"Aku mencintai kekasihku, sudah lima bulan ini aku menjalin kasih dengannya. Aku memang tahu tentang perjodohan ini, tapi aku tidak bisa membohongi diriku yang sangat mencintainya," ucap Adam tanpa ada perasaan bersalah sedikitpun pada Anindita atas pengakuannya itu.
"Kalau kau mencintainya, kenapa kau meneruskan pernikahan ini," bentak Anindita merasa tidak terima telah dibohongi oleh suaminya itu.
"Aku sudah berkata jujur pada kedua orang tuaku, tapi Ibu ku justru masuk rumah sakit karenanya. Ibuku tidak bisa menerima kenyataan bahwa aku mencintai wanita lain, karena Ibuku sangat menginginkan pesan terakhir ayahnya sekaligus kakekku terlaksanakan." ujar Adam.
"Dan kau egois yang hanya mementingkan perasaanmu dengan menikahi wanita itu sekaligus menikah dengan ku," ucap Anindita berusaha tetap mengatur emosinya untuk tidak berteriak lebih kencang.
"Aku bukan egois, tapi ini semua karena surat wasiat sialan itu. aku tidak ingin kehilangan kekasihku, tapi aku pun tidak ingin membuat Ibu ku kecewa. dan untungnya kekasihku itu mengerti dengan keadaanku dan mau aku nikahi walaupun secara agama."
"Lalu apa aku harus mengucapkan terima kasih pada kekasihmu itu," sindir Anindita dengan senyum sinisnya.
Adam hanya diam tidak menjawab perkataan wanita yang sudah sah menjadi istrinya itu. Dalam persekian menit Adam dan Anindita saling terdiam tidak ada yang berkata sama sekali.
"Kau tahu satu hal, aku paling membenci yang namanya poligami, dan aku tidak akan pernah mau bahkan dalam mimpi sekalipun menjalani pernikahan poligami," ujar Anindita dengan berapi api.
"Jadi lebih baik kau ceraikan aku sekarang juga," ucap Anindita membuat Adam terkejut.
"Aku tidak akan menceraikan mu, tidak dalam waktu dekat ini. Aku tidak ingin membuat kedua orang tua ku terluka hanya karena pernikahan konyol ini." Adam kini menatap Anindita dengan tajam. "Dan aku yakin, kau pun sangat menyayangi Ayahmu dan tidak ingin membuatnya malu karena putri kesayangannya menjadi janda hanya dalam hitungan jam."
Anindita tersentak dengan semua perkataan Adam, "Menjadi janda dalam hitungan jam," gumam Anindita dalam hati. Anin tidak bisa membayangkan perasaan malu Ayah nya jika itu terjadi pada dirinya.
"Aku---" Anindita pun ragu untuk mengucapkan tetap berpisah dengan Adam.
"Kita harus tetap menjalani pernikahan ini suka atau tidak suka, karena kini status kita adalah suami istri. Aku akan tetap melakukan kewajibanku sebagai suami, menafkahimu secara lahir tapi,------"
"Aku tahu, tidak perlu kau jelaskan" ucap Anindita dengan ketus. "Lagi pula siapa juga yang mau tidur dengannya, laki laki yang sudah beristri. dan aku termasuk istrinya juga," gumam Anin dalam hatinya, menghela nafasnya dengan berat.
"Baguslah jika kau mengerti," ucap Adam. lalu membaringkan tubuhnya diatas sofa.
"Lalu sampai kapan semua ini," tanya Anindita.
"Sampai waktu yang tepat bagi kita menyampaikan semuanya pada kedua orang tua kita," ujar Adam lalu tidak ada suara sama sekali, kini yang ada hanya suara dengkuran halus dari atas sofa.
"Apa aku sanggup menjalani ini semua," gumam Anin dalam hati. "Ya tuhan, ujian macam apa ini. Dimalam pengantin ku, aku menjadi istri pertama suamiku yang sah dimata hukum dan negara. tapi aku pun menjadi istri kedua suamiku secara agama, lelucuan macam apa ini," gumam anindita dan tak terasa dirinya langsung tertidur karena kelelahan fisik dan hatinya.
Keesokan harinya, seperti yang sudah direncanakan. Adam pun membawa Anindita ke Jakarta, jauh dari Ayahnya dan juga jauh dari kedua orang tua Adam.
Ayah Anin menangis melepas kepergian putri satu satunya itu, Anin pun melihat Ibu Tika dan Alya yang ikut menangis mengantarkan kepergian Anin ke Jakarta.
Selama di dalam perjalanan tidak ada yang bersuara sama sekali antara dirinya dan juga Adam, setelah menempuh perjalan sekitar empat jam mereka pun sampai di sebuah rumah yang terlihat sangat besar dengan tampilan minimalis membuat rumah itu terlihat mewah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments
Susi Andriani
rumah tangga yg membangongkan
2024-11-10
0
Katherina Ajawaila
adam Edan. ego nya gede😒😒😒
2024-03-18
1
Subaedah
sabar anin tnggalkan saja si adam
2024-02-21
2