cinta Selalu Ada (4)
28 28. Cinta Selalu Ada (5)
29 29. As Long As You Love Me
30 30. Butiran Debu
31 31. Butiran Debu (2)
32 32. Butiran Debu (3)
33 33. "I'm Nobody and I've Nothing"
34 34. Hari Tanpa Bayangan
35 35. "Good Luck, Cakra!"
36 36. Losing You
37 37. Don't Wanna Cry
38 38. Don't Wanna Cry (2)
39 39. Mama Knows Best
40 40. Terrible Things
41 41. Terrible Things (2)
42 42. When Mama Said
43 43. The Real Problem
44 44. Road to ....
45 45. Road to .... (2)
46 46. Rezeki dari Arah yang Tak Terduga
47 47. Starting The Countdown
48 48. Mitsaqan Ghalidza
49 49. You Are The Reason
50 50. You Are The Reason (2)
51 51. Terima Kasih : Satu Tanda Syukur
52 52. Terima Kasih : Satu Tanda Syukur (2)
53 53. Mencari Rekam Jejak
54 54. 17 Missed Calls
55 55. 17 Missed Calls (2)
56 56. Love Has No Reason
57 57. Love Has No Reason (2)
58 58. Love Has No Reason (3)
59 59. Love Has No Reason (4)
60 60. Love Has No Reason (5)
61 61. Nothings Gonna Change My Love For You
62 62. Best Mama, Ever
63 63. You and Me Against The World
64 64. You and Me Against The World (2)
65 65. Just You and Me
66 66. Just You and Me (2)
67 67. Bertualang Bersamamu
68 68. Selalu Bersamamu
69 69. Selalu Bersamamu (2)
70 70. "Lakukan Sekarang Juga!"
71 71. Pagi di Rumah Mertua
72 72. Kado Berpita Biru
73 73. Kau Buatku Jatuh Hati
74 74. Mulai Membaik Atau Tetap Sama?
75 75. "Leave Them Alone"
76 76. Runtuhnya Langit Biru
77 77. Kiamat Menjadi Kenyataan
78 78. Finding You
79 79. It's Us, Against The Entire World
80 80. It's Us, Against The Entire World (2)
81 81. It's Us, Against The Entire World (3)
82 82. Our Journey
83 83. Our Journey (2)
84 84. Kesuksesan yang Tertunda
85 85. Jangan Pernah Lelah untuk Belajar
86 86. "See You On Top!"
87 87. Nostalgia SMA Kita
88 88. Everything Gonna be Alright
89 89. You're More Than What You Think
90 90. You're More Than What You Think (2)
91 91. From Zero to Hero
92 92. "Hati-hati ya!"
93 93. "Miss You Already ...."
94 94. Miss You Like Crazy
95 95. Miss You Like Crazy (2)
96 96. You're Always on My Mind
97 97. Bersamamu Selalu Indah
98 98. Bersamamu Selalu Indah (2)
99 99. The Beginning
100 100. No Pain No Gain
101 101. You're My All
102 From Author with Love
103 102. Hari yang Dipenuhi Kebahagiaan
104 103. Hari yang Dipenuhi Kebahagiaan (2)
105 104. Ibu, Termulia dan Teristimewa
106 105. "Jangan Panik!"
107 106. "Jangan Panik!" (2)
108 107. "Maafin Anja, Ma."
109 108. Bintang Paling Terang
110 109. Love at The First Sight
111 From Cakra Anja with Love
112 110. Kisah Teuku Aldebaran Ishak
113 111. New Mom
114 112. New Mom (2)
115 113. "Drg. Anjani Prameswari, Soon to be ...."
116 114. "Bukan ini yang Kuinginkan"
117 115. "Apa Kita Pernah Bertemu Sebelumnya?"
118 116. "Dia Orang Mana?"
119 117. "Dia ... Anak Hamzah Ishak?"
120 118. Aceh Lon Sayang**
121 119. Aceh Lon Sayang (2)
122 120. Adek Lon Sayang, Adek Lon Malang **
123 121. "Seulamat Tinggai" **
124 122. Lahirnya Singa Pemberani
125 123. "Jih Rakan Lon" **
126 124. "Lon Lake Meuah ...." **
127 Sepatah dua patah kata
128 125. Titik Balik
129 126. Rewriting
130 127. Rewriting (2)
131 128. Reminding
132 129. Reminding (2)
133 130. Trio Sunter Goes to Aqiqah
134 131. Hari Spesial untuk Aran Tersayang
135 132. Hari Spesial untuk Aran Tersayang (2)
136 133. What Doesn't Kill You, Makes You Stronger
137 Sapaan Hangat
138 134. Sasa Oh Sasa ....
139 135. Sasa Oh Sasa .... (2)
140 136. Sasa Oh Sasa .... (3)
141 137. About This Night
142 138. About This Night (2)
143 139. Beratapkan Langit Malam
144 140. "Selamat Datang di Rumah Kami."
