Chapter 14

“Siapkan adrenalin, Seventhson! Dia sangat cepat,” teriak Thunder dari balik kemudi mobil Jessifer setelah mereka keluar dari Dandy's Coffee Shop dan bertukar kendaraan—Jessifer membawa sepeda motor Thunder dan Thunder membawa pulang mobil Jessifer.

Mendengar peringatan itu, nyali Valentine serentak menciut sementara ia sudah bertengger di boncengan Jessifer tanpa mengenakan helm.

Jessifer Illucy terkenal sebagai transporter paling cepat di divisinya, salah satu yang tercepat dari yang tercepat.

Setelah sepeda motor itu meluncur di jalan raya, Valentine baru mengerti apa yang dimaksud Thunder dengan ‘dia sangat cepat’, karena detik itu juga Valentine merasa dilempar ke luar angkasa seperti roket.

“Kenapa kita tak pakai mobil saja?” Teriak Valentine mencoba mengalahkan desir angin yang terdengar mendengking di telinganya yang kelebihan daya jangkau pendengaran.

“Kau belum mengerti? Mereka bilang dibutuhkan petarung jarak dekat di samping transporter, ingat?” Jessifer balas berteriak. “Misi ini menuntut kontak fisik! Kau tak bisa melakukannya dengan menggunakan mobil. Kau akan mendekati target dan merebut paketnya. Itulah yang diinginkan klien! Kau mengerti?”

“Baiklah, aku sudah mengerti,” sahut Valentine setengah mengerang. Sekarang aku tahu kenapa Michael melatih kami bertarung di atas kereta yang sedang melaju cepat, pikirnya getir.

Tak lama kemudian, target mereka muncul di atas sepeda motor sport yang dilengkapi fitur canggih dari arena balap.

Bicara kecepatan kendaraan, sepeda motor target memang lebih unggul. Tapi bicara skill, Jessifer jauh lebih unggul.

Misi mereka seharusnya tidak ada masalah seandainya target mereka tidak dikawal transporter lain.

Sebuah Bugatti Chiron tiba-tiba menyeruak ke arah mereka dalam kecepatan luar biasa ketika sepeda motor mereka hampir menjejeri sepeda motor target.

Jessifer spontan membanting setang dan meliukkan sepeda motornya hingga Valentine nyaris terlempar. Akibatnya sepeda motor mereka oleng karena Valentine tersentak dan membuat fokus Jessifer buyar.

“Sial!” Rutuk Jessifer sambil berusaha mempertahankan keseimbangan. “Target ternyata tak sendirian!”

Valentine tak bereaksi. Kesadarannya timbul-tenggelam akibat kecepatan yang membuatnya serasa dilempar ke luar angkasa. Dan selama kengerian itu berlangsung, ia mengatupkan kedua matanya lekat-lekat.

“Fokus!” teriak Jessifer memberi peringatan.

Jessifer benar!

Sebenarnya Valentine hanya perlu fokus.

Bukankah daya tangkapnya sudah berubah?

Ia bisa menangkap gerakan peluru. Seharusnya sudah tidak masalah dengan kecepatan.

Tapi hal itu tampaknya tak membantu menenangkan Valentine.

Pemuda itu masih kesulitan mengendalikan diri karena fobia pada kecepatan.

“Fokus pada target,” ulang Jessifer setelah berhasil mengembalikan keseimbangan. “Jangan terprovokasi oleh metode pengalihan mereka!”

Valentine menarik napas dalam-dalam dan membuka matanya.

“Aku akan mencoba mendekatinya sekali lagi,” kata Jessifer sembari menaikkan kecepatan. “Aku tak yakin bisa melakukannya lagi. Sebaiknya kali ini kau berhasil!”

“Oke, fokus!” perintah Valentine pada dirinya. Kemudian memusatkan perhatiannya ke arah sepeda motor target.

Tiba-tiba semuanya terlihat seperti berlangsung dalam gerak lambat.

Dari sudut matanya, ia bisa melihat Bugatti Chiron yang dikendarai transporter pengawal itu mulai menyusul lagi.

Begitu mobil itu melesat ke tengah-tengah, Valentine tiba-tiba melejit dari boncengan dan melompat ke arah mobil itu.

Jessifer tersentak dan seketika sepeda motornya terseok-seok. Tapi dengan cepat ia berhasil mempertahankan keseimbangan. Ia menoleh ke belakang dan mendapati Valentine sudah bertengger di atas mobil transporter itu.

Pengendara Bugatti Chiron itu meliukkan mobilnya dengan sentakan keras.

Valentine nyaris terlempar. Tapi berhasil mempertahankan keseimbangannya meski tidak stabil.

Jessifer melambungkan kecepatannya dan memutar sepeda motornya dengan gerakan ekstrem, kemudian melesat ke arah berlawanan, menghampiri Bugatti Chiron itu.

