Chapter 1

Valentine terbangun kebingungan dan memeriksa dirinya. Ia masih mengenakan seragam taktis Sekolah Super, lengkap dengan sepatu tentara berwarna hitam. Tapi ia sudah tak lagi berada di dalam inkubator. Tidak berada di ruangan pelatihan khusus.

Tidak berada dalam ruangan!

Di sekelilingnya terdapat rumpun tanaman seperti bunga liar yang tumbuh berkelompok-kelompok di atas padang rumput.

Sebuah ransel tergolek tak jauh di sampingnya di atas rerumputan bersama jaket denim kulit warna hitam jenis long coat sepangkal paha. Jaketnya!

Valentine mengenakan jaket itu dan memeriksa ranselnya. Ranselku! Katanya dalam hati.

Apa yang terjadi?

Kenapa aku bisa berada di sini?

Di mana ini?

Valentine menarik bangkit tubuhnya sembari menyampirkan ransel itu di bahunya, kemudian mengedar pandang.

Rumpun tanaman yang sama membentang seluas mata memandang, berpetak-petak seperti perkebunan. Sebagian masih berbunga, sebagian telah berbuah. Bentuk buahnya mirip buah delima namun beruas seperti labuh dalam ukuran kecil berwarna hijau yang hanya tumbuh satu di tiap tangkai dengan mahkota menghadap ke atas. Dimulai dari seukuran kelereng sampai sebesar apel.

Valentine memetik sekuntum bunga di dekatnya dan memeriksanya.

Opium! Valentine menyadari. Kemudian melayangkan pandang sekali lagi dengan tercengang. Aku berada di tengah ladang opium!

Untuk apa mereka mengirimku ke sini?

Apakah ini termasuk ke dalam program pelatihan khusus?

Valentine menguak rumpun tanaman itu dan melangkah keluar, menyusur jalan setapak.

Beberapa meter dari situ, ia menemukan sekelompok pekerja sedang menyadap getah tanaman itu. Semuanya mengenakan jubah longgar lengan panjang berwarna hitam semata kaki yang dilengkapi ikat pinggang kain sewarna. Semuanya mengenakan kain selubung—kain panjang hitam yang sama seperti selendang yang meliliti bahu hingga wajah dan kepala mereka.

Tak ada yang mengenakan seragam seperti Valentine.

Tak ada pelajar lain dari Sekolah Super. Tak ada guardian.

Hanya dirinya!

“What the…” Valentine menggumam dan tergagap.

Para pekerja itu menoleh serempak dan membeku menatap Valentine.

“Boleh tahu aku di mana?” Tanya Valentine terbata-bata.

Salah satu dari mereka mendengus dan menyeringai di balik selubung wajahnya. “Di ambang kematianmu,” katanya sembari mengusapkan mata pisaunya ke lengan bajunya.

Beberapa pria lainnya mendekat dan mengepung Valentine.

Valentine menelan ludah dan beringsut selangkah ke belakang.

Dua pria lainnya menghadang di belakang.

Valentine membeku di tempatnya dengan waspada. Mereka mau apa? Pikirnya.

Sedetik kemudian, para pria itu merangsek ke arahnya dan Valentine secara refleks melejit sembari menyapukan tendangan memutar di udara.

Bug, bug, bug!

Dua pria tersentak ke belakang dengan rahang mendongak.

Dari mana datangnya kemapuan itu? Pekik Valentine dalam hatinya. Terkejut dengan reaksinya sendiri.

Ia tak pernah belajar bela diri seumur hidupnya. Refleksnya juga tergolong payah selama ini. Tapi apa yang dilakukannya barusan bahkan membuat dirinya sendiri terkejut.

Apa yang telah dilakukan para guardian itu pada tubuhku? Valentine bertanya-tanya dalam hatinya. Tubuhnya terasa ringan seperti bukan sedang berada dalam kenyataan.

Apakah aku sedang berada di bawah pengaruh anestesi?

SLASH!

BUG!

Salah satu dari pria berjubah itu berhasil mendaratkan pukulan telak di tengkuk Valentine.

Valentine tersungkur dan jatuh berlutut. Tapi tak merasakan sakit sama sekali.

Benar, pikir Valentine. Ini pasti karena pengaruh anestesi dan pembekuan. Tubuhku terasa kebas!

Lalu dengan cepat ia menarik bangkit tubuhnya lagi dan dengan gesit menangkis serangan di sana-sini hanya dengan mengandalkan tangan kosong. Setiap gerakannya spontan dan luwes seperti hanya sedang menari mengikuti irama musik. Tidak terasa seperti dirinya!

Seolah-olah seorang petarung handal telah mengambil alih tubuhnya.

Inikah keunggulan Sekolah Super? Pikir Valentine takjub. Sehebat ini?

Sekolah Super Menanamkan Potensi Super!

Valentine mengulang-ulang slogan Sekolah Super dalam benaknya.

