Part 18 Kebenaran Yang Mulai Terkuak.

Keesokan harinya.

Anin yang bertemu dengan Mita di kantor hanya diam saja, tidak menegur atau bertanya apa pun pada Mita. Saat jam istirahat pun Anin langsung bersembunyi dari Mita, Anin masih marah atas kebohongan Mita padanya.

"Anin," teriak Mita berlari kearah Anin.

Anin yang mendengar Mita memanggilnya, hanya diam tidak menjawab sama sekali panggilan Mita.

"Anin," ujar Mita dengan terengah engah. "Kok kamu diam saja aku panggil?" tanya Mita.

"Aku tidak mendengar panggilanmu," ujar Anin dengan cuek.

"What? Anindita mana mungkin kau tidak mendengarnya! kau ini kenapa? seharian ini kau seperti menghindariku." tanya Mita.

"Aku tidak papa," jawab Anin singkat.

"Jangan bohong, aku tahu betul sifatmu itu."

"Kau tahu betul sifat ku, tapi aku yang tidak tahu kalau sahabatku ini punya sifat pembohong." ujar Anin dengan suara yang tinggi.

"Apa maksudmu?" tanya Mita.

"Kau tahu betul maksud ku," jawab Anin dengan sinis.

"Anindita kau ini kenapa?" tanya Mita dengan wajah yang kesal karena dirinya dikatakan pembohong oleh sahabat baiknya itu.

"Kau yang kenapa? sejak kapan kau mulai berbohong padaku?" bentak Anin.

"Berbohong pada mu mengenai apa?" tanya Mita.

"Mengenai Mas Adam," jawab Anin dengan sengit.

"Mas Adam?" tanya Mita dengan mengerutkan keningnya.

"Ada hubungan apa kau dengan Mas Adam?" tanya Anin menatap tajam Mita.

"What? kau mencurigai ku memiliki hubungan dengan Mas Adam?" jawab Mita dengan tersenyum sinis.

"Iya," jawab Anin.

"Anindita, bisa bisanya kau menuduh ku." ucap Mita tak kalah emosi dari Anin.

"Aku tidak akan menuduhmu tanpa bukti," ujar Anin.

"Apa buktinya?" tanya Mita dengan suara yang tegas.

"Kemarin aku melihatmu bersama Mas Adam di Plaza Senanyan," ucap Anin.

"Kamu melihatku?" tanya Mita dengan terkejut.

"Kenapa? apa kau kaget aku memergoki mu dengan Mas adam?" tanya Anin dengan senyum sinis.

Mita kemudian terdiam dan hanya menatap intens kearah sahabatnya itu.

"Nin, kau salah paham." Mita menghela nafasnya dengan berat.

"Salah paham bagaimana? aku melihatmu dengan Mas Adam! " seru Anin.

"Aku memang bersamanya di Plaza Senayan, tapi itu hanya kebetulan." jawab Mita.

"Kebetulan yang sangat Aneh," sindir Anin.

"Dengar Anin aku berbicara dengan suami mu karena aku merasa sikap suami mu itu sudah keterlaluan," ujar Mita. "Dia itu sudah menikah dengan mu dan terlebih lagi dia juga sudah punya istri sirih. tapi dia malah mengajak sekertarisnya ke dalam hotel." ucap Mita.

"Kenapa kau marah Mas Adam membawa sekertarisnya kedalam hotel?"

"Tentu saja aku marah, aku tidak ingin sahabatku itu semakin terluka akibat perbuatnya. Mas Adam itu sudah menyakitimu terlalu dalam dia bahkan tega menikah dengan,----" Mita pun tidak meneruskan perkataanya.

"Menikah dengan siapa? apa kau tahu siapa istri sirih Mas Adam?" tanya Anin yang langsung terlihat serius.

"Maaf Anin aku tidak bisa mengatakannya karena aku sudah berjanji pada Mas Adam untuk tidak memberitahumu," ujar Mita.

"Katakan padaku siapa madu ku? kau kan sahabatku! kenapa kau malah menyembunyikan padaku," ujar Anin dengan memaksa.

"Aku tidak bisa mengingkari janjiku, lagi pula Mas Adam sudah berjanji padaku untuk mengatakan yang sebenarnya padamu. karena kalau tidak maka aku yang akan mengatakannya padamu," ucap Mita.

Anin yang mendengar semua perkataan Mita hanya bisa terdiam.

