Part 3 Kenyataan Yang Menyakitkan

"Aku mencintai kekasihku, sudah lima bulan ini aku menjalin kasih dengannya. Aku memang tahu tentang perjodohan ini, tapi aku tidak bisa membohongi diriku yang sangat mencintainya," ucap Adam tanpa ada perasaan bersalah sedikitpun pada Anindita atas pengakuannya itu.

"Kalau kau mencintainya, kenapa kau meneruskan pernikahan ini," bentak Anindita merasa tidak terima telah dibohongi oleh suaminya itu.

"Aku sudah berkata jujur pada kedua orang tuaku, tapi Ibu ku justru masuk rumah sakit karenanya. Ibuku tidak bisa menerima kenyataan bahwa aku mencintai wanita lain, karena Ibuku sangat menginginkan pesan terakhir ayahnya sekaligus kakekku terlaksanakan." ujar Adam.

"Dan kau egois yang hanya mementingkan perasaanmu dengan menikahi wanita itu sekaligus menikah dengan ku," ucap Anindita berusaha tetap mengatur emosinya untuk tidak berteriak lebih kencang.

"Aku bukan egois, tapi ini semua karena surat wasiat sialan itu. aku tidak ingin kehilangan kekasihku, tapi aku pun tidak ingin membuat Ibu ku kecewa. dan untungnya kekasihku itu mengerti dengan keadaanku dan mau aku nikahi walaupun secara agama."

"Lalu apa aku harus mengucapkan terima kasih pada kekasihmu itu," sindir Anindita dengan senyum sinisnya.

Adam hanya diam tidak menjawab perkataan wanita yang sudah sah menjadi istrinya itu. Dalam persekian menit Adam dan Anindita saling terdiam tidak ada yang berkata sama sekali.

"Kau tahu satu hal, aku paling membenci yang namanya poligami, dan aku tidak akan pernah mau bahkan dalam mimpi sekalipun menjalani pernikahan poligami," ujar Anindita dengan berapi api.

"Jadi lebih baik kau ceraikan aku sekarang juga," ucap Anindita membuat Adam terkejut.

"Aku tidak akan menceraikan mu, tidak dalam waktu dekat ini. Aku tidak ingin membuat kedua orang tua ku terluka hanya karena pernikahan konyol ini." Adam kini menatap Anindita dengan tajam. "Dan aku yakin, kau pun sangat menyayangi Ayahmu dan tidak ingin membuatnya malu karena putri kesayangannya menjadi janda hanya dalam hitungan jam."

Anindita tersentak dengan semua perkataan Adam, "Menjadi janda dalam hitungan jam," gumam Anindita dalam hati. Anin tidak bisa membayangkan perasaan malu Ayah nya jika itu terjadi pada dirinya.

"Aku---" Anindita pun ragu untuk mengucapkan tetap berpisah dengan Adam.

"Kita harus tetap menjalani pernikahan ini suka atau tidak suka, karena kini status kita adalah suami istri. Aku akan tetap melakukan kewajibanku sebagai suami, menafkahimu secara lahir tapi,------"

"Aku tahu, tidak perlu kau jelaskan" ucap Anindita dengan ketus. "Lagi pula siapa juga yang mau tidur dengannya, laki laki yang sudah beristri. dan aku termasuk istrinya juga," gumam Anin dalam hatinya, menghela nafasnya dengan berat.

"Baguslah jika kau mengerti," ucap Adam. lalu membaringkan tubuhnya diatas sofa.

"Lalu sampai kapan semua ini," tanya Anindita.

"Sampai waktu yang tepat bagi kita menyampaikan semuanya pada kedua orang tua kita," ujar Adam lalu tidak ada suara sama sekali, kini yang ada hanya suara dengkuran halus dari atas sofa.

"Apa aku sanggup menjalani ini semua," gumam Anin dalam hati. "Ya tuhan, ujian macam apa ini. Dimalam pengantin ku, aku menjadi istri pertama suamiku yang sah dimata hukum dan negara. tapi aku pun menjadi istri kedua suamiku secara agama, lelucuan macam apa ini," gumam anindita dan tak terasa dirinya langsung tertidur karena kelelahan fisik dan hatinya.

Keesokan harinya, seperti yang sudah direncanakan. Adam pun membawa Anindita ke Jakarta, jauh dari Ayahnya dan juga jauh dari kedua orang tua Adam.

Ayah Anin menangis melepas kepergian putri satu satunya itu, Anin pun melihat Ibu Tika dan Alya yang ikut menangis mengantarkan kepergian Anin ke Jakarta.

