Chapter 5

“Siapa orang-orang ini?” tanya Imo Glass saat makan malam bersama. “Kenapa kita harus membunuh mereka tanpa alasan?”

“Tanpa alasan?” Michael memicingkan matanya. “Setiap orang membutuhkan uang untuk bertahan hidup. Dan inilah cara mencari uang di Kota Ghostroses!”

“Tapi… apa salah mereka?” tukas Imo Glass.

"Sistem pemerintahan dunia seperti piramida!” Michael menjelaskan. “Semakin tinggi jabatan, kursinya semakin sedikit.”

Valentine dan Imo menyimak dengan ketertarikan baru.

"Bayangkan jabatan terendah memiliki sepuluh kursi, di atas itu ada lima kursi, lalu di atasnya lagi ada tiga kursi, lalu akhirnya satu kursi!” Michael melanjutkan. “Satu kursi artinya satu bangsa, satu bahasa dengan satu pemimpin tunggal. Seluruh dunia akan menjadi miliknya. Dan misi kami adalah mencegah hal itu terjadi.”

Valentine dan Imo mengerjap bersamaan. Tapi tidak satu pun berani menyela.

“Sistem kami memindai potensi ini melalui data statistik." Michael menambahkan. "Jika data statistik mulai menunjukkan seseorang memiliki sedikit saingan, maka secara otomatis nama orang itu akan keluar sebagai target.”

“Lalu siapa yang akan membayar kita?” tanya Imo Glass lagi.

“Orang-orang yang menginginkan nyawa mereka,” jawab Michael. “Setiap kali sebuah nama muncul, orang-orang yang menginginkan nyawanya akan memasang harga secara kolektif. Semakin banyak yang menginginkan nyawanya, semakin tinggi bayaran yang ditawarkan.”

“Bagaimana kalau tidak ada yang memasang harga?” tanya Valentine.

“Well, sebenarnya itu tidak pernah terjadi,” gumam Michael. “Setiap nama yang naik ke puncak rating scale adalah tokoh besar dunia. Pesaingnya tentu tidak sedikit! Tapi kebanyakan justru terjadi sebaliknya. Meski harganya relatif tinggi, belum tentu ada yang berani mengambil misi mengingat kedudukan mereka.”

“Tapi bukankah kau sendiri yang bilang, mencegah sistem pemerintahan tunggal adalah misi kalian?” sela Imo Glass.

“Benar!” tukas Michael. “Tapi serigala mana yang berani maju ketika dihadapkan dengan harimau?”

Imo Glass langsung terdiam.

“Pikirmu kenapa daftar target bisa menumpuk?” imbuh Michael.

“Masuk akal,” gumam Valentine.

“Target misi tidak selalu ditentukan oleh rating scale!” Michael memberitahu. “Sebagian ditentukan oleh klien dan sebagian lagi berdasarkan voting karena kesalahan fatal. Jadi… pekerjaan membunuh orang tidak akan ada habisnya! Dan orang banyak lebih memilih pekerjaan yang lebih sederhana dengan upah sesuai dibanding berurusan dengan tokoh politik elit global.”

Valentine terkekeh dengan seringai pahit.

Keesokan harinya, mereka baru memulai latihan tempur yang sesungguhnya.

“Ini yang kau sebut latihan tempur yang sesungguhnya?” protes Valentine ketika Michael membagikan pistol zap mainan dengan peluru cat.

“Kau ingin memakai peluru sungguhan?” tantang Michael. “Boleh saja!”

Imo Glass berdesis tertawa.

Valentine hanya mengerang sambil memutar-mutar bola matanya.

“Ingat! Setiap orang adalah lawan!” Michael menginstruksikan sebelum memulai. “Kita bertiga akan saling menyerang satu sama lain!”

Lalu mereka berpencar dan mulai bermain perang-perangan.

Sebenarnya itu hanyalah permulaan.

Berikutnya, intensitas latihan semakin ditingkatkan, setahap demi setahap. Dan terus meningkat setiap harinya.

Hari pertama latihan tempur, mereka masih bisa tertawa-tawa.

Hari kedua, mereka berlatih pertempuran jarak dekat. Beradu fisik dan menggunakan senjata seadanya, sedapatnya yang bisa mereka temukan di sekitar.

Hari berikutnya, Michael menggabungkan metode pertempuran jarak jauh dan jarak dekat secara acak.

Bersamaan dengan itu, latihan kecepatan dan ketahanan juga mulai ditingkatkan, begitu juga dengan tinggi lompatan, angkat beban dan kelenturan.

Saat makan siang dan makan malam, Michael akan memberikan kuliah mengenai database, senjata dan cara menyerang hingga anatomi tubuh manusia.

"Setiap jengkal tubuh manusia adalah kelemahan," katanya. "Namun tulang belakang merupakan organ yang paling vital di samping jantung dan paru-paru!"

Selanjutnya, Michael menggabungkan latihan tempur ke dalam setiap sesi latihan. Entah itu sedang berenang, berlari, panjat tebing, maupun lompat tinggi, mereka dipaksa untuk bertempur dalam keadaan apa pun, diserang secara mendadak untuk melatih refleks mereka.