"Siapa madu ku? kenapa Mita berkata dia telah menyakitiku," gumam Anindita dalam hati tidak mempedulikan Mita yang tengah berbicara. hatinya dan pikirannya sibuk mencari dan bertanya tanya sosok madunya itu.

Terpopuler

Comments

fatin Rahman

fatin Rahman

Alya madu Anin..🫣

2024-06-28

0

Em Mooney

Em Mooney

heh.. ngg peka...

2024-01-29

1

Nartadi Yana

Nartadi Yana

madumu saudara tirimu nin

2023-12-29

0

lihat semua
Episodes
1 Part 1 Pertemuan
2 Part 2 The Wedding
3 Part 3 Kenyataan Yang Menyakitkan
4 Part 4 New Day
5 Part 5 Pertama kali
6 Part 6 Perdebatan Pertama
7 Part 7 Bertemu Sahabat
8 Part 8 Terkejut
9 Part 9 Aneh
10 Part 10 Sebuah Rasa
11 Part 11 Ibu Mas Adam Sakit
12 Part 12 Meminta Cucu
13 Part 13 Kepulangan Yang Mendadak
14 Part 14 Intan Sekertaris Mas Adam.
15 Part 15 Kemarahan Mas Adam.
16 Part 16 Hari Penyelidikan
17 Part 17 Kebohongan Mita
18 Part 18 Kebenaran Yang Mulai Terkuak.
19 Part 19 Kenyataan Pahit
20 Part 20 Ayah Punya Penyakit Jantung
21 Part 21 Kebencian Alya
22 Part 22 Alya Tinggal Di Rumah Mas Adam
23 Part 23 Pendapat Mita
24 Part 24 Membulatkan Tekad
25 Part 25 Tawa Yang Membuat Hati Bahagia
26 Part 26 Pertanyaan Mas Andre
27 Part 27 Siapa Yang Menang Dan Siapa Yang Kalah
28 Part 28 Pov Adam Part 1
29 Part 29 Pov Adam 2
30 Part 30 Bali
31 Part 31 Bali 2
32 Part 32 Bali 3
33 Part 33 Bali 4
34 Part 34 Honeymoon
35 Part 35 Kejutan Dari Alya
36 Part 36 Kesedihan Anin
37 Part 37 Kehamilan Alya
38 Part 38 Keputusan Adam
39 Part 39 Keputusan Anindita
40 Part 40 Pulang
41 Part 41 Penyesalan Pak Salim
42 Part 42 Pernikahan Yang Membuat Luka Anin Dan Alya
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 52
53 Part 53
54 Part 54
55 Terima kasih
Episodes

Updated 55 Episodes

1
Part 1 Pertemuan
2
Part 2 The Wedding
3
Part 3 Kenyataan Yang Menyakitkan
4
Part 4 New Day
5
Part 5 Pertama kali
6
Part 6 Perdebatan Pertama
7
Part 7 Bertemu Sahabat
8
Part 8 Terkejut
9
Part 9 Aneh
10
Part 10 Sebuah Rasa
11
Part 11 Ibu Mas Adam Sakit
12
Part 12 Meminta Cucu
13
Part 13 Kepulangan Yang Mendadak
14
Part 14 Intan Sekertaris Mas Adam.
15
Part 15 Kemarahan Mas Adam.
16
Part 16 Hari Penyelidikan
17
Part 17 Kebohongan Mita
18
Part 18 Kebenaran Yang Mulai Terkuak.
19
Part 19 Kenyataan Pahit
20
Part 20 Ayah Punya Penyakit Jantung
21
Part 21 Kebencian Alya
22
Part 22 Alya Tinggal Di Rumah Mas Adam
23
Part 23 Pendapat Mita
24
Part 24 Membulatkan Tekad
25
Part 25 Tawa Yang Membuat Hati Bahagia
26
Part 26 Pertanyaan Mas Andre
27
Part 27 Siapa Yang Menang Dan Siapa Yang Kalah
28
Part 28 Pov Adam Part 1
29
Part 29 Pov Adam 2
30
Part 30 Bali
31
Part 31 Bali 2
32
Part 32 Bali 3
33
Part 33 Bali 4
34
Part 34 Honeymoon
35
Part 35 Kejutan Dari Alya
36
Part 36 Kesedihan Anin
37
Part 37 Kehamilan Alya
38
Part 38 Keputusan Adam
39
Part 39 Keputusan Anindita
40
Part 40 Pulang
41
Part 41 Penyesalan Pak Salim
42
Part 42 Pernikahan Yang Membuat Luka Anin Dan Alya
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 52
53
Part 53
54
Part 54
55
Terima kasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!