Selama di dalam perjalanan tidak ada yang bersuara sama sekali antara dirinya dan juga Adam, setelah menempuh perjalan sekitar empat jam mereka pun sampai di sebuah rumah yang terlihat sangat besar dengan tampilan minimalis membuat rumah itu terlihat mewah.

Terpopuler

Comments

Susi Andriani

Susi Andriani

rumah tangga yg membangongkan

2024-11-10

0

Katherina Ajawaila

Katherina Ajawaila

adam Edan. ego nya gede😒😒😒

2024-03-18

1

Subaedah

Subaedah

sabar anin tnggalkan saja si adam

2024-02-21

2

lihat semua
Episodes
1 Part 1 Pertemuan
2 Part 2 The Wedding
3 Part 3 Kenyataan Yang Menyakitkan
4 Part 4 New Day
5 Part 5 Pertama kali
6 Part 6 Perdebatan Pertama
7 Part 7 Bertemu Sahabat
8 Part 8 Terkejut
9 Part 9 Aneh
10 Part 10 Sebuah Rasa
11 Part 11 Ibu Mas Adam Sakit
12 Part 12 Meminta Cucu
13 Part 13 Kepulangan Yang Mendadak
14 Part 14 Intan Sekertaris Mas Adam.
15 Part 15 Kemarahan Mas Adam.
16 Part 16 Hari Penyelidikan
17 Part 17 Kebohongan Mita
18 Part 18 Kebenaran Yang Mulai Terkuak.
19 Part 19 Kenyataan Pahit
20 Part 20 Ayah Punya Penyakit Jantung
21 Part 21 Kebencian Alya
22 Part 22 Alya Tinggal Di Rumah Mas Adam
23 Part 23 Pendapat Mita
24 Part 24 Membulatkan Tekad
25 Part 25 Tawa Yang Membuat Hati Bahagia
26 Part 26 Pertanyaan Mas Andre
27 Part 27 Siapa Yang Menang Dan Siapa Yang Kalah
28 Part 28 Pov Adam Part 1
29 Part 29 Pov Adam 2
30 Part 30 Bali
31 Part 31 Bali 2
32 Part 32 Bali 3
33 Part 33 Bali 4
34 Part 34 Honeymoon
35 Part 35 Kejutan Dari Alya
36 Part 36 Kesedihan Anin
37 Part 37 Kehamilan Alya
38 Part 38 Keputusan Adam
39 Part 39 Keputusan Anindita
40 Part 40 Pulang
41 Part 41 Penyesalan Pak Salim
42 Part 42 Pernikahan Yang Membuat Luka Anin Dan Alya
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 52
53 Part 53
54 Part 54
55 Terima kasih
Episodes

Updated 55 Episodes

1
Part 1 Pertemuan
2
Part 2 The Wedding
3
Part 3 Kenyataan Yang Menyakitkan
4
Part 4 New Day
5
Part 5 Pertama kali
6
Part 6 Perdebatan Pertama
7
Part 7 Bertemu Sahabat
8
Part 8 Terkejut
9
Part 9 Aneh
10
Part 10 Sebuah Rasa
11
Part 11 Ibu Mas Adam Sakit
12
Part 12 Meminta Cucu
13
Part 13 Kepulangan Yang Mendadak
14
Part 14 Intan Sekertaris Mas Adam.
15
Part 15 Kemarahan Mas Adam.
16
Part 16 Hari Penyelidikan
17
Part 17 Kebohongan Mita
18
Part 18 Kebenaran Yang Mulai Terkuak.
19
Part 19 Kenyataan Pahit
20
Part 20 Ayah Punya Penyakit Jantung
21
Part 21 Kebencian Alya
22
Part 22 Alya Tinggal Di Rumah Mas Adam
23
Part 23 Pendapat Mita
24
Part 24 Membulatkan Tekad
25
Part 25 Tawa Yang Membuat Hati Bahagia
26
Part 26 Pertanyaan Mas Andre
27
Part 27 Siapa Yang Menang Dan Siapa Yang Kalah
28
Part 28 Pov Adam Part 1
29
Part 29 Pov Adam 2
30
Part 30 Bali
31
Part 31 Bali 2
32
Part 32 Bali 3
33
Part 33 Bali 4
34
Part 34 Honeymoon
35
Part 35 Kejutan Dari Alya
36
Part 36 Kesedihan Anin
37
Part 37 Kehamilan Alya
38
Part 38 Keputusan Adam
39
Part 39 Keputusan Anindita
40
Part 40 Pulang
41
Part 41 Penyesalan Pak Salim
42
Part 42 Pernikahan Yang Membuat Luka Anin Dan Alya
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 52
53
Part 53
54
Part 54
55
Terima kasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!