145 141. Bidadari di Hadapan
146 142. (He) Cares For You **
147 143. Mimpiku Adalah Kalian Berdua
148 144. Follow Your Heart
149 145. Best Decision, Ever
150 146. "Terimakasih, Om."
151 147. Sampai Jumpa di Lain Hari
152 148. Day by Day
153 149. Forever Yours
154 150. Forever Yours (2)
155 151. The Luckiest Guy
156 Ucapan Terimakasih
157 152. The Luckiest Guy (2)
158 153. Welcome to The Club
159 154. When You're Not Around
160 155. When You're Not Around (2)
161 156. How It Started
162 157. How It Started (2)
163 158. Saat Dia Datang Kembali
164 159. Saat Dia Datang Kembali (2)
165 160. Happy Bestdayyy!
166 161. Unforgettable Moments
167 162. Unforgettable Moments (2)
168 163. Semua Karena Cinta
169 164. Semua Karena Cinta (2)
170 165. Too Much Love
171 166. Too Much Love (2)
172 167. Love, Wild Things, and You
173 168. How Its Going
174 169. How Its Going (2)
175 170. Adrenalin Rush
176 171. Adrenalin Rush (2)
177 172. All About Love
178 173. Love is You
179 174. Life Must Go On
180 175. Life Must Go On (2)
181 Before Say Goodbye
182 176. Time After Time
183 177. Time After Time (2)
184 178. Time After Time (3)
185 179. Time After Time (4)
186 180. Love of My Life
187 180. Love of My Life (2)
188 180. (End) Love of My Life
189 (Maybe Not) The End of The Road
190 Panduan Cara Memberi Dukungan
191 Dibuang Sayang (1)
192 Dibuang Sayang (2)
193 Dibuang Sayang (3)
194 Dibuang Sayang (4)
195 Dibuang Sayang (5)
196 Novel Pak Pici Duren Sawit
197 TERBIT CETAK
Episodes

Updated 197 Episodes

1
1. Retrouvailles
2
2. Run All Night
3
3. Room Number 27
4
4. A Big Mistake
5
5. Sunday Morning, Worst Thing is Falling
6
6. "Gue Hancur ...."
7
7. Cakra itu ....
8
8. Year End Film Project
9
9. Mamayu dan Mager
10
10. Chocolate Almond Cinnamon
11
11. Hadiah dari Kakak Cantik
12
12. Fantastic Four
13
13. The Result is ....
14
14. Tenggelam Dalam Lautan Penyesalan
15
15. Bad Timing
16
16. How It Feels
17
17. Kasih Ibu Sepanjang Masa
18
18. Tersesat
19
19. Menepilah
20
20. Namaku Cinta
21
21. Blue Saturday Night
22
22. Meregang
23
23. Melampaui Semua Batasan
24
24. Cinta Selalu Ada
25
25. Cinta Selalu Ada (2)
26
26. Cinta Selalu Ada (3)
27
27. Cinta Selalu Ada (4)
28
28. Cinta Selalu Ada (5)
29
29. As Long As You Love Me
30
30. Butiran Debu
31
31. Butiran Debu (2)
32
32. Butiran Debu (3)
33
33. "I'm Nobody and I've Nothing"
34
34. Hari Tanpa Bayangan
35
35. "Good Luck, Cakra!"
36
36. Losing You
37
37. Don't Wanna Cry
38
38. Don't Wanna Cry (2)
39
39. Mama Knows Best
40
40. Terrible Things
41
41. Terrible Things (2)
42
42. When Mama Said
43
43. The Real Problem
44
44. Road to ....
45
45. Road to .... (2)
46
46. Rezeki dari Arah yang Tak Terduga
47
47. Starting The Countdown
48
48. Mitsaqan Ghalidza
49
49. You Are The Reason
50
50. You Are The Reason (2)
51
51. Terima Kasih : Satu Tanda Syukur
52
52. Terima Kasih : Satu Tanda Syukur (2)
53
53. Mencari Rekam Jejak
54
54. 17 Missed Calls
55
55. 17 Missed Calls (2)
56
56. Love Has No Reason
57
57. Love Has No Reason (2)
58
58. Love Has No Reason (3)
59
59. Love Has No Reason (4)
60
60. Love Has No Reason (5)
61
61. Nothings Gonna Change My Love For You
62
62. Best Mama, Ever
63
63. You and Me Against The World
64
64. You and Me Against The World (2)
65
65. Just You and Me
66
66. Just You and Me (2)
67
67. Bertualang Bersamamu
68
68. Selalu Bersamamu
69
69. Selalu Bersamamu (2)
70
70. "Lakukan Sekarang Juga!"