Valentine sudah melompat ke arah sepeda motor target.

GRAAAKKK!

Terdengar suara berderak nyaring ketika si pengendara sepeda motor itu tersentak dan kehilangan keseimbangan hingga body samping sepeda motornya membentur pembatas jalan.

Valentine berhasil mendarat di boncengan target dan langsung menyergap leher pria itu. Satu kakinya mengait bustep untuk mengunci keseimbangan sementara kaki lainnya menjejak setang untuk mengendalikan arah.

Dor, dor, dor!

Rentetan tembakan memberondongnya dari dalam mobil.

Jessifer menarik sepucuk pistol dari sela-sela sepatu lars-nya tanpa mengurangi kecepatan, kemudian balas menembaki si pengendara Bugatti Chiron sambil memutar-mutar sepeda motornya dalam teknik standing seperti sedang menari balet.

Sialnya mobil itu ternyata dilapisi anti peluru.

Bersamaan dengan itu, sepeda motor target tergelincir dan terjungkal, kemudian terpelanting dan berputar-putar terpental ke sana kemari.

Jessifer spontan membanting setang dan melejit menjauh.

BRUAAAK!

Sepeda motor itu akhirnya membentur kaca depan Bugatti Chiron.

Mobil itu berhenti mendadak, meninggalkan suara berdecit nyaring ban yang menggesek aspal.

Jessifer mengerem sepeda motornya dan terperangah. Tatapannya yang panik menyapu sekeliling.

Target mereka sudah terkapar di tepi jalan dengan Valentine membungkuk di atasnya, menindih dan membekuknya.

Jessifer baru saja menghela napas lega ketika pengendara Bugatti Chiron itu tiba-tiba memundurkan mobilnya dan memutar dengan cepat menghindari sepeda motor target, lalu melesat ke arah Valentine.

Para waktu bersamaan, sebuah truk besar melesat dari tikungan ke arah mobil itu.

Valentine dan Jessifer membeku di tempatnya masing-masing.

Sedetik kemudian…

BRUAAAK!

Ledakan logam yang berbenturan itu mendengking membelah keheningan.

Valentine mengerjap dan terkesiap. Truk itu lagi! Pekiknya dalam hati. Tersengat rasa penasaran, Valentine seketika lupa pada targetnya. Serta-merta ia melompat berdiri dan menghambur ke arah truk yang tersungkur bersama Bugatti Chiron di sudut pertigaan.

Jessifer tersentak dan spontan melambungkan sepeda motornya ke arah target yang hampir melarikan diri.

SRAAAK…!

Jessifer meliukkan sepeda motornya di depan target dan mencampakkan kendaraan itu begitu saja sementara ia menerjang ke arah target.

Seketika Valentine tersadar dan tersentak menoleh ke arah Jessifer.

Gadis itu sudah terlibat pertarungan sengit dengan target mereka.

Sementara Valentine menimang-nimang apakah ia akan membantu Jessifer atau memeriksa pengendara truk yang pernah menabraknya untuk memuaskan rasa penasarannya, truk itu beringsut mundur dan menghambur menjauh.

Valentine tergagap menatap spion samping mobil itu dengan tanda tanya besar menggantung di benaknya. Ia mendesah kasar dan mengalihkan pandangannya ke arah Bugatti Chiron yang terpojok ke trotoar dengan mata terpicing.

Pintu kemudinya sudah terbelalak membuka. Pengemudinya sudah menghilang.

Valentine spontan menarik pistol dari belakang ikat pinggangnya dan menyimak dengan waspada, menyisir sekitar dengan ekor matanya.

Sebuah bayangan berkelebat dari balik kap depan Bugatti Chiron dan menghilang di tikungan disertai suara berdesir pakaian yang menggesek pagar dinding.

Transporter itu sudah terlatih bergerak tanpa suara, tapi sialnya harus bertemu dengan Valentine yang daya tangkap pendengaran dan penglihatannya sekarang di atas rata-rata.

Tak butuh waktu lama bagi Valentine untuk memastikan posisi transporter itu. Ia membidikkan senjatanya tepat ketika transporter itu juga sedang membidikkan pistolnya ke arah Valentine.

Sejurus kemudian…

SLAAAASSSH!

Peluru melesat keluar dari moncong pistol transporter yang bersembunyi di balik pohon itu.

DOR!

Terpopuler

Comments

Dwi Sari

Dwi Sari

ya mau bagaimana lagi darah mancur kemuka kita tdk bisa menangani panggl ambulan saja

2021-08-07

0

Nusan

Nusan

hahahaha kau bukan pastor kan 🤣

2021-06-18

0

Lingling Sweet

Lingling Sweet

gilo bana kalo kata orang prancis pinggiran 🤫
🙌🙌🙌👏👏👏

2020-12-08

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!