Hari berikutnya lagi, peluru cat mulai diganti oleh peluru karet, dan mereka mulai menggunakan belati untuk pertempuran jarak dekat.

Dan hari berikutnya lagi, mereka latihan bertarung di atas atap kereta yang sedang melaju cepat.

Hari pertama latihan tempur di atap kereta, keduanya babak belur hingga harus dirawat selama dua hari.

Setelah mereka pulih, Michael kembali mendorong mereka ke atap kereta yang sedang melaju cepat dan menyerang mereka lagi.

Begitu seterusnya hingga keduanya mulai terbiasa bertarung di atap kereta yang sedang melaju cepat hingga tak perlu didampingi lagi.

Setelah mereka menguasai pertarungan di atap kereta, jadwal mereka ditambah dengan latihan misi. Mulai dari menyelinap ke dalam gedung kosong dengan memanjat dan adu cepat, hingga menyelinap ke dalam gedung yang memiliki penjaga di sana-sini.

Lalu mulai berlatih mengambil misi.

“Kita mulai dari yang paling mudah,” kata Michael sambil mengetuk salah satu job dengan harga lima ratus dolar di daftar misi.

Daftar misi bisa diakses melalui Situs Lowongan Pekerjaan Paruh Waktu Kota Ghostroses. Jenis pekerjaan biasanya disamarkan dengan jasa cleaning service, jasa antar atau jenis pekerjaan umum lainnya dengan harga selangit.

Sebagai contoh: DICARI! JASA CLEANING SERVICE. 500$.

Iklan semacam itu secara otomatis akan mengundang perhatian.

Si pemasang iklan biasanya akan menyertakan nomor yang dapat dihubungi: UNTUK INFORMASI LEBIH LENGKAP!

Michael mencoba menghubungi nomor yang tertera pada job yang dipilihnya. Kemudian diminta mengirimkan alamat surel melalui SMS. Data target akan dikirim melalui surel tersebut.

Berbeda dengan target pilihan sistem, situsnya hanya bisa diakses oleh anggota organisasi elit global.

Seperti Michael Deanson!

Itulah rahasia Michael Deanson yang belum diketahui Valentine.

“Ini dia target kita!” kata Michael setelah klien mereka mengirimkan data target.

Valentine dan Imo serentak merubung dan berdesak-desakkan dengan kepala merunduk di belakang Michael yang duduk di depan meja kerjanya yang sempit dan beratap rendah di dalam trailer.

“Baiklah, akan kucetak datanya untuk kalian!” Michael akhirnya menyambungkan perangkat laptopnya ke printer. “Ingat untuk membakarnya setelah selesai,” katanya memperingatkan. “Meski pekerjaan membunuh sudah menjadi semacam rahasia umum di Kota Ghostroses, tapi hukum tetap berlaku. Jadi… jangan sampai tertangkap!”

Setelah mereka makan malam, Michael mengeluarkan mobil.

“Ingat peraturannya?” Michael mengkonfirmasi sebelum mereka berangkat. “Peraturan nomor satu, jangan pernah membocorkan identitas klien. Nomor dua, jangan biarkan saksi mata hidup. Nomor tiga… tetaplah hidup!”

“I see,” sahut Imo dan Valentine bersamaan.

“Kau!” Michael menoleh pada Imo, kemudian melemparkan kunci kontak pada gadis itu. “Kau yang menyetir!”

Imo Glass tertegun dan melirik Valentine dengan isyarat bertanya.

Valentine mengangguk samar.

Lalu mereka menyelinap masuk ke dalam mobil. Michael duduk di bangku penumpang depan, Valentine di belakang.

Michael mengetikkan alamat yang tertera pada data target di layar tablet yang ada di dasbor mobilnya, mengaktifkan maps.

Selanjutnya, Imo mengendarai mobil itu mengikuti petunjuk di maps.

“Target kita adalah seorang pekerja kantor biasa,” tutur Michael selagi mereka dalam perjalanan. “Penampilan tidak mencolok, tidak punya banyak teman dan tidak punya teman dekat. Dia akan keluar sekitar pukul sembilan malam dan menyeberang ke arah halte. Kita akan menyeberang ke arah berlawanan dan melakukan penyerangan jarak dekat dengan metode euthanasia.”

Euthanasia adalah metode pembunuhan tanpa meninggalkan rasa sakit.

“Kau yang akan melakukannya!” Instruksi Michael pada Valentine.

“Whoa—what?” Valentine spontan terperangah. “Why?!”

Terpopuler

Comments

Ꮇα꒒ҽϝ𝚒ƈêɳт

Ꮇα꒒ҽϝ𝚒ƈêɳт

Palingan nyampe sono, diseksa keparat, Glo!

2021-07-10

0

Nusan

Nusan

kamu beruntung Gloria... punya banyak orang yang mendukung. Ayolah berangkat aja 😂
aku ikut maksa

2021-06-17

0

Generasi 2000

Generasi 2000

Titip jempol duluan ya, Capt!
Bacanya sampe sini dulu 😁

2021-06-13

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!