71
71. Pagi di Rumah Mertua
72
72. Kado Berpita Biru
73
73. Kau Buatku Jatuh Hati
74
74. Mulai Membaik Atau Tetap Sama?
75
75. "Leave Them Alone"
76
76. Runtuhnya Langit Biru
77
77. Kiamat Menjadi Kenyataan
78
78. Finding You
79
79. It's Us, Against The Entire World
80
80. It's Us, Against The Entire World (2)
81
81. It's Us, Against The Entire World (3)
82
82. Our Journey
83
83. Our Journey (2)
84
84. Kesuksesan yang Tertunda
85
85. Jangan Pernah Lelah untuk Belajar
86
86. "See You On Top!"
87
87. Nostalgia SMA Kita
88
88. Everything Gonna be Alright
89
89. You're More Than What You Think
90
90. You're More Than What You Think (2)
91
91. From Zero to Hero
92
92. "Hati-hati ya!"
93
93. "Miss You Already ...."
94
94. Miss You Like Crazy
95
95. Miss You Like Crazy (2)
96
96. You're Always on My Mind
97
97. Bersamamu Selalu Indah
98
98. Bersamamu Selalu Indah (2)
99
99. The Beginning
100
100. No Pain No Gain
101
101. You're My All
102
From Author with Love
103
102. Hari yang Dipenuhi Kebahagiaan
104
103. Hari yang Dipenuhi Kebahagiaan (2)
105
104. Ibu, Termulia dan Teristimewa
106
105. "Jangan Panik!"
107
106. "Jangan Panik!" (2)
108
107. "Maafin Anja, Ma."
109
108. Bintang Paling Terang
110
109. Love at The First Sight
111
From Cakra Anja with Love
112
110. Kisah Teuku Aldebaran Ishak
113
111. New Mom
114
112. New Mom (2)
115
113. "Drg. Anjani Prameswari, Soon to be ...."
116
114. "Bukan ini yang Kuinginkan"
117
115. "Apa Kita Pernah Bertemu Sebelumnya?"
118
116. "Dia Orang Mana?"
119
117. "Dia ... Anak Hamzah Ishak?"
120
118. Aceh Lon Sayang**
121
119. Aceh Lon Sayang (2)
122
120. Adek Lon Sayang, Adek Lon Malang **
123
121. "Seulamat Tinggai" **
124
122. Lahirnya Singa Pemberani
125
123. "Jih Rakan Lon" **
126
124. "Lon Lake Meuah ...." **
127
Sepatah dua patah kata
128
125. Titik Balik
129
126. Rewriting
130
127. Rewriting (2)
131
128. Reminding
132
129. Reminding (2)
133
130. Trio Sunter Goes to Aqiqah
134
131. Hari Spesial untuk Aran Tersayang
135
132. Hari Spesial untuk Aran Tersayang (2)
136
133. What Doesn't Kill You, Makes You Stronger
137
Sapaan Hangat
138
134. Sasa Oh Sasa ....
139
135. Sasa Oh Sasa .... (2)
140
136. Sasa Oh Sasa .... (3)
141
137. About This Night
142
138. About This Night (2)
143
139. Beratapkan Langit Malam
144
140. "Selamat Datang di Rumah Kami."
145
141. Bidadari di Hadapan
146
142. (He) Cares For You **
147
143. Mimpiku Adalah Kalian Berdua
148
144. Follow Your Heart
149
145. Best Decision, Ever
150
146. "Terimakasih, Om."
151
147. Sampai Jumpa di Lain Hari
152
148. Day by Day
153
149. Forever Yours
154
150. Forever Yours (2)
155
151. The Luckiest Guy
156
Ucapan Terimakasih
157
152. The Luckiest Guy (2)
158
153. Welcome to The Club
159
154. When You're Not Around
160
155. When You're Not Around (2)
161
156. How It Started
162
157. How It Started (2)
163
158. Saat Dia Datang Kembali
164
159. Saat Dia Datang Kembali (2)
165
160. Happy Bestdayyy!
166
161. Unforgettable Moments
167
162. Unforgettable Moments (2)
168
163. Semua Karena Cinta
169
164. Semua Karena Cinta (2)
170
165. Too Much Love
171
166. Too Much Love (2)
172
167. Love, Wild Things, and You
173
168. How Its Going
174
169. How Its Going (2)
175
170. Adrenalin Rush
176
171. Adrenalin Rush (2)
177
172. All About Love
178
173. Love is You
179
174. Life Must Go On
180
175. Life Must Go On (2)
181
Before Say Goodbye
182
176. Time After Time
183
177. Time After Time (2)
184
178. Time After Time (3)
185
179. Time After Time (4)
186
180. Love of My Life
187
180. Love of My Life (2)
188
180. (End) Love of My Life
189
(Maybe Not) The End of The Road
190
Panduan Cara Memberi Dukungan
191
Dibuang Sayang (1)
192
Dibuang Sayang (2)
193
Dibuang Sayang (3)
194
Dibuang Sayang (4)
195
Dibuang Sayang (5)
196
Novel Pak Pici Duren Sawit
197
TERBIT CETAK

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!