Sebenarnya apa maksudnya?

Apakah itu berarti setiap pelajar Sekolah Super diberikan kekuatan super?

Mungkinkah inkubator di ruangan rahasia yang disebut-sebut sebagai Kelas Pelatihan Khusus itu sejenis alat injeksi untuk memasukkan kekuatan super?

Bagaimana mereka melakukannya?

Valentine tak habis pikir.

Apakah ini ada kaitannya dengan narkotik?

Pikirannya yang aktif tak segan-segan menawarkan gagasan, sementara sejumlah pria di sana-sini masih mengepung dan mempersulitnya.

Aku harus menyingkir dari sini! Valentine memutuskan, kemudian menunggu kesempatan sambil terus berjuang mempertahankan nyawanya sampai saat para lawanya lengah dan ia berhasil melarikan diri.

"Tangkap penyusup itu!” Teriak seorang pria. “Jangan biarkan dia berhasil kabur!”

Valentine berlari tersaruk-saruk di antara semak-semak opium yang seolah tidak berujung.

Kelompok pria berjubah hitam yang mengejarnya semakin bertambah banyak. Beberapa dari mereka membawa senjata api rakitan berlaras panjang.

Mereka bukan pekerja biasa! Kata Valentine dalam hati. Mereka jelas para pengawal yang sudah terlatih!

Sepertinya ladang opium ini tidak memiliki izin resmi, pikirnya. Beberapa lahan pertanian opium memang dilegalkan untuk kepentingan medis, tapi yang ini tidak termasuk. Jelas sekali mereka merahasiakannya!

Setelah pelarian panjangnya yang menyiksa, Valentine akhirnya sampai di sebuah lereng di pinggir jalan aspal yang membentang di tengah-tengah padang rumput.

Jalanan terlihat sepi.

Sebuah sedan tua berwarna perak meluncur dalam kecepatan tinggi dan berhenti mendadak ketika Valentine menerjang ke tengah jalan.

“Cari mati!” Pengemudi mobil itu meneriakinya.

Valentine menghambur ke pintu penumpang depan dan mengetuk kacanya dengan gusar. “Please, help! Berilah aku tumpangan, ke mana saja. Terserah!”

Pengendara mobil itu menurunkan kacanya dan terperangah. “Morgenstein?!” pekiknya. “Kenapa kau di sini?”

“Imo Glass!” Valentine balas terperangah. “Kau—”

Dor, dor, dor!

Para pria yang mengejar Valentine sudah menyeruak keluar dari semak-semak tanaman perdu di lereng bukit sembari melontarkan tembakan ke arah mereka.

“Apa yang terjadi?” Imo Glass berteriak panik sembari membekap kedua telinganya. “Kenapa mereka menembakimu?”

“Buka pintunya!” Valentine balas berteriak tak kalah panik. “Akan kujelaskan setelah pergi dari sini!”

“Masuklah!” Imo membuka pintu mobilnya cepat-cepat.

Dua pria sudah menghambur ke tengah jalan.

Bersamaan dengan itu, Valentine sudah menyelinap masuk ke bangku penumpang depan.

Sejurus kemudian, mobil itu sudah melesat dalam kecepatan yang lebih tinggi.

Dor, dor, dor!

Suara tembakan membahana di belakang mereka.

Imo Glass mempercepat laju mobilnya lebih tinggi lagi.

Jalan di depan mereka masih membentang tanpa ujung, melewati padang rumput nan luas di kiri-kanan, dan berakhir di hutan pinus.

Kini jalanan menurun dan menukik tajam.

Imo Glass membelokkan mobilnya tanpa mengurangi kecepatan.

“Pelankan mobilnya!” Pekik Valentine dengan ngeri. “Mereka sudah tertinggal jauh di belakang!”

“Hanya mereka yang mengejarmu,” sahut Imo Glass tanpa mengalihkan perhatiannya dari jalan. “Bagaimana dengan mereka yang mengejarku?”

“Kau juga sedang dikejar orang?” Valentine menoleh pada Imo Glass dengan mata dan mulut membulat.

“Lebih buruk darimu!” Jawab Imo Glass setengah berteriak. Jalan di depan mereka kembali meliuk ke arah sebaliknya. Imo Glass memutar setirnya dengan cengkeraman mengetat hingga buku-buku jarinya memutih. “Mereka tak hanya membawa senjata api, tapi juga membawa kendaraan!”

“#$!@~”

Terpopuler

Comments

Alexza Sri

Alexza Sri

kayak baca novel terjemahaan ❤❤❤

2021-07-11

0

Dr. Stevenson

Dr. Stevenson

lho? komenku kok menclok di bab atas semua ya 😂
Btw sesaat tadi serasa betulan ada di Milan. Salam buat tim sepakbola di sana ya, Thor

2021-06-18

0

Wibisana

Wibisana

Wah, saya ada di Milan sekarang 😁

2021-06-18

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!